SUARA 2 [RUKMINI]

SUARA 2 [RUKMINI]

EPS. 1. Dia kembali. [RUKMINI]

"JELEDER!!" Suara petir yang bersaut - sautan di barengi hujan besar, tengah mengguyur kota Jakarta.

"ZRAAAAASSSSHHH!!!"

"JELEDER!!!"

"Ujan nya deres banget." Gumam seorang perempuan.

Di sofa yang berada di ruang tengah.. duduk seorang perempuan cantik dengan rambut sebahu nya sedang mengusap - usap perut buncit nya sambil di tangan kanan nya membaca buku tentang kehamilan, dia Lea..

"Abang kena macet nggak, ya." Gumam Lea lagi.

Lea sedang hamil besar saat ini, usia kandungan nya sudah 7 bulan dan baru kemarin mereka menggelar acara syukuran 7 bulanan untuk Lea dan bayinya. Dia tinggal tidak sendirian di rumah itu, ada seorang mbok - mbok yang menemani Lea selagi suaminya yaitu Esa bekerja.

"Mbak Lea, susu nya di minum." Ucap mbok Yani, asisten rumah tangga Lea.

"Makasih banyak, mbok." Ucap Lea tersenyum.

Setelah hamil, Lea terlihat memancarkan aura yang entah kenapa berbeda. Dia yang tomboy dulu sudah menjelma seperti perempuan feminin lain nya, apalagi sekarang sehari - hari nya Lea memakai dress ( Daster) sepanjang betis untuk memudahkan aktivitas nya.

"Mbok nggak sabar nungguin mas kecil lahir." Ucap mbok Yani sambil mengusap perut Lea, Lea terkekeh.

"Hehehe.." Lea terkekeh.

"Oh iya mbak Lea, mbok mau nanya. Akhir - akhir ini sepertinya mbak Lea sering keluar malam - malam, mbak Lea ada yang di rasa?" Tanya mbok Yani, senyum Lea pun memudar.

Lea kemudian mengaduk susu yang mbok Yani berikan tadi dan pandangan nya seolah sedang memikirkan sesuatu. Sudah beberapa hari, tepat nya setelah kehamilan nya menginjak usia 7 bulan, Lea tidak pernah bisa tidur nyenyak.

Awal nya Lea pikir itu bawaan bayi, tapi setelah dia resapi lagi.. Itu bukan bawaan bayi, dia tidak sama sekali kesulitan bangun atau merasa ingin terus buang air kecil, tapi hatinya selalu merasa gelisah tanpa sebab.

"Mbok, apa mbok merasa aku juga aneh?" Tanya Lea, mbok Yani mengangguk.

"Iya, mbak Lea selalu keluar dari kamar tengah malam, terus cuma mutar - mutar aja ruangan ini." Ucap mbok Yani.

"Mbok, besok.. kayak nya aku nginep di rumah mama." Ucap Lea, mama yang di maksud adalah Dara..

"Iya mbak." Ucap mbok, Lea lalu meminum susu nya.

Tak lama Esa pulang, Esa sudah menjelma menjadi laki - laki yang lebih matang di usia pernikahan mereka yang ke 3 tahun itu. Dia sudah bekerja dan mendirikan usaha nya sendiri..

"Assalamualaikum, sayang." Salam Esa, Lea tersenyum sumringah.

"Waalaikumsalam.." Sahut Lea, dia lalu salim tangan pada Esa dan Esa mengecup kening nya.

"Gimana hari ini sayang? Kamu capek??" Tanya Esa, Lea menggeleng..

"Enggak kok, aku kan nggak ngapain - ngapain." Ucap Lea terkekeh, Esa lalu jongkok di depan Lea dan mengusap perut Lea.

"Anak papa nakal nggak hari ini?" Ucap Esa sambil mencium perut Lea.

"Nggak dong, anak papa selalu baik. Nggak pernah bikin mama nya susah." Jawab Lea, Esa terkekeh dan mendongak menatap Lea..

Tapi Esa terkejut saat melihat ada sosok yang berdiri di belakang Lea, Esa melihat wajah sosok yang sudah sangat lama tidak bersinggungan dengan mereka. Padahal rumah nya di pagari, seharus nya tidak ada sosok apapun yang bisa masuk.

Esa lalu duduk di samping Lea dan menggenggam tangan Lea dengan erat..

"Sayang, apa kamu ada yang di rasa? Apa ada hal yang buat kamu sedih?" Tanya Esa, Lea menggeleng kebingungan.

