Kafe ZAYYAS

"Anak mana?" tanya Ghaffar, dengan suara yang terdengar dingin tapi seksi. Seandainya para siswi mendengar, sudah pasti perpus langsung ramai.

"Anak IPS 5, dia ngajak ketemuan ntar malem. Gimana?? Kamu mau tolongin dia?" tanya Akbar, Ghaffr mengangguk setelah beberapa menit berpikir

"Ok, bilang kita akan ketemuan di kafe ZAYYAS. Di tempat biasa" Akbar mengangguk, ia mengambil ponselnya. Mengirim pesan pada salah satu klien nya, memberitahukan tempat dan waktu pertemuan.

ZAYYAS.... kafe yang Ghaffar bangun, sejak ia masih duduk di bangku 2 SMP. Bukan hanya manusia tamunya, tetapi juga arwah-arwah penasaran. Yang masih memiliki ganjalan, saat MEREKA masih hidup dulu. Dengan kata lain, kafe itu buka selama 24 jam. Ghaffar juga memilih untuk tinggal di kafe, selain lokasinya dekat dengan sekolah. Itu juga memudahkan dirinya, bertemu dengan 'MEREKA'.

Nama kafe yang merupakan gabungan, dari nama kedua orang tuanya. Zayyan dan Yasmin, nama orang penting dalam hidupnya.

"Beres ya udah atuh yuk kita ke kantin dulu. Masih cukup buat jajan mah, apa mau aku yang beliin?" Ghaffar menggelengkan kepalanya

Ia tak ingin memanfaatkan kebaikan sahabatnya, hanya perkara membeli makan di kantin.

"Ayo" Ghaffar pun bangun dari duduknya, Akbar menyusul dan kini berjalan di sampingnya.

"Loker kamu teh penuh Ghaf, sama surat cinta sama hadiah. Mau kamu kemanain?" Akbar memulai percakapan

"Suratnya buang, hadiahnya bagiin aja." jawab Ghaffar tanpa rasa bersalah, Akbar hanya mengangguk saja.

"Kamu teh ga takut gitu, kalo yang kasih surat pada sakit hati?" tanya Akbar, Ghaffar menggelengkan kepalanya.

"Lebih baik seperti ini, daripada memberi mereka harapan kosong." jawab Ghaffar, Akbar akhirnya paham

"Terus itu si Alexa, kamu teh mau diem aja. Dia suka nindas para siswi, yang suka sama kamu. Malah sekarang teh, ngaku-ngaku pacarnya kamu." Ghaffar menghela nafas

Perempuan itu benar-benar tak tau malu, wajahnya begitu tebal. Padahal Ghaffar sudah berkali-kali bilang, bila ia tak ada perasaan apapun padannya.

Bukan ia tak menghargai, semua yang sudah dilakukan perempuan itu selama ini. Selain karena ia tak suka perempuan agresif, ia juga tau bagaimana sifat dan watak Alexa. Perempuan yang akan menghalalkan segala cara, demi mendapatkan apa yang ia inginkan. Bahkan isi hatinya, begitu kotor dan buruk.

"Aku akan menekan orang tuanya, dia sangat mengganggu." jawab Ghaffar

"Setuju, kamu bisa menyembunyikan identitas kamu. Tapi kalo udah kaya gini mah, udah ga bener Ghaf. Banyak siswi yang di rugikan, bahkan ada yang sampe mau bunuh diri. Kamu tau kan berita itu..." Ghaffar mengangguk

'Benar, perempuan itu sudah melewati batas. Aku tak bisa terus membiarkannya, bisa jatuh korban meninggal dunia bila dibiarkan.' ucap Ghaffar dalam hati

Baru saja Ghaffar masuk pintu kantin, sorakan para siswi terdengar menggema. Ini yang tak di sukai Ghaffar, alasan ia malas pergi ke kantin.

