Tingkatan Alam Ini

● Tingkatan Ranah Kultivasi Pendekar:

Dari yang paling lemah ke yang paling kuat.

• Pendekar Dasar adalah seseorang  telah menguasai jurus dasar beladiri. Mereka mengandalkan kekuatan fisik, namun belum mampu menggunakan tenaga dalam.

• Pendekar Pertama adalah pendekar dasar yang telah membuka dantiannya. Mereka sudah mampu menggunakan tenaga dalam dalam pertarungan.

• Pendekar Menengah adalah pendekar pertama yang telah membentuk setidaknya enam puluh lingkaran tenaga dalam.

• Pendekar Ahli adalah pendekar yang telah memperkuat dirinya hingga batas ototnya telah mencapai tingkatan kawat,  dan tulang tingkatan baja. Pendekar ahli memiliki minimal seratus dua puluh lingkaran tenaga dalam.

• Pendekar Raja adalah pendekar ahli yang telah memperkuat dirinya. Kekuatannya setidaknya menyamai sepuluh pendekar ahli.

• Pendekar Suci adalah pendekar raja yang berhasil membuka gerbang meridian pertama. Butuh sumber daya yang cukup besar untuk mencapai ranah kultivasi ini.

•Pendekar Bumi adalah pendekar suci yang telah membuka sepuluh titik gerbang meridiannya. Saat berada di ranah ini, seseorang dapat mengolah tenaga dalam jenis lain bernama qi.

• Pendekar Langit adalah pendekar bumi yang telah mengumpulkan minimal sepuluh ribu lingkaran qi. Kehadirannya dianggap mampu menggetarkan langit.

• Pendekar Alam adalah pendekar langit dengan kemampuan mengguncang dunia. Pada saat seseorang menembus ranah kultivasi ini, bumi akan bergetar hebat dan terjadi gempa dimana-mana. Seakan-akan sedang menyambut kelahiran pendekar alam.

• Pendekar Dewa adalah tingkatan pendekar di atas semua makhluk dunia. Hanya dengan tatapan mereka, makhluk hidup tunduk. Alam pun menghamba, awan-awan menutupi mereka dari matahari agar sang dewa tak terusik dan marah.

● Tingkatan Tulang Manusia.

Dari yang paling lemah ke yang paling kuat.

• Tulang Kayu

• Tulang Besi

• Tulang Baja

• Tulang Perunggu

• Tulang Perak

• Tulang Emas

• Tulang Berlian

● Tingkatan Pusaka

Dari yang paling lemah ke paling kuat

• Pusaka Kelas Tiga

• Pusaka Kelas Dua

• Pusaka Kelas Satu

• Pusaka Raja

• Pusaka Bumi

• Pusaka Langit

• Pusaka Alam

Semua tingkatan ini adalah tingkatan yang diketahui Boqin Changing di masa depan setelah berhasil berada di puncak dunia.

...********...

Pada masa ini, Boqin Changing dan Sha Nuo sedang menapaki tanah lembab di tepi hutan barat Dataran Goutian, langkah mereka tenang namun penuh keyakinan. Udara di sekitar terasa lebih berat daripada biasanya, seakan hutan ini menahan napasnya sendiri. Boqin Changing percaya, di kedalaman hutan ini tersimpan sebuah pusaka tingkat alam. Sesuatu yang hanya bisa dicapai oleh mereka yang mampu menembus batas-batas biasa dunia persilatan.

Mereka baru melangkah beberapa meter ke dalam hutan ketika sesuatu mengusik kesadaran mereka. Suara-suara yang samar namun bergerak cepat terdengar dari celah-celah pepohonan, lengkingan, gesekan, dan desir sayap kecil. Sha Nuo berhenti sejenak, matanya menyapu seluruh sekeliling, tangan secara naluriah mengepal di sisi pedangnya.

“Sesuai informasi sebelumnya,” ucapnya pelan, “tempat ini memang dihuni cukup banyak siluman.”

Ia mengangkat kedua tangannya sedikit ke depan, mengerahkan aura kematiannya yang pekat. Energi itu mengalir keluar dari tubuhnya seperti kabut hitam, menelan cahaya yang menyentuh daun-daun, dan segera terdengar suara lengkingan siluman di sekeliling mereka. Suara itu kacau, mengiris telinga, namun perlahan mereda.

