Chef Do

Chef Do

Ep 1 : Penghancur Nama Baik

(*Fiksi, karya author Chani*)

Akhir September tahun 2025, di kota Seoul, Korea Selatan.

Waktu terus berlangsung tanpa henti, begitu pula kesibukan orang banyak yang berlalu-lalang di pusat kota.

Namun, bagi seorang wanita bernama Kim Eun Chae, waktu serasa berhenti dan terus membuatnya kecewa.

"Hwanja-bun, silahkan membuka mata. Pemeriksaan untuk hari ini sudah selesai."

Kalimat seorang perawat rumah sakit berhasil menyadarkan Eun Chae bahwa dirinya masih hidup. Walau menyebalkan, kepalanya harus diperiksa dengan peralatan canggih berulang kali sebelum mendapatkan pernyataan resmi dokter.

"Terima kasih," desahnya, lalu bangkit berdiri dan melangkah pergi.

Hari ini pun Eun Chae berjalan-jalan melewati koridor rumah sakit. Di sana-sini nampak pasien dengan keluhan masing-masing. Namun, masih ada pasien yang tertawa bersama kerabat mereka. Sayangnya, pemandangan itulah yang paling menyulitkan hati Eun Chae.

Suara wanita itu tidak terdengar walau ingin berbicara. Rasanya, beban seluruh dunia hanya tertumpuk dalam benaknya.

"Ah, mau gila rasanya!" sentaknya tiba-tiba, hingga mengagetkan yang lain.

Saat Eun Chae tiba di depan pintu kamar inap, suara pesan masuk HP dalam saku celana seragam rumah sakit yang dikenakannya menghentikan langkahnya.

Ternyata, itu adalah pesan jawaban dari lamaran pekerjaan Eun Chae yang terkini.

Pengirim : Manager Umum SS Corp. Kwak Tae Hee.

Dengan penuh penyesalan, kami nyatakan bahwa kandidat Kim Eun Chae, usia 30 tahun, yang melamar pada tanggal... tidak lulus wawancara tahap pertama.

Sekali lagi, sengatan mental itu dirasakan oleh Eun Chae. Wajahnya yang putih mulus mulai memerah dan air matanya menetes singkat, lalu wanita itu berusaha menguatkan dirinya untuk tidak menangis.

"Tidak apa.. Pasti ada jalan lain. Tidak perlu menangisi hal sepele seperti ini," gumamnya seorang diri.

Keesokan harinya, Eun Chae mendapatkan persetujuan dokter untuk pulang ke rumah. Seperti rutinitas, Eun Chae berkemas dengan cekatan sebelum mampir ke sebuah kedai makanan.

"Laparnya.. Hari ini aku akan sedikit memanjakan diriku," ucapnya.

Tanpa berpikir panjang, Eun Chae duduk seorang diri dan memesan menu favoritnya.

"Satu Bulgogi Bibimbap, satu Tteokbokki, dan satu botol soju."

"Baik, mohon ditunggu sebentar," jawab ibu pemilik kedai yang bekerja seorang diri.

Dalam jarak waktu singkat, seorang pria bertubuh tinggi yang baru saja duduk di meja sebelah Eun Chae mengangkat tangan kanannya.

"Halo. Saya juga ingin memesan makanan," kata pria itu.

"Baik, apa pesanan Anda?" tanya ibu kedai.

"Apa saja, yang penting enak. Satu porsi menu andalan kedai ini dan sebotol soju, ajumeonim."

Bagi Eun Chae yang jarang memperhatikan orang lain, ucapan pria asing itu sedikit aneh.

Menu andalan apaan? Bukannya semua orang di sini hanya memesan bibimbap? benak Eun Chae.

Nama kedai itu saja berisi kata Bibimbap. Namun, Eun Chae terlalu lelah untuk berpikir.

Pria itu duduk senyaman mungkin di mejanya, sedangkan Eun Chae menunggu pesanan dengan antusias.

Tak lama kemudian, makanan dan minuman Eun Chae disajikan terlebih dahulu. Lalu, ibu kedai menyajikan pesanan sang pria asing.

Keduanya menyantap hidangan masing-masing. Yang satu bibimbap dengan irisan daging sapi, dan yang satunya bibim-guksu spesial berisikan lebih banyak bahan segar sejenis sayuran dan abalone.

Eun Chae sempat melirik seketika mencium aroma masakan yang dinikmati oleh pria tersebut.