"Kita langsung beli makanannya, terus langsung keluar." Akbar mengangguk

Mereka berjalan ke stand biasa, membeli 2 nasi bakar isi ayam rica dan 2 botol air mineral. Setelah selesai bayar, mereka gegas berjalan keluar. Lebih memilih makan di kelas, daripada di kantin.

"KAK GHAFFAR, TUNGGU" teriak seorang adik kelas. Akbar langsung berdiri di depan Ghaffar, seraya merentangkan salah satu tangannya. Bertujuan menghalangi siswi tersebut, agar tak mendekati sahabatnya. Bukan apa, Akbar hanya menghindari sikap Ghaffar yang mudah tersinggung. Ia tak suka, bila ada perempuan yang menyentuhnya.

"Ada apa?" tanya Akbar, wajah siswi itu terlihat langsung bete. Menatap tajam Akbar, namun pria itu tak peduli.

"Awas lo, gue mau bicara sama kak Ghaffar." ucap siswi yang bernama Lintang

"Mending kamu pergi, jangan ganggu waktunya. AWAS!!!" ucap Akbar, seraya mendorong lengan atas Lintang. Membuat siswi itu, harus menyingkir beberapa langkah ke samping.

Akbar dan Ghaffar melanjutkan langkahnya, mereka keluar dari kantin.

"CK.. AAAAAAAA... KESAAAALL" teriak siswi itu, tentu saja hal itu menjadi tontonan para siswa.

Ada yang menertawakannya, ada juga yang tak peduli.

"Ngeyel kamu tuh, udah di kasih tau juga. Kak Akbar, ga akan biarin siapapun deketin kak Ghaffar. Dia itu garda terdepan, yang ngejauhin cewe-cewe dari kak Ghaffar." ucap teman sekelasnya, yang bernama Maira

"Ck... Babunya berarti kan? Sombong banget.." balas Lintang

"Jangan kasar kamu, kalo kak Ghaffar denger. Kamu bisa habis di tangannya, gitu-gitu juga kak Ghaffar bakal bela orang-orang terdekatnya. Bahkan ada siswa yang tangannya patah, karena mengejek kak Akbar anak haram. Padahal kak Akbar itu hanya anak yatim, yang ditinggalkan ayahnya saat dia baru lahir. Ayahnya kak Akbar mengalami kecelakaan, lalu beliau meninggal di tempat." jelas teman lainnya, yang bernama Santi

"Lo tau banyak ya, lo suka ma si Akbar... Akbar itu..." balas Lintang tak suka, Maira dan Santi tertawa

"Semua murid di sini tau, kamu aja yang ga tau. Karena kamu anak pindahan, pokonya jangan macem-macem deh ma kak Ghaffar ma kak Akbar. Belum lagi, kamu juga harus hati-hati sama senior yang namanya kak Alexa." ucap Maira

"Mending jadi fans nya aja, menyukai kak Ghaffar dari jauh. Pria dingin tak tersentuh, namun memiliki aura yang luar biasa. Uhuuyyy..." sambung Santi

"Siapa lagi itu Alexa? Pacar kak Ghaffar??" tanya Lintang

"Bukan, tapi cuma cewe yang terobsesi. Yang ngaku-ngaku, jadi pacarnya kak Ghaffar. Padahal bukan sekali dua kali di tolak, tapi emang orang nya dableg. Banyak murid cewek, yang jadi korban bully nya. Hanya karena suka sama kak Ghaffar, aneh.." jawab Maira pelan

"Cih... Gue ga peduli ya, gue pasti bisa luluhin kak Ghaffar." ucap Lintang percaya diri

"Terserah kamu aja lah, kita mah udah peringatan. Ya udah ah, aku mau ke kelas duluan." ucap Santi, ia memilih menjauhi orang seperti Lintang ini

Keras kepala, egois, juga sombong. Untung cuma teman sekelas, si Lintang nya aja yang terus nempel. Calon biang masalah si Lintang tuh, mending jaga jarak.

"Aku juga ikut kamu ihh" Maira berlari menyusul Santi, membuat Lintang makin kesal

"KALIAN TUNGGUIN GUE.." teriaknya, yang juga ikut berlari

.

