"Tapi tetap saja Zeno adalah ayahnya dan kamu malah menggantikan posisinya dengan pria lain secara paksa. Memang dasar wanita mur4han yang gampang berpaling," timpal Bunga yang membuat Nara menatapnya dengan pandangan membunuh.
"Jaga mulutmu ya! Aku tidak pernah merebut suami orang, berbeda denganmu! Merebut milik orang lain, se-muraah itukah harga dirimu?" desis Nara dingin.
Bunga tampak tersinggung, ia merangkul lengan Zeno lebih erat seolah ingin memamerkan kemenangannya. "Kamu menyebutku muraahan, tapi faktanya Zeno lebih memilihku. Terlihat jelas kan siapa yang lebih berharga di matanya," ucap Bunga telak.
Nara terdiam. Namun, tidak ada raut sedih atau sakit hati yang terbaca. Ia justru menarik napas panjang dan menghembuskannya perlahan. Tangannya tetap menggenggam tangan Raya dengan kuat. Sebelum ia pergi, matanya kembali menatap tajam ke arah Zeno.
"Sebenarnya aku tidak mau mengatakan ini tapi ... lebih baik kamu lakukan tes DNA pada anak yang kamu anggap sebagai putrimu itu, Zeno. Bisa saja wanita ular ini menipumu, kan? Secara, dia punya selingkuhan saat dia sedang tidur bersamamu dulu. Aku hanya memperingatimu saja sebagai MANTAN yang tahu sedikit bvsuknya dia," ucap Nara dengan senyum sinis yang mem4tikan.
"Ayo Raya, Sayang. Ayah sudah menunggu kita di rumah," ajak Nara membawa putrinya naik ke mobil, meninggalkan Zeno yang mematung dengan wajah pucat, sementara Bunga tampak cemas luar biasa.
"Nara hanya ingin kita bertengkar, Zeno! Mila itu putrimu! Percayalah padaku!" seru Bunga sembari memegangi lengan Zeno. Namun, Zeno seolah merasa terbakar oleh perkataan Nara.
"Bagaimana mungkin?" batin Zeno. Ia menatap Mila, lalu menatap Bunga. "Kamu berani melakukan tes DNA?" pertanyaan Zeno membuat pegangan tangan Bunga melemah seketika. "Kenapa kamu setakut itu? Atau jangan-jangan ... Mila memang bukan putriku?"
Degh!
.
.
.
.
Beberapa hari kemudian, keadaan rumah tangga Nara dan Xavier tampak semakin cair. Sore itu, Xavier melangkah cepat menghampiri Nara yang…
Papa Tiri Anti Bakteri
Apa Salah Saling Mencintai?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments
awesome moment
zeno n mmg zero otak sm akhlaknya. 1x 1x dia mmg hrs ditohok dgn logika polos yg tajam dri raya. zeno n hrs dibuat tersiksa dgn kemanjaan dan sayang raya ke papa anti bakterinya. biar makim curiga sm bunga. mila udh pasti bukan anak zeno. buat zeno nyungsep tanpa bisa bangin lagi saat tau bhw hnya raya darah dagingnya tp...sdh tak tergapai. krn hati dan cinta raya hnya utk papa anti bakterinya
2026-02-04
4
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Aku jadi ingat si jule dia klarifikasi si d suka kdrt, tapi gk ada yg percaya sedangkan s d foto sama cewek lain pada dimaklumi. apakah karena s d selera netijen indo. opah²🤢🤣🤣
2026-02-04
4
Irma Juniarti
tuh dengar siapa tau anak yg kau anggap itu bukan anakmu zeno,.
2026-02-04
3