Bab 21

Bisa menunaikan kewajiban berjam'ah dengan orang-orang penting dalam hidup, adalah sesuatu yang sangat di impikan Anisa empat tahun ini. Kini dia kembali bisa mendengarkan Abi yang melafadzkan lantunan ayat-ayat suci dengan begitu khusyu'. Suara merdu yang sudah sejak kecil dia dengarkan bersama sang Umi saat waktunya bermunajat pada sang maha pemberi kasih kini kembali terdengar di telinganya.

Selesai menunaikan kewajiban berjama'a, Anisa kini sedang membantu Umi dan Ibu Mirna untuk menyiapkan sarapan dan bekal untuk mereka bawa ke Jakarta pagi ini.

Di ruang keluarga, Dimas masih serius menemani putrinya bermain. Permain lego sudah berserakan di atas karpet depan mereka. Tawa riang dari si lecil Zia membuat Dimas tidak tahan untuk mendaratkan di pipi gembul putrinya itu.

Abi Arif yang sedang duduk menikmati secangkir teh di sofa di ruangan yang sama, terus memperhatikan dengan hati yang menghangat. Cucu kecilnya itu begitu cepat terbiasa dengan ayahnya, ibarat kata darah lebih kental dari pada air. Beberapa tahun berpisah, bahkan Dimas tidak pernah melihat putrinya itu sejak masih dalam kandungan, namun hanya dengan waktu sehari gadis kecil itu sudah lengket bagaikan perangko dengan sang Ayah.

"Abi, sarapan sudah siap." Suara Anisa mengalihkan pandangan Abi Arif dari mantan menantu dan cucunya berada. Dimas pun seketika menoleh menatap ke arah mantan istrinya yang kini sudah berdiri di dekat putri mereka.

"Mas kamu juga ikut Abi sarapan, aku akan menyiapkan Zia." Ucap Anisa lagi dan Dimas mengangguk.

"Ih putri Ibu kok cuek banget sih" Rengek Anisa pada gadis kecilnya yang tidak terpengaruh sama sekali dengan keadaan di sekitarnya.

"Lagi main mommy." Kata Zia dengan gemasnya membuat Anisa tidak tahan lagi dan langsung menghujamkan ciuman di tubuh putrinya. Dan gadis kecil itu sudah tertawa kegelian karena kelakuan sang ibu.

"Zia bau ih," Ledek Anisa. "Mandi yuk, kita jalan-jalan." Sambungnya membujuk.

"Jalan-jalan mommy ?" Pipi gembul menggemaskan itu tertarik saa…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

falea sezi

falea sezi

males klo ujungnya balikan/Drowsy/ bekas rania aja. lu doyan nis begooo

2026-02-28

0

Aisyah Nabila

Aisyah Nabila

enak klo bacanya dri awal gini jd gk bingung klo baca yg ad season berikutnya

2022-01-13

1

Santi Nurhaeni

Santi Nurhaeni

berjuang terus Dimas... jangan pake kendor ❤️👍👍👍

2021-12-06

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!