Suara sepatu yang berat menghentak lantai kelas, menggema pelan di antara celoteh siswa-siswi yang baru saja datang. Zahira baru saja meletakkan tasnya di sandaran kursi ketika suara yang sangat dikenalnya menyelinap masuk ke telinganya.
“Wahhh... pacar gue udah dateng nih! Kemarin ke mana aja, Sayang? Kok enggak masuk sekolah, gue rindu tau!” suara Aldrich meluncur dengan nada menggoda yang menjijikkan, disertai senyum sinis yang membuat bulu kuduk berdiri.
Zahira menelan salivanya dengan susah payah. Tangannya sedikit gemetar saat membetulkan posisi tasnya di sandaran kursinya. Tapi ia mengingat pesan Bu Nina yang lembut namun tegas, "jangan menyerah, kamu berharga!"
Ia menghela napas, mencoba mengabaikan Aldrich yang sudah berdiri terlalu dekat di depannya.
“Jawab donk, Sayang... Kok cuek banget sih? Jangan bilang kamu lupa kalau kita udah pacaran,” lanjut Aldrich, suaranya dibuat manis namun menggigit, menyusup ke dalam rasa takut Zahira.
Zahira merapatkan bibirnya. Ia tidak ingin merespons. Jantungnya berdegup kencang. Ia bisa mendengar tawa Ares dan Ryon dari bangku depan. Mereka tertawa seperti anak-anak kecil yang baru saja menyaksikan tontonan lucu. Sementara seluruh kelas, seperti biasa, hanya menjadi penonton pasif—menyaksikan Zahira dijadikan bahan hiburan tanpa rasa bersalah.
“Sayang...” tangan Aldrich terulur, hendak mencolek dagu Zahira, tetapi Zahira segera berdiri, menghindar cepat. Ia menatap Aldrich dengan mata yang mulai berair, namun sorotnya tajam. Nafasnya memburu.
“Santai aja dong, pacar sendiri kok marah,” Aldrich berkata ringan. “kayak enggak pernah punya pacar aja,” tambahnya sambil melirik ke arah Ares dan Ryon.
“Yoi, sok suci banget jadi cewek,” kata Ares, menambahkan minyak ke api yang sudah menyala.
Tawa kembali meledak, padahal tidak ada satu pun yang lucu. Zahira menggigit bibir bawahnya, berusaha menahan tangis. Ia berdiri perlahan, berniat untuk keluar dari kelas. Tapi langkahnya dihentikan oleh tangan Aldrich yang dengan cepat men…
Bidadari Untuk Zayn
Bab 78
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
Dzimar Rezkiansyah
syukurlah Zahira punya pelindung yg terang22an di skolah caren...klu Zyan pelindung diam2... Aldrich kmu itu udh cinta tapi trauma yg jdiin kmu kyak setan...kasian Zahira...
2025-05-27
0
🌷💚SITI.R💚🌷
Alhamdulillah..ada cewenya smg cerpen bisa melindungi zahira dr kekerasan aldrich
2025-05-27
0