The Beginning : Ghost Detective Season 1.5

The Beginning : Ghost Detective Season 1.5

Hoshi Paramudya Quinn Reeves

"V, kamu panggil si Ding Dong dong! Bilang, Papa mau bicara sekarang!" perintah Hoshi ke putranya, Valentino Reeves, yang sedang bekerja.

"Lha? Pak Macan biasanya telepon sendiri ke Dean," jawab Valentino bingung.

"Jempol Papa pegal. Telepon gih! Kemarin si Ding Dong minta ketemu sama Papa. Sayangnya kan kemarin Papa harus istirahat gegara asam lambung naik kebanyakan mangga." Hoshi lalu duduk di sofa ruang kerja Valentino. "Telepon sana V!"

Valentino menggelengkan kepalanya. Ampun deh Papa nih! Pria itu pun mengambil ponselnya.

"Siang Dik Dean ... Iya ini Pak V. Kamu bisa ke PRC Group? Pak Quinn minta bertemu ... Jam? Kalau bisa sekarang ... Ya sekarang saja." Valentino melihat ke arah Hoshi yang memilih tiduran di sofa. "Oke, dik. Kami tunggu."

Hoshi mendengar Valentino meletakkan ponselnya. "Sudah?"

"Sampun Papa Macan."

"Bagus!" Hoshi memejamkan matanya lagi.

"Pa, apa papa sudah sehat? Semua aman? Sudah diperiksa Kaysa?" tanya Valentino yang cukup cemas karena kemarin Hoshi harus dibawa ke IGD PRC Hospital gara-gara asam lambung.

"Sudah," jawab Hoshi pendek.

"Makanya tho Pa, kalau makan mangga itu kira-kira. Kai sampai nggak dibagi papa lho pas main ke rumah."

"Yeeeee, itu kan yang kupas dan motong mamamu! Ya buat Papa lah! Kai kan bisa kupas dan motong sendiri! Kok ngrepotin mama kamu!" balas Hoshi judes.

"Yaaa tapi kan mama mau kasih ke cucu. Papa tuh lho, egoisnya ampun deh!" kekeh Valentino. "Tetap ya sama cucu jendral VOC tidak luntur!"

"Sekali jendral VOC, tetap jendral VOC! Ingat, Opa buyut bin canggah kalian itu memang orang VOC!" ucap Hoshi. "Mana Arsya juga nikah sama Violet yang notabene dari wangsa VOC."

Valentino menghela napas panjang. "Wangsa pula. Papa habis baca Game of Thrones kah?"

"Iya. Baca lagi dan tidak pernah bosan!"

***

Polda Metro Jaya Jakarta

AKP Dean Thomas bergegas membereskan pekerjaannya setelah ditelpon oleh Valentino Reeves. AKP termuda di usia 28 tahun itu kemudian keluar dari ruang kerjanya. AKP Dean Thomas termasuk mendapatkan percepatan jabatan karena prestasinya di divisi major crimes. Rekannya, Aiptu Rayyan, sekarang sedang pendidikan lagi untuk menjadi perwira di Lembang. Bisa jadi dia solo run dan jujur, AKP Dean Thomas tidak mau ikut arus oknum polisi yang ingin kaya lewat jalur haram.

AKP Dean Thomas sudah menikah dengan Rafika, seorang ahli forensik dari CSI Polda. Mereka sedang menunggu kehadiran buah hati karena Rafika sedang hamil anak pertama yang sudah diperkirakan laki-laki.

"Kamu mau kemana Bang Dean?" tanya Iptu Nana.

"Ada urusan bentar." AKP Dean Thomas berbalik dan menemui juniornya. "Nana ...."

"Ya Bang Dean?"

AKP Dean Thomas berbisik di sisi telinga Iptu Nana. Wanita berambut pendek itu pun terbelalak.

"I'm in Bang Dean! Aku sudah jèléh ( muak ) dengan korupsi di sini! Mas Rommy sudah bilang kalau ada divisi yang bersih, pindah!" bisik Iptu Nana dengan wajah berbinar.

