2. Berharap Jodoh

Bab 2

 

 

“Kita berangkat ya,” ujar pak supir.

“Berangkat!” teriak Rama mirip ucapan tokoh tukang ojek yang ada di drama komedi TV.  Ditambah dengan celetuk Beni serta Sapri. Semakin menambah ramai suasana, padahal hanya ada enam orang tim. Namun, kegaduhan seolah ada sepuluh orang.

Oka, Asoka Harsa. Menarik nafasnya saat mobil perlahan melaju. Masih terdengar perdebatan di belakangnya, ia sempat menoleh lagi saat namanya disebut oleh Rama yang memohon maaf karena teman-teman lakn4tnya tidak bisa silent. Justru malah mulut dia yang sejak tadi tidak berhenti bicara.

Namanya tidak terpilih di list yang akan berangkat untuk mutasi ke pusat kesehatan di daerah. Yang dia tahu ada tiga titik lokasi dan yang terdekat adalah tujuannya sekarang. Desa Singajaya berada di salah satu kabupaten di Jawa barat. Perjalanan mereka kurang lebih lima jam, itu pun kalau tidak banyak berhenti dan ada kendala.

Jika yang lain berharap namanya tidak tercantum dalam list tim yang akan berangkat, berbeda dengan Asoka. Satu minggu sebelum keberangkatan dia membujuk salah satu tim untuk digantikan olehnya setelah memastikan Lisa ikut berangkat. Ya, Lisa. Gadis yang sudah dua tahun ini ia bidik dan kagumi dalam diam.

“Rama, ih.” Suara itu, terasa merdu seolah alarm dirinya. Lisa baru saja memekik karena Rama yang jahil.

Ingin sekali ia langsung beranjak ke belakang dan menarik Lisa agar duduk dengannya. Tenang adek sayang, ada abang di sini.

“Dokter Oka, bisa suntik mati si Rama nggak,” pinta Yuli agak berteriak.

Oka hanya tersenyum lalu menggeleng pelan.

“Percuma disuntik mati juga, bakalan hidup lagi dia. Ya Ram, ya,” ucap Beni.

“Iya kali gue jenglot.”

“Ram, ampun ih. Capek gue dari tadi ketawa mulu,” ungkap Lisa sambil cemberut. Menduga ia akan menyesal dengan perjalanan ini lalu meratapi diri dipojokan. Nyatanya seolah lupa dengan alasannya pergi, menghindar dari keluarganya yang toxic.

“Lah, yang suruh lo ketawa siapa? Bagus lo ketawa, dari pada nangis. Kalau diem-dieman, sepi Lis. Nanti lo mab0k, terus munt4h. Sini pindah duduk sama AA Rama, dijamin nggak boncos. Cuma rahang sama perut agak kram aja.”

Lisa berdecak lalu meraih ranselnya.

“Aku pindah.”

“Eh, Sa. Jangan di sebelah pak supir, nanti dia nggak konsen. Apalagi minta pangku.”

“Dasar somplak.” Lisa meninggalkan kursinya berharap bisa lepas dari kegaduhan dan canda yang trio semprul lakukan. Namun, sepertinya sia-sia, karena masih berada di dalam mobil yang sama.

“Iya, Rama memang mirip semp4k,” ejek Beni. “Tampaknya Lisa sering memandang wajah Rama ya. Hati-hati, jatuh cinta. Bisa bahaya.”

“Kalian ya, gue bius juga lo,” seru Yuli lalu memakai podsnya agar tidak terganggu dengan ocehan Rama dan Beni.

“Dok, saya duduk sini ya.” Lisa rupanya memilih kursi tunggal sejajar dengan Asoka.

Oka pun menoleh. “Iya, silahkan.” Lisa sudah duduk dengan nyaman dengan pandangan ke luar jendela berada di bawah tatapannya. Selalu begitu, menatap dan curi pandang dalam diam.

Lantai tiga di mana bangsal khusus anak dan balita tempat Lisa bertugas. Asoka semangat ketika ada pasien UGD yang harus ditransfer ke bangsal tersebut. Kalau kebetulan ia akan bertemu dengan Lisa, karena pasien lantai tiga biasanya diambil sendiri oleh perawat yang bertugas.

Bukan pengecut karena tidak berani mengutarakan perasaannya, mereka tidak sedekat itu dan yang Oka tahu ada pria lain yang sedang dekat bahkan mungkin sudah menjadi kekasihnya. Tidak berharap lebih, tapi Oka akan memanfaatkan kegiatan untuk lebih dekat dengan gadis itu. Lisa Kanaya.

***

“Sa, Lisa. Mau turun nggak?”

Lisa menggeliat pelan sambil mengerjap. Menyadari mobil sudah berhenti lalu menoleh ke belakang. Trio semprul sudah tidak ada, Yuli baru beranjak dari kursinya.

“Sorry, saya bangunin. Takutnya kamu perlu ke toilet. Ini sudah dua jam perjalanan.”

