5 LAKI-LAKI ITU KIM

...----------------...

Pintu dibuka perlahan.

“Permisi… kamu tidak apa-apa? Aku mendengar suara orang terjatuh.”

Vio berjalan pelan, menyesuaikan langkahnya di ruangan apartemen yang begitu luas suatu ruang yang terasa besar untuk seorang yang tinggal sendiri.

Belum sampai lima langkah dari pintu, Vio terkejut melihat seseorang terbaring di lantai, dekat ruang tamu.

“Ya Tuhan… kamu kenapa? Apa yang terjadi? Apa yang harus aku lakukan?”

Vio menatap sosok itu dengan panik, hatinya berdebar kencang sambil mencoba mendekat dengan hati-hati.

Vio panik saat menyadari orang yang terbaring di lantai adalah Kim. Tubuhnya tak sadarkan diri, lemah tak bertenaga. Kurang tidur dan pola makan yang tidak teratur membuat tubuhnya tumbang begitu saja.

Tanpa berpikir lama, Vio segera menghubungi kakaknya, Rio. Hanya Rio yang bisa datang dengan cepat. Memanggil ambulans kemungkinan akan memakan waktu terlalu lama, dan Vio tidak ingin menunggu.

“Halo, Kak… tolong bantu aku! Ada orang yang tidak sadarkan diri di apartemen. Aku akan kirimkan lokasinya. Kakak cepat datang, ya! Aku takut dia kenapa-kenapa… badannya semua dingin.”

“Kamu tidak usah panik. Kakak akan segera ke sana.”

Dua puluh lima menit kemudian, Rio tiba dengan membawa peralatan medisnya, wajahnya tenang namun serius, siap menangani keadaan darurat yang dihadapinya.

“Vio, ini pasien kakak. Kim… tadi sore dia mengambil obat dari klinik kakak. Denyut nadinya lemah. Apakah dia meminum obat ini sebelum makan, atau mungkin dengan dosis berlebihan?”

“Apapun itu, lakukan apa saja agar dia sadar! Aku tidak mau jadi tersangka pembunuhan, Kak! Sebenarnya… siapa dia?”

“Dia… Kim. Seorang aktor sekaligus penyanyi yang sedang naik daun.”

“Pantas wajahnya tidak asing… selain ganteng, dia juga idaman banget… Huh! Vio sadar… apa yang harus aku lakukan sekarang, Kak?”

“Lagi pula, kamu sedang apa? Kenapa bisa ada di apartemen Kim malam-malam begini? Kalau ayah tahu… habislah kamu!”

“Handphone-ku ketinggalan di mobilnya tadi, motorku mogok lagi, Kak. Kebetulan dia melintas, jadi aku ikut… Sialnya, sikap cerobohku kumat, dan jadilah seperti ini.”

“Ya sudah, kita bantu Kim ke kamar, ya. Kakak punya nomor asistennya, jadi nanti dia bisa datang ke sini. Kamu siapkan saja makanan yang ada di kulkas, nanti begitu dia bangun, bisa langsung makan.”

“Kak, di dalam kulkas tidak ada apa-apa. Biar aku saja beli makanan di mini market di bawah. Kakak temani dia, ya… seorang artis, kulkas sampai kosong begini? Apa dia tidak butuh makan, sih?”

“Huu… sss… kamu ini, dia seperti orang yang tidak memperhatikan kesehatan dirinya sendiri. Mungkin karena terlalu sibuk. Cepat pergi, ya, dan jangan lama-lama. Beli yang perlu saja.”

Dokter Rio, yang terus memantau keadaan Kim yang masih terbaring, tiba-tiba mendengar suara mengigau dari pasiennya. Kim lirih menyebut nama “Seo-jun.”

“Maafkan aku… seharusnya aku tidak pergi… maaf, Seo-jun.”

Kim menangis lirih, tangannya mengepal, sementara kakinya gemetar tak berdaya.

“Sebenarnya, apa yang kamu alami selama ini? Kamu hanya bilang tidak bisa tidur tanpa menjelaskan alasannya. Apakah kamu memiliki ketakutan yang membuatmu seperti ini?”

Dalam tidur yang hanya bisa ia rasakan di sela kesibukannya, itulah satu-satunya obat bagi tubuhnya cara untuk tetap beristirahat sambil berusaha bertahan.

“Kakak, aku pulang… Aku beli semuanya, biar dia tidak mati kelaparan. Anggap saja ini balas budi-ku, ya… meski dia menolongku dengan terpaksa sih .”

Vio meletakkan semua belanjaan yang dibelinya ke dalam kulkas besar di dapur apartemen Kim.

“Kalau sudah selesai, kita bisa pulang sebentar lagi, Asisten Kim. Mora akan datang ke sini.”

Dengan perasaan lega, Vio pulang dan menatap Kim yang masih terbaring. Ia tersenyum, memandangi laki-laki di hadapannya begitu gagah, namun sekaligus terlihat rapuh.

“Semoga kamu baik-baik saja, ya. Bye… mimpi indah.”

...****************...

Bersambung...... 😘

Terpopuler

Comments

MARDONI

MARDONI

Ternyata orang yang terbaring itu Kim tuh artis terkenal ya!!! 😱✨ Pas Vio liat dia tidak sadarkan diri bikin aku juga ikutan panik deh! Untung aja kakaknya Rio dokter dan bisa datang cepat banget 😅 Kayaknya Kim ini benar-benar terlalu sibuk ya, sampai pola makan tidak teratur dan kurang tidur bahkan kulkasnya kosong aja! 😟 Pas dia mengigau nyebut nama Seo-jun dan bilang maaf, aku jadi penasaran banget apa yang terjadi antara mereka berdua ya?! Semoga Kim cepat sembuh aja deh! Vio juga baik banget beliin makanan banyak buat dia, balas budi karena pernah ditolong kan? 😊

2026-02-21

1

Moon.

Moon.

Kim ini nama lengkap apakah imam Mustakim?

2026-03-11

1

Indira Mr

Indira Mr

kita juga KO kalo aktivitasnya berar

2026-02-20

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!