"Aku harus segera menemui Lin Xue. Aku tidak ingin berpisah darinya, tapi aku terpaksa. Kuharap dia baik-baik saja di sana."
Jian Feng bangkit dari lumpur. Keputusan sudah dibuat. Ia tidak punya waktu untuk dirinya sendiri. Prioritasnya adalah keselamatan dan pemulihan istrinya.
Setiap langkahnya terasa berat. Tubuhnya masih penuh luka dalam, Qi Petirnya nyaris kosong. Kelelahan dan rasa sakit menghantamnya tanpa ampun, tetapi tekadnya untuk bertemu kembali dengan sang istri membuatnya kuat. Ia hanya punya satu pikiran: wajah tersenyum Lin Xue.
Jian Feng memanfaatkan keahlian bertahan hidupnya secara maksimal, berjalan tanpa henti, menghindari semua pemukiman, makan seadanya.
Setelah berjalan hampir dua bulan penuh, dengan istirahat yang sangat minim, Jian Feng akhirnya sampai di hutan tempat rumah lama mereka berada. Di sanalah juga mereka mengubur Guru Luo di dekat pohon Oak besar.
Jian Feng terlihat seperti hantu. Kantung mata yang sangat hitam, tubuhnya kurus kering, dan pakaiannya robek. Namun, ia tersenyum lemah.
"L-Lin Xue... akhirnya aku pulang." bisiknya. Dia berjalan mendekat.
Ketika sudah dekat, ia mendengar dari dalam rumah suara anak-anak, yang seharusnya riang, tetapi terdengar sedih.
"Kak Lin, ayo makan. Nanti Kakak sakit, lho. Paman pasti kembali." suara Zian, anak tertua, terdengar memohon.
Anak-anak yang lain juga terdengar khawatir dengan kondisi Lin Xue.
"UHUK! UHUK! Kakak tidak lapar, adik-adik..." Suara Lin Xue terdengar sangat pelan, serak, dan lemah.
Mendengar itu semua, senyum di wajah Jian Feng lenyap seketika. Ia langsung mempercepat langkahnya dan membuka pintu.
Ketika pintu dibuka, Jian Feng langsung berlari ke kamar mereka. Di sana, ia melihat Lin Xue sedang terbaring di kasur tipis. Ia tampak sangat pucat, lebih kurus, dan jauh lebih lemah daripada saat Jian Feng bersamanya.
"Lin Xue!" Jian Feng mematung di ambang pintu kamar. Pemandangan itu lebih menyakitkan daripada seribu tebasan pedang.
Semua orang, termasuk Lin Xue…
Kultivator Pengembara
Bab 45: kembali bersama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 156 Episodes
Comments
Darwito
udidix
2026-06-11
0
Luthfi Afifzaidan
up lanjutkan
2025-12-18
1
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut
2025-12-18
1