Seremoni Beasiswa

Beberapa hari kemudian …

Ruangan ballroom hotel bintang lima itu bergema dengan suara percakapan yang rendah dan sopan, gemerincing piring, dan aroma kopi mahal serta bunga yang tersusun rapi di setiap meja.

Di sinilah Beasiswa Future, salah satu penghargaan pendidikan paling bergengsi, akan diberikan kepada lima murid berprestasi dari siswa yang berasal dari beberapa negara bagian.

Di antara kerumunan orang tua yang bangga, profesor yang berwibawa, dan tamu undangan lainnya, duduklah Dash Quinn.

Dash yang berusia hampir 12 tahun, dengan jas hitam yang sedikit terlalu longgar di bahunya yang ibunya belikan agar bisa dipakai agak lama oleh Dash.

Tangannya basah oleh keringat dingin. Beasiswa ini bukan sekadar uang, ini adalah tiketnya keluar dari rutinitasnya di kota kecil tempatnya dibesarkan bersama ibunya.

Dia ingin membawa pergi ibunya dari kota kecil itu agar bisa lebih menikmati hidupnya.

Dia tak ingin hanya dikenal lebih dari sekadar seorang anak yang ditinggalkan. Dia menarik napas dalam-dalam, mencoba mengingat kata-kata terima kasih yang telah dia latih berhari-hari di depan cermin kamarnya yang sempit.

“Dan penerima berikutnya, untuk kategori Sains dan Inovasi,” suara ketua yayasan, seorang wanita paruh baya dengan suara seperti bel, memecah lamunannya. “Dashiel Quinn.”

Tepuk tangan riuh menyambutnya. Graham menepuk punggungnya, ikut bangga. “Giliranmu, Boy.”

Dash bangkit, kakinya melangkah ringan. Dia tampak percaya diri.

Saat dia mencapai panggung dan berbalik untuk menghadap penonton, sorot lampu panggung menyilaukannya. Ia menyipitkan mata, lalu akhirnya memulai pidato briliannya.

Di baris paling depan, duduklah Jaxon Thorne. Dia melihat mata Dash dan kepercayaan dirinya.

Jaxon tak bisa mengalihkan pandangan matanya dari mata hijau itu. Mata yang mengingatkannya pada seseorang.

Kemudian, Jaxon menggelengkan kepalanya, berusaha menepis ingatan yang baginya menyakitkan.

Tak lama, gemuruh tepuk tangan memotong lamunan Jaxon. Dia masih melihat sorot mata Dash yang hijau dan familiar itu,meskipun dia sudah berusaha mengabaikannya.

Dan kenangan tentang Scarlett, tetap saja datang seperti badai yang menghancurkan.

Scarlett dengan tawanya yang renyah, tawa yang selalu berakhir dengan batuk kecil dan tawa bersama Jaxon.

Scarlett dengan rambutnya yang berwarna kemerahan. Scarlett yang akan membelai rambutnya dan berkata, “Kau memiliki bibir yang lezat hingga aku tak bisa tahan tak menciumnya.”

Mata hijaunya yang selalu membuat Jaxon tenggelam di dalamnya ketika mereka bercinta dengan begitu lembut bahkan liar.

Dan mata hijau itu,kini ada di wajah bocah kecil jenius di atas panggung.

*

*

Dash Quinn, baru saja turun dari podium, tangannya masih sedikit basah oleh keringat demam panggung, tapi dadanya dipenuhi oleh rasa hangat.

Dash kembali ke tempat duduknya di baris paling depan sebelah kiri, kursi yang disediakan khusus untuk para penerima beasiswa.

Jantungnya masih berdegup kencang, tetapi kini ada perasaan lega yang besar. Dari sudut matanya, dia melihat sesama penerima beasiswa lainnya, anak-anak seumurannya dengan latar belakang yang berbeda-beda, memberikan padanya senyuman.

Lalu perhatian Dash sepenuhnya tertuju ke depan lagi. Sekarang, giliran pria yang menjadi tuan rumah acara ini, Jaxon Thorne, dan Dash baru tahu bahwa dia lah pemilik yayasan yang membuat Dash bisa meraih mimpinya.

Suasana di ruangan langsung berubah. Bukan menjadi hening yang tegang, tetapi menjadi hening yang penuh hormat.

Semua mata, termasuk mata Dash yang berwarna hijau terang itu, tertuju pada satu sosok yang berdiri dengan tenang di samping podium.