"Doakan proposal aku diterima ya? Nepotisme sih tapi bagiku, yang penting uangnya halal dan kita membantu banyak orang," senyum AKP Dean Thomas.

"Sip bang! Aku nanti ajak Tikah juga. Kita akan sering ketemu sama Mas L kan? Aku kangen sama Shea comel itu."

AKP Dean Thomas mengangguk. "Aku akan ajak Bang Jarot juga. Dia kan definisi orang lurus juga."

"Sip!"

AKP Dean Thomas lalu keluar dari gedung kantornya dan menuju parkiran dimana motornya terparkir. Tak lama, dia pun mengendarai motornya keluar jalan raya dan menuju gedung PRC Group di area segitiga emas Jakarta.

***

Ruang Kerja Hoshi di PRC Group

AKP Dean Thomas diantarkan oleh salah seorang pengawal Hoshi dan Valentino yang sudah menunggu di lobby saat tahu dia datang. Ethan tersenyum ke AKP Dean Thomas karena mereka sudah beberapa kali bertemu baik kasus kemarin maupun acara lebaran yang diadakan keluarga klan Pratomo.

"Sehat mas Dean?" sapa Ethan.

"Puji Tuhan sehat. Pak Quinn gimana?" balas AKP Dean Thomas.

"Yaaaa sudah mendingan. Mas Dean nggak tahu saja, di rumah sakit malah bikin ramai. Pak Quinn eyel-eyelan sama mas Kaivan hanya perkara mangga. Padahal pas mas Kai pulang dari Harvard kok malah gelut unfaedah," kekeh Ethan yang sudah hapal dengan keributan keluarga Reeves.

"Padahal kan cucunya lho? Apa memang seperti itu kah gaya pak Quinn ke cucunya?" tanya AKP Dean Thomas.

"Tahu nggak mas, kata Pak Quinn, lebih kena di memori soal gelut daripada yang manis-manis," senyum Ethan. "Sekarang Bu Rina melarang pak Quinn makan mangga."

AKP Dean Thomas menggeleng gemas. "Pak Quinn tuh ya!"

Mereka pun tiba di ruang kerja Hoshi dan dipersilahkan masuk oleh sekretarisnya.

Tak lama AKP Dean Thomas berada di dalam ruang kerja yang sophisticated dengan dominasi warna coklat, hitam, putih dan abu-abu. Hoshi tidak sendirian disana karena ada Bimasena Baskara yang sedang berbincang dengannya.

"Ah, Ding Dong. Terima kasih Ethan sudah mengantarkan cucu angkat aku," senyum Hoshi membuat AKP Dean Thomas melongo.

"Sama-sama pak Quinn. Saya permisi dulu," pamit Ethan.

"Cucu .... Angkat?" beo AKP Dean Thomas.

"Iya. Kamu aku anggap cucu angkat aku. Tahu kenapa? Aku suka pria cerdas dan lurus! Bagiamana kabar Rafika dan kehamilannya? Masuk usia berapa?"

"Delapan bulan pak Quinn," jawab AKP Dean Thomas sambil Salim ke Hoshi dan Bima.

"Oke, sudah cukup basa basinya. Kamu minta apa Dean?" Tanya Hoshi saat AKP Dean Thomas duduk di kursi depan meja kerjanya.

"Divisi kasus dingin. Saya hanya minta dibuat divisi itu karena saya dan dik Rayyan ingin membantu para keluarga yang masih bertanya-tanya kenapa anggota keluarganya tewas tanpa ada closure yang pasti," jawab AKP Dean Thomas serius. "Saya juga sudah mengajak Nana, Atikah dan Bang Jarot. Saya memang selektif memilih tim yang benar-benar mengayomi masyarakat."

Hoshi saling berpandangan dengan Bima yang berada di depannya.

"Kamu akan berhubungan dengan arwah," ucap Hoshi akhirnya.