Boqin Changing mengamati dengan cermat. Jelas, para siluman itu merasakan bahaya yang bukan sekadar peringatan. Mereka berdua bukanlah ancaman yang bisa dihadapi oleh makhluk-makhluk ini. Satu per satu, bayangan gelap yang bergerak di antara pepohonan memudar, siluman-siluman itu memilih untuk menghilang, menghindari konfrontasi dengan kedua pendekar itu.

Sha Nuo menatap Boqin Changing dengan sedikit tersenyum, nada suaranya kasar namun penuh kepuasan.

“Sepertinya mereka tahu, kita bukan lawan yang bisa mereka ganggu.”

Boqin Changing hanya mengangguk tipis. Tidak ada kata-kata yang diperlukan. Keheningan hutan kembali menguasai mereka, hanya terdengar suara langkah kaki dua pendekar yang menyusuri jalan setapak yang jarang dilalui. Setiap langkah membawa mereka lebih jauh ke dalam rahasia hutan barat. Rahasia yang tersembunyi di antara bayangan pepohonan dan aura alam yang belum pernah disentuh oleh tangan manusia biasa.

Mereka berdua kini bergerak dalam keselarasan sempurna, Boqin Changing dengan tatapan tajam yang menembus gelap, Sha Nuo dengan aura kematian yang tetap siap membungkam setiap ancaman. Hutan ini bukanlah tempat untuk sembarang orang, namun bagi mereka, ini hanyalah awal dari sesuatu yang jauh lebih besar.

Langkah mereka terdengar ringan, namun setiap daun yang jatuh dan ranting yang patah seakan memperingatkan bahwa pusaka tingkat alam itu tidak akan menyerahkan dirinya begitu saja. Namun bagi Boqin Changing dan Sha Nuo, tak ada keraguan. Mereka akan menembus setiap rahasia, menaklukkan setiap penghalang, hingga pusaka itu berada di tangan mereka.

Keheningan hutan barat kini bukan lagi menakutkan. Ia menjadi saksi bagi kedatangan dua pendekar yang bukan hanya kuat, tetapi juga penuh tekad. Yang bahkan para siluman pun tahu, lebih baik menghindar daripada menantang.

Boqin Changing dan Sha Nuo terus melangkah lebih dalam ke hutan barat, menyusuri tanah lembab yang beraroma tanah basah dan dedaunan. Sesekali, Boqin Changing berhenti, menundukkan tubuhnya, menyalurkan fokus yang tajam, dan membuka Teknik Mata Dewa miliknya.

Tatapannya menembus rimbunan pepohonan, mencoba mendeteksi fluktuasi energi yang tidak kasat mata, aura pusaka yang mungkin tersisa, atau bahkan jejak pusaka alam yang tersembunyi jauh di dalam tanah. Ia juga menyapu sekeliling, menoleh ke atas cabang-cabang dan celah-celah akar, mencari tanda-tanda keberadaan makam kuno atau altar tersembunyi yang bisa menjadi tempat pusaka itu bersemayam.

Sha Nuo bergerak di sampingnya dengan waspada, matanya mengamati bayangan-bayangan yang mungkin bergerak di antara pepohonan. Ia tetap siap, pedangnya berada di genggaman, aura kematiannya samar-samar bergetar menandakan kewaspadaan tinggi.

Namun, hari itu, pencarian mereka tetap tak membuahkan hasil. Tidak ada tanda fluktuasi energi yang bisa dilacak, tidak ada makam kuno yang muncul di penglihatan mereka, seakan hutan ini menutup rapat rahasianya terhadap mata manusia.

Malam mulai merayap ke langit ketika keduanya memutuskan untuk beristirahat. Mereka memilih sebuah area terbuka yang cukup lapang, menyalakan api unggun dari ranting dan kayu kering, panasnya menembus dinginnya malam hutan. Api menari-nari, memantulkan cahaya ke wajah-wajah mereka yang lelah tapi tak kehilangan fokus. Makanan sederhana yang mereka bawa dimasak di atas api, aroma hangat menguar di udara malam.

Sambil makan, suasana menjadi lebih tenang. Boqin Changing menatap api unggun yang berkobar, pikirannya tetap berputar.

"Hari ini belum ada petunjuk," ucapnya pelan, hampir seperti berbicara pada dirinya sendiri.

