Bab 2. Rumah baru

Sesuai dengan janji Dean bahwa dia ingin membawa Lea menuju sebuah tempat yang sampai saat ini pun belum Lea ketahui di mana, hari ini mereka memang bersiap pergi sambil membawa beberapa barang penting dan persiapan yang sangat banyak. Lea juga heran karena harus membawa barang sebanyak ini, namun dia tidak banyak protes.

Malah yang ada sangat menikmati perjalanan yang terasa sangat indah dan juga sejuk, bagian perjalanan yang sangat dia sukai karena ada beberapa hutan yang sangat adem untuk di pandang mata, rasa nya tidak ingin usai dan ingin terus berjalan bersama dengan Dean sang kekasih tercinta bagi gadis ini.

Apa lagi sambil berpegangan tangan walau di dalam mobil sehingga memang terasa sangat indah pemandangan yang ada di depan mata, mau selama apa pun hubungan bila masih berpacaran maka terasa begitu indah dan juga mesra, apa lagi Dean adalah pria yang di katakan cukup bucin sehingga yang menjadi pasangan merasa sangat di cintai.

Pokok nya terasa dunia memang hanya milik berdua dan hubungan yang langgeng ini sudah ada niat untuk di bawa ke jenjang pernikahan agar mereka memiliki ikatan yang sah, selama ini hanya tinggal bareng saja dan sudah melakukan banyak hubungan badan sehingga bisa saja nanti Lea sampai mengandung dan terlahir anak yang belum di inginkan.

"Kita sampai sekarang!" Dean berhenti di depan rumah bertingkat yang kelihatan sangat bagus.

"Wah indah sekali tempat ini, berapa sewanya per malam?" Lea ikut turun dari mobil dan melihat keadaan sekitar.

"Kok permalam, ini rumah kita dan kita akan tinggal di sini sebagai keluarga." Dean mendekati sang kekasih dan memegang pinggangnya.

Lea tidak percaya dengan ucapan Dean karena rumah ini pun cukup besar dan selama ini saya juga mengerti bagaimana keadaan uang Dean sendiri, jadi sekarang malah mendadak dia mengatakan ini adalah rumah yang akan menjadi milik mereka berdua sehingga ada rasa tidak percaya di dalam hati Lea.

"Serius?"

"Iya, kan kamu bilang kalau tidak suka tinggal di tempat seperti itu jadi aku mencari rumah yang bagus untuk kita nanti." jawab Dean.

"Ah ya ampun kamu ini, kapan beli kok aku tidak di beritahu?" Lea berjalan untuk melihat keadaan sekitar rumah yang sangat Asri.

"Ini surprise untuk kamu, nanti setelah kita menikah maka akan tinggal di sini dan hidup bahagia bersama." Dean sangat lihai bila berkata manis.

"Terima kasih sudah mengusahakan aku sampai sejauh ini." Lea sangat bahagia sekarang.

"Apa pun itu, demi kamu maka akan ku lakukan apa saja agar kita bisa bahagia bersama." Dean tersenyum dan membuka pintu rumah sehingga mereka masuk berdua.

Lea tersenyum tidak bisa berhenti karena saat ini perasaannya memang begitu bahagia karena sudah sangat di usahakan oleh sang kekasih, keinginan untuk hidup berdua dan nanti akan bahagia bersama semakin besar di dalam hati walau ada sesuatu yang besar telah mengganjal hati mereka berdua.

Wuuussssh.

Gadis cantik ini cepat menoleh untuk memastikan apa yang barusan lewat di belakangnya, tapi ketika melihat ke belakang dia sama sekali tidak melihat apa-apa. Lea menarik nafas panjang dan berusaha untuk tenang agar tidak semakin larut dalam halusinasi ini, dia sudah berusaha meyakinkan diri bahwa selama ini yang mengganggu dia adalah pikiran nya semata.

"Ayo masuk, sayang!" Dean muncul kembali di depan pintu.

"Iya." Lea mengangguk dan segera berjalan masuk.

"Ini bagian ruang tamu dan kamar kita ada di lantai atas, cukup besar kan kalau untuk kita berdua." Dean mengenalkan keadaan rumah pada sang kekasih.

Yang di ajak bicara justru termenung menatap lorong sebelah dekat dapur yang terasa begitu suram bagi Lea, padahal dari sekian banyak tempat tadi tidak ada yang terasa angker dan juga suram, tapi yang ini terasa langsung meresap di dalam hati membuat Lea terdiam diam untuk sesaat memperhatikan bagian sana.

"Sayang!" Dean memeluk Lea dari belakang yang sedang termenung itu.

"Ah!" Lea melenguh sesaat ketika tangan Dean meremas yang sangat kenyal.

"Mari kita coba dengan suasana baru di sini." bisik Dean yang mulai birahi.

"Ak...aku....

"Sekali saja, aku sudah tidak tahan mencium aroma tubuh mu." Dean memang di landa rasa yang sangat besar.

Lea lagi bisa menolak ajakan yang sangat memanjakan diri, akhirnya perbuatan itu pun terulang kembali di rumah yang baru ini, mereka bermain di sofa ruang tamu menimbulkan sensasi yang tidak pernah dirasakan karena ini adalah pengalaman pertama bagi mereka berdua.

Dari arah lorong yang paling ujung muncul sambaran angin yang bergerak cepat dan akhirnya sampai di tempat mereka berdua yang sedang menikmati, namun Lea tidak merasakannya karena dia sedang sibuk naik turun di atas tubuh Dean yang terlentang di atas sofa sehingga ada masalah lain pun dia tidak bisa fokus untuk melihat nya lagi.

...****************...

"Rumah yang ujung sana itu sudah ada yang menunggu sepertinya ya." ujar Aira pada Angel.

"Ya kah? kapan datang kok aku tidak tahu!" Angel menatap Aira yang duduk di mini bar.

"Kemarin sepertinya, kelihatan seperti pasangan suami istri karena mereka terlihat sangat romantis." Aira menduga bahwa mereka memang sudah menikah.

"Yang terlihat romantis belum tentu sudah menikah, malah yang ada nanti kalau sudah menikah maka hubungan akan terasa hambar." Angel berkata sambil terus membuat minuman.

"Tidak semua pernikahan seperti itu, kau bicara begitu karena kemarin pasanganmu salah sehingga hubungan kalian pun hambar." Aira menatap temannya yang sudah menjadi janda ini.

Angel tidak lagi menjawab karena dia mungkin saja memang salah pasangan karena hanya dalam waktu satu tahun saja hubungan rumah tangga itu sudah menjadi hambar, lalu sekarang mereka harus pisah ranjang dan sebentar lagi akan mengurus surat cerai karena Angel merasa lebih baik menjadi janda saja daripada hubungan yang tidak jelas statusnya seperti ini.

"Tapi bukannya pria itu pernah juga ke sini dan dia membawa wanita yang berbeda?" Aira berusaha mengingat.

"Jangan sembarangan bicara karena nanti kau malah salah lihat, nanti hubungan orang menjadi renggang karena ucapanmu." peringat Angel.

"Enggak kok, emang kelihatan berbeda karena yang sebelumnya berambut panjang dan yang ini kan agak pendek." Aira masih sangat yakin.

Tapi Angel tidak menanggapi karena dia tahu nanti teman nya ini semakin jauh berkata, dia tidak mau bila hubungan orang menjadi rusak hanya karena mendengar ucapan yang belum pasti juga kebenaran nya, bila memang belum yakin sepenuhnya maka lebih baik diam dan tidak ikut campur.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

Terpopuler

Comments

YuniSetyowati 1999

YuniSetyowati 1999

Mak,maaf bukan maksud mau nabung bab.Tapi waktu aku cari judul ini menghilang dari rak buku.Terus waktu aku cari di bio Mak NJ pun tak ada.Lalu setelah aku lelah pencet sana pencet sini akhirnya ketemu juga.Aku jadi mikir sebenarnya yg error ini hpku, sinyal hpku,atau NT ?

