BAB 2. Mau Muntah

“Alexa, setelah Nicholas bangun nanti, saat itu juga kalian akan menikah secara sah. Kau tak perlu cemas soal masa depanmu. Aku menjamin hidupmu akan bergelimang kemewahan,” bujuk Evelyn dengan mata berkilat penuh keyakinan.

Alexa terdiam cukup lama.

Tapi bagaimana kalau dia meninggal sebelum kami sempat menikah? Aku bisa rugi besar!

Namun Alexa segera menggeleng pelan dan mengusir pikiran buruk itu. 

Jangan menyerah dulu, Alexa. Siapa tahu Tuan Nicholas masih punya umur panjang. Lagipula... 

Ia melirik wajah tampan Nicholas yang tenang seperti pangeran dalam dongeng tidur. 

Kalau aku menjadi istrinya, aku punya kuasa untuk membalas semua perlakuan kejam Kattie dan Jessy. Aku akan membuat mereka berlutut di kakiku.

Senyum tipis hampir terukir di bibir Alexa. Dipikir-pikir, tawaran ini bukan sekadar bertahan hidup tapi sebuah peluang emas.

“Alexa? Bagaimana? Kamu mau?” Evelyn lantas mengguncang pelan tangan Alexa yang sempat melamun.

“Baiklah, Nyonya. Saya setuju,” jawab Alexa mantap.

Mendengar itu, Evelyn mengembuskan napas panjang. Beban berat yang menghimpit pundaknya selama ini seolah terangkat seketika.

“Tapi... bagaimana caranya saya bisa hamil, Nyonya? Cucu Anda bahkan tidak bisa membuka mata,” tanya Alexa dengan dahi berkerut dalam.

Evelyn tak menjawab dengan kata-kata. Ia merogoh laci nakas dan mengeluarkan selembar kertas yang sudah sering dibaca. 

“Ini surat yang ditulis Nicholas... tepat sebelum malam kecelakaan balap liar itu terjadi," ucap Evelyn dengan suara serak menahan kesedihan.

Alexa menerima kertas itu dengan rasa penasaran. Ia menelusuri tiap baris kalimat yang tertulis dengan rapi dan indah. Namun semakin ia membaca, semakin lebar matanya membelalak.

Di dalam surat itu, Nicholas menuliskan wasiat gila, ia telah menyimpan spermanya di bank sperma rumah sakit terbaik. Ia meminta Evelyn mencari wanita yang layak untuk mengandung darah dagingnya sebagai ahli waris kekayaan Robertho, seolah ia sudah tahu bahwa maut tengah mengintainya malam itu.

Ternyata dia sama gilanya dengan saudara-saudara tirinya.

Batin Alexa tak percaya. Ini bukan sekadar ide Nenek Evelyn, ini adalah rencana Nicholas sendiri.

Alexa mengalihkan pandangannya dari surat itu ke arah Evelyn yang tampak sangat rapuh. Ada rasa iba yang menyelinap di hatinya. "Kasihan Nyonya Evelyn, beliau pasti sangat kelelahan menghadapi kegilaan cucu-cucunya," gumam Alexa lirih.

Semoga aku nggak ikutan gila nanti.

____

Beberapa minggu kemudian, prosedur yang telah direncanakan pun dimulai. Alexa dibawa ke sebuah klinik yang dijaga sangat ketat. Di sana, ia menjalani serangkaian pemeriksaan sebelum embrio tertanam ke rahimnya.

Saat Alexa sedang berada di ruang pemulihan untuk persiapan akhir, Nenek Evelyn duduk di ruang kerja dokter spesialis. Di hadapannya, Dokter menaruh dua tabung kecil dengan label khusus yang diambil dari penyimpanan beku.

"Nyonya Evelyn, ada sesuatu yang mengejutkan dari catatan penyimpanan Tuan Nicholas," ujar Dokter dengan nada serius.

"Ternyata, Tuan Nicholas tak hanya menyimpan satu, melainkan dua sampel sperma yang berbeda waktu pengambilannya. Dua-duanya memiliki kualitas yang sangat unggul."

Evelyn tertegun, matanya yang mulai kabur menatap kedua tabung itu dengan penuh gairah. "Dua?"

"Benar. Biasanya, kita hanya akan menanamkan satu embrio terbaik untuk meminimalisir risiko. Namun, mengingat kondisi Tuan Nicholas yang masih koma dan keinginan Anda untuk memastikan adanya sang pewaris..." ucap Dokter menjeda kalimatnya sejenak, menatap Evelyn dengan tajam. 

"Apakah Anda ingin saya menanamkan keduanya sekaligus ke rahim Gadis itu? Peluang untuk hamil akan jauh lebih besar, meski ada risiko kehamilan kembar."

Evelyn terdiam. Pikirannya melayang pada wajah Kattie dan Jessy yang rakus, lalu pada Nicholas yang masih terbaring kaku. Jika ia menanamkan keduanya, ia tidak hanya memberikan satu pewaris, tapi sebuah benteng pertahanan bagi kekayaan Robertho.

"Lakukan," jawab Evelyn tanpa ragu. Suaranya dingin dan tegas.

"Apakah kita perlu memberitahu Nona Alexa soal ini? Dia hanya tahu bahwa ini adalah prosedur standar satu janin," tanya Dokter memastikan.

Evelyn menyandarkan punggungnya di kursi roda, senyum tipis yang penuh rahasia muncul di wajahnya.

"Tak perlu. Biarkan dia tahu saat waktunya tiba. Yang terpenting sekarang adalah bibit-bibit cucuku tumbuh dengan kuat."

Tanpa sepengetahuan Alexa, di dalam ruang operasi yang steril, rahimnya kini menjadi tempat bagi rencana rahasia Evelyn. 

Satu bulan berlalu, Alexa menatap cermin di kamar mandinya. Ia menyadari sesuatu yang aneh.

“Baru sebulan, kenapa perutku sudah membuncit? Dan rasanya sangat berat,” bisik Alexa pada dirinya sendiri sambil mengelus perutnya.

“Apa janinnya sudah tumbuh dengan baik?”

Alexa segera keluar untuk memberitahu hal itu pada Evelyn. Tapi begitu hendak ke kamar, ia tak sengaja berpapasan dengan Kattie.

“Hai, kutu jelek, mau kemana buru-buru begitu?” Tanya Kattie tak lupa dengan hinaannya.

“Padahal dia yang kutuan, malah aku yang dipanggil kutu!” gerutu Alexa dalam hati. Saat Alexa hendak menjawab, tiba-tiba perasaannya tidak enak. Alexa spontan menutup mulutnya, membuat Kattie kesal mengira mulutnya bau.

“Kau ini… lama-lama semakin menyebalkan…” Kattie ingin menarik rambut Alexa, tapi Alexa dengan cepat menepisnya dan…

Hueekkk…

Kattie terperanjat hebat melihat Alexa bergegas pergi ke arah dapur.

Apa segitu baunya mulutku sampai rasanya mau muntah?

___

___

Jangan lupa like dan subscribe, terima kasih~

Terpopuler

Comments

Febyola

Febyola

menarik untuk dibaca lanjutan ceritanya . 👍

2026-05-23

0

Febyola

Febyola

menarik untuk dibaca lanjutan ceritanya .

2026-05-23

0

Rusmini Mini

Rusmini Mini

iya mulut dan tingkahmu bau banget Kattie 😄😄😄😄

2026-04-09

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. Tawaran Gila
2 BAB 2. Mau Muntah
3 BAB 3. ABORSI?
4 BAB 4. Jual Mahal
5 BAB 5. Suami Idaman
6 BAB 6. Kepergian Evelyn
7 BAB 7. Akhirnya Sadar
8 BAB 8. Cari Siapa?
9 BAB 9. Kelahiran si Kembar
10 BAB 10. LEXAQUINA + Visual
11 BAB 11. Daddy?
12 BAB 12. Istri Khayalan
13 BAB 13. Tempat Daddy
14 BAB 14. Anak Nicholas
15 BAB 15. Anakku??
16 BAB 16. Daddy Konslet
17 BAB 17. Gosong
18 BAB 18. Siapa Takut??
19 BAB 19. Jahat Sekali
20 BAB 20. Nenek?
21 BAB 21. Sudah Gila
22 BAB 22. Jengkel
23 BAB 23. Jadi Sumala
24 BAB 24. Tolooongg...
25 BAB 25. Pura-Pura
26 BAB 26. Wewek-Wewek
27 BAB 27. Tanggung Jawab!
28 BAB 28. Jangan Coba-Coba!
29 BAB 29. Berdaraah
30 BAB 30. Balas Dendam
31 BAB 31. Mulai Aneh
32 BAB 32. Semua Pingsan
33 BAB 33. Tidak Suka
34 BAB 34. Bertemu Lizzy
35 BAB 35. Belita Hottt!
36 BAB 36. Tidak Sudi
37 BAB 37. Misi Penculikan
38 BAB 38. Nenek Gayung
39 BAB 39. Misi Berhasil
40 BAB 40. PANIK
41 BAB 41. Drama Anggina
42 BAB 42. Pernah Diculik
43 BAB 43. Ancaman Nicholas
44 BAB 44. Mokondo
45 BAB 45. Jangan Marah
46 BAB 46. Tunggu! Berhenti!
47 BAB 47. Pelgi Ke Mana?
48 BAB 48. Tungguin Mama!
49 BAB 49. Jangan Mendekat!!
50 BAB 50. Hilang
51 BAB 51. Jadi Rebutan
52 BAB 52. Jangan Banyak Gerak
53 BAB 53. Kantor Polisi
54 BAB 54. Kantor Polisi 2
55 BAB 55. Kynara Kingsley
56 BAB 56. Kingsley Vs Nicholas
57 BAB 57. Masih Hidup
58 BAB 58. Aaahhh Daddy!
59 BAB 59. Hentikan!
60 BAB 60. Kebenaran
61 BAB 61. Ini Foto Aku
62 BAB 62. Melawan
63 BAB 63. Kebesalan
64 BAB 64. Menangis
65 BAB 65. Takut Kehilangan
66 BAB 66. Putriku....
67 BAB 67. Berkumpul
68 BAB 68. Jadi Kau Orangnya?
69 BAB 69. Menikahi Kynara
70 BAB 70. Ikatan Darah
71 BAB 71. Sangat Marah
72 BAB 72. Demi Adik Iparku
73 BAB 73. Cali Isteli Balu
74 BAB 74. Cucu Nenek Gayung
75 BAB 75. Selamat Dari Maut
76 BAB 76. Rencana Jessy
77 BAB 77. Ditangkap Polisi
78 BAB 78. Keluar Sekarang
79 BAB 79. Jangan Main-Main!
80 BAB 80. Kesempatan Terakhir
81 BAB 81. Tak Ada Harapan?
82 BAB 82. Ada Yang Aneh
83 BAB 83. Cecilia Ketinggalan
84 BAB 84. Menangis
85 BAB 85. Bau Matahari
86 BAB 86. Minggat
87 BAB 87. Kecurigaan Nicholas
88 BAB 88. Pelabuhan Terakhir
89 BAB 89. Dijual Di Pasal Malam
90 BAB 90. Tidak Puas
91 BAB 91. Sudah Ternodai
92 BAB 92. Banyak Bakterinya
93 BAB 93. Disunat Massal
94 BAB 94. Memabukkan
95 BAB 95. Dalam Bahaya
96 BAB 96. Dalam Bahaya (2)
97 BAB 97. MELEDAK
98 BAB 98. Mommy! Daddy!
99 BAB 99. Belitaaaaa Panassss!
100 BAB 100. Tamat
101 101. Boncap 1
102 102. Boncap 2
103 103. Boncap 3
104 104. Boncap 4
105 105. Boncap 5
106 106. Boncap 6
107 107. Boncap 7
108 108. Boncap 8
109 109. Boncap 9
110 110. Boncap Terakhir
111 Cerita Baru
112 Info Novel Baru
Episodes