.

"Maaf, aku terlambat datang." ucap orang, yang mengirim pesan pada Akbar. Nampaknya benar, bila dia tak bisa istirahat dengan benar. Lingkar mata panda nya, terlihat begitu jelas. Sudah beberapa hari ini juga dia tak masuk sekolah. Tubuhnya semakin kurus, karena ia tak memiliki nafsu makan.

"Hmm" Akbar terkekeh, melihat reaksi orang yang mau di bantunya. Saat pria itu, mendengar jawaban singkat Ghaffar.

"Kenalin gue Akbar, dia Ghaffar" pria itu mengangguk

"Siapa yang tak mengenal kalian si sekolah, aku Damar." balas pria itu

"Siapa saja?" tanya Ghaffar, mengejutkan Damar

Padahal Ia belum cerita apapun, tapi Ghaffar sudah bertanya siapa saja?

"Mm.. itu.. aku dan sahabat ku Bayu." jawabnya

"Apa dia juga mengalami hal yang sama, dengan apa yang kamu alami?" tanya Ghaffar lagi, Damar mengangguk. Ghaffar menghela nafas, ia menatap lurus ke arah Damar.

Tapi... Bukan Damar yang ia tatap, melainkan sosok lain yang ada di belakang Damar.

"Mereka marah...

DEG

...****************...

Jangan lupa like, komen, gift dan vote nyaaaa.....🥰

Terpopuler

Comments

mama_im

mama_im

uhuuuyyy,,, ini mau up rutin jam berapa mak?? malem apa siang?

