PUTRI MAHKOTA TANPA SINGGASANA
(Ilustrasi Raja saat masuk ke hutan terlarang)
Di sebuah kerajaan yang megah, hiduplah seorang raja yang gagah, bijaksana, dan belum pernah terkalahkan di medan perang. Namanya membuat para musuh gemetar, rakyat menjadikannya sebagai panutan, pelindung dan pahlawan.
Sang raja bukan hanya ahli strategi, tapi juga seorang prajurit yang hanya melepaskan panah saat benar-benar terdesak. Sang raja sangat dihormati dan disayangi rakyatnya. Mereka selalu menyambut sang raja setiap selesai berperang dengan jamuan istimewa.
semua rakyat akan bersiap untuk menyiapkan hasil panen terbaiknya, seperti buah segar dan hidangan yang lezat. Hingga diiringi dengan musik dan nyanyian pembangun semangat, mereka menari bersama, duduk bercengkrama hingga berbagi makanan untuk merayakan kemenangan sang raja.
Dan raja itu bernama Orlan Valestra, raja yang gagah berani namun juga baik hati. Dia memiliki seorang putra dan putri yang memiliki sifat yang keras kepala mirip mendiang ibunya. Sang raja sangat menyayangi kedua putranya, sering memanjakannya, dan sabar melatih mereka setiap hari.
Tapi sayangnya, keduanya tak tertarik di dunia kepemerintahan atau bergulir di dunia politik. Mereka hanya tertarik dengan dunia beladiri.
Namun sang raja sadar, yang dibutuhkan menjadi seorang pemimpin bukan hanya sekedar ahli dalam beladiri, ia juga harus menguasai ilmu dalam bidang politik, dan berharap salah satu anaknya bisa melanjutkan tahtanya.
Seiring berjalannya waktu, kesabaran tergerus oleh rasa letih juga sedih, anaknya tidak berubah, mereka tetap tidak tertarik dengan dunia yang diharapkan ayahnya, bahkan mulai berani menentang perintah sang raja.
Dibalut rasa lelah yang diselimuti kesedihan, sang raja terdiam sedih, berdiri di jendela kamarnya,memandang pilu akankah ada harapan untuk sang penerus tahta?
Melihat kedua putranya yang tak mungkin meneruskan tahta. Ia dipenuhi dengan kebimbangan, memandang indahnya pemukiman, berharap bisa menyembuhkan luka.
Sang raja memutuskan untuk pergi berburu untuk melepas beban yang ada di pikirannya. Tak seorangpun mengetahui kemana ia pergi, bahkan ia tidak ditemani seorang pengawal.
Jalan demi jalan, hutan rimba yang ia telusuri dengan ditemani kuda putih kesayangannya yang bernama prince. Rasa lelah dan letih tidak ia hiraukan, pandangannya lurus, tatapannya kosong, langkahnya terus melaju, tidak ada yang membuatnya berhenti hingga dia tak menyadari arah kemana ia pergi.
Namun tiba-tiba, di tengah perjalanan kudanya berhenti di sebuah hutan terlarang yang jauh dari pemukiman.
"Kenapa kau berhenti?" tanya sang raja sambil mengusap kepala prince yang gelisah.
Tak pikir panjang, sang raja mulai penasaran kenapa kudanya berhenti dan merasa gelisah ketakutan, hingga memberanikan diri menelusuri jalan, masuk lebih dalam ke dalam hutan terlarang, tangannya menggenggam tali menuntun prince yang ketakutan.
"Prince, tidak apa-apa, aku disini...jangan takut" ujar sang raja mengikatnya di sebuah pohon besar.
Rasa lelah yang tercampur dengan kesedihan, helaan nafas sekedar penenang rasa bimbang, ia memutuskan beristirahat di bawah pohon apel, memetik buahnya hanya sekedar pengobat rasa lapar.
Saat buah itu di petik, seketika angin kencang menyapu semua dedaunan, mengganggu pandangan matanya, hingga ia tak bisa melihat apapun.
Angin riuh kencang seperti berbicara 'kenapa kau disini?'
Prince tak berhenti bersuara, seperti ingin mengungkapkan sesuatu yang membuatnya gelisah ketakutan.
"Tenanglah prince...ini semua akan baik-baik saja," teriak sang Raja mencoba menenangkan kudanya walau dia harus menutupi pandangannya dengan jubah.
Seketika setelah sang raja berteriak, angin pun mulai mereda. Dedaunan berjatuhan, burung burung pergi ketakutan, diiringi sorot matahari yang tenggelam menyinari mereka dibalik pepohonan.
Keheningan melanda, sang raja terdiam tak bersuara. Dia memperhatikan sekitar, memastikan keadaan aman.
Namun saat sang raja berbalik arah, diantara guguran daun kering, ia terkejut melihat telapak tangan mungil tertimbun dedaunan.
Dengan rasa penasaran dan sedikit takut, matanya terbelalak tak percaya, wajahnya pucat, badannya gemetar. Ia memberanikan diri membuka satu persatu daun yang menutupi telapak tangan itu.
