Malam semakin larut, menyisakan keheningan yang mencekam di lorong-lorong kediaman Lergan. Setelah cukup lama bergulat dengan ego dan rasa cemburunya di dalam mobil, Xavier akhirnya memutuskan untuk kembali ke kamar. Ia tidak bisa benar-benar membiarkan Nara sendirian, terlebih dalam kondisi hamil kembar yang rentan.
Langkah kakinya sangat pelan saat memasuki kamar yang remang-remang itu. Di sana, di atas ranjang besar mereka, Nara terlihat sudah tertidur. Namun, pemandangan itu justru menvsuk hati Xavier. Sang istri tidur meringkuk sambil memeluk bantal erat-erat, seolah-olah ia sedang mencari sosok yang hilang untuk memberinya rasa aman.
Xavier mendekat secara perlahan, ia berdiri mematung di sisi ranjang, memperhatikan fitur wajah Nara yang tertidur dalam kegelisahan. Sesekali bahu wanita itu masih sesenggukan kecil, sisa-sisa tangis hebat yang menguras energinya. Meskipun matanya terpejam dan napasnya mulai teratur, Xavier bisa melihat kelopak mata Nara yang bengkak dan memerah.
"Maafkan aku," bisiknya sangat pelan, hampir tak terdengar.
Xavier kemudian meraih remote AC, menaikkan suhunya sedikit agar tidak terlalu dingin bagi istrinya. Matanya lalu beralih menatap meja nakas di samping tempat tidur. Biasanya, di sana selalu ada gelas kosong sisa susu hamil yang diminum Nara sebelum tidur. Namun malam ini, meja itu bersih.
Kening Xavier mengerut dalam. Rasa khawatir langsung mendominasi. Ia memutuskan untuk keluar kamar sejenak dan secara kebetulan berpapasan dengan pelayan senior di depan dapur.
"Bi, sebentar. Saya mau tanya, istri saya tadi minum susu tidak ya sebelum tidur?" tanya Xavier dengan nada rendah namun penuh penekanan.
Wanita paruh baya itu tampak sedikit terkejut. "Eh, tidak Tuan. Tadi sudah Bibi tawarkan beberapa kali, tapi Nyonya katanya tidak mau. Beliau bilang sedang mengantuk sekali."
Xavier mengangguk pelan, raut wajahnya semakin masygul. "Baiklah, terima kasih, Bi."
Ia kembali masuk ke dalam kamar. Karena perdebatan panas tadi, Nara sampai m…
Papa Tiri Anti Bakteri
Kembali Berbaikan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Hebat nih Vier, Walaupun sedang kecewa tetap perhatian. Dan merendahkan egonya, Wanita kadang enak. bisa meluapkan isi hati lewat tangisan, Sedangkan pria? makanya jadi wanita juga harus bisa jaga sikap terutama dlm berbicara, tapi balik lagi tergantung prilaku orangnya.
2026-02-14
31
awesome moment
copyan sarden bnr2 n. gengsot setinggi himalaya tp carenya jg g kaleng2. kek sarden dlu saat marah sm raisa. ttp care. nara, jgn diulang. vier sdh ingatkan lho. mood bumil mmg rada2. 😄😄😄vier, jgn lwt.kan tawaran penuh cinta tu. bonus malam2👍👍👍
2026-02-15
1
sleepyhead
wakakakak.... itu mah kedeman Papa 😅
2026-02-14
6