Sha Nuo menatapnya, kemudian menimpali dengan nada sedikit bercanda tapi penuh makna.

"Hutan ini memang tak mau mengaku kalah begitu saja. Pusaka tingkat alam bukanlah sesuatu yang bisa kita temui hanya dengan langkah kaki."

Boqin Changing mengangguk, senyum tipis terlukis di bibirnya.

"Ini baru hari pertama. Besok, kita akan masuk lebih dalam, memeriksa daerah yang lebih tersembunyi. Aku yakin, sesuatu di sini pasti meninggalkan jejak, baik di tanah, udara, maupun energi yang bergetar di antara pepohonan."

Sha Nuo mengunyah sebentar, lalu menambahkan.

"Kau selalu percaya pada mata dan perasaanmu. Semoga kali ini juga tetap benar."

Malam itu, di tengah kegelapan hutan yang pekat namun dihiasi nyala api unggun, dua pendekar yang sudah menembus batas biasa dunia persilatan itu beristirahat. Di dalam diam, tekad mereka menguat, dan pikiran tentang pusaka yang tersembunyi tetap membara. Memberi mereka energi untuk hari-hari pencarian berikutnya.

Keheningan hutan malam kini menjadi saksi bagi kesabaran dan ketekunan dua pendekar yang tak hanya kuat, tapi juga penuh ketelitian, kesabaran, dan tekad untuk menaklukkan rahasia alam yang tersembunyi.

...********...

Selama seminggu berikutnya, Boqin Changing dan Sha Nuo terus menapaki jalan setapak yang membelah rimbunnya hutan barat Dataran Goutian. Setiap hari, mereka menyusuri hutan, memeriksa pepohonan tua yang menjulang, menyingkap semak-semak tebal, dan menelusuri aliran sungai yang berkelok, berharap menemukan sedikit petunjuk tentang keberadaan pusaka alam.

Namun, semakin dalam mereka melangkah, semakin jelas bahwa hutan ini menutup rapat rahasianya. Jejak-jejak energi yang samar pun tak kunjung muncul. Pusaka tingkat alam, yang seharusnya memancarkan aura yang dapat dirasakan oleh mata dan indera kuat mereka, tetap tersembunyi. Tidak ada altar kuno, tidak ada patung penjaga, bahkan tidak ada fluktuasi energi yang bisa ditangkap. Setiap usaha mereka seakan sia-sia.

Pada siang hari yang ketujuh, keduanya memilih untuk berhenti sejenak di sebuah tempat di dalam hutan yang dikelilingi pohon-pohon tua. Tanahnya lembab, dan cahaya matahari menembus celah-celah daun, menciptakan pola bayangan yang bergerak perlahan di atas rumput. Boqin Changing duduk bersandar pada akar pohon besar, sementara Sha Nuo menatap kosong ke kejauhan, wajahnya menunjukkan sedikit rasa bosan dan frustrasi.

“Sampai kapan kita akan di tempat ini?” tanya Sha Nuo dengan nada setengah bosan.

Boqin Changing tersenyum tipis, mengetahui bahwa Sha Nuo pasti mulai merasa jenuh dengan pencarian yang tampaknya tak berujung.

“Kalau kau mau, kau bisa pergi dulu dari sini. Nanti aku akan menyusul setelah menemukan tujuanku,” ucapnya, suaranya tenang namun penuh keyakinan.

Sha Nuo menggeleng.

“Tidak bisa begitu… Aku juga tidak tahu harus kemana jika pergi dari hutan ini. Yang ada, aku malah tersesat.”

Boqin Changing tertawa kecil mendengar jawaban itu, rasa ringan di hatinya. Namun tawa itu belum sempat hilang ketika tiba-tiba sesuatu mengguncang keheningan hutan.

Sebuah auman terdengar, keras, dalam, dan menggetarkan tanah. Posisi suaranya tidak jauh dari tempat mereka duduk. Sha Nuo seketika menegang, matanya melebar.

“Itu… binatang suci!” bisiknya dengan nada serius, suaranya nyaris tak terdengar di antara gemuruh auman yang bergema di hutan.

Boqin Changing mengangguk, merasakan getaran energi yang sama. Aura yang terpancar dari makhluk itu jauh melampaui batas normal, menandakan bahwa mereka tidak menghadapi sekadar siluman atau binatang biasa. Suara auman itu seperti panggilan alam, mengingatkan keduanya bahwa hutan ini masih menyimpan rahasia yang jauh lebih besar daripada yang bisa mereka bayangkan.

