Zandra New Seasons (S8)

Zandra New Seasons (S8)

Rencana Mendaki

"Gimana? Gimana? Udah lama banget kita ga hiking nih, ada rencana ga? Udah 3 bulan loh, rindu banget gue." tanya seorang perempuan cantik, tapi terlihat tomboy. Memiliki nama bertolak belakang dengan kepribadiannya, yaitu ANGGUN.

"Hayu aja gua mah, tugas skripsi juga udah beres. Tinggal nunggu jadwal sidang, lu gimana?" jawab seorang pria, yang bernama Doni

"Gue ijin dulu ma nyobes deh, kemaren gue pergi dari rumah kagak ijin. Sampe 5 hari, doi marah-marah. Padahal gue cuma ke rumah si mbah, kagak kemana-mana." jawab pria lain, yang bernama Bara

"Becanda lu mah, ya iya nya nyokap lu nyari lah. Di kira anak ilang, 5 hari kagak ada kabar. Sampe telepon gue hampir saban hari, saban jam. Sinting lu.." balas Anggun kesal, yang rumah nya berhadapan dengan Bara

"Ya gue pan pengen ngadem gitu, lagian gue anak laki. Masih aja di cariin, ga bakal ada yang minta nyulik gue." Anggun berdecak, mendengar ucapan Bara

"Ke gunung, yang ada di daerah kampung halaman lu aja Bar." celetuk Haris

"Gunung Sumbing maksud lu?" tanya Bara, Haris mengangguk

"Bukannya gunung itu juga, termasuk gunung tertinggi di Jawa Tengah pan." Bara mengangguk

"Hayu kalo gitu, nyobes bisa kasih ijin kali." balasnya

Akhirnya keempat orang itu sepakat, akan pergi ke gunung Sumbing. Setelah 3 bulan tidak mendaki, padahal biasanya sebulan sekali. Mereka akan ada agenda, untuk mendaki gunung. Sama-sama menyukai alam, jadi mereka pun berkenalan di saat mendaki gunung lain. Dan pertemanan itu, berlangsung hingga sekarang.

.

.

"Lu, besok jadi daki gunung ?" tanya salah satu teman asrama nya, seraya duduk di ranjang orang yang sedang sibuk packing.

"Jadi, kenapa? Lu mau ikut?" temannya menggelengkan kepala, malas kali rasanya

"Ga deh, takut udah nya sakit badan. Gue kan belum pernah, pasti bakalan banyak ngeluh." jawab teman sekamarnya

"Lemah lu, ntar lu ikut latihan fisik ma gue. Yang gampang aja, jalan pelan, jalan cepet, lanjut lari. Ga usah sprint juga, lari santai aja. Biar badan lu biasa, jadi kalo ntar gue ada agenda naik gunung lagi. Lu bisa ikut, lu bakal ngerasain hebatnya sensasi waktu kita udah nyampe puncak." temannya mengangguk setuju

"Boleh deh, ntar kita bikin agenda olahraga aja. Biar gue juga ga ngerem mulu di kamar, suka males kalo ga ada temen tiap mau joging." ucapnya

"OK"

.

.

Hari yang di tunggu-tunggu pun tiba, hari ini mereka akan berangkat ke Jawa Tengah. Tepatnya dimana, hanya Bara yang tau. Rencana mereka sebelum lanjut mendaki, yaitu bertandang ke rumah mbah nya Bara. Mereka akan mulai naik gunung, setelah istirahat mereka cukup.

Mereka berangkat menggunakan motor, tentunya motor masing-masing. Tiba di kediaman neneknya Bara, pagi hari pukul 08.00.

"Opo kowe podo yakin, arep munggah gunung Sumbing? / kalian serius mau mendaki gunung ke gunung sumbing?" tanya si mbah, seraya memindahkan gelas. Dari nampan ke meja, dimana ada keempat cucu dan teman-temannya di ruangan tersebut.

