Satu permintaan

Kehadiran Ana kembali ke sekolah langsung di sambut baik kedua sahabatnya.

" Kangen " Hanum langsung merentangkan tangannya meminta Ana memeluk nya .

" Jangan lebay " Ana menyingkirkan tangan Hanum membuat wanita itu cemberut.

" Gimana ? " Tanya Tasya berbisik.

" Apa nya " Tanya balik Ana bingung .

" Itunya " Ujar nya menaikan kedua alisnya menggoda Ana .

" Tidak usah mikir yang aneh-aneh" Ana menyentil kening Tasya dengan pelan .

" Ana " Panggil Hanum tersenyum kuda .

" Apa ? Kesurupan dari tadi senyum-senyum" Balas Ana ketus .

" Kayanya dia lupa Sya " Tasya mengaguk tersenyum membuat Ana semakin penasaran " Apaan sih ? " Ujar Ana kesal .

Belum juga Hanum membuka suara tiba-tiba ada sebuah mobil yang melewati mereka .

" Suami lo " Bisik kedua nya lalu tertawa melihat wajah kesal Ana ,kapan lagi kan bisa mengejek wanita itu .

" Berisik " Ujar Ana kesal meninggalkan kedua sahabatnya.

" Hei, kenapa kamu meninggalkan kami " Ujar Hanum dan Tasya mengejar Ana .

" Salah sendiri " Jawab Ana di sela langkahnya.

" Koh kita yang salah " Ujar Tasya kebingungan.

" Jangan bahas itu di sini,jujur aku takut orang-orang akan tahu" Ana menghentikan langkahnya membuat kedua temannya pun ikut berhenti " Jadi aku mohon jangan bahas itu lagi " Lanjut nya mengeluarkan isi hatinya.

" Maafkan kami ,kami tidak bermaksud....." Ana menggaguk paham " Aku tahu tapi untuk kedepannya kita harus hati-hati" Ujarnya tersenyum pada Tasya dan Hanum.

" Kamu tidak marah " Ana menggelengkan kepalanya " Aku tidak bisa marah dengan kalian " Jawab Ana , Hanum dan Tasya langsung memeluk wanita itu .

" Ya karena hanya kami temanmu " Ujar Tasya lalu ketiga nya tertawa, namun tawa mereka terhenti begitu saja saat Kanz dan teman-teman nya lewat di samping mereka.

" Gila suami lo, cuek bangat " Bisk Hanum namun di tanggapi senyuman oleh Ana .

" Lebih baik kita ke ruangan , sebentar aku traktir di kantin" Ujar Ana membuat kedua sahabatnya bersorak senang .

🌹

🌹

" Kaku bangat depan istri " Ujar Radit pelan .

" Radit " Tegur Kanz menggelengkan kepalanya pelan .

" Ups ,sorry " Ujar Radit tertawa kecil .

" Lo sudah tahu belum tentang berita akhir-akhir ini " Tanya Faiz pelan .

" Tentang ? "

" Acara sekolah kemarin " Gumamnya pelan.

" Sudah " Jawab Kanz tenang.

" Berita itu masih hangat sampai sekarang, banyak yang mengaitkan dengan tidak kehadiran mu " Ujar Fauzi .

" Biarkan saja, selagi tidak menggangu Ana aku tidak masalah " Jawab Kanz sekenanya,namun justru membuat teman-teman nya menggoda nya .

" Kanz " Keempat pria itu langsung menatap ke sumber suara " Akhirnya kamu kembali masuk lagi " Ujar nya tersenyum hangat .

" Kenapa ? " Tanya Kanz

" Apa ada masalah di organisasi" Lanjut nya menatap Alena .Tapi kalaupun ada pasti ketiga sahabat nya langsung memberi tahu nya .

" Tidak ada,cuma kurang saja kalau tidak ada kamu" Jawab Alena jujur .

Faiz menyenggol lengan Kanz membuat pria itu menatap nya " Kenapa ? " Tanya Kanz .

" Kamu lupa ? " Ujar Faiz ambigu.

" Oh iya ,maaf Alena aku masih ada urusan " Tanpa menunggu jawaban Alena keempat nya langsung pergi begitu saja .

Huh !!

Alena menghentakkan kaki nya kesal " Baru juga masuk ,tapi tidak papa yang penting dia sudah kembali aktif lagi " Ujar Alena tersenyum kuda.

" Gugur satu timbul satu " Ujar Fauzi membuat Radit dan Faiz tertawa .

🌹

🌹

Waktu istirahat tiba sesuai janjinya Ana akan mentraktir kedua sahabatnya namun saat masuk ke kantin tidak sengaja bertemu dengan adiknya .

" Mas " Felan melihat kehadiran Ana langsung menghampiri wanita itu " Gimana keadaan Mba ? " Tanya Felan berbisik.

" Baik ,Gimana keadaan Mama sama Papa ,kalian sehat kan " Felan mengaguk tersenyum .

" Kami semua baik-baik saja " Jawab Felan.

" Syukurlah,mau makan bersama " Ajak Ana dan langsung di tolak Felan karena dia datang bersama teman-teman nya .

" Nanti Mba yang bayar " Felan menaikan jempol nya lalu meninggalkan Ana dengan teman-teman nya .

Ana dan kedua sahabatnya memilih tempat duduk bagian pojok biar mereka berbincang dengan nyaman.

Sambil menunggu pesanan mereka Hanum dan Tasya banyak bertanya tentang kehidupan Ana selama 3 hari ini ,dengan malasnya Ana menjawab pertanyaan mereka satu-persatu sekalipun pertanyaan mereka kadang membuat nya kesal,obrolan itu berhenti saat pesanan mereka tiba .

" Kamu tidak lupakan dengan janjimu " Ana mengakat kepalanya menatap Tasya.

" Dari tadi kalian membahas janji terus ,janji apa sih ? " Ujar Ana heran,karena memang dia benar-benar lupa .

" Kamu akan mengabulkan satu permintaan kami jika sampai kamu itu dengannya " jawab Hanum membuat Ana tersedak makanannya sendiri.

Uhuk ....uhuk ....uhuk ....

" Pelan-pelan Ana " Ujar Tasya menggeser gelas minuman pada Ana .

" Kapan aku mengatakan itu ? " Tanya Ana sedikit meninggikan suaranya.

" Katakan Tasya kapan dia mengatakan itu " Dengan gaya pelan Tasya mengeluarkan ponsel nya lalu mendekatkan kuping Ana biar hanya wanita itu yang mendengar nya .

" Cukup " Tasya menarik ponselnya lalu kembali memasukkan dalam saku rok nya. " Jadi Gimana ? " Ujarnya tersenyum jahil .

" Kenapa kalian menanggapi nya dengan serius padahal aku hanya bercanda " Ujar Ana kesal bahkan dia sampai membanting garpu nya karena kesal.

" Tapi sayang nya kita serius " Jawab Hanum di setujui Tasya .

" Memang apa yang kalian inginkan ? " Ujar Ana melemparkan tatapan tajam pada kedua sahabatnya .

" Liburan " Jawab kedua bersamaan.

" Jangan ...." Ucapan Ana terhenti saat seseorang menghampiri mereka .

" Boleh gabung " Tasya langsung menggeser tubuhnya saat tahu siapa yang mendekati mereka .

" Boleh kak " Jawabnya bahkan Tasya sampai membersihkan tempat duduk untuk Kanz .

" Tidak usah berlebihan" Cibir Ana kesal namun di tanggapi senyuman oleh Tasya .

" Kenapa duduk di sini ? Kan masih banyak yang kosong " Ana menatap sekeliling kantin dan sialnya tidak ada yang kosong.

" Meja ini terlalu luas untuk kalian bertiga " Jawab Kanz tenang .

" Tapi tidak juga harus di sini " Jawab Ana cemberut .

" Tenang saja Bu ketua semua aman ,di sini bukan hanya kalian tapi ada kita " Ujar Radit menenangkan.

