Malam datang perlahan di tepi hutan Elthariel. Udara berubah dingin, dan langit dipenuhi awan gelap yang menggulung seperti ombak murka. Flavio dan Naoki kini berjalan di padang rumput lembab yang mengarah ke bukit batuan tinggi.
“Kita butuh tempat berlindung,” ucap Naoki sambil memandang ke atas bukit.
Flavio memeluk dirinya sendiri. “Atau selimut dari bulu naga, kalau ada.”
“Ada,” jawab suara dari kegelapan.
Mereka berdua berhenti. Suara itu tak dikenal. Dan terlalu tenang untuk ukuran malam begini.
Dari balik kabut yang menggantung di kaki bukit, muncullah sosok berjubah hitam dengan ujung kain yang seakan berkibar tanpa angin. Ia berjalan perlahan, membawa tongkat panjang yang ujungnya melengkung seperti sabit setengah jadi.
“Siapa kau?” tanya Naoki waspada, tangannya sudah memegang gagang pedang.
“Aku hanya pengembara,” jawabnya, “seperti kalian.”
Flavio memelototi wajah pria itu—separuh tertutup tudung. Namun di bawah tudungnya, tampak mata yang berwarna... aneh. Satu biru terang, satu keperakan, seolah berisi refleksi bintang.
“Aneh,” gumam Flavio. “Matamu seperti langit yang lagi bimbang.”
Orang itu terkekeh pelan. “Dan kau seperti potongan teka-teki yang tersesat dari kotaknya.”
Naoki melangkah maju. “Kami tak butuh masalah. Jika kau bukan musuh, jalanlah.”
Namun pria itu mengangkat tangan, memperlihatkan sesuatu. Sebuah pecahan kristal berbentuk serpihan bintang.
Begitu Flavio melihatnya, lututnya lemas. Dia tak tahu kenapa—tapi benda itu... terasa akrab. Terlalu akrab, seperti bagian tubuh yang hilang entah sejak kapan.
“Apa itu?” tanya Naoki, melihat reaksi Flavio.
Pria itu menatap Flavio. “Ini... bagian dari jantung lamamu.”
Flavio memicingkan mata. “Jantungku masih berdetak dengan baik, terima kasih.”
“Tapi bukan jantungmu yang ini,” balas pria itu. “Ini... yang menghubungkanmu ke sesuatu yang lebih besar. Sesuatu yang bukan berasal dari tanah, atau langit... melainkan dari antara keduanya.”
Flavio terdiam. Kata-kata itu mengguncang bagian terdalam dir…
Perjalanan Dewa NPC Ke Berbagai Dimensi
PENJAGA?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments