BAB 4. Jual Mahal

Waktu merambat pelan, namun bagi Alexa, setiap detiknya terasa seperti beban yang kian menghimpit. Meski kini ia mendapatkan perlindungan ekstra, kecemasan tetap berakar di hatinya. Bayangan tentang bagaimana reaksi orang tua Nicholas terus menghantuinya.

“Alexa, melamun terus? Awas, kesambet lho!” seru Mona sambil menepuk bahu Alexa.

Pagi itu, mereka baru saja kembali dari pasar. Keranjang belanjaan mereka penuh dengan bahan makanan segar. Hari ini bukan hari biasa karena Tuan Robertho dan Nyonya Anggina baru saja mendarat di tanah air setelah perjalanan panjang mencari dokter terbaik untuk kesembuhan Nicholas.

“Aku takut, Mon,” bisik Alexa lirih. Ia meremas tali keranjang belanjaannya hingga jemarinya memucat.

"Gimana kalau mereka tahu aku hamil? Mereka pasti murka.”

Mona menghela napas, mencoba memberikan senyum penyemangat. “Nyonya Evelyn ada di pihakmu, Al. Percaya sama beliau. Nyonya nggak akan membiarkan sesuatu yang buruk terjadi padamu atau bayi itu.”

“Tapi mereka itu orang tuanya Nicholas, Mon. Kalau mereka nggak terima, aku bisa saja dibuang… atau lebih buruk lagi,” suara Alexa bergetar.

Ia menghentikan langkah tepat di depan sebuah kedai es krim, tangan kiri Alexa mengusap perutnya yang kini mulai terlihat membuncit.

“Kalau suasananya sudah nggak aman, lebih baik kamu kabur saja sebelum terlambat,” saran Mona tiba-tiba.

Alexa terlonjak kaget. “Kabur? Ke mana?”

“Ya, ke luar negeri mungkin? Cari suasana baru,” jawab Mona santai.

Alexa menghela napas kasar, nyaris putus asa. “Pakai uang apa, Mon? Ke luar negeri itu butuh biaya besar. Aku nggak punya tabungan sebanyak itu.”

Mona mengerutkan kening. “Lho, gaji kamu kan lebih besar dariku. Selama ini kamu simpan di mana?”

“Semuanya sudah kukirim ke panti asuhan, tempat aku dibesarkan dulu,” jawab Alexa pelan.

Mona terdiam. Ia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala, antara gemas dan salut.

Gadis ini benar-benar keterlaluan baiknya..., batin Mona. Alexa selalu mendahulukan orang lain daripada keselamatannya sendiri.

“Ya sudah, daripada stres, mampir makan es krim dulu yuk? Aku yang traktir!” ajak Mona sambil menarik tangan Alexa. Seketika, binar bahagia muncul di mata Alexa. Di mata Mona, sahabatnya ini terkadang masih terlihat seperti anak kecil yang butuh dilindungi.

Sementara itu, di dalam kemegahan mansion Robertho, suasana terasa jauh lebih dingin. Kattie sedang asyik memainkan ponsel keluaran terbarunya saat Jessy menghampirinya dengan wajah penuh selidik.

“Gimana? Rencana sogokanmu berhasil nggak?” tanya Jessy sinis.

“Gagal total!” gerutu Kattie ketus.

“Padahal aku sudah tawarkan lima ratus juta. Dasar pelayan sombong, dia malah jual mahal seolah uang segitu nggak ada artinya.”

Jessy melipat tangan di dada, matanya menyipit licik.

“Kalau cara halus nggak mempan, gimana kalau kita racuni saja? Biar bayi itu hilang selamanya.”

Mata Kattie membelalak. “Gila kamu, Jessy! Itu namanya pembunuhan. Kita bisa membusuk di penjara!”

“Ssttt! Jangan teriak-teriak!” bisik Jessy panik sambil melirik ke arah kamar Evelyn. “Nanti nenek peyot itu dengar.”

Kattie mendengus. “Pokoknya aku nggak mau ikut-ikutan kalau soal itu. Itu urusanmu.”

Belum sempat mereka melanjutkan perdebatan, pintu utama mansion terbuka lebar. Sosok pria berwibawa berusia 55 tahun dan wanita anggun berusia 48 tahun melangkah masuk. Mereka adalah sang pemilik kekuasaan: Robertho Rich dan Anggina.

“Mama! Papa!” seru Kattie dan Jessy bersamaan, langsung berlari menyambut dan memeluk mereka.

“Bagaimana kabar nenek kalian? Semuanya baik-baik saja, kan?” tanya Anggina sambil mengedarkan pandangan mencari ibu mertuanya.