"Inggih mbah" jawab Bara, si mbah pun duduk di samping Bara

"Nek podo yakin, si mbah mung pesen. Ojo podo sembrono, kudu duwe totokromo, sebab moro panggonane, wong kudu jogo tingkah laku. Opo maneh gunung iku wingit. / Kalo pada yakin, si mbah cuma pesen. Jangan pada sembrono, harus punya tata krama, sebab ada penunggunya, kalian harus jaga tingkah laku. Apa lagi gunung itu kan angker.." nasihat si mbah, yang meminta cucu dan teman-temannya untuk berhati-hati dan menjaga tata krama

Ketiga teman Bara saling tatap, entah kenapa tiba-tiba muncul perasaan tak enak. Padahal mereka sudah biasa naik gunung, menerima nasihat seperti ini pun. Bukan hanya sekali atau dua kali, tetapi pesan dari neneknya Bara. Terasa berbeda, terasa menyiratkan akan sesuatu hal.

"Mbah wonten cerito sik serem mboten? Kalih gunung niku? / mbah, ada cerita seram ga? terutama di gunung ini?" tanya Bara, ketiga temannya paham bahasa Jawa. Hanya tidak bisa, saat harus berbincang.

"Jenenge wae gunung, yo mesti ono ceritone. Angger kowe podo iso jogo awakmu, nurutke aturan. Insya Allah ojo kuatir, kedadian sing ora di pengini, ora bakal teko nang awakmu. / Namanya juga gunung, ya pastinya ada cerita. Tapi kembali lagi kalian harus bisa jaga diri, nuruti aturan. Insya Allah jangan kawatir, kejadian yang ga di inginkan, ga akan terjadi pada kalian." jawab si mbah, bara dan ketiga temannya mengangguk.

"Pesen si mbah, mikul duwur mendhem jero. Kalau yang sering kalian dengar, Di Mana Bumi Dipijak, di Situ Langit Dijunjung." ucap si mbah lagi

"INGGIH MBAH" jawab keempatnya

.

.

Di jam 10 pagi, sampailah mereka di basecamp. Sesampainya di sana, Bara segera mengurus izin. Setelah selesai mengurus izin, mereka mulai mendaki sekitar pukul 11.00. Berhubung di daerah itu ada ojek sampai pos 1, mereka memilih untuk naik ojek saja biar lebih menghemat tenaga.

Bedanya ojek di sini dengan di tempat lain adalah, bila biasanya penumpang akan duduk di belakang. Namun di sini, mereka akan duduk di depan. Jadi para pengunjung, bisa merasakan sensasi yang berbeda. Apalagi bila tukang ojek itu, jalannya dengan kecepatan cepat.

Kurang lebih pukul setengah 12 siang, mereka pun tiba di pos 1. Di situ mereka berhenti sejenak, karena merasakan ketegangan yang belum pernah mereka rasakan. Tapi tak lama mereka tertawa, ketika melihat ekspresi Doni dan Haris. Yang masih terlihat ketakutan, juga gemetar pada tubuh mereka.

Setelah di rasa sudah siap mendaki, mereka mulai berjalan menuju pos 2. Dengan posisi Bara, berjalan paling depan. Di susul Haris, Anggun dan Doni paling belakang. Perjalanan menuju pos 2, masih belum ada kejanggalan apapun. Dan di sepanjang jalan, mereka cuma ngobrol dan sesekali tertawa karena candaan mereka.

Setelah cukup lama berjalan, sekitar pukul 2 siang sampailah mereka di pos 2. Di sini mereka memutuskan berhenti lebih lama, untuk masak-masak makanan ringan sambil ngopi. Sambil duduk santai, mereka membahas akan bermalam dimana. Bara mengajak teman-temannya, untuk berkemah di pos 3.

Setelah dirasa cukup istirah, mereka berkemas dan melanjutkan perjalanan menuju pos 3.

Di tengah perjalanan menuju pos 3, tepatnya di area engkol-engkolan. Sekitar 10 meter di depan, Bara yang berjalan paling depan. Melihat ada seorang perempuan, yang sedang duduk di pinggir jalur. Dia memakai celana hitam, juga kaos putih berlengan panjang. Rambutnya cukup panjang, perempuan itu sengaja menggerainya. Di samping gadis itu ada tas carrier, jadi Bara berpikir bila perempuan itu juga seorang pendaki.

Melihat itu Bara berbalik, lalu berbicara pada teman-temannya.