“Oh, iya dok. Makasih.” Lisa membuka ransel mengeluarkan clutch lalu beranjak dari kursinya. Diikuti oleh Asoka.

Tanpa gadis itu tahu, Oka berjalan di belakangnya sambil mengu-lum senyum. Berada dalam jangkauan sedekat ini, bahkan sempat menyentuh bahu gadis itu saat membangunkan. Mana tahu berikutnya dia bangunkan dengan mengusap kepala atau mencium pipi.

“Dok, ngopi dulu.”

Teriakan yang mengganggu membuatnya menoleh lalu menunjuk ke arah toilet. Siapa lagi kalau bukan Rama.

“Woy, Lisa. Bentar lagi kita sampai Bandung. Lo jangan minta mampir ke rumahnya Rizwan Karim ya,” pekik Rama lagi.

“Pe4,” ucap Lisa meneruskan langkahnya.

“Emang sinting si Rama. Sarapan apaan kali, sepanjang tadi nggak bisa diem.” Yuli menunggu Lisa lalu memeluk lengan dan berbisik di telinga Lisa tanpa menghentikan langkah. Berikutnya malah terkikik bersama.

“Samanya kamu kayak Rama, bocor,” ucap Lisa lalu mendorong pelan Yuli agar menjauh.

“Yey, enak aja.”

Selesai dengan urusan di toilet, Yuli mengajak Lisa menuju stant minuman ternyata sudah ada Asoka di sana, menunggu satu orang pembeli sedang dilayani.

“Pesan saja, saya traktir.”

Lisa dan Yuli saling tatap mendengar tawaran dari Asoka.

“Hm ….”

“Saya matcha,” ujar Yuii menyela Lisa bahkan sudah ikut mengantri, padahal Lisa ingin menolak. Mereka belum begitu akrab, rasanya agak aneh sampai ditraktir tiba-tiba begini.

“Sa, lo mau pesan apa?”

“Silahkan,” seru Asoka mempersilahkan Lisa melihat menu dengan Yuli, setelah pembeli sebelumnya sudah mendapatkan pesanan.

“Yang mana, kayaknya enak semua. Kita puas-puasin makan begini, di sana belum tentu ada yang jual.”

Akhirnya pesanan Yuli sudah jadi. “Makasih ya dok,” ujarnya langsung dinikmati dan menuju trio semprul.

“Sudah siap meninggalkan hiruk pikuk Jakarta, setahun lumayan loh,” ujar Oka memulai percakapan.

Lisa yang tadinya memperhatikan si penjual dengan cetakan membuat es boba pilihannya, menoleh dan tersenyum.

“Siap nggak siap dok. Dinamika pekerjaan kayaknya sama aja, paling nggak bisa tinggalkan neraka di rumah.”

“Hah, maksudnya?”

Melihat Asoka yang mengernyit heran, Lisa malah terkekeh. “Bercanda dok. Mana tahu beres tugas ini saya dapat jodoh.”

“Boleh saya aamiinkan?”

 

Terpopuler

Comments

Shee_👚

Shee_👚

kaya berani aja, makanya langsung sat set sat set jangan diem aja, ini harus berguru sama sakti kayanya🤭

