Episode 2 : Mertua

​Baru saja Qinqin hendak berdiri untuk mengikuti Xue, pintu gudang yang reot itu ditendang kasar dari luar. BRAKK!

​Seorang wanita paruh baya dengan pakaian sutra yang terlalu mencolok dan tusuk konde emas yang tampak berat di kepalanya, masuk dengan wajah angkuh. Dia adalah Nyonya Besar Wu, ibu mertua yang dalam ingatan Qinqin adalah "Iblis Berkonde".

​"Berani-beraninya kau mau keluar sebelum aku mengizinkan!" bentak Nyonya Wu. Ia menatap jijik ke arah jerami kotor. "Xue! Siapa yang memberimu izin membuka gembok ini?"

​Xue gemetar hebat, ia langsung berlutut hingga dahinya menyentuh lantai dingin. "Maafkan hamba, Nyonya Besar. Nona Muda sudah pingsan, hamba hanya..."

​"Alasan! Dasar pelayan tidak berguna!" Nyonya Wu mengangkat tangannya, siap melayangkan tamparan ke wajah Xue.

​Namun, tangan itu tidak pernah sampai. Sebuah tangan ramping namun kuat mencengkeram pergelangan tangan Nyonya Wu di udara.

​Nyonya Wu melotot. "Xu Qinqin! Kau berani melawanku?"

​Qinqin, yang tadinya masih merasa agak pusing, kini berdiri tegak dengan satu tangan di pinggang---pose andalannya saat sedang mengarahkan model yang bebal. Ia menatap Nyonya Wu dari atas ke bawah dengan tatapan menilai, seolah sedang melihat objek foto dengan pencahayaan yang buruk.

​"Ck, ck, ck... Nyonya, postur tubuhmu itu jelek sekali kalau sedang marah. Garis keriput di dahi makin kelihatan, lho. Mau difoto pakai kamera 100 megapixel pun, kalau aura evil-nya begini, susah dieditnya," cerocos Qinqin tanpa dosa.

​Nyonya Wu tertegun. "Apa itu megapixel? Apa itu edit? Kau bicara sampah apa!"

​Qinqin melepaskan tangan mertuanya dengan sekali hentakan kuat, membuat wanita tua itu sedikit terhuyung. "Maksudku, Nyonya Tua...daripada marah-marah bikin cepat tua, mending kasih aku makan. Aku ini menantumu, bukan pajangan di gudang pengap ini. Lighting di sini buruk buat kulitku, tahu tidak?"

​"Kau...kau benar-benar sudah gila setelah dikurung!" Nyonya Wu berteriak histeris. "Pengawal! Seret wanita tidak tahu diri ini ke halaman belakang! Berikan dia sepuluh cambukan agar otaknya kembali waras!"

​Dua pengawal bertubuh besar masuk ke gudang. Xue menangis histeris memohon ampun, tapi Qinqin malah menyipitkan mata. Ia melihat salah satu pengawal membawa tongkat kayu.

​Wah, beneran mau main fisik nih? batin Qinqin.

​Saat salah satu pengawal hendak menangkap lengan Qinqin, dengan gerakan lincah---refleks seorang fotografer yang biasa menghindari kerumunan saat memotret---Qinqin menghindar ke samping. Ia menyambar sebuah kuali kecil berkarat yang ada di pojok gudang.

​"Eits! Jangan sentuh! Kostum ini sudah cukup gatal, jangan ditambah sentuhan tangan kasar kalian!" Qinqin mengacungkan kuali itu seperti senjata.

​"Tangkap dia!" perintah Nyonya Wu dengan wajah memerah padam.

​"Duh, berisik banget sih!" Sungut Qinqin. Ia menoleh ke arah Xue yang masih menangis. "Xue, hapus air matamu. Jelek tahu kalau difoto pas lagi ingusan. Ayo ikut aku, kita cari dapur. Aku lapar!"

​Dengan gerakan tak terduga, Qinqin melemparkan kuali itu tepat ke arah kaki pengawal yang mendekat, lalu ia menarik tangan Xue dan berlari keluar gudang melewati Nyonya Wu yang masih mematung karena syok melihat menantunya yang biasanya pendiam tiba-tiba jadi sangat berani.

​"XU QINQIN! KAU MAU KEMANA?!"

​"Ke dapur! Mau cari nasi! Bye-bye, Nyonya Keriput!" teriak Qinqin sambil melambaikan tangan tanpa menoleh ke belakang.