"Woy, di depan kayanya ada pendaki cewek" ucapnya, membuat Doni memiringkan tubuh dan melihatnya.

"Iya tuh, kayaknya sendirian." Anggun dan Haris, ikut melihat ke depan

"Samperin jangan?"

...****************...

Bismillah.... Alhamdulillah, Zandra lanjut nih ke season 8. Ga kerasa ya,meski sempet down hari ini, tapi.. it's ok.

Semoga di kisah sekarang, ga ada yang bikin ulah. Dan bisa diterima dengan baik sama kalian semuaaaaaa😘😘😘😘

Oya, kisah ini... Kisah nyata, yang aku dapetin di gulu-gulu. Dan seperti biasa, selalu aku kasih sentuhan ala aku. Terima kasih buat akang narasumber🙏

Terima kasih atas dukungan kalian semua🥰

...HAPPY READING ALL...

JANGAN LUPA BUAT JADIIN FAVORITE KALIAN YA....

Dan jangan lupa juga like, komentar, gift sama vote nya Buat penyemangat si aku gituuu😁

Terpopuler

Comments

Ela Jutek

Ela Jutek

wuhuuu netes , semoga sukses gak ada penggangu lagi ya mak

2025-12-31

10

RiriChiew🌺

RiriChiew🌺

mau nunggu besok udh penasaran , tpi pas dibaca belum apa2 udh merinding . ini gimana jadinya makk 🙈

2025-12-31

3

Erni Sasa

Erni Sasa

maaak sory baru mampir niatnya mah mw nunggu ampe bab 50,tapi ndaak bisaaaa maak ndak bisaaa godaanmu terlalu kuaat😭😭😭😘😘

