2. Godaan Babysitter

...0o0__0o0...

...Tengah malam....

...Di ruang kerjanya yang remang, Arya masih berkutat dengan tumpukan dokumen di atas meja....

...Sejak pulang dari luar kota, pria itu belum beranjak dari kursinya—sibuk, tenggelam dalam urusan kantor hingga lupa waktu....

...Lembar demi lembar sudah di periksa, di tandatangani, dan di susun rapi. Saat tangannya hendak meraih berkas terakhir, pikirannya tiba-tiba melayang pada sosok putranya....

...Hari ini Arya belum sempat menengok sang anak sama sekali....

...Dengan helaan napas pelan, ia mengambil iPad di sisi meja, lalu membuka aplikasi CCTV rumah....

...Jarinya menggeser layar mencari rekaman kamar sang putra. Tapi detik berikutnya, napasnya tertahan....

...Di layar tampak kamar Karan dalam cahaya temaram lampu tidur. Awalnya terlihat normal—Karan tidur nyenyak di ranjangnya...

...Di layar iPad itu, tampak suasana kamar sang putra yang gelap, hanya di terangi lampu tidur kecil di sudut ruangan. Arya mengernyit, jemarinya men-tap layar untuk memperbesar tampilan....

...Awalnya tak ada yang aneh — putranya, Karan, tampak terlelap di ranjang, posisi tidurnya seperti biasa. Namun beberapa detik kemudian, sesuatu membuat dada Arya menegang....

...Bayangan samar melintas di sisi tempat tidur. Bukan… bukan pantulan. Itu jelas seseorang....

...Arya memajukan rekaman beberapa detik ke depan. Sosok itu muncul lebih jelas — seorang wanita berdiri di tepi ranjang, mengenakan baju tidur pendek. Rambutnya tercepol asal, memperlihatkan kaki jenjang putih mulusnya....

...Detik berikutnya, lampu kamar terang benderang… lalu sosok itu duduk pinggir ranjang. dengan tubuh hanya memakai kain segita berenda putih tipis. Setelah melepas baju tidurnya....

...Naya tampak gelisah di rekaman itu. Ia memegangi dadanya yang terasa nyeri karena produksi ASI yang terus meningkat....

...Dengan raut menahan sakit, gadis itu duduk dan mulai memompa ASI-nya menggunakan alat khusus....

...Wajahnya terlihat lelah, tapi juga lega ketika rasa sesak itu perlahan mereda....

...Arya terpaku di depan layar. Urat di rahangnya menegang, matanya tak berkedip menatap sosok itu. Ia mundurkan rekaman, memutarnya kembali dan hasilnya tetap sama. Sosok di video itu... babysitter putranya sendiri....

...“Kenapa produksi Asiku makin banyak, ya…” gumam Naya lelah sambil menatap alat pompa di tangannya. “Padahal tadi Karan sudah menyusu.”...

...Raut wajahnya terlihat letih tapi tetap lembut. Gadis itu terus memompa ASI-nya sampai wadah penampungnya perlahan terisi penuh....

...Sejak usia 18 tahun, Naya memang mengalami ketidak seimbangan hormon yang membuat produksi ASI-nya berlebih. Kini, setelah menyusui anak majikannya, kondisi itu semakin terasa....

...Makanan sehat yang Naya konsumsi setiap hari membuat produksi ASI-nya semakin meningkat. Dan gadis itu setiap hari menahan rasa nyeri akibat payudara yang penuh justru jauh lebih menyakitkan, sehingga memompa menjadi satu-satunya cara untuk meredakan....

...Beberapa menit kemudian, Naya selesai. Ia memindahkan hasil ASI itu ke botol, lalu menyimpannya hati-hati di dalam kulkas kecil di kamar....

...“Lumayan juga…” ujarnya kecil, menatap botol-botol itu dengan senyum tipis. “Kalau di jual, mungkin bisa jadi penghasilan tambahan.” Ia terkikik pelan, mencoba menghibur diri di tengah lelahnya malam....

...Arya berdiri terpaku di depan layar monitor. Pundaknya menegang, napasnya tak beraturan. Ia tak menyangka akan melihat sisi lain dari Naya — sisi yang sama sekali tidak pernah terpikirkan olehnya....

...Gerak lembut gadis itu di rekaman, ekspresi lelah tapi tulus saat memompa ASI untuk anaknya, menimbulkan sesuatu yang sulit ia jelaskan. Ada rasa kagum… tapi juga sesuatu yang mengusik nalarnya....

...“Kenapa aku… bereaksi begini ?” desisnya pelan....

...Arya mengusap wajah, berusaha menepis bayangan yang menari di kepalanya. Namun semakin di tolak, semakin kuat bayangan tubuh meng-goda itu menghantam-nya....

..."Sial, Babysitter itu tampak sangat menggoda iman." Umpatnya frustasi....

...Arya menarik napas panjang, menutup laptop-nya dengan hentakan ringan. Ia memejamkan mata sejenak, menenangkan diri....

...“Kau cuma lelah, Arya,” bisiknya, meyakinkan diri sendiri. Tapi denyut di tengah selangkangan-nya berkata sebaliknya....

..."Shit!" Umpat Arya. Saat pusaka'nya membengkak dan berontak meminta jatah....

...Laki-laki itu berusaha mengalihkan pikiran kotornya, namun tidak berhasil. Arya langsung bergairah hanya dengan mengingat tubuh Babysitter putranya....

..."Aku tidak tahan lagi." Guman'nya. Bangkit menuju kamar mandi....

...Arya berdiri di bawah pancuran air dingin shower yang membasahi tubuh polosnya. Sedangkan tangannya di bawah sana terus bergerak cepat, mengocok pusaka'nya....

..."Argh..! Sial. Tubuh gadis itu benar-benar menggoda." Erang-nya. Sambil terus membayangkan tubuh Babysitter putranya yang montok....

..."Bagaimana jika aku menghisap kuat dada sintalnya itu ?" Batin membayangkan hal gila. "ASI-nya pasti rasanya enak dan bikin nagih." Racau-nya....

...Tangan Arya terus bergerak naik-turun semakin cepat, apalagi saat membayangkan mulut Babysitter itu terisi benda ber-uratnya yang panjang dan besar ini....

..."Ah, Naya." Desahnya. "Mulutmu pasti enak saat di sodok sampai mentok."...

...Arya semakin mempercepat kocokannya, saat pusaka'nya semakin membengkak dan berada di ujung pelepasan....

..."Ahhhhh...Naya.."...

...Desahan panjang lolos dari bibir duda kaya raya itu. Rasanya lega saat ia berhasil sampai pada puncaknya....

...Arya mendongak, dengan nafas naik-turun sedikit cepat, lega meskipun tidak sepenuhnya....

...Entah kenapa Duda itu langsung tergoda hanya dengan melihat tubuh Naya lewat cctv. Padahal di luar sana banyak wanita sexy yang selalu menggodanya, namun tidak mampu membuat pusaka'nya terbangun....

..."Shit !" Umpat'nya. Saat membayangkan sempitnya pepek milik Babysitter putranya itu....

...Arya gegas mandi, sebelum tubuh'nya kembali bereaksi dan membuatnya harus berjuang solo lagi....

..."Naya Larasati" Guman'nya datar. "Jangan tubuhmu baik-baik, sebelum aku benar-benar hilang kendali."...

...0o0__0o0...

...Sedangkan di dalam kamar, Naya duduk di sofa panjang dengan kaki terbuka lebar. Tangannya mengelus lembut bulu-bulu yang tumbuh lebat pada bagian intim-nya....

..."Cepat sekali tumbuh, baru seminggu lalu aku cukur." Guman'nya pelan....

...Naya menunduk, melihat pusat inti tubuh'nya yang berwarna pink, tembem dan belum terjamah oleh siapapun. Ia langsung mencukur bersih bulu-bulunya, sampai tak tersisa....

..."Sial, aku jadi horny." Umpat Naya....

...Meskipun tinggal di kampung, Naya bukan gadis polos. Ia justru merawat tubuhnya sebagai aset terpenting untuk mendapatkan ladang uang....

...Setelah mencukur bersih, Naya duduk bersandar. Tubuhnya polos tanpa sehelai benangpun. Ia mendongak dengan tangan meremas payudaranya sendiri....

..."Erghhh...!" Naya mengerang. "Gimana rasanya, jika tangan tuan Arya meremas aset ku ini ? Pasti rasanya jauh lebih nikmat." Guman'nya membayangkan....

...Naya terus meremas payudara-nya, hingga ASI-nya keluar, meluber mengalir ke perut. Namun ia tidak peduli dan meneruskan fantasi liarnya....

..."Owhh...tuan Arya, sedot yang kuat pucuknya." Racau Naya....

...Tangan Naya di bawah menggesek bagian intim-nya dengan jari. Semakin cepat dengan terus membayangkan hal vulgar tentang majikannya....

..."Ah... sedikit lagi, tuan Arya." Racau Naya pelan....

...Tangannya bekerja semakin cepat, hingga akhirnya gadis itu mencapai puncak klimaks....

..."Ahhhhh..."...

...Desa Naya lega. Tubuhnya langsung melemas dengan nafas naik-turun dan mulut setengah terbuka....

...Dan tanpa Naya sadari, dari balik cela pintu yang terbuka sedikit. Berdiri sosok laki-laki yang sedari tadi memperhatikan aktivitas Naya....

..."Menarik dan begitu menggoda." Guman'nya. Lalu berbalik pergi dari sana....

...0o0__0o0...

Terpopuler

Comments

Nah

Nah

thorrr sensor dikitt laa🤣

2026-07-03

0

salwa salsabila

salwa salsabila

aku yg maluu Thor..😭😭

2026-07-03

0

nilim

nilim

bisa sama gt ye

2026-07-03

0

lihat semua
Episodes
1 1. Mansion Maheswara
2 2. Godaan Babysitter
3 3. Asupan Pagi Hari
4 4. Rejeki Nomplok
5 5. Pawang Karan
6 6. Aksi Heroik Baby Karan
7 7. Batas yang mulai kabur
8 8. Tawaran Arya
9 9. Terbayang Asi Sus Naya
10 10. Menagih Jatah
11 11. Olahraga pagi
12 12. Olahraga season 2
13 13. Mengambil Asupan setelah olahraga
14 14. Dua kali nabrak Aset berharga Duda
15 15. Tebus kesalahan pakai ciuman
16 16. Buka Bajumu
17 17. Hot Kitchen
18 18. Gairah naik level ++
19 19. Permintaan dalam permainan
20 20. Pertarungan dominasi dan berakhir ++
21 21. Pagi penuh ++
22 22. Nikmat Sajian Yang Tertunda
23 23. Memanjakan Aset Arya. +++
24 24. Buka Lebar Pahamu +++
25 25. Dominasi Arya. 21++
26 26. Bayi Dugong Vs Bayi pintar
27 27. Melebeli harga 1 Triliun
28 28. Ruang kerja Panas 21++
29 29. Nyempil di tengah padatnya kerjaan
30 30. Sesuatu yang menegangkan
31 31. Bermain dengan Asisten Arya
32 32. Tegang di tengah gairah yang menggantung
33 33. Tempat berlabuh ternyaman
34 34. Drama sebelum pergi ke luar negeri
35 35. Arya versi mini
36 36. negosiasi dengan CEO mini
37 37. kedatangan Giorgio
38 38. Kedatangan Maria
39 39. Kepergian Naya
40 40. Kendali penuh di tangan Arya
41 41. Kembalinya Naya dan Frustasinya Arya
42 42. Arya geram. Karan senang. Naya selamat.
43 43. Serangan Dadakan 21++
44 44. Drama sebelum berangkat ke luar negeri
45 45. Mulai cemburu
46 46. hot dalam pesawat
47 47. Pecah perawan
48 48. Paris
49 49. Makan malam
50 50. Momen Berharga di Paris
51 51. Hot Balkon 21+
52 52. Hyper VS Penggoda
53 53. Pesta
54 54. Jebakan
55 55. Kelicikan Firan 21+
56 57. Hak Milik sudah di paten
57 57. Arya dan segala kendali-nya
58 58. Membersihkan jejak
59 59. Lanjutkan pembersihan 21+++
60 60. Arya tetaplah kang mesum
61 61. Bukti Jejak yang tertinggal
62 62. Jebakan untuk Firan
63 63. Daddy Macus menyukaimu
64 64. Perasaan yang terbalaskan 21+
65 65. Hot Meja Makan 21+
66 66. Adegan hot berlanjut 21+
67 67. Pagi yang hangat setelah adegan panas
68 68. memanjangkan kesayangan
69 69. Insiden
70 70. Arya mode Gercep
71 71. Pasutri satu ini memang beda. 21+
72 72. Penuh tanda tanya
73 73. Kedatangan sosok masa lalu
74 74. Masih penuh tanda tanya ??
75 75. Saingan di malam pertama
76 76. Positif
77 77. Intrik Alana 21++
78 78. Pelayanan Alana 21++
79 79. Hasil pemeriksaan
80 80. Arya senang, Zidan Senep
81 81. Badai di depan Mata
82 82. Kebodohan Arya
83 83. Istri sah Vz Pelakor
84 84. Savegnya istri sah
85 85. Karan mode licik
86 86. Alana Berulah
87 87. Flashback 3 tahun lalu
88 88. Alana kembali berulah
89 89. Fakta baru tentang Karan
90 90. Semakin menegangkan
91 91. Naya nekat
92 92. Tanpa judul
93 93. Keputusan Berat
94 94. Semakin memburuk
95 95. Salah siapa ? Takdir atau manusia ?
96 96. Perjuangan
97 97. Bertaruh Nyawa
98 98. Garis lurus
99 99. Arya ngamok
100 100. Di Prank Malaikat Izrail
101 101. Keajaiban
102 102. Rahasia antara Alana dan Giorgio
103 103. Penghianat
104 104. Harga Sebuah Pengkhianatan
105 105. Momentum
106 106. Kembali ke Mansion
107 107. Dua Langkah Lebih Maju
108 108. Pemburu yang sebenarnya
109 109. Fakta Terbongkar
110 110. Semakin Menegangkan
111 BAB 111 : Kebenaran Terungkap
112 BAB 112 : KEBENARAN KE DUA
113 113. KEBENARAN KE-TIGA
Episodes

Updated 113 Episodes

1
1. Mansion Maheswara
2
2. Godaan Babysitter
3
3. Asupan Pagi Hari
4
4. Rejeki Nomplok
5
5. Pawang Karan
6
6. Aksi Heroik Baby Karan
7
7. Batas yang mulai kabur
8
8. Tawaran Arya
9
9. Terbayang Asi Sus Naya
10
10. Menagih Jatah
11
11. Olahraga pagi
12
12. Olahraga season 2
13
13. Mengambil Asupan setelah olahraga
14
14. Dua kali nabrak Aset berharga Duda
15
15. Tebus kesalahan pakai ciuman
16
16. Buka Bajumu
17
17. Hot Kitchen
18
18. Gairah naik level ++
19
19. Permintaan dalam permainan
20
20. Pertarungan dominasi dan berakhir ++
21
21. Pagi penuh ++
22
22. Nikmat Sajian Yang Tertunda
23
23. Memanjakan Aset Arya. +++
24
24. Buka Lebar Pahamu +++
25
25. Dominasi Arya. 21++
26
26. Bayi Dugong Vs Bayi pintar
27
27. Melebeli harga 1 Triliun
28
28. Ruang kerja Panas 21++
29
29. Nyempil di tengah padatnya kerjaan
30
30. Sesuatu yang menegangkan
31
31. Bermain dengan Asisten Arya
32
32. Tegang di tengah gairah yang menggantung
33
33. Tempat berlabuh ternyaman
34
34. Drama sebelum pergi ke luar negeri
35
35. Arya versi mini
36
36. negosiasi dengan CEO mini
37
37. kedatangan Giorgio
38
38. Kedatangan Maria
39
39. Kepergian Naya
40
40. Kendali penuh di tangan Arya
41
41. Kembalinya Naya dan Frustasinya Arya
42
42. Arya geram. Karan senang. Naya selamat.
43
43. Serangan Dadakan 21++
44
44. Drama sebelum berangkat ke luar negeri
45
45. Mulai cemburu
46
46. hot dalam pesawat
47
47. Pecah perawan
48
48. Paris
49
49. Makan malam
50
50. Momen Berharga di Paris
51
51. Hot Balkon 21+
52
52. Hyper VS Penggoda
53
53. Pesta
54
54. Jebakan
55
55. Kelicikan Firan 21+
56
57. Hak Milik sudah di paten
57
57. Arya dan segala kendali-nya
58
58. Membersihkan jejak
59
59. Lanjutkan pembersihan 21+++
60
60. Arya tetaplah kang mesum
61
61. Bukti Jejak yang tertinggal
62
62. Jebakan untuk Firan
63
63. Daddy Macus menyukaimu
64
64. Perasaan yang terbalaskan 21+
65
65. Hot Meja Makan 21+
66
66. Adegan hot berlanjut 21+
67
67. Pagi yang hangat setelah adegan panas
68
68. memanjangkan kesayangan
69
69. Insiden
70
70. Arya mode Gercep
71
71. Pasutri satu ini memang beda. 21+
72
72. Penuh tanda tanya
73
73. Kedatangan sosok masa lalu
74
74. Masih penuh tanda tanya ??
75
75. Saingan di malam pertama
76
76. Positif
77
77. Intrik Alana 21++
78
78. Pelayanan Alana 21++
79
79. Hasil pemeriksaan
80
80. Arya senang, Zidan Senep
81
81. Badai di depan Mata
82
82. Kebodohan Arya
83
83. Istri sah Vz Pelakor
84
84. Savegnya istri sah
85
85. Karan mode licik
86
86. Alana Berulah
87
87. Flashback 3 tahun lalu
88
88. Alana kembali berulah
89
89. Fakta baru tentang Karan
90
90. Semakin menegangkan
91
91. Naya nekat
92
92. Tanpa judul
93
93. Keputusan Berat
94
94. Semakin memburuk
95
95. Salah siapa ? Takdir atau manusia ?
96
96. Perjuangan
97
97. Bertaruh Nyawa
98
98. Garis lurus
99
99. Arya ngamok
100
100. Di Prank Malaikat Izrail
101
101. Keajaiban
102
102. Rahasia antara Alana dan Giorgio
103
103. Penghianat
104
104. Harga Sebuah Pengkhianatan
105
105. Momentum
106
106. Kembali ke Mansion
107
107. Dua Langkah Lebih Maju
108
108. Pemburu yang sebenarnya
109
109. Fakta Terbongkar
110
110. Semakin Menegangkan
111
BAB 111 : Kebenaran Terungkap
112
BAB 112 : KEBENARAN KE DUA
113
113. KEBENARAN KE-TIGA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!