Mata Boqin Changing dan Sha Nuo bertemu, tanpa kata, mereka memahami bahwa pencarian mereka baru saja memasuki babak yang lebih berbahaya. Setiap langkah kini harus lebih waspada, setiap napas harus seirama dengan hutan, dan setiap gerakan harus memperhitungkan kemungkinan hadirnya kekuatan pusaka alam yang sejati.

Boqin Changing menatap pepohonan yang bergetar karena auman itu, sebuah senyum tipis namun penuh tekad terbentuk di wajahnya.

“Sepertinya, kita mungkin bisa menemukan jejaknya,” gumamnya pelan, suara yang hanya bisa didengar Sha Nuo.

Sha Nuo menggenggam pedangnya lebih erat, langkahnya perlahan bangkit.

“Aku siap. Apa pun yang muncul, akan kuhadapi.”

Terpopuler

Comments

Grool

Grool

siip

2026-07-26

0

Suris

Suris

mantap...

2026-05-13

1

HINATA SHOYO

HINATA SHOYO

trauma akut paman nou tersesat🤣🤣🤣

2026-03-05

1

lihat semua
Episodes
1 Pertemuan Manusia dari Masa yang Berbeda
2 Tingkatan Alam Ini
3 Pantas Tidak Ada yang Kembali dari Hutan Ini
4 Serangan Dimulai
5 Yang Tak Terduga
6 Mulai Sadar
7 Ruang Dialog Dibuka
8 Mencari Pedang Penebas Dewa
9 Tempat yang Dicari
10 Menghancurkan Dinding Tak Kasat Mata
11 Apakah Kalian Ingin Menjadi Manusia?
12 Petir Siksaan Dunia
13 Menghadapi Petir Siksaan Dunia
14 Berhasil Bertahan
15 Pengikut yang Terlahir Dari Sambaran Petir
16 Memasuki Goa
17 Mencari Pedang Penebas Dewa
18 Menguras Harta Karun
19 Pagoda Serpihan Surga
20 Masuk ke Dalam Pagoda
21 Penguasa Baru Pagoda Serpihan Surga
22 Biarkan Sha Nuo Memasak
23 Belajar Sendiri Diantara Darah dan Luka
24 Pemahaman Menuju Pendekar Langit
25 Awal dari Pelatihan Tertutup
26 Naik Tingkat
27 Lahirnya Pendekar Langit
28 Sebelum Melintasi Dunia Lain
29 Menyerap Batu Pelangi Surga untuk Kesekian Kalinya...
30 Badai yang Tidak Dihadapi Sendirian
31 Pengorbanan Sha Nuo
32 Sha Nuo Terluka Parah
33 Kesempatan untuk Membalas Budi
34 Tangan yang Tidak Akan Terganti
35 Kesembuhan Sha Nuo
36 Duel antar Pendekar Langit (1)
37 Duel antar Pedekar Langit (2)
38 Membuat Formasi Pelindung Sebelum Pergi
39 Sampai di Dunia yang Lain
40 Kembang Api Permohonan Bantuan
41 Jangan Mengarahkan Senjata Padanya
42 Mengumpulkan Informasi
43 Sedikit Informasi Bisa Didapat
44 Hutan Kayu Hijau
45 Dikepung di Hutan
46 Berasal dari Kekaisaran Lain
47 Pertarungan Dimulai
48 Hantu Pedang Sha Nuo vs Iblis Api Yan Mogu
49 Api vs Kegelapan
50 Ahli Formasi Boqin Changing
51 Menyelesaikan Musuh
52 Mengorek Informasi dari Musuh Tersisa
53 Melanjutkan Perjalanan
54 Sha Nuo Dicurigai
55 Keributan Hampir Pecah
56 Sosok Leng Ba yang Sesungguhnya
57 Aku Pernah Melihatmu
58 Segala Sesuatu Mulai Membingungkan
59 Berkeliling Area Perkemahan
60 Suasana Perkemahan
61 Benang Takdir
62 Pertemuan di Tenda Sekte Bulan Suci
63 Pertemuan Para Pendekar
64 Suasana Memanas
65 Ide Sha Nuo
66 Usul Diterima
67 Menuju Arena Pertarungan
68 Sampai di Tepi Lembah Baiyun
69 Biarkan Kami di Baris Paling Depan
70 Kejutan dari Pihak Aliran Hitam
71 Peperangan Dimulai
72 Lawan Mulai Datang
73 Bentrokan di Medan Perang