"Nggak ada, sayang. Nggak ada yang bikin aku sedih, tapi.. aku merasa ada yang nggak beres." Ucap Lea, Esa tertegun.

"Besok, anter aku ke rumah mama ya? Kita nginep dulu di rumah mama, aku nggak tenang di sini." Ucap Lea, Esa mengangguk.

"Iya sayang, aku dengerin kamu." Ucap Esa. Esa lalu menggendong Lea dan mereka masuk ke kamar mereka.

Karena Lea sudah hamil besar, sekarang Lea tidur di kamar di lantai 1. Sebenar nya kamar tamu tapi mereka tempati sementara demi keamanan Lea yang sedang hamil besar.

Lea sudah di posisi nyaman sekarang, dia duduk di ranjang dengan bantalan - bantalan sebagai senderan. Ia terus mengusap perut nya sambil terus membaca dzikir karena entah kenapa dia merasa sesuatu sedang mengintai nya.

"Abang mandi dulu, ya." Ucap Esa, Lea mengangguk.

Saat Esa sedang mandi, Lea tiba - tiba mendengar suara perempuan yang sedang menangis. Lea mengedarkan pandangan nya mencari pemilik suara itu, tapi tidak ada..

"Lea."

"DEG!"

Lea terkejut saat sebuah suara tak asing terdengar di telinga nya.

"Kamu!? Kenapa kamu datang lagi?" Tanya Lea, dia sedikit khawatir.

Pemilik suara itu adalah sosok perempuan yang dulu mendiami tubuh Lea dengan waktu yang sangat lama. Sosok yang terus mengajak Lea ikut bersama nya dan menjadi penerus nya, sosok perempuan penyembah iblis yang mati nya mengenaskan.. Rukmini.

"Ojo wedhi (jangan takut), cah ayu." Ucap Rukmini, suaranya terdengar di kepala Lea.

"Mau apa kamu datang lagi?" Tanya Lea, dia memeluk perut nya.

"Saya ndak akan menyakiti kamu dan anakmu, justru saya akan ikut menjaga nya." Ucap Rukmini, Lea tentu tidak percaya.. Masalalu nya dengan sosok bernama Rukmini itu begitu gelap.

"Saya tau, apa yang saya lakukan di masalalu itu salah. Saya sangat menyesal.. Ijinkan saya, menebus nya." Ucap sosok Rukmini, Lea menggeleng masih memeluk perut nya.

"Tidak usah, aku nggak butuh kamu jaga. Allah ada bersamaku, aku juga punya suami dan keluarga yang sayang padaku. Rukmini, aku tau siapa kamu, jangan pikir bisa mengelabuhi aku." Ucap Lea, dia tentu tidak percaya dengan perempuan yang nyaris menyeret nya ke kehancuran.

Lea masih ingat dengan jelas, masih segar di ingatan nya apa yang sudah Rukmini lakukan. Meskipun memang Rukmini sendiri di bawah kendali iblis yang di sembah nya, tapi itu dulu nya merupakan pilihan hidup yang Rukmini ambil sendiri. Dia menjadi penyembah iblis, dan naas nya setelah mati dan emnjadi budak iblis, Rukmini memilih Lea karena Lea di sia - siakan keluarga nya.

"Saya cuma mau bantu, cah ayu.. saya juga ibumu." Ucap sosok Rukmini, Lea menggeleng.

"Nggak usah, terimakasih. Aku nggak mau punya urusan apapun lagi sama kamu." Ucap Lea, tapi setelah Lea mengatakan itu.. Tiba - tiba kepalanya terasa sakit dan Lea memejamkan matanya.

Saat Lea memejamkan matanya itulah, dia melihat kilasan - kilasan kejadian seorang anak kecil perempuan yang sedang di gerayangi banyak orang. Lea di beri pengelihatan apa yang pernah Rukmini alami waktu kecil.

"Rukmini! Aku nggak mau liat." Ucap Lea, dia memegangi kepalanya.

"Kenapa kamu bisa memiliki akhir bahagia, tapi saya tidak?" Ucap sosok Rukmini, Lea kesakitan dan saat itu Esa keluar dari kamar mandi.

"Sayang, kamu kenapa?" Tanya Esa, dia memeluk Lea yang ketakutan.

"Abang, Rukmini dateng lagi." Ucap Lea, Esa terkejut.

"DEG!"

"Apa!?"

...BERSAMBUNG!...