“Semua aman, Pa, Ma. Tapi ada sesuatu yang harus Papa tahu soal—”

Kalimat Kattie terputus saat Evelyn muncul dari arah kamarnya. Suasana mendadak hening dan kaku.

“Kalian sudah pulang?” tanya Evelyn dingin.

“Sudah, Bu. Kami sudah membawa tim dokter terbaik untuk Nicholas. Mereka sudah di rumah sakit sekarang,” ujar Robertho dengan takzim mencium tangan ibunya, diikuti oleh Anggina.

Anggina mengerutkan kening. “Di mana perawat Ibu? Kok tidak kelihatan?”

“Lagi keluar belanja sama Mona. Sini, duduk dulu. Ada hal penting yang harus Ibu sampaikan,” perintah Evelyn dengan nada yang tidak bisa dibantah.

Kattie dan Jessy saling lirik. Jantung mereka berdegup kencang. Jangan sampai Papa setuju, doa mereka dalam hati.

“Apa?! Alexa hamil anak Nicholas? Itu tidak mungkin, Bu! Nicholas sudah koma dua tahun!” Robertho berseru kaget, wajahnya memerah karena syok.

Evelyn tanpa kata menyodorkan secarik surat wasiat Nicholas yang selama ini ia simpan. Robertho dan Anggina membacanya dengan tangan gemetar.

“Kalau ini keinginan Nicholas, kenapa harus pelayan itu? Ibu bisa mencari gadis lain dari keluarga terpandang!” protes Robertho.

“Benar, Bu. Alexa itu gadis panti asuhan, asal-usulnya tidak jelas,” tambah Anggina penuh keberatan.

Evelyn memukul pinggir kursi rodanya.

Tok!

“Ibu sudah memutuskan. Alexa akan tetap di sini dan bayi itu adalah pewaris Nicholas. Tidak ada protes lagi! Sekarang, bubar ke kamar masing-masing!”

Keluarga itu terdiam. Robertho hanya bisa memijat pelipisnya, merasa tak berdaya melawan titah sang ibu. Kattie dan Jessy pun hanya bisa melongo kesal, mereka tak menyangka perlawanan orang tua mereka akan sependek itu.

Pukul 20.32 malam.

Meja makan panjang itu dipenuhi hidangan mewah, namun suasananya sedingin es. Semua anggota keluarga sudah duduk di tempatnya. Tak lama kemudian, Mona muncul mengantarkan Alexa.

Malam ini, Alexa tampak berbeda. Ia mengenakan gaun hamil yang anggun, rambutnya tertata rapi, membuatnya terlihat cantik sekaligus rapuh.

“Alexa, duduk di sini, di sebelah saya,” panggil Evelyn lembut.

Langkah Alexa terasa berat. Ia bisa merasakan aura kebencian yang menyengat dari arah Kattie, Jessy, bahkan orang tua Nicholas. Ia merasa seperti terdakwa di tengah ruang sidang.

Tenang, Alexa. Demi bayi ini, kamu harus kuat. Ada Nenek Evelyn di sampingmu, batinnya menguatkan diri.

Di tengah keheningan yang mencekam itu, suara Evelyn kembali memecah suasana. “Alexa, besok temani saya ke rumah sakit. Saya ingin melihat perkembangan Nicholas, dan kamu harus Ikut.”

Alexa menelan ludah dengan susah payah, lalu mengangguk kecil. “Baik… Nek.”

Malam itu, makanan semewah apa pun terasa hambar di lidah Alexa.

___

___

Jangan lupa like, komen, vote dan subscribe, terima kasi~

Terpopuler

Comments

Vita Vita

Vita Vita

ALEXA CEWEK O ON GOBLOK KRJ KNP GK PEGANG UANG.PAYAH SMG NENEK BS MELINDUNGI.YA KAN AUTHOR LEBIH TAUH.OK SMNGAT NGTIK DI FB DI TGGU THX 👍

2026-05-18

0

Omah Tien

Omah Tien

cw terbodoh ko bs g pegang uang lelet kg bodoh lg plg bnc cerita ky gn lihat dl deh