2026-03-21

6

Ela Jutek

Ela Jutek

ahhh seru seru, lanjut mak/Determined/

2026-03-21

4

Queen adzilla👑

Queen adzilla👑

wah mak seru banget ceritanya,mak apa ada keluarga zandra juga di cerita ini mak

2026-03-22

1

lihat semua
Episodes
1 Ghaffar Syarif Darmawan
2 Flashback
3 Kafe ZAYYAS
4 Menolong Damar
5 Pergi ke Bangunan Terbengkalai
6 Cerita di Balik Boneka
7 Damar Pindah
8 Menolong Candra
9 Tiga Arwah Anak Hilang
10 Akhir seorang Alexa
11 Kedatangan Orang Tua para arwah
12 Cerita Kematian Tiga Arwah
13 Mencari Jenazah 1
14 Fakta yang Mengejutkan Keluarga Korban
15 Ghaffar Mengurung Diri
16 Kondisi Ghaffar
17 Ghaffar Siuman
18 Kepulangan Ghaffar
19 Tiga Keluarga Baru Ghaffar
20 Pergi ke Proyek Bangunan
21 Cerita di Balik Kematian Arwah Dani
22 MOON
23 Mingyu
24 Part 24
25 Menyelesaikan Kasus Besar
26 Arwah yang di tahan Hantu Air
27 Permintaan Mommy Grace
28 Part 28
29 Keterkejutan Dokter Dania
30 Menyelamatkan Tunangan Arsita
31 Part 31
32 Hantu Air
33 Hantu Air 2
34 Sedikit Tentang Moon
35 Sagara
36 Perpisahan
37 Pak Henri
38 Part 38
39 Part 39
40 Khodam Milik Ghaffar
41 Part 41
42 Mingyu Di rawat
43 Part 43
44 Permintaan Ghaffar
45 Part 45
46 Cerita bi Hera
47 Selesainya Masalah bi Hera
48 Ketua Kelas Mirza
49 Tentang Sean
50 Perdebatan
51 Fakta yang Mengejutkan
52 Part 52
53 Menuju Rumah Keluarga Andita
54 Ruang Bawah Tanah
55 Perpisahan
56 Masih Flashback
57 Rencana Lelang
58 Pergi ke kosan Kamila
59 Cerita di Balik Rambut Sambung
60 Rencana Ghaffar
61 Part 61
62 Marahnya Ghaffar
63 Cerita di Balik Hadirnya Anyelir
64 Ternyata...
65 Ke Kediaman Keluarga Wijaya Santoso
66 Keluarga Rosy / Ruby
67 Pukulan Untuk Keluarga Mbak Ruby
68 Part 68
69 Melakukan Tes Kecocokan
70 Part 70
71 Hari Pertama Acara di Sekolah
72 Hantu Ruang Musik
73 Mencari Keadilan untuk Shifra
74 Gibah nya Ghaffar dan kak Arimbi
75 Jangan-Jangan.... Cemburu?
76 Part 76
77 Penangkapan Dokter Agnes
78 Permintaan Ghaffar
79 Pergi ke Sekolah Ghaffar
80 Pemintaan kak Elfa
81 Part 81
82 Kondisi Orang Tua Shifra
83 Part 83
84 Pembalasan
85 Part 85
86 Alhamdulillah
87 Perasaan
88 Cerita Kematian Hantu tanpa Kepala
89 Part 89
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Ketakutan om Wira
94 Daging dan Darah Keluarga Terdekat
95 Membantu Bang Abraham
96 Kinanti
97 Part 97
98 Part 98
99 Part 99
100 Part 100
101 Part 101
102 Kak Arini
103 Kak Arini 2
104 Andi Hilang
105 Melani
106 Masih Flashback
107 Part 107
108 Part 108
109 Part 109
110 Part 110
111 Kasus Lain
112 Part 112
113 Pelaku Sebenarnya
114 Cerita Satria
115 Luapan Hati Satria
116 Part 116
117 Cerita Moon
118 Dikejar
119 Masa Lalu Moon
120 Ternyata
121 Part 121
122 Part 122
123 Galuh Supratman
124 Part 124
125 Part 125
126 Cerita Kematian Galuh
127 Part 127
128 Part 128
129 Kasus Galuh Selesai
130 Part 130
131 Part 131
132 Konyolnya Wulan
133 Korban Kecelakaan Mobil
134 Part 134
135 Part 135
136 Part 136
137 Part 137
138 Amarah para Korban dan Hukuman
139 Part 139
140 Part 140
141 Part 141
142 Part 142
143 Part 143
144 Part 144
145 Part 145
146 Ternyata....
147 Part 147
148 Part 148
149 Part 149
150 Tawaran Ghaffar
151 Part 151
152 Part 152
153 Dalang di balik Dalang
154 Part 154
155 Part 155
156 Part 156
157 Part 157
158 Part 158
159 Part 159
160 Part 160
161 Part 161
162 Bewara Judul Baru
163 Part 162
164 Part 163
165 Part 164
166 Part 165
167 Ziarah
168 Teman Lama
169 Tentang Ubay aslias Bayu
170 Bekas Kuburan Massal
171 Part 170
172 Part 171
173 Part 172
174 Pary 173
175 Menuju End
176 SAAAHHH!!
Episodes