Updated 112 Episodes

1
BAB 1. Tawaran Gila
2
BAB 2. Mau Muntah
3
BAB 3. ABORSI?
4
BAB 4. Jual Mahal
5
BAB 5. Suami Idaman
6
BAB 6. Kepergian Evelyn
7
BAB 7. Akhirnya Sadar
8
BAB 8. Cari Siapa?
9
BAB 9. Kelahiran si Kembar
10
BAB 10. LEXAQUINA + Visual
11
BAB 11. Daddy?
12
BAB 12. Istri Khayalan
13
BAB 13. Tempat Daddy
14
BAB 14. Anak Nicholas
15
BAB 15. Anakku??
16
BAB 16. Daddy Konslet
17
BAB 17. Gosong
18
BAB 18. Siapa Takut??
19
BAB 19. Jahat Sekali
20
BAB 20. Nenek?
21
BAB 21. Sudah Gila
22
BAB 22. Jengkel
23
BAB 23. Jadi Sumala
24
BAB 24. Tolooongg...
25
BAB 25. Pura-Pura
26
BAB 26. Wewek-Wewek
27
BAB 27. Tanggung Jawab!
28
BAB 28. Jangan Coba-Coba!
29
BAB 29. Berdaraah
30
BAB 30. Balas Dendam
31
BAB 31. Mulai Aneh
32
BAB 32. Semua Pingsan
33
BAB 33. Tidak Suka
34
BAB 34. Bertemu Lizzy
35
BAB 35. Belita Hottt!
36
BAB 36. Tidak Sudi
37
BAB 37. Misi Penculikan
38
BAB 38. Nenek Gayung
39
BAB 39. Misi Berhasil
40
BAB 40. PANIK
41
BAB 41. Drama Anggina
42
BAB 42. Pernah Diculik
43
BAB 43. Ancaman Nicholas
44
BAB 44. Mokondo
45
BAB 45. Jangan Marah
46
BAB 46. Tunggu! Berhenti!
47
BAB 47. Pelgi Ke Mana?
48
BAB 48. Tungguin Mama!
49
BAB 49. Jangan Mendekat!!
50
BAB 50. Hilang
51
BAB 51. Jadi Rebutan
52
BAB 52. Jangan Banyak Gerak
53
BAB 53. Kantor Polisi
54
BAB 54. Kantor Polisi 2
55
BAB 55. Kynara Kingsley
56
BAB 56. Kingsley Vs Nicholas
57
BAB 57. Masih Hidup
58
BAB 58. Aaahhh Daddy!
59
BAB 59. Hentikan!
60
BAB 60. Kebenaran
61
BAB 61. Ini Foto Aku
62
BAB 62. Melawan
63
BAB 63. Kebesalan
64
BAB 64. Menangis
65
BAB 65. Takut Kehilangan
66
BAB 66. Putriku....
67
BAB 67. Berkumpul
68
BAB 68. Jadi Kau Orangnya?
69
BAB 69. Menikahi Kynara
70
BAB 70. Ikatan Darah
71
BAB 71. Sangat Marah
72
BAB 72. Demi Adik Iparku
73
BAB 73. Cali Isteli Balu
74
BAB 74. Cucu Nenek Gayung
75
BAB 75. Selamat Dari Maut
76
BAB 76. Rencana Jessy
77
BAB 77. Ditangkap Polisi
78
BAB 78. Keluar Sekarang
79
BAB 79. Jangan Main-Main!
80
BAB 80. Kesempatan Terakhir
81
BAB 81. Tak Ada Harapan?
82
BAB 82. Ada Yang Aneh
83
BAB 83. Cecilia Ketinggalan
84
BAB 84. Menangis
85
BAB 85. Bau Matahari
86
BAB 86. Minggat
87
BAB 87. Kecurigaan Nicholas
88
BAB 88. Pelabuhan Terakhir
89
BAB 89. Dijual Di Pasal Malam
90
BAB 90. Tidak Puas
91
BAB 91. Sudah Ternodai
92
BAB 92. Banyak Bakterinya
93
BAB 93. Disunat Massal
94
BAB 94. Memabukkan
95
BAB 95. Dalam Bahaya
96
BAB 96. Dalam Bahaya (2)
97
BAB 97. MELEDAK
98
BAB 98. Mommy! Daddy!
99
BAB 99. Belitaaaaa Panassss!
100
BAB 100. Tamat
101
101. Boncap 1
102
102. Boncap 2
103
103. Boncap 3
104
104. Boncap 4
105
105. Boncap 5
106
106. Boncap 6
107
107. Boncap 7
108
108. Boncap 8
109
109. Boncap 9
110
110. Boncap Terakhir
111
Cerita Baru
112
Info Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!