Cahaya pagi menyelinap lembut dari sela-sela tirai, menimpa wajah Ruby yang masih terpejam. Udara kamar dipenuhi aroma segar linen dan samar wangi sabun dari malam sebelumnya. Keheningan itu seakan membawa kedamaian baru, pagi pertama mereka setelah pernikahan, pagi pertama setelah malam yang menyatukan mereka sepenuhnya.
Ruby menggeliat pelan di bawah selimut, mencoba bangun, namun seketika wajahnya menegang karena rasa nyeri halus di tubuhnya. Ia mengerang kecil tanpa sadar.
"A-auch."
Suara lirih itu cukup untuk membangunkan Elias yang masih setengah terlelap di sampingnya. Ia membuka mata spontan, lalu segera menoleh pada Ruby yang tampak menahan napas karena rasa sakit. Tanpa pikir panjang, Elias langsung bangkit, menatapnya khawatir.
"Ruby?" suaranya serak karena baru bangun, namun dipenuhi kecemasan. "Sayang, kau kenapa? Sakit di mana?"
Ruby berusaha tersenyum, meski matanya berkerut pelan. "Tidak apa-apa ... hanya agak nyeri, mungkin karena-"
Belum sempat ia melanjutkan, Elias sudah menegakkan tubuhnya dan menatap Ruby seperti seseorang yang sedang dihadapkan pada keadaan darurat.
"Jangan bergerak dulu," suruh Elias.
Ruby menatapnya bingung. "Elias, aku hanya-"
"Tidak." Elias dengan lembut menaruh telunjuk di bibir Ruby, menghentikan kata-katanya. "Jangan bergerak, jangan mencoba bangun, dan jangan turun dari tempat tidur tanpa aku. Mengerti?"
Nada suaranya lembut, tapi tegas. Seolah kalimat itu adalah perintah dari seseorang yang takut kehilangan sesuatu yang amat berharga.
Ruby ingin membantah, tapi tatapan Elias yang begitu khawatir membuat kata-katanya lenyap. "Elias, aku tidak selemah itu, sungguh. Aku hanya-"
Elias kembali menatapnya, lalu menghela napas panjang. "Ruby, tolong. Biarkan aku merawatmu hari ini. Aku tidak mau kau merasa sakit sedikit pun. Anggap saja ini ... tugasku sebagai suamimu."
Ruby terdiam. Wajahnya memerah, bukan karena nyeri, melainkan karena kelembutan yang terlalu tulus dalam setiap kata yang diucapkannya. Ia akhirnya menganggu…
PENGANTIN PENGGANTI TERNYATA HACKER
BAB 60. HARI TERBAIK
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments
Deyuni12
Alhamdulillah
tinggal menunggu the next little Rubi n Elias 😊
2025-10-26
1
Pawon Ana
salah satu hal yang bisa menyebuhkan luka ada penerimaan tanpa tuntutan💪😍
2025-10-26
1
mimief
ga pake nasi bang
kenyang ga tu🤣🤣
2025-11-29
1