"Saya tahu pak Quinn."

"Kalau divisi kasus dingin, tidak bikin kamu kaya."

"Saya juga tahu pak Quinn. Kami disumpah untuk melayani masyarakat jadi bukan kekayaan yang saya cari."

"Jangan ngibrit kalau ada arwah yang bentuknya aneh-aneh! Jangan macam Werkudara satu ini! Nama saja keren, lihat arwah buyutnya jejeritan!" Ejek Hoshi ke Bima yang menatap judes.

"Siapa yang tidak jejeritan! Lehernya hampir pedot Kuwi!" Seru Bima kesal.

***

Yuhuuu up Siang yaaaa

Ini cerita santai ya gengs. Up-nya suka-suka.

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️

Terpopuler

Comments

Noey Aprilia

Noey Aprilia

Hai kk....
aku udh mmpir plus borongn jg,biar kk mkin smngt....he...he....
mnimal bs mngobati kngen sm opa bon cabe yg 1 ni,scra kn d crta yg lain udh beda alm.....
d tnggu up'ny kk....smnggttt....😘😘😘

2026-03-14

2

mama_im

mama_im

waaahh mundur nya jauh banget kak. kirain td pas ada notif karya baru GD, itu cerita sheva, ternyata kakek buyut nya 😅😅😅

2026-03-14

3

muhammad ibnuarfan

muhammad ibnuarfan

Alhamdulillah...cerita2 sebelum nya di perjelas...cuma 1...aku gak punya aplikasi yang itu...mana kisah nya ada di sana lagi...😭😭😭

