RESONANSI JIWA

Saat cahaya dari gerbang meredup, ketiganya tiba di tempat yang tak pernah mereka bayangkan. Tanah di bawah kaki mereka transparan, seperti berjalan di atas cermin air yang memantulkan langit tak berujung. Tapi langit itu sendiri terbalik—bergelombang seperti laut hitam, dan sesekali muncullah bentuk wajah manusia, menangis atau tertawa dalam diam, lalu lenyap seperti asap.

“Aku… merasa pusing,” kata Naoki sambil memegangi pelipisnya.

“Ini tempat tanpa arah. Tanpa waktu. Tanpa batas antara pikiran dan kenyataan,” bisik Sibilon. “Kita telah sampai ke pusatnya.”

Di depan mereka, berdiri sebuah bangunan besar melayang. Tidak berbentuk seperti istana atau menara—melainkan seperti jalinan benang raksasa, membentuk kerangka seperti rahim, seolah dunia ini sendiri sedang melahirkan sesuatu. Bangunan itu berdetak perlahan, seirama dengan denyut tanah di bawah kaki mereka.

Flavio melangkah maju, namun langkahnya terhenti. Ia merasa ada yang menarik dirinya—bukan secara fisik, tapi dari dalam.

“Flavio?” panggil Naoki.

“...Aku mendengar sesuatu,” jawabnya lirih.

Sibilon dan Naoki tak merespons. Mereka tak mendengar apa pun. Tapi bagi Flavio, suara itu jelas. Seperti bisikan, tapi juga seperti tangisan.

> “Tolong… kembalikan aku… Kembalikan cahaya yang dulu…”

Flavio menutup mata, dan tiba-tiba semuanya gelap.

---

Ia berada di tempat lain.

Tempat itu seperti ruangan bawah tanah, dipenuhi rak-rak tinggi berisi botol kaca yang menyimpan potongan-potongan ingatan: tawa anak-anak, suara ibunda, gema peperangan, tangisan patah hati. Semuanya berputar dalam bola kaca.

“Ini…” bisik Flavio. “Ingatan siapa?”

“Bukan siapa,” jawab suara dari balik bayangan. “Tapi semua.”

Sosok itu muncul perlahan. Bukan manusia. Bukan juga dewa. Tubuhnya terdiri dari fragmen wajah, potongan tangan, dan mata-mata yang berganti ekspresi setiap detik. Ia adalah hasil dari ilusi yang menelan terlalu banyak realitas.

“Aku adalah inti,” katanya. “Inti dari dunia yang dibuang. Aku tidak menciptakan ilusi. Aku ada…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!