2026-03-29

0

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

kalau Evelyn ngk ada gimana nasip. Alexa🤭

2026-03-15

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. Tawaran Gila
2 BAB 2. Mau Muntah
3 BAB 3. ABORSI?
4 BAB 4. Jual Mahal
5 BAB 5. Suami Idaman
6 BAB 6. Kepergian Evelyn
7 BAB 7. Akhirnya Sadar
8 BAB 8. Cari Siapa?
9 BAB 9. Kelahiran si Kembar
10 BAB 10. LEXAQUINA + Visual
11 BAB 11. Daddy?
12 BAB 12. Istri Khayalan
13 BAB 13. Tempat Daddy
14 BAB 14. Anak Nicholas
15 BAB 15. Anakku??
16 BAB 16. Daddy Konslet
17 BAB 17. Gosong
18 BAB 18. Siapa Takut??
19 BAB 19. Jahat Sekali
20 BAB 20. Nenek?
21 BAB 21. Sudah Gila
22 BAB 22. Jengkel
23 BAB 23. Jadi Sumala
24 BAB 24. Tolooongg...
25 BAB 25. Pura-Pura
26 BAB 26. Wewek-Wewek
27 BAB 27. Tanggung Jawab!
28 BAB 28. Jangan Coba-Coba!
29 BAB 29. Berdaraah
30 BAB 30. Balas Dendam
31 BAB 31. Mulai Aneh
32 BAB 32. Semua Pingsan
33 BAB 33. Tidak Suka
34 BAB 34. Bertemu Lizzy
35 BAB 35. Belita Hottt!
36 BAB 36. Tidak Sudi
37 BAB 37. Misi Penculikan
38 BAB 38. Nenek Gayung
39 BAB 39. Misi Berhasil
40 BAB 40. PANIK
41 BAB 41. Drama Anggina
42 BAB 42. Pernah Diculik
43 BAB 43. Ancaman Nicholas
44 BAB 44. Mokondo
45 BAB 45. Jangan Marah
46 BAB 46. Tunggu! Berhenti!
47 BAB 47. Pelgi Ke Mana?
48 BAB 48. Tungguin Mama!
49 BAB 49. Jangan Mendekat!!
50 BAB 50. Hilang
51 BAB 51. Jadi Rebutan
52 BAB 52. Jangan Banyak Gerak
53 BAB 53. Kantor Polisi
54 BAB 54. Kantor Polisi 2
55 BAB 55. Kynara Kingsley
56 BAB 56. Kingsley Vs Nicholas
57 BAB 57. Masih Hidup
58 BAB 58. Aaahhh Daddy!
59 BAB 59. Hentikan!
60 BAB 60. Kebenaran
61 BAB 61. Ini Foto Aku
62 BAB 62. Melawan
63 BAB 63. Kebesalan
64 BAB 64. Menangis
65 BAB 65. Takut Kehilangan
66 BAB 66. Putriku....
67 BAB 67. Berkumpul
68 BAB 68. Jadi Kau Orangnya?
69 BAB 69. Menikahi Kynara
70 BAB 70. Ikatan Darah
71 BAB 71. Sangat Marah
72 BAB 72. Demi Adik Iparku
73 BAB 73. Cali Isteli Balu
74 BAB 74. Cucu Nenek Gayung
75 BAB 75. Selamat Dari Maut
76 BAB 76. Rencana Jessy
77 BAB 77. Ditangkap Polisi
78 BAB 78. Keluar Sekarang
79 BAB 79. Jangan Main-Main!
80 BAB 80. Kesempatan Terakhir
81 BAB 81. Tak Ada Harapan?
82 BAB 82. Ada Yang Aneh
83 BAB 83. Cecilia Ketinggalan
84 BAB 84. Menangis
85 BAB 85. Bau Matahari
86 BAB 86. Minggat
87 BAB 87. Kecurigaan Nicholas
88 BAB 88. Pelabuhan Terakhir
89 BAB 89. Dijual Di Pasal Malam
90 BAB 90. Tidak Puas
91 BAB 91. Sudah Ternodai
92 BAB 92. Banyak Bakterinya
93 BAB 93. Disunat Massal
94 BAB 94. Memabukkan
95 BAB 95. Dalam Bahaya
96 BAB 96. Dalam Bahaya (2)
97 BAB 97. MELEDAK
98 BAB 98. Mommy! Daddy!
99 BAB 99. Belitaaaaa Panassss!
100 BAB 100. Tamat
101 101. Boncap 1
102 102. Boncap 2
103 103. Boncap 3
104 104. Boncap 4
105 105. Boncap 5
106 106. Boncap 6
107 107. Boncap 7
108 108. Boncap 8
109 109. Boncap 9
110 110. Boncap Terakhir
111 Cerita Baru
112 Info Novel Baru
Episodes

