Ridho menggeleng pelan. “Belakangan ini… semakin sering.”
Nara menghela napas.
“Dia memaksakan diri. Fisiknya sudah tidak sekuat itu lagi. Ditambah tekanan seperti tadi…” ia berhenti sejenak, “jelas memperburuk.”
Ridho diam.
"Ayza," gumam Nara pelan. Ia mengangkat alis sedikit. “Seperti apa dia sebenarnya?”
Ridho tak langsung menjawab. Seolah memilih kata.
“Bu Ayza…” ia menarik napas, “…bukan orang yang mudah goyah.”
Tatapannya lurus ke depan.
“Beliau punya prinsip. Teguh. Kalau sudah memutuskan sesuatu… sulit diubah.”
Nara mendengarkan.
“Dan satu hal lagi,” lanjut Ridho, suaranya makin rendah. “Beliau sangat bertanggung jawab.”
Ia menoleh ke arah pintu ruang rawat.
“Kalau beliau tahu Pak Kaisyaf sakit…” jedanya singkat, “…beliau tidak akan pergi.”
Nara tidak menyela.
“Beliau akan tinggal. Merawat. Sampai akhir.”
Kalimat terakhir itu… lebih berat dari yang lain.
Ridho tersenyum tipis. Pahit.
“Sepuluh tahun mereka bersama, Dok.” Ia menggeleng pelan. “Tidak pernah ada masalah sebesar ini.”
Nara menyandarkan tubuhnya ke dinding.
“Sebagai wanita…” ucapnya pelan, “aku tidak yakin dia akan sekuat itu.”
Ridho menoleh.
“Kalau dia benar mencintai Kaisyaf,” lanjut Nara, “dia akan terluka. Tapi bukan berarti dia tidak bisa belajar melepas… pelan-pelan.”
Ridho tersenyum lagi. Kali ini lebih pahit. “Pak Kaisyaf tidak mau ambil risiko itu.”
Nara mengernyit. “Maksudmu?”
Ridho menarik napas. “Beliau sengaja membuat Bu Ayza membencinya.”
Nara terdiam.
“Agar saat waktunya tiba…” lanjut Ridho, “Bu Ayza tidak lagi terikat.”
Tatapannya turun.
“Agar beliau bisa pergi… tanpa menarik dua orang ikut hancur bersamanya.”
Nara menatapnya lama. “Dan anaknya?” tanyanya.
Ridho tersenyum tipis.
“Itu yang paling dipikirkan.” Ia melanjutkan, lebih pelan. “Pak Kaisyaf sedang… memindahkan dirinya sendiri.”
Nara mengernyit. “Memindahkan?”
“Pelan-pelan,” jawab Ridho. “Menggeser posisi itu. Sebagai ayah. Sebagai tempat bergantung.”
Tatapannya kembali ke arah ruang rawat. “Ke orang yang dia percaya… bisa…
Cinta Yang Kupaksa Kau Benci
15. Cinta yang Memilih Menjauh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments
Anonim
Kaisyah sakitnya parah, tidak mau istrinya tahu.
Begitu cintanya pada Ayza, Kaisyaf memilih Ayza membencinya. Mengaku mencintai wanita lain.
Sepertinya Ayza tak sepenuhnya percaya apa yang dikatakan Kaisyaf.
Kalau Ayza tahu kondisi Kaisyaf, pasti akan merawatnya dengan penuh cinta.
Ayza menemukan sebuah botol kecil ketika ia membuka lemari. Bisa jadi obat dalam botol kecil itu sebagai petunjuk, Kaisyaf menderita sakit.
2026-03-28
2
asih
ternyata ridho punya mata² untuk ngawasi ayza,
hiuhh kenapa g jujur saja sih Kai bilang apa adanya, Dan jika kamu pergi buat wasiat utk ayza Dan fahri kayaknya sih lebih gampang tapi ayza nya yg berat ngejalani ,
Dari pada kalian semua hancur kayak Gini 😭😭
2026-03-28
3
Anitha
biarkan saja Ayza tau itu obat apa,biar Ayza metawat suami tercintanya dengan penuh kasih sayang dan kasih semangat untuk Kaisyaf,,dan dari situ penyakit Kaisyaf perlahan sembuh
2026-03-28
2