2025-10-24

1

Reni

Reni

Nahhhh lhooo ada clue Dean pernah datang kerumah itu sama wanita berambut panjang , jng2 itu wanita yg jadi hantu dilorong mirisnya itu rumah BKN punya Dean dia cuma pingin harta tu wanita buat dikuasai dan pemilik di habisi

2025-10-23

0

Alik Puspita Wati

Alik Puspita Wati

selamat pagii juga thor/Kiss/
nah loh siapa lagi tuh? apakah mantan nya dean yang terbunuh di rumah itu?
penasaran , masih misteri

2025-10-23

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Awal mula
2 Bab 2. Rumah baru
3 Bab 3. Halusinasi Lea
4 Bab 4. Di mana Julia
5 Bab 5. Pembangkitan arwah
6 Bab 6. Memotong jari
7 Bab 7. Mayat dalam rumah
8 Bab 8. Sedikit kisah balik
9 Bab 9. Mencela Julia
10 Bab 10. Hubungan Dean dan Julia
11 Bab 11. rumah tangga Julia
12 Bab 12. kecemasan ibu
13 Bab 13. Bercinta dengan mayat
14 Bab 14. tawaran ritual
15 Bab 15. Pergi dari rumah
16 Bab 16. Kecelakaan
17 Bab 17. Siksaan dari Julia
18 Bab 18. Lumpuh total
19 Bab 19. Arwah Julia kembali
20 Bab 20. Makian Lea
21 Bab 21. Maharani dan Arya
22 Bab 22. Otong itu apa
23 Bab 23. Menggatal
24 Bab 24. Dukun Mbak Pur
25 Bab 25. Sakitnya Dean
26 Bab 26. Santet turki
27 Bab 27. Kerumah dukun
28 Bab 28. Apem berulat
29 Bab 29. perut keluar nanah
30 Bab 30. Pengakuan Dean
31 Bab 31. Di tampar
32 Bab 32. Kedatangan Fitri
33 Bab 33. Di lihat Sadewa
34 Bab 34. Pengakuan Dean pada teman
35 Bab 35. Di banting
36 Bab 36. Goblok nya Julia
37 Bab 37. Geram pada Julia
38 Bab 38. Mencari penawar pelet
39 Bab 39. Otong berulat
40 Bab 40. Mandi air mendidih
41 Bab 41. Santet apa?
42 Bab 42. Main kursi roda
43 Bab 43. Protes nya Aksara
44 Bab 44. Ingin mengubur Julia
45 Bab 45. Kemarahan Alisa
46 Bab 46. Mayat Julia hilang
47 Bab 47. Bertemu arwah Julia
48 Bab 48. Mendatangi Sadewa
49 Bab 49. Kenzo mengakui
50 Bab 50. Tidak ada taubat
51 Bab 51. Mendatangi rumah sakit
52 Bab 52. Siksaan dari iblis hitam
53 Bab 53. Saiyara menang
54 Bab 54. Permintaan Maaf
55 Bab 55. Alisa setuju
56 Bab 56. Menguburkan Julia
57 Bab 57. perut meledak
58 Bab 58. Tangis Alisa
59 Bab 59. Meminta maaf
60 Bab 60. Semua warga tau
61 Bab 61. Terbongkar semua
62 Bab 62. Banyak yang membela
63 Bab 63. Purnama bimbang
64 Bab 64. Di banting 2x
65 Bab 65. amukan Maharani
66 Bab 66. Keluhan Tami
67 Bab 67. Siksaan Lea lagi
68 Bab 68. Debat dengan warga
69 Bab 69. Hukuman lagi
70 Bab 70. Menggoda Anita
71 Bab 71. Niat bunuh diri
72 Bab 72. Kematian Lea
73 Bab 73. Mencari arwah Lea
74 Bab 74. Bau busuk mayat
75 Bab 75. Daging yang jatuh
76 Bab 76. perut meledak
77 Bab 77. Hukuman mereka bertiga
78 Bab 78. Alisa datang