Updated 176 Episodes

1
Ghaffar Syarif Darmawan
2
Flashback
3
Kafe ZAYYAS
4
Menolong Damar
5
Pergi ke Bangunan Terbengkalai
6
Cerita di Balik Boneka
7
Damar Pindah
8
Menolong Candra
9
Tiga Arwah Anak Hilang
10
Akhir seorang Alexa
11
Kedatangan Orang Tua para arwah
12
Cerita Kematian Tiga Arwah
13
Mencari Jenazah 1
14
Fakta yang Mengejutkan Keluarga Korban
15
Ghaffar Mengurung Diri
16
Kondisi Ghaffar
17
Ghaffar Siuman
18
Kepulangan Ghaffar
19
Tiga Keluarga Baru Ghaffar
20
Pergi ke Proyek Bangunan
21
Cerita di Balik Kematian Arwah Dani
22
MOON
23
Mingyu
24
Part 24
25
Menyelesaikan Kasus Besar
26
Arwah yang di tahan Hantu Air
27
Permintaan Mommy Grace
28
Part 28
29
Keterkejutan Dokter Dania
30
Menyelamatkan Tunangan Arsita
31
Part 31
32
Hantu Air
33
Hantu Air 2
34
Sedikit Tentang Moon
35
Sagara
36
Perpisahan
37
Pak Henri
38
Part 38
39
Part 39
40
Khodam Milik Ghaffar
41
Part 41
42
Mingyu Di rawat
43
Part 43
44
Permintaan Ghaffar
45
Part 45
46
Cerita bi Hera
47
Selesainya Masalah bi Hera
48
Ketua Kelas Mirza
49
Tentang Sean
50
Perdebatan
51
Fakta yang Mengejutkan
52
Part 52
53
Menuju Rumah Keluarga Andita
54
Ruang Bawah Tanah
55
Perpisahan
56
Masih Flashback
57
Rencana Lelang
58
Pergi ke kosan Kamila
59
Cerita di Balik Rambut Sambung
60
Rencana Ghaffar
61
Part 61
62
Marahnya Ghaffar
63
Cerita di Balik Hadirnya Anyelir
64
Ternyata...
65
Ke Kediaman Keluarga Wijaya Santoso
66
Keluarga Rosy / Ruby
67
Pukulan Untuk Keluarga Mbak Ruby
68
Part 68
69
Melakukan Tes Kecocokan
70
Part 70
71
Hari Pertama Acara di Sekolah
72
Hantu Ruang Musik
73
Mencari Keadilan untuk Shifra
74
Gibah nya Ghaffar dan kak Arimbi
75
Jangan-Jangan.... Cemburu?
76
Part 76
77
Penangkapan Dokter Agnes
78
Permintaan Ghaffar
79
Pergi ke Sekolah Ghaffar
80
Pemintaan kak Elfa
81
Part 81
82
Kondisi Orang Tua Shifra
83
Part 83
84
Pembalasan
85
Part 85
86
Alhamdulillah
87
Perasaan
88
Cerita Kematian Hantu tanpa Kepala
89
Part 89
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Ketakutan om Wira
94
Daging dan Darah Keluarga Terdekat
95
Membantu Bang Abraham
96
Kinanti
97
Part 97
98
Part 98
99
Part 99
100
Part 100
101
Part 101
102
Kak Arini
103
Kak Arini 2
104
Andi Hilang
105
Melani
106
Masih Flashback
107
Part 107
108
Part 108
109
Part 109
110
Part 110
111
Kasus Lain
112
Part 112
113
Pelaku Sebenarnya
114
Cerita Satria
115
Luapan Hati Satria
116
Part 116
117
Cerita Moon
118
Dikejar
119
Masa Lalu Moon
120
Ternyata
121
Part 121
122
Part 122
123
Galuh Supratman
124
Part 124
125
Part 125
126
Cerita Kematian Galuh
127
Part 127
128
Part 128
129
Kasus Galuh Selesai
130
Part 130
131
Part 131
132
Konyolnya Wulan
133
Korban Kecelakaan Mobil
134
Part 134
135
Part 135
136
Part 136
137
Part 137
138
Amarah para Korban dan Hukuman
139
Part 139
140
Part 140
141
Part 141
142
Part 142
143
Part 143
144
Part 144
145
Part 145
146
Ternyata....
147
Part 147
148
Part 148
149
Part 149
150
Tawaran Ghaffar
151
Part 151
152
Part 152
153
Dalang di balik Dalang
154
Part 154
155
Part 155
156
Part 156
157
Part 157
158
Part 158
159
Part 159
160
Part 160
161
Part 161
162
Bewara Judul Baru
163
Part 162
164
Part 163
165
Part 164
166
Part 165
167
Ziarah
168
Teman Lama
169
Tentang Ubay aslias Bayu
170
Bekas Kuburan Massal
171
Part 170
172
Part 171
173
Part 172
174
Pary 173
175
Menuju End
176
SAAAHHH!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!