Tiga jam sudah berlalu sejak Zahira tiba di rumah Aldrich untuk menyelesaikan tugas kelompok. Sebenarnya, tugas itu sederhana, menganalisis cerpen “Bulan Retak di Ujung Senja” yang mengangkat isu kemiskinan struktural. Tapi bagi Zahira, semua terasa berat karena hanya dia yang benar-benar mengerjakannya.
Di ruang tamu megah bergaya modern minimalis itu, Zahira duduk bersila di depan laptopnya, mengetik dan merangkum hasil analisis. Sesekali dia mencatat poin penting dari buku yang dibawanya sendiri dari perpustakaan sekolah.
Ares dan Ryon, dua sahabat Aldrich, justru asyik bermain game di sofa panjang. Tawa mereka memenuhi ruangan, bercampur dengan suara ledakan virtual dari layar besar yang menampilkan peperangan antar karakter game. Sementara Dewi, satu-satunya perempuan selain Zahira di kelompok itu, hanya sesekali nimbrung, duduk sebentar lalu kembali duduk di sofa, bermain hp sambil nyemil.
“Eh, lo nulis apaan sih, Zahira?” tanya Dewi santai, berdiri di belakang Zahira yang masih mengetik.
“Analisis cerpennya, ini sudah hampir selesai,” jawab Zahira pelan, tanpa menoleh.
“Oh… yaudah deh. Semangat ya.” Dewi tersenyum sebentar, lalu kembali duduk dan membuka ponselnya.
Zahira menarik napas panjang. Ia tahu benar, dari awal hanya dia yang peduli dengan tugas ini. Tiga cowok di kelompok itu lebih sibuk pamer gadget dan gaya hidup mewah ketimbang berdiskusi.
“Bro, tembak, tembak! Wah gila sih, lu jago banget!” teriak Ryon sambil menepuk bahu Ares. Mereka tertawa keras.
Sementara Aldrich, si pemilik rumah, hanya duduk bersandar di kursi pojok dengan ekspresi malas. Sesekali ia melirik Zahira yang terus mengetik tanpa suara. Ia tidak pernah benar-benar peduli apa yang dikerjakan Zahira, yang penting tugas selesai dan nilai aman.
Setelah tugas rampung dan file dikirim ke grup, mereka pun buru-buru mengambil ponsel masing-masing untuk berfoto. Pose-pose dibuat seolah-olah mereka bekerja keras dan kompak sebagai satu tim. Aldrich bahkan mengatur kamera untuk mengambil fo…
Bidadari Untuk Zayn
Bab 57
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
🌷💚SITI.R💚🌷
Aldrich sepertiy sdh ada rasa sm zahira tp dia msh blm mengakuinya.. kamu siap² aja bersaing sm zayn drich ...smg zahira lbh kuat lg cerdas dan ga polos² amat..
2025-05-04
1
Susi Akbarini
naaahhhhh..
mulaidah virus ter zahira3..
😀😀😀😡❤❤❤
2025-05-04
1
Selamet Cahyadi
gas aldrich,,..buat Zayn gimn gt...
2025-05-04
0