Updated 112 Episodes

1
BAB 1. Tawaran Gila
2
BAB 2. Mau Muntah
3
BAB 3. ABORSI?
4
BAB 4. Jual Mahal
5
BAB 5. Suami Idaman
6
BAB 6. Kepergian Evelyn
7
BAB 7. Akhirnya Sadar
8
BAB 8. Cari Siapa?
9
BAB 9. Kelahiran si Kembar
10
BAB 10. LEXAQUINA + Visual
11
BAB 11. Daddy?
12
BAB 12. Istri Khayalan
13
BAB 13. Tempat Daddy
14
BAB 14. Anak Nicholas
15
BAB 15. Anakku??
16
BAB 16. Daddy Konslet
17
BAB 17. Gosong
18
BAB 18. Siapa Takut??
19
BAB 19. Jahat Sekali
20
BAB 20. Nenek?
21
BAB 21. Sudah Gila
22
BAB 22. Jengkel
23
BAB 23. Jadi Sumala
24
BAB 24. Tolooongg...
25
BAB 25. Pura-Pura
26
BAB 26. Wewek-Wewek
27
BAB 27. Tanggung Jawab!
28
BAB 28. Jangan Coba-Coba!
29
BAB 29. Berdaraah
30
BAB 30. Balas Dendam
31
BAB 31. Mulai Aneh
32
BAB 32. Semua Pingsan
33
BAB 33. Tidak Suka
34
BAB 34. Bertemu Lizzy
35
BAB 35. Belita Hottt!
36
BAB 36. Tidak Sudi
37
BAB 37. Misi Penculikan
38
BAB 38. Nenek Gayung
39
BAB 39. Misi Berhasil
40
BAB 40. PANIK
41
BAB 41. Drama Anggina
42
BAB 42. Pernah Diculik
43
BAB 43. Ancaman Nicholas
44
BAB 44. Mokondo
45
BAB 45. Jangan Marah
46
BAB 46. Tunggu! Berhenti!
47
BAB 47. Pelgi Ke Mana?
48
BAB 48. Tungguin Mama!
49
BAB 49. Jangan Mendekat!!
50
BAB 50. Hilang
51
BAB 51. Jadi Rebutan
52
BAB 52. Jangan Banyak Gerak
53
BAB 53. Kantor Polisi
54
BAB 54. Kantor Polisi 2
55
BAB 55. Kynara Kingsley
56
BAB 56. Kingsley Vs Nicholas
57
BAB 57. Masih Hidup
58
BAB 58. Aaahhh Daddy!
59
BAB 59. Hentikan!
60
BAB 60. Kebenaran
61
BAB 61. Ini Foto Aku
62
BAB 62. Melawan
63
BAB 63. Kebesalan
64
BAB 64. Menangis
65
BAB 65. Takut Kehilangan
66
BAB 66. Putriku....
67
BAB 67. Berkumpul
68
BAB 68. Jadi Kau Orangnya?
69
BAB 69. Menikahi Kynara
70
BAB 70. Ikatan Darah
71
BAB 71. Sangat Marah
72
BAB 72. Demi Adik Iparku
73
BAB 73. Cali Isteli Balu
74
BAB 74. Cucu Nenek Gayung
75
BAB 75. Selamat Dari Maut
76
BAB 76. Rencana Jessy
77
BAB 77. Ditangkap Polisi
78
BAB 78. Keluar Sekarang
79
BAB 79. Jangan Main-Main!
80
BAB 80. Kesempatan Terakhir
81
BAB 81. Tak Ada Harapan?
82
BAB 82. Ada Yang Aneh
83
BAB 83. Cecilia Ketinggalan
84
BAB 84. Menangis
85
BAB 85. Bau Matahari
86
BAB 86. Minggat
87
BAB 87. Kecurigaan Nicholas
88
BAB 88. Pelabuhan Terakhir
89
BAB 89. Dijual Di Pasal Malam
90
BAB 90. Tidak Puas
91
BAB 91. Sudah Ternodai
92
BAB 92. Banyak Bakterinya
93
BAB 93. Disunat Massal
94
BAB 94. Memabukkan
95
BAB 95. Dalam Bahaya
96
BAB 96. Dalam Bahaya (2)
97
BAB 97. MELEDAK
98
BAB 98. Mommy! Daddy!
99
BAB 99. Belitaaaaa Panassss!
100
BAB 100. Tamat
101
101. Boncap 1
102
102. Boncap 2
103
103. Boncap 3
104
104. Boncap 4
105
105. Boncap 5
106
106. Boncap 6
107
107. Boncap 7
108
108. Boncap 8
109
109. Boncap 9
110
110. Boncap Terakhir
111
Cerita Baru
112
Info Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!