Terpopuler

Comments

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ

aduuh.. Rukmini kebih mengerikan dari mantan yg masih ngejar2 😱👻👻

2026-02-02

3

≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ

≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ

Assalamu'alaikum thor🤗
Baru mulai udah dikasih yg tegang²😄

2026-02-01

3

☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔

☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔

ya elah Rukmini kagak bisa move on dari Lea ya Dateng2 lagi aja ... udah sih terima aja nasib mu jangan ganggu Lea lagi 🤭

2026-02-03

1

lihat semua
Episodes
1 EPS. 1. Dia kembali. [RUKMINI]
2 EPS. 2. Saya ingin di dengar. [RUKMINI]
3 EPS. 3. Sejak hari itu, aku kehilangan diriku [RUKMINI]
4 EPS.4. Menstruasi pertama. [RUKMINI]
5 EPS.5. Keanehan pertama. [RUKMINI]
6 EPS.6. Ketahuan bapak [RUKMINI]
7 EPS. 7. Darah yang tumpah pertama kali. [RUKMINI]
8 EPS.8. Rukmini hamil?? [RUKMINI]
9 EPS.9. Manut yo, jadi orang harus berguna. [RUKMINI.
10 EPS. 10. Dia di perjual belikan. [RUKMINI]
11 EPS. 11. Aku bisa apa? [RUKMINI]
12 EPS. 12. Mencoba melarikan diri. [RUKMINI]
13 EPS. 13. Mimpi berulang yang sama [RUKMINI]
14 EPS.14. Melakukan Ritual tanpa aku tahu tujuan nya. [RUKMINI]
15 EPS. 15. Sudah tidak ada harapan sama sekali. [RUKMINI]
16 EPS.16. Aku tidak punya jalan, bahkan sampai bertahun - tahun. [RUKMINI]
17 EPS. 17. Sekalian saja aku menikmati. [RUKMINI]
18 EPS.18. Jadi aku putuskan untuk merubah Diriku. [RUKMINI]
19 EPS.19. Dendamku sudah terpupuk untuk mereka [RUKMINI]
20 EPS.20. Kutampar wajah ibuku dengan kenyataan. [RUKMINI]
21 EPS. 21. Saya sudah bukan saya yang dulu. [RUKMINI]
22 EPS. 22. Aku bersikap sesuai bagaimana orang memandang diriku. [RUKMINI]
23 EPS. 23. Dikirimi teluh untuk pertama kalinya. {RUKMINI}
24 EPS. 24. Sosok yang menyerupai. [RUKMINI]
25 EPS. 25. Rumah yang mewah itu adalah tempat kami para pemuja [ RUKMINI]
26 EPS.26. Perjamuan pertamaku bersama mereka. [RUKMINI]
27 EPS. 27.Ibuku terkena getah dari mulutnya sendiri. [RUKMINI]
28 EPS. 28. Sedikit demi sedikit saya ingin membangun hidup saya. [RUKMINI]
29 EPS. 29. Saya sudah tidak berharap lagi. [RUKMINI]
30 EPS.30. Rencanaku pun mulai berjalan. [RUKMINI]
31 EPS.31. Malam itu aku lampiaskan sakit hatiku pada bapa, mataku gelap. [RUKMINI]
32 EPS. 32. Aku buat ibuku merasakan sakitku di masa itu. [RUKMINI]