2026-01-16

1

lihat semua
Episodes
1 Rencana Mendaki
2 Gunung Sumbing
3 Kejanggalan
4 Kuntilanak Sustrini
5 Kenan
6 Masalah di Kafe 1
7 Masalah Kafe 2
8 Kanaya
9 Anggun
10 Ratu Hamil
11 Seorang Petarung
12 Kondisi Jenazah Haris
13 Perpisahan
14 Rencana ke Rumah Anggun
15 Perasaan Aneh
16 Insiden
17 Lamaran
18 Melihat Masa Lalu Anggun 1
19 Melihat Masa Lalu Anggun 2
20 Masih Masa Lalu Anggun
21 Bingung, Mau Kasih judul Apa???
22 Kedatangan Friska di Rumah Anggun
23 Pertarungan
24 Masih Pertarungan dan di temukannya eyang Anggun
25 Kekonyolan di Tengah Pertarungan
26 Dahlia Mengingat Semuanya
27 Ajakan Hiking
28 Memutar balikan Fakta
29 Gunung Butak
30 Tak Terlihat
31 Masih Tersesat
32 Ikhlas Mati di Gunung
33 Di temukannya Kania dkk
34 Fakta yang Mengejutkan
35 Membongkar Kejahatan Sendiri
36 Perpisahan
37 Bara
38 Kerusuhan di Kafe
39 Akhirnyaaaaa
40 Menolong
41 Sebelum Kejadian
42 Rumah Sakit
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Hantu Anak Kecil
47 Kedatangan Anin, Yas dan Haidar
48 Begu Ganjang
49 Kembara Kembar 10 Kembali Beraksi
50 Selesai
51 Doni yang Absurd
52 Part 52
53 Perang Batin
54 Part 54
55 SAAHH
56 Part 56
57 Istana Keraton
58 Istana Keraton 2
59 BAKU HANTAM
60 Baku Hantam part 2
61 Pertemuan Penuh Emosi
62 Part 62
63 Arwah Leona
64 Terpukul
65 Leona Meluapkan Amarah
66 Permintaan Leona
67 Part 67
68 Kaif dan Gauri
69 Kaif dan Gauri 2
70 Perdebatan Gauri dan Dafi
71 Part 71
72 Kehancuran Keluarga Dafi
73 Ke Panti
74 Ke Panti 2
75 Menegangkan
76 Kedatangan AA, Dede, Cia, Ghava, Al dan Luna
77 Sosok yang Sebenarnya
78 Part 78
79 Part 79
80 Demit Cosplay
81 Masalah Panti Done
82 Amelia
83 RADEN YUDHISTIRA PUTRO SURYANEGARA
84 Oky Jelly Drink
85 Atsuki dan Dilara
86 Iyeeeessss
87 Bewara Novel Baru
88 Cerita tentang Yudi
89 Part 88
90 Ternyata....
91 Part 90
92 Part 91
93 WAR!!!
94 WAR 2
95 Part 94
96 Alasan Sebenarnya
97 Ghea Bisa Sembuh
98 Melepaskan Kutukan
99 Kedatangan Wening dan Ayu
100 Part 99
101 Part 100
102 Part 101
103 ONI
104 Part 103
105 Part 104
106 Tentang Zahira
107 Obrolan Unfaedah
108 Insiden di Kafe
109 Part 108
110 Hari Libur nya Hazley
111 Part 110
112 Part 111
113 Hazley
114 Part 113
115 Obrolan si kembar
116 Part 115
117 Ketakutan Cia
118 Rumah Kosong Dekat Rumah Tama
119 Tidak Mungkin
120 Amukan Cia
121 Part 120
122 Part 121
123 Part 122
124 Part 123
125 Akhir keluarga Kuncoro
126 Part 125
127 Part 126
128 Part 127
129 Yasmin
130 Yasmin 2
131 Yasmin 3
132 Kondisi ibunya Yasmin
133 Ganjaran untuk Ayahnya Yasmin dan si Selingkuhan
134 Part 133
135 Kasus Yasmin Selesai
136 Part 135
137 Rencana ke Kampung Halaman mbak Gem
138 Part 137
139 Part 138
140 Part 139
141 Ikan Dori, Ikan Cucut....
142 Part 141
143 Mbak Gem
144 Part 143
145 JADI NIKAH CEPET INI MAH
146 Part 145
147 Part 146
148 Part 147
149 Mode gibah Aktif
150 Part 149
151 Part 150
152 Part 151
153 Part 152
154 Part 153
155 Part 154
156 Part 155
157 Part 156
158 Part 157
159 Hukum di Dunia
160 Part 159
161 Altar dan Akmal
162 Part 161
163 WAR
164 Part 163
165 Ungkapan Terima Kasih Warga
166 Lagi-lagi
167 Part 166
168 Part 167
169 Inaya Sakit
170 Inaya Koma
171 Part 170
172 Part 171
173 Part 172
174 Part 173
175 Part 174
176 WAR!!!
177 Part 176
178 Part 177
179 Part 178
180 Part 179
181 Part 180
182 Naya ku
183 Part 182
184 Part 183
185 Part 184
186 Ghea dan Faiz
187 Part 186
188 Part 187
189 Part 188
190 Part 189
191 Part 190
192 Part 191
193 Part 192
194 Part 193
195 Part 194
196 Part 195
197 Bewara Judul Baru
Episodes