74 Hantu Pedang Sha Nuo vs Iblis Perang Wei Kuang
75 Dewa Kematian vs Setan Gundul & Penari Gunung Awan
76 Menjadi Pusat Perhatian
77 Bencana Berjalan
78 Kejutan Perang
79 Aku Juga Seorang Pendekar Langit
80 Menyerang Area Musuh
81 Dewa Kematian vs 10 Iblis Pedang Naga Hitam
82 Pertarungan Para Pendekar Langit
83 Satu per Satu Mati
84 Saling Meningkatkan Kekuatan
85 Memenangkan Pertarungan
86 Perang Masih Berlangsung
87 Terus Menyerang
88 Menggoda Boqin Changing
89 Dewa Kematian vs Penguasa Neraka Terlarang
90 Gerbang Neraka Dibuka
91 Neraka yang Sesungguhnya
92 Kejatuhan Sha Nuo
93 Akhir dari Pertarungan Sha Nuo
94 Menyelesaikan Masalah
95 Akhir dari Peperangan
96 Perayaan dan Kesedihan
97 Bertemu Pemimpin Aliansi
98 Dupa Penjaga Jiwa
99 Kembalinya Sha Nuo
100 Petualangan Baru Selanjutnya
101 Arah yang Dituju Sha Nuo
102 Bertemu Kembali
103 Salah Paham
104 Dikepung Prajurit Istana
105 Sha Nuo vs Jenderal Fang Guo
106 Dia Senior Sha Nuo
107 Ingin Menemui Boqin Changing
108 Menunggu di Pagi Buta
109 Ada Harga yang Harus Dibayar
110 Aku Ingin Benda Itu
111 Melapor ke Istana
112 Titah Diberikan
113 Penyihir Kutukan Kegelapan Abadi, He Yaoling
114 Utusan Kaisar Naga Agung
115 Rivalitas Dua Pendekar Terkuat
116 Menunggu Hong Luan
117 Portal Dimensi Berhasil Ditemukan
118 Melihat Keadaan Kaisar Tang
119 Jiwa yang Terluka
120 Masuk ke Dalam Dunia Jiwa Kaisar Tang
121 Dunia Jiwa Kaisar Tang
122 Menunggunya Bergerak
123 Ia Akhirnya Menampakkan Dirinya
124 Pertarungan Pertama Dimulai
125 Tapak Penebus Jiwa
126 Kekuatanku di Dunia Jiwa
127 Melawan Dua Jiwa Pendekar Langit
128 Sama-Sama Menciptakan Makhluk Aneh
129 Makhluk itu Tidak Ada Apa-Apanya
130 Dewa Kematian vs Penyihir Kutukan Kegelapan Abadi
131 Adu Kekuatan
132 Dari Awal Kau Bukan Lawanku
133 Akhir dari Sang Penyihir
134 Kembali ke Dunia Nyata
135 Menyelesaikan Penyembuhan
136 Bualan Sha Nuo
137 Yang Terjadi di Dunia Jiwa
138 Bersiap Melanjutkan Perjalanan ke Utara
139 Menggunakan Portal Dimensi
140 Menuju Sekte Lembah Awan
141 Sampai di Sekte Lembah Awan
142 Penguasa Lautan Darah Chu Beichen
143 Benturan Pertama Terjadi
144 Saling Meraba Kekuatan
145 Mulai Terdesak
146 Kartu As Pertama Dibuka
147 Perubahan Tubuh Boqin Changing
148 Balik Menekan
149 Cambuk Darah Tetua Agung
150 Kaisar Elemen Wu Xing
151 Pengikut di Kehidupan Sebelumnya
152 Ia Menyegel Jiwaku Atas Namamu
153 Asumsi Liar Boqin Changing
154 Apa Kau Tahu Tempat Itu?
155 Persiapan Sebelum Berangkat
156 Perjalanan Dimulai
157 Pengorbanan Itu Bernama Wu Xing dan Sha Nuo
158 Sampai di Markas Penjaga Dunia
159 Pertarungan Hampir Pecah
160 Dewa Kematian vs Kaisar Naga Agung
161 Dia Penguasa Alam Ini
162 Kenyataan yang Menyesakkan
163 Menuju Lokasi Pedang Itu
164 Pedang Penebas Dewa
165 Ide Gila Long Aotian
166 Kau Tidak Sendirian
167 Kelompok Boqin Changing vs Penjaga Dunia
168 Kekuatan Pedang Penebas Dewa
169 Aku Adalah Orang Kedua
170 Mari Kita Hadapi Bersama
171 Kemenangan yang Manis
172 Kembali Pulang (End)
173 Rencana Novel Baru
174 Pengumuman
Episodes