2026-01-15

0

Felycia Fernandez

Felycia Fernandez

Ternyata diam diam ya,Lisa kamu udah jadi target tuh

2026-01-15

1

Eva Karmita

Eva Karmita

aku aamiin kan juga biar cepat terkabul 😅😅

2026-01-16

0

lihat semua
Episodes
1 1. Tim Pengganti
2 2. Berharap Jodoh
3 3. Jantung Gue
4 4. Mau jadi pacar saya ?
5 5. Gawat ....
6 6. Bersama Asoka
7 7. Foto Kita
8 8. Kamu Cantik
9 9. Pak Kades
10 10. Targetnya ... Lisa
11 11. Makan Siang Denganku (Lagi)
12 12. Gagal Lagi
13 13. Panggil Aku ... Sayang
14 14. I Love You
15 15. Kangen
16 16. Waktu Yang (Tidak) Tepat
17 17. Drama Rumah Tangga
18 18. Asoka Harsa
19 19. Aku Datang, Sayang
20 20. Emang Pernah?
21 21. Perasaan Asoka
22 22. Bukan Level
23 23. Sakitnya Lisa
24 24. Sebelas dan dua belas
25 25. Jangan Tunggu Lama-lama
26 26. Murahan vs pemain
27 27. Bukan Urusanmu
28 28. Ternyata ....
29 29. Ternyata .... (2)
30 30. Nikah, Yuk!
31 31. Jangan Ganggu
32 32. Pacar Saya
33 33. Diam Atau Aku ....
34 34. Rencana
35 35. Yang ketiga ... setan
36 36. Keluarga Mandala
37 37. Pacarmu?
38 38. Aksa Mandala
39 39. Aku Pulang
40 40. Bencana
41 41. Peluk, Lisa
42 42. Belum Ada Judul
43 43. Mungkinkah ... cemburu
44 44. Cemburu (1)
45 45. Cemburu (2)
46 46. Badai Sudah Berlalu
47 47. Kunjungan
48 48. Siapa mau menikah?
49 49. Putra Aksa Mandala
50 50. Berita Yang Sedang H0t
51 51. Kemesraan Ini, Semoga Cepat Berlalu
52 52. Keputusan ....
53 53. Terjebak
54 54. Aku Disini ....
55 55. Aku Sayang Kamu
56 56. Mirip Kamu
57 57. Good News or Bad News
58 58. Keputusan
59 59. Akhir Tugas
60 60. Restui Aku
61 61. Restu Keluarga
62 62. Kembali Ke Habitat
63 63. Hadiahku
64 64. Mengejar Restu
65 65. Identitas
66 66. Anak Kita
67 67. Kamu Satu-satunya Cinta
68 68. Janji Asoka
69 69. Lamaran
70 70. Ancaman Asoka
71 71. Kolaps
72 72. Kondisi Aksa
73 73. Keputusan
74 74. Otw Halal
75 75. Belum Ada Judul
76 76. Tim Pencari Kitab Suci Vs Geng Pria Terkutuk
77 77. Otw Halal (2)
78 78. Akhirnya ....
79 79. Keluarga Kedua
80 80. Calon Orangtua
81 81. Belah Duren
82 82. Jomblo
83 83. I Love You To The Moon And Back
84 Emergency Love
85 84. Yuli Vs Rendi Oye
86 85. Akhir Kisah (1)
87 86. Akhir Kisah (2) ~ End
88 Resep Cinta Om Dokter
89 Duka Sebelum Cinta
Episodes

Updated 89 Episodes

1
1. Tim Pengganti
2
2. Berharap Jodoh
3
3. Jantung Gue
4
4. Mau jadi pacar saya ?
5
5. Gawat ....
6
6. Bersama Asoka
7
7. Foto Kita
8
8. Kamu Cantik
9
9. Pak Kades
10
10. Targetnya ... Lisa
11
11. Makan Siang Denganku (Lagi)
12
12. Gagal Lagi
13
13. Panggil Aku ... Sayang
14
14. I Love You
15
15. Kangen
16
16. Waktu Yang (Tidak) Tepat
17
17. Drama Rumah Tangga
18
18. Asoka Harsa
19
19. Aku Datang, Sayang
20
20. Emang Pernah?
21
21. Perasaan Asoka
22
22. Bukan Level
23
23. Sakitnya Lisa
24
24. Sebelas dan dua belas
25
25. Jangan Tunggu Lama-lama
26
26. Murahan vs pemain
27
27. Bukan Urusanmu
28
28. Ternyata ....
29
29. Ternyata .... (2)
30
30. Nikah, Yuk!
31
31. Jangan Ganggu
32
32. Pacar Saya
33
33. Diam Atau Aku ....
34
34. Rencana
35
35. Yang ketiga ... setan
36
36. Keluarga Mandala
37
37. Pacarmu?
38
38. Aksa Mandala
39
39. Aku Pulang
40
40. Bencana
41
41. Peluk, Lisa
42
42. Belum Ada Judul
43
43. Mungkinkah ... cemburu
44
44. Cemburu (1)
45
45. Cemburu (2)
46
46. Badai Sudah Berlalu
47
47. Kunjungan
48
48. Siapa mau menikah?
49
49. Putra Aksa Mandala
50
50. Berita Yang Sedang H0t
51
51. Kemesraan Ini, Semoga Cepat Berlalu
52
52. Keputusan ....
53
53. Terjebak
54
54. Aku Disini ....
55
55. Aku Sayang Kamu
56
56. Mirip Kamu
57
57. Good News or Bad News
58
58. Keputusan
59
59. Akhir Tugas
60
60. Restui Aku
61
61. Restu Keluarga
62
62. Kembali Ke Habitat
63
63. Hadiahku
64
64. Mengejar Restu
65
65. Identitas
66
66. Anak Kita
67
67. Kamu Satu-satunya Cinta
68
68. Janji Asoka
69
69. Lamaran
70
70. Ancaman Asoka
71
71. Kolaps
72
72. Kondisi Aksa
73
73. Keputusan
74
74. Otw Halal
75
75. Belum Ada Judul
76
76. Tim Pencari Kitab Suci Vs Geng Pria Terkutuk
77
77. Otw Halal (2)
78
78. Akhirnya ....
79
79. Keluarga Kedua
80
80. Calon Orangtua
81
81. Belah Duren
82
82. Jomblo
83
83. I Love You To The Moon And Back
84
Emergency Love
85
84. Yuli Vs Rendi Oye
86
85. Akhir Kisah (1)
87
86. Akhir Kisah (2) ~ End
88
Resep Cinta Om Dokter
89
Duka Sebelum Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!