Kelihatannya enak. Aku belum pernah mencoba menu spesial. Aroma saus ini sedikit berbeda dari yang biasa kumakan; benak Eun Chae.

Ibu kedai nampak puas melihat para pelanggannya yang makan dengan lahap, termasuk Eun Chae yang tidak sadar diperhatikan olehnya.

"Terlalu asin. Ini tidak enak."

Kalimat singkat yang diucapkan dengan suara tegas oleh pria tadi langsung mengubah suasana menjadi tegang. Beberapa orang mulai berbisik, sementara ibu kedai nampak terkejut.

"Apa maksud Anda?" tanya ibu kedai, masih kebingungan.

"Seperti yang saya katakan, mi ini tidak enak. Tingkat kematangannya salah, teksturnya sungguh mengecewakan. Sausnya juga asin. Tidak bisa saya habiskan," tambah pria itu, ucapannya selancar air.

Wajah ibu kedai memanas dengan amarah. Namun, sebelum wanita paruh baya itu berkata-kata, sang pria muda beranjak dan meletakkan sejumlah uang di meja kasir.

"Aigoo...," desah Eun Chae tercengang.

Saking kesalnya, ibu kedai membuka pintu dan berteriak ke arah pemuda yang telah berjalan sejauh beberapa meter menuju tempat parkir mobilnya.

"Terserah kau saja, pemuda kurang ajar! Jangan pernah kembali lagi ke kedai ini!"

Dikatai sedemikian, pemuda itu santai saja dan hanya merespon dengan isyarat jari tangan 'OK.'

Pemuda itu melajukan mobilnya diikuti umpatan ibu kedai yang hampir melemparkan sesuatu, jika tidak dicegat oleh beberapa pelanggan setianya.

Beberapa saat setelah suasana kembali tenang, Eun Chae beranjak ke meja kasir.

"Ajumeoni. Abaikan saja pria seperti itu, dia tidak tahu bersyukur. Makanan enak adalah berkah," bujuk Eun Chae sambil membayar.

"Aigoo.. Kamu benar, agassi. Aku lega masih ada orang sepertimu," balas ibu kedai senang.

"Pria kaya seperti itu memang bermulut pedas. Sebenarnya, dia tidak tahu apa-apa soal makanan," jelas Eun Chae.

Ibu kedai hanya tertawa kecil dan tidak membesar-besarkan masalah itu lagi. Eun Chae bahkan berjanji sebagai pelanggan setia yang akan datang lagi.

Walau nampaknya masalah itu telah terlupakan, beberapa orang yang berkunjung di kedai ternyata mampu mengenali sosok pria yang bersikap kurang bersahabat itu.

"Bukankah dia Chef Do? Lihat, ini salah satu videonya di youtube," kata seseorang kepada yang lain.

"Wah.. Ini benar-benar gila. Dia memang Chef Do yang terkenal itu! Berarti penilaiannya pasti akurat, bukan?" pekik temannya.

Desas-desus terus beredar, terutama melalui media sosial. Inilah salah satu tren di negara maju seperti Korea Selatan yang dapat menciptakan topik panas, hingga mengubah nasib seseorang secara daring.

Baru sebulan berlalu, kedai itu tutup dengan segel tulisan yang cukup besar untuk dibaca dari jarak satu meter.

"Bagaimana hal ini bisa terjadi? Padahal aku bolak-balik ke sini. Pindah ke pedalaman? Tidak mungkin!" jerit Eun Chae marah, masih mengingat jelas setiap kejadian setelah hari itu.

Ibu kedai telah mengalami kesulitan berbisnis di saat-saat terakhir, karena banyak pelanggan harian dan musiman beralih ke tempat lain.

Kini, perasaan Eun Chae sangat kacau karena baru saja kehilangan kedai langganan lamanya. Dalam hatinya, wanita itu bersumpah untuk menemukan pria sombong yang sebenarnya tampan itu, lalu memarahinya hingga jera.

"Apa gunanya punya wajah tampan dan kaya raya jika etikanya seburuk itu? Aku pasti akan menemukan dan membalas perbuatanmu-- Chef Do!" geram Eun Chae, sementara jemarinya terus mencari informasi akurat mengenai pria yang kini menjadi target pentingnya.

