"UHUK! UHUK!"
Mendengar suara batuk kecil Lin Xue. Jian Feng tersentak bangun, jantungnya langsung mencelos. "Lin Xue!" Ia sangat kaget dan khawatir. Ketika melihat istrinya, ia ternyata masih tidur, batuknya hanya refleks kecil dari paru-paru yang lemah.
Sambil menghela napas panjang, Jian Feng menahan gejolak di alam bawah sadarnya yang baru saja ia rasakan. Seperti biasanya, ia mengalirkan kembali Qi Petirnya agar kondisi Lin Xue lebih baik.
Setelah Qi Petir mereda, Lin Xue kembali membaik. Jian Feng kemudian membuka jendela. Cahaya matahari sudah terang, menembus kaca. "Aku harus mencari uang lagi. Mungkin kali ini akan ada pekerjaan yang bayarannya lebih besar. Tapi sekarang Lin Xue harus meminum obatnya dulu."
Jian Feng mengangkat tangannya dan mengambil sebuah pil di Cincin Penyimpanan—pil pemulih Qi kelas rendah. "Aku tahu pil ini tidak dapat menyembuhkanmu, Lin Xue. Tapi setidaknya ini dapat mengurangi rasa sakit dan memperlambat kerusakan di paru-parumu."
Dia kemudian membangunkan Lin Xue secara lembut dan pelan. "Lin Xue, ayo bangun. Kau harus sarapan."
Lin Xue tidak susah untuk dibangunkan. Ia membuka matanya perlahan dan melihat suaminya. "Jian Feng, sudah pagi, ya?" Ia duduk dengan bantuan Jian Feng.
"Iya, ayo kita sarapan dulu. Lin Xue, ingin makan apa?" Jian Feng mengangkat Lin Xue dan menggendongnya di depan dada.
Lin Xue berpikir. "Hmm, terserah."
"Terserah? Kalau begitu mie mau tidak?" tanya Jian Feng.
Lin Xue menggeleng. "Tidak mau!" Jian Feng bingung dengannya.
"Kalau bakpao?" Lin Xue kembali menggeleng, dan terus menggeleng sampai-sampai Jian Feng heran dengan sikap gadis ini.
"Ternyata wanita itu membingungkan ya? Lalu ingin makan apa? Katanya terserah." keluh Jian Feng. Ia benar-benar tidak tahu lagi ingin merekomendasikan apa.
Mereka terus berjalan keluar dari penginapan dan melewati beberapa tempat makan.
"Aku ingin Tanghulu." akhirnya Lin Xue memutuskan.
Jian Feng menolak keinginan istrinya. "Tidak boleh makan yang manis-ma…
Kultivator Pengembara
Bab 13- Amarah pembawa petaka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 156 Episodes
Comments
Darwito
👍rdif
2026-06-10
0
Sufiyan Hadi
bantai
2026-05-11
0
Mamat Stone
/Tongue/
2026-05-11
0