Bab 34

**Selamat membaca, semoga teman-teman semua suka 😊 **

Puncak tertinggi dari sebuah perasaan adalah mengikhlaskan. Tidak banyak orang yang bisa mencapai benar-benar ikhlas dalam melepaskan sesuatu, namun inilah kenyataannya. Tidak ada yang bisa Dimas lakukan lagi saat Anisa memutuskan untuk meninggalkan kotak berbentuk hati itu di atas meja rias yang di sediakan mendiang Ayah Pras dulu untuk menantu kesayangannya di dalam kamarnya.

Raut kecewa mendiang sang Ayah kembali melintas di benaknya saat dia tidak sengaja melakukan kekejian malam itu. Tidak, dia sama sekali tidak pernah memiliki niat untuk melecehkan gadis yang sudah di anggapnya seperti adik kecilnya, meskipun rasa cinta untuk Anisa belum tumbuh di hatinya saat itu.

Dimas membenamkan wajahnya di atas bantal yang dua malam ini di gunakan oleh mantan istrinya untuk beristirahat. Menghirup sepuasnya aroma vanilla yang tertinggal di sana.

"Aku rindu Nis." Ujar Dimas pelan. Hatinya sesak, kotak cincin itu kini digenggamnya dengan begitu erat. Jika saja kotak cincin ini hanya terbuat dari kertas, mungkin saja sudah remuk di dalam tangannya.

Ikhlas, ingin sekali kata itu benar-benar dia terapkan di dalam hatinya namun kata itu tidak semudah saat mengucapkannya. Benar kata orang, puncak tertinggi dari sebuah rasa cinta adalah mengikhlaskan, karena memang hanya sebagian kecil manusia yang bisa mencapai ke titik benar-benar mengikhlaskan sesuatu yang penting.

"Zia Ayah merindukanmu nak." Ujarnya lagi. Sungguh kerinduan ini justru semakin bertambah hingga memenuhi seluruh bagian rongga dadanya. Dia berharap setelah bertemu dan menghabiskan waktu singkat bersama, dia semakin bisa merelakan putrinya itu jauh, namun semuanya tidak berjalan seperti yang seharusnya.

"Makan dulu nak, ini sudah malam." Suara ibu Mirna terdengar dari balik pintu kamar yang tertutup rapat.

"Ibu duluan saja, Dimas belum lapar bu." Jawabnya.

Entahlah malam ini dia seperti anak remaja yang mengalami patah hati saat pujaan hati memilih pergi. Lucu…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

amalia gati subagio

amalia gati subagio

narasi cantik dr mulut serakah egois narsis absurd!!!! selama yg menderita bukan dia 🤓he he he warbinasachhh keluarga cemara + warga baru yg sama cacat mental 😁he he he moga samawa sesuai syariat bukan hanya obsesi si dungu & penebusan dosa si pembual pejinah arogansi 🙄

2022-08-29

0

amalia gati subagio

amalia gati subagio

yeeeeeee si dungu menderita sindrom stockholm maskosis mencintai penyiksanya yackkkk!!!! Hebat ortunya sponsor Utamanya!!! Berterima kasih utk kejahatan yg di agendakan dgn jodoh lg utk jodoh galau si pendusta pejinah dgn si jalang nanggung 😁keluarga halu egoistis narsistis serakah arogan psyco karnivora rendom bias ambigu absurd....ongoing otw karma chantik tak berujung ????🤓

2022-08-29

0

Santi Nurhaeni

Santi Nurhaeni

cie cie... babang Dimas berbunga bunga,❤️😎

2021-12-07

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!