- Bersambung -

Terpopuler

Comments

차니 Chani🇰🇷

차니 Chani🇰🇷

*Bibimbap : nasi campur ala Korea.
*Bibim-guksu : mie campur ala Korea.
*Abalone : sejenis siput atau kerang (molusca) yang dimasak secara khusus, harganya cukup mahal dibandingkan kerang biasa.

2026-02-07

66

Rosdianah 🌷

Rosdianah 🌷

Halo kak, Aku Mampir 👋
Tetap semangat ya kak 💪🏻

2026-05-23

1

Zed Analytical Number Nine

Zed Analytical Number Nine

sabar ya, nanti pasti ada lagi

2026-07-28

1

lihat semua
Episodes
1 Ep 1 : Penghancur Nama Baik
2 Ep 2 : Selebritas Media Sosial
3 Ep 3 : Para Master Kuliner
4 Ep 4 : Babak Penyisihan
5 Ep 5 : Tolong Aku, Siapapun Itu!
6 Ep 6 : Mi Kacang Pinus
7 Ep 7 : Mari Memasak!
8 Ep 8 : Rasa dalam Hati
9 Ep 9 : Nasi yang Lezat
10 Ep 10 : Menggapai Mimpi
11 Ep 11 : Hal Penting yang Terlupakan
12 Ep 12 : Sup Kentang Chef Selebritas
13 Ep 13 : Hantaman Lawan
14 Ep 14 : Terbukanya Rahasia di antara Kita
15 Ep 15 : Susah dan Senang Bersamamu
16 Ep 16 : Hukum Sebab & Akibat
17 Ep 17 : Permainan Cinta & Nasib
18 Ep 18 : Mengenal Lawan
19 Ep 19 : Identitas
20 Ep 20 : Are You Ready?
21 Ep 21 : Ssam-Jang
22 Ep 22 : Pertemuan Terencana
23 Ep 23 : Sikap Misteriusnya
24 Ep 24 : Konflik & Kebenaran
25 Ep 25 : Suara dalam Keheningan
26 Ep 26 : Kucing dan Onigiri
27 Pengumuman Terkini + Visual Tokoh
28 Ep 27 : Semi-Final
29 Ep 28 : Ssam & Ma-Bap Daging Sapi
30 Ep 29 : Konflik Sebelum Keputusan Juri
31 Ep 30 : Musuh dalam Kegelapan
32 Ep 31 : Titik Balik
33 Ep 32 : Pendekatan Setelah Pacaran
34 Ep 33 : Hidangan Spesial
35 Ep 34 : Kenangan
36 Ep 35 : Kesempatan dalam Kesempitan
37 Ep 36 : Koneksi & Kerja Sama
38 Ep 37 : Ingin Makan Nasi Kari
39 Ep 38 : Misi yang Serentak
40 Ep 39 : Nostalgia
41 Ep 40 : Harapan
42 Ep 41 : Hasil yang Mendebarkan
43 Ep 42 : Permainan Ular Tangga
44 Ep 43 : Reputasi
45 Ep 44 : Tuntutan VS Keinginan
46 Ep 45 : Mengatasi Rintangan
47 Ep 46 : Mau Tidak Mau
48 Ep 47 : Perancang Menu Unggul
49 Ep 48 : Hasrat & Komitmen
50 Ep 49 : Seollal
51 Ep 50 : Persaingan Baru
52 Ep 51 : Kau & Aku
53 Ep 52 : New Normal
54 Ep 53 : Beban atau Kewajiban
55 Ep 54 : Pengalaman Baru
56 Ep 55 : Rencana & Pelampiasan
57 Ep 56 : Undangan dari Chef Idaman
58 Ep 57 : Tampil untuk Pertama Kalinya
59 Ep 58 : Kejadian di Luar Rencana
60 Ep 59 : Gadis dalam Pencarian
61 Ep 60 : Hubungan Pria & Wanita
62 Ep 61 : Misteri
63 Ep 62 : Penyelidik
64 Ep 63 : Keputusan & Target
65 Ep 64 : Kebenaran Terkuak
66 Ep 65 : Rahasia yang Terpendam
67 Ep 66 : Rumah
68 Ep 67 : Peran yang Signifikan
69 Ep 68 : Warisan
70 Ep 69 : Pilihan Terbaik
71 Ep 70 : Kim Eun Chae
72 Ep 71 : Komunikasi
73 Ep 72 : Prasangka
74 Ep 73 : Seorang Kapitalis Sejati
75 Ep 74 : Jalan Menuju Masa Depan