Jaxon tidak langsung bicara. Ia memandang sekeliling ruangan, mengedarkan tatapannya yang tajam ke setiap wajah yang hadir.

Pandangannya singgah sejenak lebih lama pada Dash, dan untuk sesaat, Dash merasa seperti merasa diperhatikan oleh pria penting itu. ‘Mungkin karena pidato-ku brillian,’ batin Dash berharap.

Terpopuler

Comments

Pandin Beatrix

Pandin Beatrix

Jaxon tertarik dengan mata hijau Dash , semoga itu bisa membuat jalan pertemuan dan penyatuan ayah dan anak yang tidak saling mengenal

2026-03-21

2

Yuni

Yuni

wahhhh ketemu Dady nya TPI kok bsa mereka pisah yaaaa

2026-05-11

0

Ari Atik

Ari Atik

apakah dash adalah benihnya jaxxx?
ok,di tunggu lanjutannya....

2026-01-05

0

lihat semua
Episodes
1 Jaxon Thorne
2 Scarlett Quinn
3 Keputusan Scarlett
4 Kepergian Dash
5 Seremoni Beasiswa
6 Berinteraksi
7 Menuju Asrama
8 Bertemu Mommy
9 Kembali Bertemu
10 Pengganti Liburan?
11 Menuju Hidup Baru
12 Berkuda
13 Keinginan Jaxon
14 Fakta Yang Valid
15 Tiba di Oxford
16 Meminta Bantuan
17 Bertemu
18 Saling Merasa Benar
19 Masih Saja Berdebat
20 Mengurung Scarlett
21 Menjalankan Rencana
22 Terjebak Lagi
23 Tak Bisa Menghindar
24 Pulang Ke Rumah
25 Seharusnya Malam Pertama
26 Kenangan Masa Lalu
27 Ranjangnya Masih Dingin
28 Piknik Bersama
29 Tiba di Mansion Utama
30 Bertengkar Lagi
31 Melepas Ke Asrama
32 Di Mansion
33 Memandangmu
34 Mulai Menjalani Bersama
35 Pemberian
36 Kedatangan Sang Patriark
37 Kemarahan Jonathan Thorne
38 Perlindungan Jaxon
39 Menemani Scarlett
40 Di Kafe
41 Steal a Kiss
42 Mulai Dari Teman
43 Keributan
44 Dalang Keributan
45 Menghadapi Jonathan Dengan Berani
46 Kemarahan Yang Mengerikan
47 Meluapkan Kemarahan
48 Saling Maaf, Saling Cinta
49 Menyudahi Konflik
50 Percintaan Setelah 12 Tahun
51 Pasangan Dimabuk Cinta
52 Dua Tahun Kemudian
53 Kehamilan Yang Merepotkan
54 Kelahiran Kedua
55 Keluarga Bahagia
56 NEW SEASON — DASHIEL THORNE
57 (DASH-TERRA) Kedatangan Adik
58 DASH TERRA — Semangat Terra
59 DASH TERRA—Asisten Lab
60 DASH TERRA— Kedatangan Orang Tua
61 DASH TERRA—Akhirnya Pergi
62 DASH TERRA—Kejutan di Makan Malam Keluarga
63 DASH-TERRA— Dash Melihatnya
64 DASH TERRA—Berusaha Tak Peduli
65 DASH TERRA—Bantuan Dash
66 DASH TERRA—Ke Apartemen
67 DASH TERRA—Di Apartemen Bersama
68 DASH-TERRA—Kebahagiaan Terra
69 DASH TERRA—Pagi Bersama Dash
70 DASH TERRA—Menghadapi Ayah
71 DASH TERRA—Keluar Dari Rumah
72 DASH TERRA—Akhirnya Benar-benar Pergi
73 DASH TERRA—Resmi Pindah
74 DASH TERRA—Permintaan Dash
75 DASH TERRA—Bersemangat
76 DASH TERRA—Sedikit Gugup
77 DASH TERRA—Di Rumah Keluarga Thorne
78 DASH TERRA—Makan Malam Tegang
79 DASH TERRA— Dihalangi Dash
80 DASH TERRA—Menegaskan!
81 DASH TERRA—Kedatangan Will
82 DASH TERRA—Memutuskan Ke Tempat Lain
