Suara ketikan yang berulang memenuhi ruang kerja lantai atas, bergema halus di antara dentingan kecil dari keyboard mekanik yang sejak tadi tak berhenti ditekan oleh jari-jari mungil Ruby. Cahaya dari tiga monitor di hadapannya menciptakan pantulan kebiruan di wajahnya yang pucat, memertegas lingkar hitam di bawah matanya yang mulai terlihat jelas setelah dua malam kurang tidur. Di layar, berlapis-lapis data hasil enkripsi terbuka, nama, kode transaksi, serta sejumlah besar file digital yang ia curigai berkaitan dengan Death Eater dan Edward Adams, ayah yang darahnya mengalir di tubuh Ruby, namun jiwanya sama sekali tak ingin Ruby akui sebagai bagian darinya.
Ia menyandarkan punggung di kursi, membiarkan tubuhnya melesak ke belakang dengan helaan napas berat. Matanya menatap langit-langit sebentar, lalu memejam, merasakan denyut kecil di pelipis kanan yang berdenyut makin keras setiap menit.
"Aku butuh istirahat," gumam Ruby pelan, hampir seperti bicara kepada dirinya sendiri.
Ia mengambil smartphone untuk mengeceknya, jelas seperti biasa ada pesan dari Elias dengan segala ancamannya.
'Jangan lupa istirahat siang ini atau kubuang semua wortelmu,'
"Dasar psikopat," cibir Ruby, yang membalas singkat pesan Elias lalu menaruh kembali ponselnya.
Jam di dinding menunjukkan pukul dua belas lewat tiga belas menit siang. Matahari menyorot masuk dari celah tirai, menimpa lantai kayu dan sisi laptop yang mulai memanas. Ruby menatap tumpukan berkas digital yang belum ia buka di layar, kemudian menutup semuanya perlahan. Tangannya menyapu rambutnya ke belakang, mengikatnya seadanya dengan karet kecil di pergelangan tangan, lalu berdiri dari kursi dengan sedikit nyeri di punggung.
Suara langkah kakinya terdengar lembut ketika menuruni tangga menuju lantai bawah. Rumah itu sunyi, terlalu sunyi. Elias dan Raven tentu sedang berada di kantor; jam segini biasanya mereka belum akan pulang. Ruby sudah terbiasa dengan kesunyian itu. Ia menyukainya, karena kesunyian membuatnya bisa berp…
PENGANTIN PENGGANTI TERNYATA HACKER
BAB 38. PERTEMUAN MENGEJUTKAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments
Miss Typo
manis banget sih panggilan Elias ke Ruby, Bunny 😍
ternyata yg dateng tiba² menampar Ruby adiknya Elias di Liana, gak salah sih Liana menganggap Ruby itu Vivian karna emang kembar identik.
sampai skrg bacanya
Raven jadi Revan
Elias jadi Elies
tmbh Vivian jadi Viviana
tiap mau komen ngetiknya hati² nulis nama 😁
2025-10-18
2
Ma Em
Aku kira yg nampar tuan Adam ternyata Liana , semoga Ruby dan Liana selalu rukun .
2025-10-18
1
Mineaa
wkwkwkwk.....
Elias ga sadar kelepasan " bunny"......🔥🔥🔥🔥🔥
2025-10-18
1