33 EPS.33. Hari itu kali pertama aku merasa memiliki duniaku, aku hamil. [RUKMINI]
34 EPS. 34.Aku pastikan ibuku merasakan sakit yang peemah aku rasa. [RUKMINI]
35 EPS.35. Aku tidak tahu apa itu salah dan benar. [RUKMINI]
36 EPS. 36. Saat aku pikir akan bahagia, lagi lagi di renggut. [RUKMINI]
37 EPS. 37.Yang terjadi padaku jangan sampai terjadi pada anakku. [RUKMINI]
38 EPS. 38. Satu lagi mati, dan semua nya harus mati! [RUKMINI]
39 EPS. 39. Aku Semakin jauh dan semakin jauh. [RUKMINI]
40 EPS. 40.Semakin aku mendalaminya, semakin aku menikmatinya [RUKMINI]
41 EPS.41. Nyaris saja aku ketahuan. [RUKMINI]
42 EPS.42. Saya tidak suka bicara soal cinta. [RUKMINI]
43 EPS.43. Salah satu tugasku, memperluas wilayah. [RUKMINI]
44 EPS.44. Hutang kalian juga termasuk. [RUKMINI]
45 EPS.45.Caraku menjebak mereka. [RUKMINI]
46 EPS.46.Rupanya Bagus adalah Den mas. [RUKMINI]
47 EPS.47. Lulur kecantikan. [RUKMINI]
48 EPS.48. Pesta pernikahan Rukmini. [RUKMINI]
49 EPS.49. Bukan lawan saya. [RUKMINI]
50 EPS.50.Malam itu 3 pria mati di tanganku. [RUKMINI]
51 EPS.51. Keributan di tempat Rukmini. [RUKMINI]
52 EPS.52. Tipu muslihatku, untuk mencari anggota. [RUKMINI]
53 EPS.53. Lambat laun. [RUKMINI]
54 EPS.54. Mantra berkedok Doa. {RUKMINI}
55 EPS. 55. Terakhir sebelum semua nya berubah. [RUKMINI]
56 EPS.56. Sebuah Tindakan terselubung
57 EPS. 57. Pengorbanan manusia [RUKMINI]
58 EPS.58. Penumbalan itu berhasil [RUKMINI]
59 EPS.59. Ritualku gagal untuk kali ini. [RUKMINI]
60 EPS.60. Ibu hamil yang mati mengenaskan [RUKMINI]
61 EPS.61. Ada yang menyelidiki [RUKMINI]
62 EPS.62. Aku membunuh simbok!
63 EPS.63. Aku seperti bukan diriku. [RUKMINI]
64 EPS.64. Saya suka kucing - kucingan! [RUKMINI]
65 EPS. 65. Dua Qorin yang bicara. [RUKMINI]
66 EPS.66. Aku hamil putra pangeran. [RUKMINI]
67 EPS. 67. Ada sosok lain yang tinggal di dalam rumah. [Rukmini]
68 EPS.68. Kecurigaan Warga padaku. [RUKMINI]
69 EPS. 69. Ketahuan [RUKMINI]
70 EPS. 70.
71 EPS. 71. Aku tertangkap dan di hakimi masa [RUKMINI]
72 EPS. 72. Di hukum [RUKMINI]
73 EPS. 73. Ini singgasana ku. [RUKMINI]
74 EPS. 74. Jasadku di makamkan oleh orang bodoh itu. [RUKMINI]
75 EPS. 75. Puluhan tahun berlalu.
76 EPS. 76.Akhir dan awal mula aku bertemu dengan Lea. [RUKMINI]
77 EPS. 77. KEMBALI PADA MASA KINI.
78 EPS. 78. Sudah memaafkan.
79 EPS.79. Lea melahirkan.
80 EPS. 80. Akhirnya
Episodes

