Clara selalu tahu caranya tampak sempurna.
Tapi tujuh tahun terakhir membuktikan: tampil sempurna tidak sama dengan hidup sempurna.
Ia duduk di kursi kecil di belakang sebuah butik, menatap ponselnya yang layarnya retak. Dulu, tangannya memegang ponsel terbaru tiap tahun—bukan karena ia butuh, tapi karena ia harus terlihat “atas”.
Sekarang? Ia masih punya barang branded, tapi cicilan menumpuk. Ia masih punya wajah cantik, tapi komentar orang tidak lagi memujanya—mereka mengingatnya sebagai “si Clara itu”.
Clara mencoba jadi influencer. Sempat naik. Sempat dapat endorse. Tapi masa lalu seperti bayangan yang tidak bisa ia blokir. Ada saja orang yang mengungkit, ada saja yang menyindir, ada saja yang menulis: “Ini yang dulu fitnah cewek itu kan?”
Dan yang paling menyakitkan: tidak ada Zayn yang membelanya.
Tidak ada siapa pun.
Ia menatap feed berita. Foto Zahira dan Zayn—bukan foto mesra, hanya foto formal dari acara amal—muncul di portal online.
“Designer Malaysia Asal Indonesia, Zahira Azzahra, Siap Kolaborasi dengan Rayyan Foundation.”
Clara menggenggam ponselnya sampai jari-jarinya putih.
Zahira bukan hanya kembali.
Zahira kembali sebagai pemenang.
Clara mengusap wajahnya kasar, menahan sesuatu yang mengembang di dadanya: iri, malu, sesal—semuanya bercampur jadi satu.
Pintu belakang butik terbuka. Pemilik butik—perempuan paruh baya—melirik Clara. “Clara, kamu selesai packing? Besok barang harus dikirim.”
Clara mengangguk, buru-buru menyembunyikan ponsel. “Iya, Bu.”
Perempuan itu menatap Clara sebentar, lalu berkata, tidak keras tapi menusuk, “Kamu itu cantik. Tapi cantik nggak bikin kamu kebal dari akibat perbuatan.”
Clara menelan ludah. Ia tidak menjawab.
Karena untuk pertama kalinya, ia tidak punya jawaban yang bisa menipu.
*****
Malam itu, Clara datang ke hotel tempat gala berlangsung.
Bukan sebagai tamu. Ia tidak punya undangan. Ia datang sebagai manusia yang ingin melihat sesuatu dengan matanya sendiri—mungkin untuk menyiksa diri, mungkin untuk mencari alasan…
Bidadari Untuk Zayn
Bab 102. Bonus Part dan Epilog
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
Bunda Dzi'3
syukurlah udh tamat.
meskipun ceritanya gak bikin greget di ending...tapi sudahlah...terima ksh Thor pejuangnya...sehat slalu...smngts😍
2025-12-22
1
🌷💚SITI.R💚🌷
Alhamdulillah. smg samawa ya zayn zahira sebenarnya blm puas sm cerita kalian..tp krn sdh tamat ,,dr prolog smp epilog ..
2025-12-30
0
mili
terimakasih krna cerita nya gak gantung dan happy ending.meskipun tamatnya terkesan terlalu terburu²
2025-12-25
0