***

Happy Reading❤️

Mohon Dukungan

● Like

● Komen (Kritik saran boleh)

● Subscribe

● Ikuti Penulis Noveltoon ANWi

Terimakasih ^_^ ❤️

Terpopuler

Comments

sahabat pena

sahabat pena

wah... ternyata MC nya sengklek ya🤣🤣🤣

2026-01-22

2

tinie

tinie

sengklek bener mana ngerti kata bay bay

2026-06-29

0

Ita Xiaomi

Ita Xiaomi

🤣🤣🤣

2026-05-29

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 : Fotografer Yang Terdampar
2 Episode 2 : Mertua
3 Episode 3 : Dapur
4 Episode 4 : Wu Lian
5 Episode 5 : Ruangan Kerja
6 Episode 6 : Pindahan
7 Episode 7 : Jimat
8 Episode 8 : Kunci Gudang Bahan Makan
9 Episode 9 : Ayah Kandung dan Ibu Sambung Qinqin
10 Episode 10 : Pembunuh Bayaran
11 Episode 11 : Latihan Bela Diri
12 Episode 12 : Makan Dari Mertua
13 Episode 13 : Melawan Preman
14 Episode 14 : Halusinasi
15 Episode 15 : Perjalanan
16 Episode 16 : Sebuah Ilusi
17 Episode 17 : Kabar Dari Timur
18 Episode 18 : Menuju Timur
19 Episode 19 : Menyelamatkan
20 Episode 20 : Para Tetua
21 Episode 21 : Ungkapan
22 Episode 22 : Sayang
23 Episode 23 : Pewaris
24 Episode 24 : Kamar Bocor
25 Episode 25 : Sup Gingseng
26 Episode 26 : Penangkapan
27 Episode 27 : Kembali ke Barat dan Bertemu Mertua
28 Episode 28 : Permintaan
29 Episode 29 : Rencana Mertua
30 Episode 30 : Jebakan untuk Mertua
31 Episode 31 : Tabib
32 Episode 32 : Keponakan
33 Episode 33 : Yan Er
34 Episode 34 : Hama datang lagi
35 Episode 35 : Menjenguk Nyonya Wu
36 Episode 36 : Rencana Yan Er
37 Episode 37 : Makan Malam
38 Episode 38 : Dupa Licik
39 Episode 39 : Hukuman
40 Episode 40 : Akhirnya Pergi
41 Episode 41 : Masa Lalu
42 Episode 42 : Lukisan
43 Episode 43 : Rancauan
44 Episode 44 : Menanti Kebenaran
45 Episode 45 : Menemui Sang Pewaris
46 Episode 46 : Berkunjung
47 Episode 47 : Pembunuh Bayangan
48 Episode 48 : Gua
49 Episode 49 : Akhir
50 Episode 50 : Kehidupan Baru (TAMAT)
51 Promosi Puteri Sampah Yang Berubah
Episodes

Updated 51 Episodes

1
Episode 1 : Fotografer Yang Terdampar
2
Episode 2 : Mertua
3
Episode 3 : Dapur
4
Episode 4 : Wu Lian
5
Episode 5 : Ruangan Kerja
6
Episode 6 : Pindahan
7
Episode 7 : Jimat
8
Episode 8 : Kunci Gudang Bahan Makan
9
Episode 9 : Ayah Kandung dan Ibu Sambung Qinqin
10
Episode 10 : Pembunuh Bayaran
11
Episode 11 : Latihan Bela Diri
12
Episode 12 : Makan Dari Mertua
13
Episode 13 : Melawan Preman
14
Episode 14 : Halusinasi
15
Episode 15 : Perjalanan
16
Episode 16 : Sebuah Ilusi
17
Episode 17 : Kabar Dari Timur
18
Episode 18 : Menuju Timur
19
Episode 19 : Menyelamatkan
20
Episode 20 : Para Tetua
21
Episode 21 : Ungkapan
22
Episode 22 : Sayang
23
Episode 23 : Pewaris
24
Episode 24 : Kamar Bocor
25
Episode 25 : Sup Gingseng
26
Episode 26 : Penangkapan
27
Episode 27 : Kembali ke Barat dan Bertemu Mertua
28
Episode 28 : Permintaan
29
Episode 29 : Rencana Mertua
30
Episode 30 : Jebakan untuk Mertua
31
Episode 31 : Tabib
32
Episode 32 : Keponakan
33
Episode 33 : Yan Er
34
Episode 34 : Hama datang lagi
35
Episode 35 : Menjenguk Nyonya Wu
36
Episode 36 : Rencana Yan Er
37
Episode 37 : Makan Malam
38
Episode 38 : Dupa Licik
39
Episode 39 : Hukuman
40
Episode 40 : Akhirnya Pergi
41
Episode 41 : Masa Lalu
42
Episode 42 : Lukisan
43
Episode 43 : Rancauan
44
Episode 44 : Menanti Kebenaran
45
Episode 45 : Menemui Sang Pewaris
46
Episode 46 : Berkunjung
47
Episode 47 : Pembunuh Bayangan
48
Episode 48 : Gua
49
Episode 49 : Akhir
50
Episode 50 : Kehidupan Baru (TAMAT)
51
Promosi Puteri Sampah Yang Berubah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!