Updated 80 Episodes

1
EPS. 1. Dia kembali. [RUKMINI]
2
EPS. 2. Saya ingin di dengar. [RUKMINI]
3
EPS. 3. Sejak hari itu, aku kehilangan diriku [RUKMINI]
4
EPS.4. Menstruasi pertama. [RUKMINI]
5
EPS.5. Keanehan pertama. [RUKMINI]
6
EPS.6. Ketahuan bapak [RUKMINI]
7
EPS. 7. Darah yang tumpah pertama kali. [RUKMINI]
8
EPS.8. Rukmini hamil?? [RUKMINI]
9
EPS.9. Manut yo, jadi orang harus berguna. [RUKMINI.
10
EPS. 10. Dia di perjual belikan. [RUKMINI]
11
EPS. 11. Aku bisa apa? [RUKMINI]
12
EPS. 12. Mencoba melarikan diri. [RUKMINI]
13
EPS. 13. Mimpi berulang yang sama [RUKMINI]
14
EPS.14. Melakukan Ritual tanpa aku tahu tujuan nya. [RUKMINI]
15
EPS. 15. Sudah tidak ada harapan sama sekali. [RUKMINI]
16
EPS.16. Aku tidak punya jalan, bahkan sampai bertahun - tahun. [RUKMINI]
17
EPS. 17. Sekalian saja aku menikmati. [RUKMINI]
18
EPS.18. Jadi aku putuskan untuk merubah Diriku. [RUKMINI]
19
EPS.19. Dendamku sudah terpupuk untuk mereka [RUKMINI]
20
EPS.20. Kutampar wajah ibuku dengan kenyataan. [RUKMINI]
21
EPS. 21. Saya sudah bukan saya yang dulu. [RUKMINI]
22
EPS. 22. Aku bersikap sesuai bagaimana orang memandang diriku. [RUKMINI]
23
EPS. 23. Dikirimi teluh untuk pertama kalinya. {RUKMINI}
24
EPS. 24. Sosok yang menyerupai. [RUKMINI]
25
EPS. 25. Rumah yang mewah itu adalah tempat kami para pemuja [ RUKMINI]
26
EPS.26. Perjamuan pertamaku bersama mereka. [RUKMINI]
27
EPS. 27.Ibuku terkena getah dari mulutnya sendiri. [RUKMINI]
28
EPS. 28. Sedikit demi sedikit saya ingin membangun hidup saya. [RUKMINI]
29
EPS. 29. Saya sudah tidak berharap lagi. [RUKMINI]
30
EPS.30. Rencanaku pun mulai berjalan. [RUKMINI]
31
EPS.31. Malam itu aku lampiaskan sakit hatiku pada bapa, mataku gelap. [RUKMINI]
32
EPS. 32. Aku buat ibuku merasakan sakitku di masa itu. [RUKMINI]
33
EPS.33. Hari itu kali pertama aku merasa memiliki duniaku, aku hamil. [RUKMINI]
34
EPS. 34.Aku pastikan ibuku merasakan sakit yang peemah aku rasa. [RUKMINI]
35
EPS.35. Aku tidak tahu apa itu salah dan benar. [RUKMINI]
36
EPS. 36. Saat aku pikir akan bahagia, lagi lagi di renggut. [RUKMINI]
37
EPS. 37.Yang terjadi padaku jangan sampai terjadi pada anakku. [RUKMINI]
38
EPS. 38. Satu lagi mati, dan semua nya harus mati! [RUKMINI]
39
EPS. 39. Aku Semakin jauh dan semakin jauh. [RUKMINI]
40
EPS. 40.Semakin aku mendalaminya, semakin aku menikmatinya [RUKMINI]
41
EPS.41. Nyaris saja aku ketahuan. [RUKMINI]
42
EPS.42. Saya tidak suka bicara soal cinta. [RUKMINI]
43
EPS.43. Salah satu tugasku, memperluas wilayah. [RUKMINI]
44
EPS.44. Hutang kalian juga termasuk. [RUKMINI]
45
EPS.45.Caraku menjebak mereka. [RUKMINI]
46
EPS.46.Rupanya Bagus adalah Den mas. [RUKMINI]
47
EPS.47. Lulur kecantikan. [RUKMINI]
48
EPS.48. Pesta pernikahan Rukmini. [RUKMINI]
49
EPS.49. Bukan lawan saya. [RUKMINI]
50
EPS.50.Malam itu 3 pria mati di tanganku. [RUKMINI]
51
EPS.51. Keributan di tempat Rukmini. [RUKMINI]
52
EPS.52. Tipu muslihatku, untuk mencari anggota. [RUKMINI]
53
EPS.53. Lambat laun. [RUKMINI]
54
EPS.54. Mantra berkedok Doa. {RUKMINI}
55
EPS. 55. Terakhir sebelum semua nya berubah. [RUKMINI]
56
EPS.56. Sebuah Tindakan terselubung
57
EPS. 57. Pengorbanan manusia [RUKMINI]
58
EPS.58. Penumbalan itu berhasil [RUKMINI]
59
EPS.59. Ritualku gagal untuk kali ini. [RUKMINI]
60
EPS.60. Ibu hamil yang mati mengenaskan [RUKMINI]
61
EPS.61. Ada yang menyelidiki [RUKMINI]
62
EPS.62. Aku membunuh simbok!
63
EPS.63. Aku seperti bukan diriku. [RUKMINI]
64
EPS.64. Saya suka kucing - kucingan! [RUKMINI]
65
EPS. 65. Dua Qorin yang bicara. [RUKMINI]
66
EPS.66. Aku hamil putra pangeran. [RUKMINI]
67
EPS. 67. Ada sosok lain yang tinggal di dalam rumah. [Rukmini]
68
EPS.68. Kecurigaan Warga padaku. [RUKMINI]
69
EPS. 69. Ketahuan [RUKMINI]
70
EPS. 70.
71
EPS. 71. Aku tertangkap dan di hakimi masa [RUKMINI]
72
EPS. 72. Di hukum [RUKMINI]
73
EPS. 73. Ini singgasana ku. [RUKMINI]
74
EPS. 74. Jasadku di makamkan oleh orang bodoh itu. [RUKMINI]
75
EPS. 75. Puluhan tahun berlalu.
76
EPS. 76.Akhir dan awal mula aku bertemu dengan Lea. [RUKMINI]
77
EPS. 77. KEMBALI PADA MASA KINI.
78
EPS. 78. Sudah memaafkan.
79
EPS.79. Lea melahirkan.
80
EPS. 80. Akhirnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!