Permintaan Mbak Susi

Lachlan mendatangi sosok yang berdiri dengan wajah menyeramkan. Dia berjalan dengan didampingi oleh Longga dan Pak Sakera. Dua arwah itu tampak penasaran dengan sosok yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.

"Halo, selamat sore. Nama aku Lachlan de Luca dan ini pak Longga serta pak Sakera," ucap Lachlan tenang. "Nama kamu siapa?"

Tole pun muncul. "Namanya Mbak Susi, Mas L. Mbak, ini mas L yang aku ceritain. Dia cucunya pak Quinn, keponakannya Pak Valentino."

Mbak Susi menatap Lachlan."Kamu benar-benar bisa dipercaya?"

"Insyaallah. Apa yang bisa aku bantu?" jawab Lachlan kalem.

"Apa mas Lachlan bisa menjamin jika polisi-polisi disana bisa dipercaya?" tanya Mbak Susi.

"Kenapa mbak? Apakah ada suatu hal yang berhubungan dengan polisi jadi anda punya dendam?" tebak Lachlan.

"Benar."

Lachlan menghela napas panjang. "Mbak, situasinya adalah kantor divisi kasus dingin belum selesai renovasinya jadi bisa dikatakan, belum resmi jika menerima kasus tapi ... Aku bisa membicarakan tentang apa yang terjadi pada anda ke tim pak Dean."

"Benarkah?" Mbak Susi tampak ragu.

"Begini saja. Bagaimana kita buat perjanjian. Anda tinggal di sini karena memang sudah lama bukan? Tapi anda jangan mengganggu timnya pak Dean. Anda bisa mengganggu para penjahat yang nantinya akan ditahan disini." Lachlan menatap Mbak Susi. "Seperti halnya Tole yang menjadi informan dan ada perjanjian tidak boleh nyolong uang dari keluarga kami dan nanti timnya pak Dean."

Tole mengangguk. "Sejak jaman Nonik aku sudah harus berjanji."

Mbak Susi menatap Tole dan Lachlan bergantian lalu ke Longga dan Pak Sakera. Kunti itu lalu mengangguk.

"Jika mas L dengan tim pak Dean bisa membantu aku, maka aku akan loyal dan membantu kalian," katanya.

"Baik. Mari kita bicarakan kasus mbak Susi. Bisa dibilang sebelum ruangan tim kasus dingin ini jadi, sudah ada kasus yang bikin pecah telor," kekeh Lachlan.

***

Tokyo Jepang

"Kok aku pengen balik ke Jakarta ya?" gumam Raiden Park sambil melamun di toko emas milik keluarganya.

"Kamu mau ngapain ke Jakarta? Habis berantem sama Dewi? Katanya liburan semester mau di sini," tanya Hideo Kojima Park ke cucunya.

"Opa kok tahu sih? Si Dewi Srengenge itu ngambek sama aku ... Kemarin ngusir aku dari Jakarta tapi kok sekarang pengen balik Jakarta!"

"Opa tidak mau tahu ya Raiden. Kamu sudah sering bolak-balik bikin Dewi kesal tapi dia tetap sayang kamu. Ingat, cewek itu punya batasan sabar! Jangan suka ghosting meskipun kamu tidak maksud! Cuma, otak kamu memang sama ajaibnya sama otak Appa kamu!" omel Hideo.

"Lho yang ghosting siapa Opa? Wong aku Ghost Detective kok," eyel Raiden.

Hideo menggeleng gemas. "Raiden, dengar, kamu sudah berapa lama pacaran sama Dewi?"

"Hampir setahun," jawab Raiden.

"Seberapa sering Dewi ngambek sama kamu?"

"Sering banget!" gelak Raiden tanpa rasa bersalah.

Hideo menepuk jidatnya. "Kamu itu lho! Senang banget bikin Dewi marah sih?"

"Soalnya Opa, Dewi kalau marah gemesin. Tapi nanti senyum lagi kok ...." Raiden mengambil sebuah anting-anting emas cantik dan memasukkan ke dalam kotak. "Kalau dikasih ini, pasti nggak ngambek."

"Terus ... Kamu main ambil saja?" pendelik Hideo.

"Lha? Apa nggak boleh?" balas Raiden polos.

"Ya bayar, Raiden! Opa potong dari uang jajan kamu!" putus Hideo.

"Ini murah Opa! Nggak sampai ¥120,000 ( sekitar tiga belas jutaan rupiah )."

"Tetap Opa potong! Bisa bangkrut lama-lama kalau begini caramu!" ucap Hideo sambil meminta kartu debit Raiden. "Kartu?"

Raiden pun mengeluarkan kartu debitnya sambil manyun.

***

Rumah Lachlan dan Nareswari

"Jadi tho mbak Nyes, aku tuh jengkel sama Dendeng! Tapi kalau putus kok ya sayang. Terlepas Dendeng njelehi, tapi dia anaknya lurus dan green flag soal prinsip," adu Dewi Mentari yang datang ke rumah keluarga de Luca usai shopping. Dewi tahu Nareswari sangat suka nasi Padang Pagi Sore, membawakan tiga bungkus untuk keluarga de Luca.