Updated 174 Episodes

1
Pertemuan Manusia dari Masa yang Berbeda
2
Tingkatan Alam Ini
3
Pantas Tidak Ada yang Kembali dari Hutan Ini
4
Serangan Dimulai
5
Yang Tak Terduga
6
Mulai Sadar
7
Ruang Dialog Dibuka
8
Mencari Pedang Penebas Dewa
9
Tempat yang Dicari
10
Menghancurkan Dinding Tak Kasat Mata
11
Apakah Kalian Ingin Menjadi Manusia?
12
Petir Siksaan Dunia
13
Menghadapi Petir Siksaan Dunia
14
Berhasil Bertahan
15
Pengikut yang Terlahir Dari Sambaran Petir
16
Memasuki Goa
17
Mencari Pedang Penebas Dewa
18
Menguras Harta Karun
19
Pagoda Serpihan Surga
20
Masuk ke Dalam Pagoda
21
Penguasa Baru Pagoda Serpihan Surga
22
Biarkan Sha Nuo Memasak
23
Belajar Sendiri Diantara Darah dan Luka
24
Pemahaman Menuju Pendekar Langit
25
Awal dari Pelatihan Tertutup
26
Naik Tingkat
27
Lahirnya Pendekar Langit
28
Sebelum Melintasi Dunia Lain
29
Menyerap Batu Pelangi Surga untuk Kesekian Kalinya...
30
Badai yang Tidak Dihadapi Sendirian
31
Pengorbanan Sha Nuo
32
Sha Nuo Terluka Parah
33
Kesempatan untuk Membalas Budi
34
Tangan yang Tidak Akan Terganti
35
Kesembuhan Sha Nuo
36
Duel antar Pendekar Langit (1)
37
Duel antar Pedekar Langit (2)
38
Membuat Formasi Pelindung Sebelum Pergi
39
Sampai di Dunia yang Lain
40
Kembang Api Permohonan Bantuan
41
Jangan Mengarahkan Senjata Padanya
42
Mengumpulkan Informasi
43
Sedikit Informasi Bisa Didapat
44
Hutan Kayu Hijau
45
Dikepung di Hutan
46
Berasal dari Kekaisaran Lain
47
Pertarungan Dimulai
48
Hantu Pedang Sha Nuo vs Iblis Api Yan Mogu
49
Api vs Kegelapan
50
Ahli Formasi Boqin Changing
51
Menyelesaikan Musuh
52
Mengorek Informasi dari Musuh Tersisa
53
Melanjutkan Perjalanan
54
Sha Nuo Dicurigai
55
Keributan Hampir Pecah
56
Sosok Leng Ba yang Sesungguhnya
57
Aku Pernah Melihatmu
58
Segala Sesuatu Mulai Membingungkan
59
Berkeliling Area Perkemahan
60
Suasana Perkemahan
61
Benang Takdir
62
Pertemuan di Tenda Sekte Bulan Suci
63
Pertemuan Para Pendekar
64
Suasana Memanas
65
Ide Sha Nuo
66
Usul Diterima
67
Menuju Arena Pertarungan
68
Sampai di Tepi Lembah Baiyun
69
Biarkan Kami di Baris Paling Depan
70
Kejutan dari Pihak Aliran Hitam
71
Peperangan Dimulai
72
Lawan Mulai Datang
73
Bentrokan di Medan Perang
74
Hantu Pedang Sha Nuo vs Iblis Perang Wei Kuang
75
Dewa Kematian vs Setan Gundul & Penari Gunung Awan
76
Menjadi Pusat Perhatian
77
Bencana Berjalan
78
Kejutan Perang
79
Aku Juga Seorang Pendekar Langit
80
Menyerang Area Musuh
81
Dewa Kematian vs 10 Iblis Pedang Naga Hitam
82
Pertarungan Para Pendekar Langit
83
Satu per Satu Mati
84
Saling Meningkatkan Kekuatan
85
Memenangkan Pertarungan
86
Perang Masih Berlangsung
87
Terus Menyerang
88