83 DASH TERRA—Keputusan Yang Dianggap Benar
84 DASH TERRA—Kedatangan Sang Ayah
85 DASH TERRA—Sama-Sama Menjauh
86 DASH TERRA—Pesta Ulang Tahun
87 DASH TERRA—Pertemanan?
88 DASH TERRA—Apakah Akan Ada Penolong?
89 DASH TERRA—Penawar Yang Diinginkan
90 DASH TERRA—Sisi Liar Dash
91 DASH TERRA—Area Panas!
92 DASH TERRA—Rahasia?
93 DASH TERRA—Setuju
94 DASH TERRA—Ke Kampus
95 DASH TERRA—Mencoba Menjalani
96 DASH TERRA—Lebih Liar
97 DASH TERRA—Hot N Wild
98 DASH TERRA—Sebulan Berlalu
99 DASH TERRA—Penyesalan Emilio
100 DASH TERRA—Perdamaian
101 DASH TERRA—Karena Terlalu Cinta
102 DASH TERRA—Tak Bisa Meninggalkan
103 DASH TERRA—Rencana Will
104 DASH TERRA—Bersama Orang Tua
105 DASH TERRA—Ke Rumah Sakit
106 DASH TERRA—Penyerahan Tanggung Jawab Perusahaan
107 DASH TERRA—Merenggang
108 DASH TERRA—Bertengkar
109 DASH TERRA—Will Kembali Muncul
110 DASH TERRA—Bertemu Lagi
111 DASH TERRA—Kehidupan Lain
112 DASH TERRA—Keputusan Terra
113 DASH TERRA—Memberitahu Keluarga
114 DASH TERRA—Keputusan Bulat
115 DASH TERRA—Menikmati Kehamilan
116 DASH TERRA—Liburan Becca
117 DASH TERRA—Fakta Terungkap
118 DASH TERRA—Sulitnya Menemui Terra
119 DASH TERRA—Tak Bisa Menunggu Lagi
120 DASH TERRA—Mencoba Bicara
121 DASH TERRA—Penyesalan Dash
122 DASH TERRA—Tak Semudah Itu
123 DASH TERRA—Memaksa Tinggal
124 DASH TERRA—Tetap Tak Pergi Meski Diusir
125 DASH TERRA—Ujian Kesabaran
126 DASH TERRA—Kenapa Dia Tak Membalas?
127 DASH TERRA—Keras Bagai Batu
128 DASH TERRA—Berharap Akan Membaik
129 DASH TERRA—Kemana Dia?
130 DASH TERRA—Langkah Cepat
131 DASH TERRA—Meminta Restu
132 DASH TERRA—Datang
133 DASH TERRA—Pantang Menyerah
134 DASH TERRA—Masih Keras
135 DASH TERRA—Tak Patah Arang
136 DASH TERRA—Jebakan
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Jaxon Thorne
2
Scarlett Quinn
3
Keputusan Scarlett
4
Kepergian Dash
5
Seremoni Beasiswa
6
Berinteraksi
7
Menuju Asrama
8
Bertemu Mommy
9
Kembali Bertemu
10
Pengganti Liburan?
11
Menuju Hidup Baru
12
Berkuda
13
Keinginan Jaxon
14
Fakta Yang Valid
15
Tiba di Oxford
16
Meminta Bantuan
17
Bertemu
18
Saling Merasa Benar
19
Masih Saja Berdebat
20
Mengurung Scarlett
21
Menjalankan Rencana
22
Terjebak Lagi
23
Tak Bisa Menghindar
24
Pulang Ke Rumah
25
Seharusnya Malam Pertama
26
Kenangan Masa Lalu
27
Ranjangnya Masih Dingin
28
Piknik Bersama
29
Tiba di Mansion Utama
30
Bertengkar Lagi
31
Melepas Ke Asrama
32
Di Mansion
33
Memandangmu
34
Mulai Menjalani Bersama
35
Pemberian
36
Kedatangan Sang Patriark
37
Kemarahan Jonathan Thorne
38
Perlindungan Jaxon
39
Menemani Scarlett
40
Di Kafe
41
Steal a Kiss
42
Mulai Dari Teman
43
Keributan
44
Dalang Keributan
45
Menghadapi Jonathan Dengan Berani
46
Kemarahan Yang Mengerikan
47
Meluapkan Kemarahan
48
Saling Maaf, Saling Cinta
49
Menyudahi Konflik
50