76 Ep 75 : Memulai dari Dasar
77 Ep 76 : Kerinduan dan Trauma
78 Ep 77 : Kronologi
79 Ep 78 : Aliansi
80 Ep 79 : Manfaat & Bahaya Uang
81 Ep 80 : Kepercayaan & Awal Pengetahuan
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Ep 1 : Penghancur Nama Baik
2
Ep 2 : Selebritas Media Sosial
3
Ep 3 : Para Master Kuliner
4
Ep 4 : Babak Penyisihan
5
Ep 5 : Tolong Aku, Siapapun Itu!
6
Ep 6 : Mi Kacang Pinus
7
Ep 7 : Mari Memasak!
8
Ep 8 : Rasa dalam Hati
9
Ep 9 : Nasi yang Lezat
10
Ep 10 : Menggapai Mimpi
11
Ep 11 : Hal Penting yang Terlupakan
12
Ep 12 : Sup Kentang Chef Selebritas
13
Ep 13 : Hantaman Lawan
14
Ep 14 : Terbukanya Rahasia di antara Kita
15
Ep 15 : Susah dan Senang Bersamamu
16
Ep 16 : Hukum Sebab & Akibat
17
Ep 17 : Permainan Cinta & Nasib
18
Ep 18 : Mengenal Lawan
19
Ep 19 : Identitas
20
Ep 20 : Are You Ready?
21
Ep 21 : Ssam-Jang
22
Ep 22 : Pertemuan Terencana
23
Ep 23 : Sikap Misteriusnya
24
Ep 24 : Konflik & Kebenaran
25
Ep 25 : Suara dalam Keheningan
26
Ep 26 : Kucing dan Onigiri
27
Pengumuman Terkini + Visual Tokoh
28
Ep 27 : Semi-Final
29
Ep 28 : Ssam & Ma-Bap Daging Sapi
30
Ep 29 : Konflik Sebelum Keputusan Juri
31
Ep 30 : Musuh dalam Kegelapan
32
Ep 31 : Titik Balik
33
Ep 32 : Pendekatan Setelah Pacaran
34
Ep 33 : Hidangan Spesial
35
Ep 34 : Kenangan
36
Ep 35 : Kesempatan dalam Kesempitan
37
Ep 36 : Koneksi & Kerja Sama
38
Ep 37 : Ingin Makan Nasi Kari
39
Ep 38 : Misi yang Serentak
40
Ep 39 : Nostalgia
41
Ep 40 : Harapan
42
Ep 41 : Hasil yang Mendebarkan
43
Ep 42 : Permainan Ular Tangga
44
Ep 43 : Reputasi
45
Ep 44 : Tuntutan VS Keinginan
46
Ep 45 : Mengatasi Rintangan
47
Ep 46 : Mau Tidak Mau
48
Ep 47 : Perancang Menu Unggul
49
Ep 48 : Hasrat & Komitmen
50
Ep 49 : Seollal
51
Ep 50 : Persaingan Baru
52
Ep 51 : Kau & Aku
53
Ep 52 : New Normal
54
Ep 53 : Beban atau Kewajiban
55
Ep 54 : Pengalaman Baru
56
Ep 55 : Rencana & Pelampiasan
57
Ep 56 : Undangan dari Chef Idaman
58
Ep 57 : Tampil untuk Pertama Kalinya
59
Ep 58 : Kejadian di Luar Rencana
60
Ep 59 : Gadis dalam Pencarian
61
Ep 60 : Hubungan Pria & Wanita
62
Ep 61 : Misteri
63
Ep 62 : Penyelidik
64
Ep 63 : Keputusan & Target
65
Ep 64 : Kebenaran Terkuak
66
Ep 65 : Rahasia yang Terpendam
67
Ep 66 : Rumah
68
Ep 67 : Peran yang Signifikan
69
Ep 68 : Warisan
70
Ep 69 : Pilihan Terbaik
71
Ep 70 : Kim Eun Chae
72
Ep 71 : Komunikasi
73
Ep 72 : Prasangka
74
Ep 73 : Seorang Kapitalis Sejati
75
Ep 74 : Jalan Menuju Masa Depan
76
Ep 75 : Memulai dari Dasar
77
Ep 76 : Kerinduan dan Trauma
78
Ep 77 : Kronologi
79
Ep 78 : Aliansi
80
Ep 79 : Manfaat & Bahaya Uang
81
Ep 80 : Kepercayaan & Awal Pengetahuan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!