79 Bab 79. Tudingan Mita
80 Bab 80. Mulut bernanah
81 Bab 81. Di bawa lembah kematian
82 Bab 82. Hukuman Mita
83 Bab 83. Nilam jadi kompor
84 Bab 84. Siksaan biang gosip
85 Bab 85. Selesai
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Bab 1. Awal mula
2
Bab 2. Rumah baru
3
Bab 3. Halusinasi Lea
4
Bab 4. Di mana Julia
5
Bab 5. Pembangkitan arwah
6
Bab 6. Memotong jari
7
Bab 7. Mayat dalam rumah
8
Bab 8. Sedikit kisah balik
9
Bab 9. Mencela Julia
10
Bab 10. Hubungan Dean dan Julia
11
Bab 11. rumah tangga Julia
12
Bab 12. kecemasan ibu
13
Bab 13. Bercinta dengan mayat
14
Bab 14. tawaran ritual
15
Bab 15. Pergi dari rumah
16
Bab 16. Kecelakaan
17
Bab 17. Siksaan dari Julia
18
Bab 18. Lumpuh total
19
Bab 19. Arwah Julia kembali
20
Bab 20. Makian Lea
21
Bab 21. Maharani dan Arya
22
Bab 22. Otong itu apa
23
Bab 23. Menggatal
24
Bab 24. Dukun Mbak Pur
25
Bab 25. Sakitnya Dean
26
Bab 26. Santet turki
27
Bab 27. Kerumah dukun
28
Bab 28. Apem berulat
29
Bab 29. perut keluar nanah
30
Bab 30. Pengakuan Dean
31
Bab 31. Di tampar
32
Bab 32. Kedatangan Fitri
33
Bab 33. Di lihat Sadewa
34
Bab 34. Pengakuan Dean pada teman
35
Bab 35. Di banting
36
Bab 36. Goblok nya Julia
37
Bab 37. Geram pada Julia
38
Bab 38. Mencari penawar pelet
39
Bab 39. Otong berulat
40
Bab 40. Mandi air mendidih
41
Bab 41. Santet apa?
42
Bab 42. Main kursi roda
43
Bab 43. Protes nya Aksara
44
Bab 44. Ingin mengubur Julia
45
Bab 45. Kemarahan Alisa
46
Bab 46. Mayat Julia hilang
47
Bab 47. Bertemu arwah Julia
48
Bab 48. Mendatangi Sadewa
49
Bab 49. Kenzo mengakui
50
Bab 50. Tidak ada taubat
51
Bab 51. Mendatangi rumah sakit
52
Bab 52. Siksaan dari iblis hitam
53
Bab 53. Saiyara menang
54
Bab 54. Permintaan Maaf
55
Bab 55. Alisa setuju
56
Bab 56. Menguburkan Julia
57
Bab 57. perut meledak
58
Bab 58. Tangis Alisa
59
Bab 59. Meminta maaf
60
Bab 60. Semua warga tau
61
Bab 61. Terbongkar semua
62
Bab 62. Banyak yang membela
63
Bab 63. Purnama bimbang
64
Bab 64. Di banting 2x
65
Bab 65. amukan Maharani
66
Bab 66. Keluhan Tami
67
Bab 67. Siksaan Lea lagi
68
Bab 68. Debat dengan warga
69
Bab 69. Hukuman lagi
70
Bab 70. Menggoda Anita
71
Bab 71. Niat bunuh diri
72
Bab 72. Kematian Lea
73
Bab 73. Mencari arwah Lea
74
Bab 74. Bau busuk mayat
75
Bab 75. Daging yang jatuh
76
Bab 76. perut meledak
77
Bab 77. Hukuman mereka bertiga
78
Bab 78. Alisa datang
79
Bab 79. Tudingan Mita
80
Bab 80. Mulut bernanah
81
Bab 81. Di bawa lembah kematian
82
Bab 82. Hukuman Mita
83
Bab 83. Nilam jadi kompor
84
Bab 84. Siksaan biang gosip
85
Bab 85. Selesai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!