Menggoda Boqin Changing
89
Dewa Kematian vs Penguasa Neraka Terlarang
90
Gerbang Neraka Dibuka
91
Neraka yang Sesungguhnya
92
Kejatuhan Sha Nuo
93
Akhir dari Pertarungan Sha Nuo
94
Menyelesaikan Masalah
95
Akhir dari Peperangan
96
Perayaan dan Kesedihan
97
Bertemu Pemimpin Aliansi
98
Dupa Penjaga Jiwa
99
Kembalinya Sha Nuo
100
Petualangan Baru Selanjutnya
101
Arah yang Dituju Sha Nuo
102
Bertemu Kembali
103
Salah Paham
104
Dikepung Prajurit Istana
105
Sha Nuo vs Jenderal Fang Guo
106
Dia Senior Sha Nuo
107
Ingin Menemui Boqin Changing
108
Menunggu di Pagi Buta
109
Ada Harga yang Harus Dibayar
110
Aku Ingin Benda Itu
111
Melapor ke Istana
112
Titah Diberikan
113
Penyihir Kutukan Kegelapan Abadi, He Yaoling
114
Utusan Kaisar Naga Agung
115
Rivalitas Dua Pendekar Terkuat
116
Menunggu Hong Luan
117
Portal Dimensi Berhasil Ditemukan
118
Melihat Keadaan Kaisar Tang
119
Jiwa yang Terluka
120
Masuk ke Dalam Dunia Jiwa Kaisar Tang
121
Dunia Jiwa Kaisar Tang
122
Menunggunya Bergerak
123
Ia Akhirnya Menampakkan Dirinya
124
Pertarungan Pertama Dimulai
125
Tapak Penebus Jiwa
126
Kekuatanku di Dunia Jiwa
127
Melawan Dua Jiwa Pendekar Langit
128
Sama-Sama Menciptakan Makhluk Aneh
129
Makhluk itu Tidak Ada Apa-Apanya
130
Dewa Kematian vs Penyihir Kutukan Kegelapan Abadi
131
Adu Kekuatan
132
Dari Awal Kau Bukan Lawanku
133
Akhir dari Sang Penyihir
134
Kembali ke Dunia Nyata
135
Menyelesaikan Penyembuhan
136
Bualan Sha Nuo
137
Yang Terjadi di Dunia Jiwa
138
Bersiap Melanjutkan Perjalanan ke Utara
139
Menggunakan Portal Dimensi
140
Menuju Sekte Lembah Awan
141
Sampai di Sekte Lembah Awan
142
Penguasa Lautan Darah Chu Beichen
143
Benturan Pertama Terjadi
144
Saling Meraba Kekuatan
145
Mulai Terdesak
146
Kartu As Pertama Dibuka
147
Perubahan Tubuh Boqin Changing
148
Balik Menekan
149
Cambuk Darah Tetua Agung
150
Kaisar Elemen Wu Xing
151
Pengikut di Kehidupan Sebelumnya
152
Ia Menyegel Jiwaku Atas Namamu
153
Asumsi Liar Boqin Changing
154
Apa Kau Tahu Tempat Itu?
155
Persiapan Sebelum Berangkat
156
Perjalanan Dimulai
157
Pengorbanan Itu Bernama Wu Xing dan Sha Nuo
158
Sampai di Markas Penjaga Dunia
159
Pertarungan Hampir Pecah
160
Dewa Kematian vs Kaisar Naga Agung
161
Dia Penguasa Alam Ini
162
Kenyataan yang Menyesakkan
163
Menuju Lokasi Pedang Itu
164
Pedang Penebas Dewa
165
Ide Gila Long Aotian
166
Kau Tidak Sendirian
167
Kelompok Boqin Changing vs Penjaga Dunia
168
Kekuatan Pedang Penebas Dewa
169
Aku Adalah Orang Kedua
170
Mari Kita Hadapi Bersama
171
Kemenangan yang Manis
172
Kembali Pulang (End)
173
Rencana Novel Baru
174
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!