Updated 197 Episodes

1
Rencana Mendaki
2
Gunung Sumbing
3
Kejanggalan
4
Kuntilanak Sustrini
5
Kenan
6
Masalah di Kafe 1
7
Masalah Kafe 2
8
Kanaya
9
Anggun
10
Ratu Hamil
11
Seorang Petarung
12
Kondisi Jenazah Haris
13
Perpisahan
14
Rencana ke Rumah Anggun
15
Perasaan Aneh
16
Insiden
17
Lamaran
18
Melihat Masa Lalu Anggun 1
19
Melihat Masa Lalu Anggun 2
20
Masih Masa Lalu Anggun
21
Bingung, Mau Kasih judul Apa???
22
Kedatangan Friska di Rumah Anggun
23
Pertarungan
24
Masih Pertarungan dan di temukannya eyang Anggun
25
Kekonyolan di Tengah Pertarungan
26
Dahlia Mengingat Semuanya
27
Ajakan Hiking
28
Memutar balikan Fakta
29
Gunung Butak
30
Tak Terlihat
31
Masih Tersesat
32
Ikhlas Mati di Gunung
33
Di temukannya Kania dkk
34
Fakta yang Mengejutkan
35
Membongkar Kejahatan Sendiri
36
Perpisahan
37
Bara
38
Kerusuhan di Kafe
39
Akhirnyaaaaa
40
Menolong
41
Sebelum Kejadian
42
Rumah Sakit
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Hantu Anak Kecil
47
Kedatangan Anin, Yas dan Haidar
48
Begu Ganjang
49
Kembara Kembar 10 Kembali Beraksi
50
Selesai
51
Doni yang Absurd
52
Part 52
53
Perang Batin
54
Part 54
55
SAAHH
56
Part 56
57
Istana Keraton
58
Istana Keraton 2
59
BAKU HANTAM
60
Baku Hantam part 2
61
Pertemuan Penuh Emosi
62
Part 62
63
Arwah Leona
64
Terpukul
65
Leona Meluapkan Amarah
66
Permintaan Leona
67
Part 67
68
Kaif dan Gauri
69
Kaif dan Gauri 2
70
Perdebatan Gauri dan Dafi
71
Part 71
72
Kehancuran Keluarga Dafi
73
Ke Panti
74
Ke Panti 2
75
Menegangkan
76
Kedatangan AA, Dede, Cia, Ghava, Al dan Luna
77
Sosok yang Sebenarnya
78
Part 78
79
Part 79
80
Demit Cosplay
81
Masalah Panti Done
82
Amelia
83
RADEN YUDHISTIRA PUTRO SURYANEGARA
84
Oky Jelly Drink
85
Atsuki dan Dilara
86
Iyeeeessss
87
Bewara Novel Baru
88
Cerita tentang Yudi
89
Part 88
90
Ternyata....
91
Part 90
92
Part 91
93
WAR!!!
94
WAR 2
95
Part 94
96
Alasan Sebenarnya
97
Ghea Bisa Sembuh
98
Melepaskan Kutukan
99
Kedatangan Wening dan Ayu
100
Part 99
101
Part 100
102
Part 101
103
ONI
104
Part 103
105
Part 104
106
Tentang Zahira
107
Obrolan Unfaedah
108
Insiden di Kafe
109
Part 108
110
Hari Libur nya Hazley
111
Part 110
112
Part 111
113
Hazley
114
Part 113
115
Obrolan si kembar
116
Part 115
117
Ketakutan Cia
118
Rumah Kosong Dekat Rumah Tama
119
Tidak Mungkin
120
Amukan Cia
121
Part 120
122
Part 121
123
Part 122
124
Part 123
125
Akhir keluarga Kuncoro
126
Part 125
127
Part 126
128
Part 127
129
Yasmin
130
Yasmin 2
131
Yasmin 3
132
Kondisi ibunya Yasmin
133
Ganjaran untuk Ayahnya Yasmin dan si Selingkuhan
134
Part 133
135
Kasus Yasmin Selesai
136
Part 135
137
Rencana ke Kampung Halaman mbak Gem
138
Part 137
139
Part 138
140
Part 139
141
Ikan Dori, Ikan Cucut....
142
Part 141
143
Mbak Gem
144
Part 143
145
JADI NIKAH CEPET INI MAH
146
Part 145
147
Part 146
148
Part 147
149
Mode gibah Aktif
150
Part 149
151
Part 150
152
Part 151
153
Part 152
154
Part 153
155
Part 154
156
Part 155
157
Part 156
158
Part 157
159
Hukum di Dunia
160
Part 159
161
Altar dan Akmal
162
Part 161
163
WAR
164
Part 163
165
Ungkapan Terima Kasih Warga
166
Lagi-lagi
167
Part 166
168
Part 167
169
Inaya Sakit
170
Inaya Koma
171
Part 170
172
Part 171
173
Part 172
174
Part 173
175
Part 174
176
WAR!!!
177
Part 176
178
Part 177
179
Part 178
180
Part 179
181
Part 180
182
Naya ku
183
Part 182
184
Part 183
185
Part 184
186
Ghea dan Faiz
187
Part 186
188
Part 187
189
Part 188
190
Part 189
191
Part 190
192
Part 191
193
Part 192
194
Part 193
195
Part 194
196
Part 195
197
Bewara Judul Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!