"Lha kalau sudah tahu Dendeng begitu, ya harus diterima Wi. Dia memang punya pola pikir yang ajaib tapi percayalah, Dendeng kalau sudah suka sama satu cewek, ya sudah. Satu thok! Soal setia, dia setia karena melihat bagaimana bucinnya ayah dan opanya ke ibu dan Omanya," kekeh Nareswari sambil makan kikil, favoritnya.

"Iya sih mbak. Tapi tetap saja ... Hiiiihhhh!" geram Dewi Mentari sambil menggigit rendangnya.

"Dewi, dulu aku juga menyangka mas L akan kalem tapi ya ... Tidak juga," kekeh Nareswari.

"Susah ya mbak kalau sudah masuk pesona keluarga Pratomo," gumam Dewi sambil mengecap jarinya yang kena kuah rendang.

***

Lantai Empat Polda Metro Jaya Jakarta

"Arwah perempuan yang dibunuh lima puluh tahun lalu?" seru Hoshi dengan nada tertahan. Sejak Lachlan berbicara dengan Mbak Susi, lampu-lampu di lantai empat, tidak ada yang padam. Tidak seperti kemarin yang membuat para tim harus pulang sebelum Maghrib.

"Iya. Dia sekretarisnya seorang pengusaha. Mbak Susi dibunuh karena tidak mau diajak tidur bersama. Pengusaha ini mendapatkan beking dari Kapolri lama. Jadi kasusnya dianggap perampokan pembunuhan yang dilakukan oleh seorang tukang begal. Kapolrinya sih sudah meninggal tapi si pengusaha masih hidup. Katanya sih kena stroke sekarang," jawab Lachlan. "Si begal yang difitnah juga sudah meninggal di penjara. Dia dihukum dua puluh tahun berdasarkan bukti yang dimanipulasi."

"Arwah si begal nggak ada?" tanya Kaivan.

Lachlan menggeleng.

"Sukur kena stroke! Kakehan polah!" cebik Hoshi.

"Papa, tidak boleh begitu. Disyukuri Papa masih sehat meskipun punya tensi," tegur Valentino gemas.

"Itu namanya makan pencaharian kau!" lanjut Hoshi bodo amat.

Aizen menggeleng gemas ke Opanya. Tanpa menyadari di masa depan, dirinya akan lebih parah kelakuannya dari Hoshi. ( Baca Lucky Daisy, Ghost Detective Season Tiga ).

"Biar aku cari datanya dulu, mas L. Biasanya, kasus yang sengaja dipetieskan adalah kasus yang berhubungan dengan orang yang punya uang dan kekuasaan. Biar aku cek besok," ucap AKP Dean Thomas.

***

Dunia Arwah

"Jadi Susi membuat perjanjian dengan L?" tanya Eyang Surti saat Longga melapor ke dirinya.

"Benar. Aku rasa, divisi yang dibangun mas Hoshi dan Dean, akan penuh warna dengan kasus dingin yang menumpuk di Polda," jawab Longga.

Eyang Surti tersenyum. "Kamu benar Longga, hidup mereka akan penuh dengan warna."

***

Yuhuuu up Pagi Yaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

Terpopuler

Comments

Sayem Sayem

Sayem Sayem

🤣🤣🤣🤣hidup ny pernah warna penuh drama ala keluarga Pratomo ..penuh virus yg membagongkan