Percintaan Setelah 12 Tahun
51
Pasangan Dimabuk Cinta
52
Dua Tahun Kemudian
53
Kehamilan Yang Merepotkan
54
Kelahiran Kedua
55
Keluarga Bahagia
56
NEW SEASON — DASHIEL THORNE
57
(DASH-TERRA) Kedatangan Adik
58
DASH TERRA — Semangat Terra
59
DASH TERRA—Asisten Lab
60
DASH TERRA— Kedatangan Orang Tua
61
DASH TERRA—Akhirnya Pergi
62
DASH TERRA—Kejutan di Makan Malam Keluarga
63
DASH-TERRA— Dash Melihatnya
64
DASH TERRA—Berusaha Tak Peduli
65
DASH TERRA—Bantuan Dash
66
DASH TERRA—Ke Apartemen
67
DASH TERRA—Di Apartemen Bersama
68
DASH-TERRA—Kebahagiaan Terra
69
DASH TERRA—Pagi Bersama Dash
70
DASH TERRA—Menghadapi Ayah
71
DASH TERRA—Keluar Dari Rumah
72
DASH TERRA—Akhirnya Benar-benar Pergi
73
DASH TERRA—Resmi Pindah
74
DASH TERRA—Permintaan Dash
75
DASH TERRA—Bersemangat
76
DASH TERRA—Sedikit Gugup
77
DASH TERRA—Di Rumah Keluarga Thorne
78
DASH TERRA—Makan Malam Tegang
79
DASH TERRA— Dihalangi Dash
80
DASH TERRA—Menegaskan!
81
DASH TERRA—Kedatangan Will
82
DASH TERRA—Memutuskan Ke Tempat Lain
83
DASH TERRA—Keputusan Yang Dianggap Benar
84
DASH TERRA—Kedatangan Sang Ayah
85
DASH TERRA—Sama-Sama Menjauh
86
DASH TERRA—Pesta Ulang Tahun
87
DASH TERRA—Pertemanan?
88
DASH TERRA—Apakah Akan Ada Penolong?
89
DASH TERRA—Penawar Yang Diinginkan
90
DASH TERRA—Sisi Liar Dash
91
DASH TERRA—Area Panas!
92
DASH TERRA—Rahasia?
93
DASH TERRA—Setuju
94
DASH TERRA—Ke Kampus
95
DASH TERRA—Mencoba Menjalani
96
DASH TERRA—Lebih Liar
97
DASH TERRA—Hot N Wild
98
DASH TERRA—Sebulan Berlalu
99
DASH TERRA—Penyesalan Emilio
100
DASH TERRA—Perdamaian
101
DASH TERRA—Karena Terlalu Cinta
102
DASH TERRA—Tak Bisa Meninggalkan
103
DASH TERRA—Rencana Will
104
DASH TERRA—Bersama Orang Tua
105
DASH TERRA—Ke Rumah Sakit
106
DASH TERRA—Penyerahan Tanggung Jawab Perusahaan
107
DASH TERRA—Merenggang
108
DASH TERRA—Bertengkar
109
DASH TERRA—Will Kembali Muncul
110
DASH TERRA—Bertemu Lagi
111
DASH TERRA—Kehidupan Lain
112
DASH TERRA—Keputusan Terra
113
DASH TERRA—Memberitahu Keluarga
114
DASH TERRA—Keputusan Bulat
115
DASH TERRA—Menikmati Kehamilan
116
DASH TERRA—Liburan Becca
117
DASH TERRA—Fakta Terungkap
118
DASH TERRA—Sulitnya Menemui Terra
119
DASH TERRA—Tak Bisa Menunggu Lagi
120
DASH TERRA—Mencoba Bicara
121
DASH TERRA—Penyesalan Dash
122
DASH TERRA—Tak Semudah Itu
123
DASH TERRA—Memaksa Tinggal
124
DASH TERRA—Tetap Tak Pergi Meski Diusir
125
DASH TERRA—Ujian Kesabaran
126
DASH TERRA—Kenapa Dia Tak Membalas?
127
DASH TERRA—Keras Bagai Batu
128
DASH TERRA—Berharap Akan Membaik
129
DASH TERRA—Kemana Dia?
130
DASH TERRA—Langkah Cepat
131
DASH TERRA—Meminta Restu
132
DASH TERRA—Datang
133
DASH TERRA—Pantang Menyerah
134
DASH TERRA—Masih Keras
135
DASH TERRA—Tak Patah Arang
136
DASH TERRA—Jebakan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!