2026-03-13

3

lihat semua
Episodes
1 Hoshi Paramudya Quinn Reeves
2 Divisi Kasus Dingin
3 Mbak Susi
4 Permintaan Mbak Susi
5 Perjanjian Dengan Bon Cabe
6 Teknologia
7 Mbak Susi Beraksi
8 Mandat Hoshi
9 Dokter Rahmat
10 Serial Killer?
11 Dokter Rahmat Mengawasi
12 Teori Tim Gabut
13 Selidik Sana Sini
14 Ibu?
15 Curigation
16 Mengamati
17 Menyamar
18 Saved By The Bell
19 Dokter Rahmat Kecolongan
20 Dokter Wayan
21 Bagaimana Bisa Dekat Dengan Keluarga Sultan?
22 Raiden Park
23 Yuk!
24 Mungkinkah?
25 Hukum Tabur Tuai Itu Nyata
26 Klasik Amat!
27 Aku Tidak Percaya!
28 Pintu Rahasia
29 Jebule
30 Dokter Rahmat Kaget
31 Rencana Hoshi
32 Hoshi Gabut
33 Opa Macan Gabut To The Max
34 Sikap Jarot
35 Kecolongan
36 Dokter Rahmat Shock
37 Dokter Wayan Curiga
38 Hani
39 Detektif Patikelir
40 Dag Dig Dug
41 Bom Waktu
42 Ya Tuhan
43 Bisikan
44 Bima Werkudara
45 Senjata Makan Tuan
46 Dokter Arlo Panik
47 Teror Dimulai
48 Ditangkap
49 Akamsi
50 Yakin
51 Aftermath
52 Arisan
53 The O.G Poci Ask For The Royalti From The Fake Poci
54 Akamsi The Original
55 Real vs Fake
56 Serius?
57 Kena Jebakan Betmen
58 Tugas Untuk Tole
59 Kompol Dean Thomas Menyelidiki
60 AKP Atikah dan dokter Aji
61 Tole Geram
62 Rencana Kompol Dean Thomas
63 Wuaduh!
64 Jabrik 2.4
65 Rencana Dewa Hadiyanto
66 Kacau Ini!
67 Penyidikan Kompol Jarot
68 Diwawancarai
69 New Nemesis
70 Hoshi Paramudya Quinn Reeves
71 The Reeves
72 Di Rumah Duka
73 Wasiat
74 Mayat Dalam Koper
75 AKP Nana dan Rommy
76 Beking
77 Menangkap Dengan Nekad
78 Mulai Diinterogasi
79 Perang Arwah dan Buzzer
80 Saksi Hidup
81 Kejutan Baru
82 Tidak Semudah Itu Férguso
83 Di Sel
84 Tole dan Mbak Susi
85 Mengcapek!
86 New Member
87 Iptu Rio Pratama
88 Lembur
89 Teori Rio
90 Presentasi
91 Baca Buat Tambah Pengetahuan
92 Satu Persatu
93 Dinah Rusidi
94 Terima Kasih Atas Pengakuannya
95 Lachlan de Luca
96 Apa?!
97 Waduh!
98 Gym di Tol
99 Iptu Rio Olahraga
100 Dikepung
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Hoshi Paramudya Quinn Reeves
2
Divisi Kasus Dingin
3
Mbak Susi
4
Permintaan Mbak Susi
5
Perjanjian Dengan Bon Cabe
6
Teknologia
7
Mbak Susi Beraksi
8
Mandat Hoshi
9
Dokter Rahmat
10
Serial Killer?
11
Dokter Rahmat Mengawasi
12
Teori Tim Gabut
13
Selidik Sana Sini
14
Ibu?
15
Curigation
16
Mengamati
17
Menyamar
18
Saved By The Bell
19
Dokter Rahmat Kecolongan
20
Dokter Wayan
21
Bagaimana Bisa Dekat Dengan Keluarga Sultan?
22
Raiden Park
23
Yuk!
24
Mungkinkah?
25
Hukum Tabur Tuai Itu Nyata
26
Klasik Amat!
27
Aku Tidak Percaya!
28
Pintu Rahasia
29
Jebule
30
Dokter Rahmat Kaget
31
Rencana Hoshi
32
Hoshi Gabut
33
Opa Macan Gabut To The Max
34
Sikap Jarot
35
Kecolongan
36
Dokter Rahmat Shock
37
Dokter Wayan Curiga
38
Hani
39
Detektif Patikelir
40
Dag Dig Dug
41
Bom Waktu
42
Ya Tuhan
43
Bisikan
44
Bima Werkudara
45
Senjata Makan Tuan
46
Dokter Arlo Panik
47
Teror Dimulai
48
Ditangkap
49
Akamsi
50
Yakin
51
Aftermath
52
Arisan
53
The O.G Poci Ask For The Royalti From The Fake Poci
54
Akamsi The Original
55
Real vs Fake
56
Serius?
57
Kena Jebakan Betmen
58
Tugas Untuk Tole
59
Kompol Dean Thomas Menyelidiki
60
AKP Atikah dan dokter Aji
61
Tole Geram
62
Rencana Kompol Dean Thomas
63
Wuaduh!
64
Jabrik 2.4
65
Rencana Dewa Hadiyanto
66
Kacau Ini!
67
Penyidikan Kompol Jarot
68
Diwawancarai
69
New Nemesis
70
Hoshi Paramudya Quinn Reeves
71
The Reeves
72
Di Rumah Duka
73
Wasiat
74
Mayat Dalam Koper
75
AKP Nana dan Rommy
76
Beking
77
Menangkap Dengan Nekad
78
Mulai Diinterogasi
79
Perang Arwah dan Buzzer
80
Saksi Hidup
81
Kejutan Baru
82
Tidak Semudah Itu Férguso
83
Di Sel
84
Tole dan Mbak Susi
85
Mengcapek!
86
New Member
87
Iptu Rio Pratama
88
Lembur
89
Teori Rio
90
Presentasi
91
Baca Buat Tambah Pengetahuan
92
Satu Persatu
93
Dinah Rusidi
94
Terima Kasih Atas Pengakuannya
95
Lachlan de Luca
96
Apa?!
97
Waduh!
98
Gym di Tol
99
Iptu Rio Olahraga
100
Dikepung

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!