"Apakah itu tangan manusia? Apakah manusia itu masih hidup?" gumam sang Raja dalam hati yang diliputi kecemasan.
Sang raja memberanikan diri untuk memeriksa apakah itu adalah seorang manusia yang masih hidup, atau itu hanya ilusi belaka.
Dia menyingkirkan dedaunan satu persatu, yang menutupi tangan mungil itu. Betapa terkejutnya dia melihat seorang gadis mungil yang cantik jelita, bergaun putih salju, rambutnya tergerai panjang.
Dia memeriksa denyut nadi tangan gadis itu, "Syukurlah ternyata masih hidup, walaupun nadinya begitu lemah."
Sang raja merasa lega, tersenyum melihat gadis itu masih bisa ia selamatkan. Tapi dia heran, mengapa gadis ini berada disebuah hutan yang jauh dari pemukiman. Kenapa dia bisa seperti ini? Tapi dia melupakan masalah itu sejenak.
Ia merasa iba, ingin menolongnya dan membawanya pergi ke istana untuk sementara, sambil mencari keberadaan orangtuanya.
Saat-saat menegangkan pun terjadi, saat sang raja mengangkat tubuh gadis itu, langit berubah gelap gulita seketika tidak ada cahaya yang menerangi mereka. Kejadian itu membuatnya sedikit gemetar ketakutan. Sang raja takut, mereka tidak bisa mencari jalan keluar dari hutan itu.
Tapi, sang raja memegang erat tangan gadis mungil dengan tidak sengaja. Langit seketika berubah yang awalnya mencekam dan menyeramkan, menjadi sepi menenangkan dengan ditemani cahaya bulan purnama menyinari wajah gadis mungil.
Dengan wajah pucat dan napas terengah-engah, dia memandang wajah gadis mungil di pelukannya yang tersenyum hangat dengan mata masih terpejam, seolah gadis itu sedang bermimpi. Senyuman itu membuatnya merasa tenang dan tentram.
Tak pikir panjang, sang raja segera menaiki kudanya, segera pergi keluar dari hutan itu.
"Aku mohon bertahanlah, aku akan menyelamatkanmu..." Ucap lembut sang raja sambil membelai rambut dengan penuh kekhawatiran.
Mereka pulang ke istana dengan cahaya bulan yang menuntun jalan mereka. Sang raja menyelimuti gadis mungil dengan jubahnya. Tangan kiri menggendong sang gadis dan tangan kanan menggenggam erat tali pengendali kuda. Raja memacu laju kuda dengan cepat.
Hussh!!
Entah mengapa kesedihan dan kebimbangan hilang begitu saja dengan kehadiran anak itu. Tetapi dibalik sesuatu yang indah pasti ada sesuatu rahasia dan halangan rintangan yang akan mereka temui suatu saat nanti.
Dibalik indahnya cahaya bulan dan tenangnya suasana hutan, sekelebat terlihat sesosok bayangan hitam bersembunyi dibalik pepohonan, rimbun dan gelap gulita. Hanya terlihat senyuman aneh di wajahnya.
Sosok itupun menghilang begitu saja, dengan diiringi angin kencang yang tidak mereka sadari. Seketika hutan itu berubah menjadi gelap, dingin, mencekam dan menyeramkan.
Entah dimana hutan itu berada, karena setelah gadis itu pergi meninggalkan hutan terlarang, tidak ada seorang pun yang bisa datang atau masuk kesana. Seperti ada pagar pembatas yang menghalangi dan membentengi hutan itu.
Bersambung...
Apa ini sebuah takdir yang mempertemukan mereka?
Tak ada yang tak mungkin...
Saat sang raja merasa lelah dan sedih, gadis itu muncul dihadapannya seperti sesuatu menuntun mereka untuk bertemu dan menjadi sebuah obat pelipur lara bagi sang raja.
Akankah gadis ini mewujudkan harapan sang raja?
Entahlah...kita kawal terus lanjutan ceritanya...
Episode selanjutnya akan lebih seru...
Ini hanya sebuah flashback...
Cerita sebenarnya baru akan dimulai...
Maaf ya jika masih ada kata atau tulisan yang salah atau terlihat kaku, ini cerita pertamaku sebelum Love Story from Road 🤭
Kritik dan saran aku siap menampung😂
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 63 Episodes
Comments
Athena
wah lain dr pd yg lain nih, biasanya cerita kerajaan, ank2nya rela mmbnuh saudaranya demi tahta, ini pewaris sah mlh pada nggak mau🤭
2026-01-07
1
Blueberry Solenne
Jangan-jangan si raja bakal ngangkat gadis ini jadi anaknya dan bakal ngewarisin kerajaannya sama dia deh
2025-12-30
1
MARDONI
INI INTRO RAJA YANG BIKIN PERCAYA SEJAK AWAL 👑✨
Nama Orlan Valestra tuh kedengerannya kayak legenda yang bakal sering disebut-sebut sepanjang cerita. Aura pemimpin idealnya kerasa: ditakuti musuh, dicintai rakyat
2026-01-01
0