Huh !!

" Sudah pesan makan belum ? " Tanya Ana pelan .

" Belum , pesan kan boleh ? " Ana mendengus kesal namun dia tetap berdiri .

" Sudah di pesan sama Faiz " Ujar Kanz tersenyum pada Ana .

" Suka betul bikin kesal " Ujar Ana kembali duduk.

" Enak ya kalau pacaran halal " Ujar Hanum menatap Kanz dan Ana bergantian.

" Iya bikin iri saja " Timpal Fauzi .

" kalau mau kalian tinggal ikuti cara mereka " Ujar Radit menatap kedua manusia yang duduk di depannya.

" Sembarangan" Jawab Hanum dan Fauzi bersamaan.

Ketenangan mereka tiba-tiba terganggu saat kehadiran seseorang yang tidak mereka harap kan terlebih Kanz dan teman-teman nya karena merusak momen.

" Boleh gabung tidak ? " Izinnya tersenyum ramah lalu menatap ke arah Kanz .

" Boleh Kak " izin Ana tidak keberatan .

" Makasih Ana " Jawab nya tersenyum.

" Maaf ,Faiz kamu bisa geser ada yang aku bicarakan sama Kanz tentang organisasi" Ujar Alena berdiri di samping Faiz .

" Ini kantin untuk makan bukan untuk bahas organisasi,kalau mau bahas ya nanti rapat " Diam-diam Kanz tersenyum mendengar ucapan sahabat nya .

" Di sini saja Kak " Ujar Ana tak enak ,namun cekalan tangan Kanz mengurungkan niat wanita itu .

" Duduk di situ saja, kosong" Tunjuk Faiz di sebelah Tasya .

" Iya kakak di sini saja " Tasya menggeser duduknya mempersilahkan Alena untuk duduk .

Mau tidak mau wanita itu duduk di samping Tasya tapi matanya sesekali mencuri pandangan ke arah Kanz .

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Episodes
1 Kehidupan baru
2 Satu permintaan
3 Berkunjung ke rumah mertua
4 Sudah siap
5 Izin ke mall
6 Nonton bersama
7 Ulah Hanum
8 8
9 9
10 janjian sama cowo lain
11 Tampan ,pintar dan banyak uang
12 Brutal
13 Pulang bersama
14 Kurang gatal
15 Pelet
16 16
17 Kedatangan orang tua
18 Bisikan Hanum
19 keusilan Zahra
20 malu-maluin
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 Kalau bisa dua
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 Gorengan
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 Pantasan menikah
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 Kangen
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 Jejak yang Tertinggal dan Rahasia yang Disembunyikan
69 69
70 Pertemuan yang terlambat
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120
121 121
122 122
123 123
124 124
125 125
126 126
127 127
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 Novel Baru
134 134
135 135
136 136
137 137
138 138
139 139
140 140
141 141
142 142
143 143
144 144
145 145
146 146
147 147
148 148
Episodes

Updated 148 Episodes

1
Kehidupan baru
2
Satu permintaan
3
Berkunjung ke rumah mertua
4
Sudah siap
5
Izin ke mall
6
Nonton bersama
7
Ulah Hanum
8
8
9
9
10
janjian sama cowo lain
11
Tampan ,pintar dan banyak uang
12
Brutal
13
Pulang bersama
14
Kurang gatal
15
Pelet
16
16
17
Kedatangan orang tua
18
Bisikan Hanum
19
keusilan Zahra
20
malu-maluin
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
Kalau bisa dua
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
Gorengan
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
Pantasan menikah
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
Kangen
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
Jejak yang Tertinggal dan Rahasia yang Disembunyikan
69
69
70
Pertemuan yang terlambat
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120
121
121
122
122
123
123
124
124
125
125
126
126
127
127
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
Novel Baru
134
134
135
135
136
136
137
137
138
138
139
139
140
140
141
141
142
142
143
143
144
144
145
145
146
146
147
147
148
148

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!