2026-03-17

4

Meeta Baggio

Meeta Baggio

Sangatlahh penuh warna dan kacauu termasuk anomali nyaa

2026-03-17

3

Elsa Fanie

Elsa Fanie

akan penuh warna dan anomali yg sangat sangat anomali 🤣🤣🤣

2026-03-17

2

lihat semua
Episodes
1 Hoshi Paramudya Quinn Reeves
2 Divisi Kasus Dingin
3 Mbak Susi
4 Permintaan Mbak Susi
5 Perjanjian Dengan Bon Cabe
6 Teknologia
7 Mbak Susi Beraksi
8 Mandat Hoshi
9 Dokter Rahmat
10 Serial Killer?
11 Dokter Rahmat Mengawasi
12 Teori Tim Gabut
13 Selidik Sana Sini
14 Ibu?
15 Curigation
16 Mengamati
17 Menyamar
18 Saved By The Bell
19 Dokter Rahmat Kecolongan
20 Dokter Wayan
21 Bagaimana Bisa Dekat Dengan Keluarga Sultan?
22 Raiden Park
23 Yuk!
24 Mungkinkah?
25 Hukum Tabur Tuai Itu Nyata
26 Klasik Amat!
27 Aku Tidak Percaya!
28 Pintu Rahasia
29 Jebule
30 Dokter Rahmat Kaget
31 Rencana Hoshi
32 Hoshi Gabut
33 Opa Macan Gabut To The Max
34 Sikap Jarot
35 Kecolongan
36 Dokter Rahmat Shock
37 Dokter Wayan Curiga
38 Hani
39 Detektif Patikelir
40 Dag Dig Dug
41 Bom Waktu
42 Ya Tuhan
43 Bisikan
44 Bima Werkudara
45 Senjata Makan Tuan
46 Dokter Arlo Panik
47 Teror Dimulai
48 Ditangkap
49 Akamsi
50 Yakin
51 Aftermath
52 Arisan
53 The O.G Poci Ask For The Royalti From The Fake Poci
54 Akamsi The Original
55 Real vs Fake
56 Serius?
57 Kena Jebakan Betmen
58 Tugas Untuk Tole
59 Kompol Dean Thomas Menyelidiki
60 AKP Atikah dan dokter Aji
61 Tole Geram
62 Rencana Kompol Dean Thomas
63 Wuaduh!
64 Jabrik 2.4
65 Rencana Dewa Hadiyanto
66 Kacau Ini!
67 Penyidikan Kompol Jarot
68 Diwawancarai
69 New Nemesis
70 Hoshi Paramudya Quinn Reeves
71 The Reeves
72 Di Rumah Duka
73 Wasiat
74 Mayat Dalam Koper
75 AKP Nana dan Rommy
76 Beking
77 Menangkap Dengan Nekad
78 Mulai Diinterogasi
79 Perang Arwah dan Buzzer
80 Saksi Hidup
81 Kejutan Baru
82 Tidak Semudah Itu Férguso
83 Di Sel
84 Tole dan Mbak Susi
85 Mengcapek!
86 New Member
87 Iptu Rio Pratama
88 Lembur
89 Teori Rio
90 Presentasi
91 Baca Buat Tambah Pengetahuan
92 Satu Persatu
93 Dinah Rusidi
94 Terima Kasih Atas Pengakuannya
95 Lachlan de Luca
96 Apa?!
97 Waduh!
98 Gym di Tol
99 Iptu Rio Olahraga
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Hoshi Paramudya Quinn Reeves
2
Divisi Kasus Dingin
3
Mbak Susi
4
Permintaan Mbak Susi
5
Perjanjian Dengan Bon Cabe
6
Teknologia
7
Mbak Susi Beraksi
8
Mandat Hoshi
9
Dokter Rahmat
10
Serial Killer?
11
Dokter Rahmat Mengawasi
12
Teori Tim Gabut
13
Selidik Sana Sini
14
Ibu?
15
Curigation
16
Mengamati
17
Menyamar
18
Saved By The Bell
19
Dokter Rahmat Kecolongan
20
Dokter Wayan
21
Bagaimana Bisa Dekat Dengan Keluarga Sultan?
22
Raiden Park
23
Yuk!
24
Mungkinkah?
25
Hukum Tabur Tuai Itu Nyata
26
Klasik Amat!
27
Aku Tidak Percaya!
28
Pintu Rahasia
29
Jebule
30
Dokter Rahmat Kaget
31
Rencana Hoshi
32
Hoshi Gabut
33
Opa Macan Gabut To The Max
34
Sikap Jarot
35
Kecolongan
36
Dokter Rahmat Shock
37
Dokter Wayan Curiga
38
Hani
39
Detektif Patikelir
40
Dag Dig Dug
41
Bom Waktu
42
Ya Tuhan
43
Bisikan
44
Bima Werkudara
45
Senjata Makan Tuan
46
Dokter Arlo Panik
47
Teror Dimulai
48
Ditangkap
49
Akamsi
50
Yakin
51
Aftermath
52
Arisan
53
The O.G Poci Ask For The Royalti From The Fake Poci
54
Akamsi The Original
55
Real vs Fake
56
Serius?
57
Kena Jebakan Betmen
58
Tugas Untuk Tole
59
Kompol Dean Thomas Menyelidiki
60
AKP Atikah dan dokter Aji
61
Tole Geram
62
Rencana Kompol Dean Thomas
63
Wuaduh!
64
Jabrik 2.4
65
Rencana Dewa Hadiyanto
66
Kacau Ini!
67
Penyidikan Kompol Jarot
68
Diwawancarai
69
New Nemesis
70
Hoshi Paramudya Quinn Reeves
71
The Reeves
72
Di Rumah Duka
73
Wasiat
74
Mayat Dalam Koper
75
AKP Nana dan Rommy
76
Beking
77
Menangkap Dengan Nekad
78
Mulai Diinterogasi
79
Perang Arwah dan Buzzer
80
Saksi Hidup
81
Kejutan Baru
82
Tidak Semudah Itu Férguso
83
Di Sel
84
Tole dan Mbak Susi
85
Mengcapek!
86
New Member
87
Iptu Rio Pratama
88
Lembur
89
Teori Rio
90
Presentasi
91
Baca Buat Tambah Pengetahuan
92
Satu Persatu
93
Dinah Rusidi
94
Terima Kasih Atas Pengakuannya
95
Lachlan de Luca
96
Apa?!
97
Waduh!
98
Gym di Tol
99
Iptu Rio Olahraga

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!