Bab 23

"Sudah selesai nak ?" Tanya Ibu Mirna pada Anisa, saat wanita itu sudah beranjak dari tempat duduknya menuju tempat pencucian piring.

"Iya Bu." Jawab Anisa singkat. Dimas yang baru saja memulai makan siangnya, sejenak mendongak menatap mantan istrinya yang entah mengapa wajah yang dulu selalu dia abaikan kini semakin mengusik hatinya, lalu kembali menunduk dan melanjutkan makannya dengan diam.

"Tinggalkan saja di meja nak, bi Ina yang akan membereskannya nanti." Ucap Ibu Mirna lagi saat melihat mantan menantunya hendak membereskan piring bekasnya makan.

"Iya bu, Nisa permisi duluan ke kamar." Izin Anisa.

"Ke kamar mana ?" Tanya Dimas terburu-buru. Dia belum membereskan foto-foto mantan istrinya yang ada di dalam kamarnya, dan dia khawatir akan semakin membuat Anisa tidak nyaman di rumah ini.

"Ke kamar tamu mas. Tolong titip Zia, aku mau ingin istirahat sebentar." Ucap Anisa dan Dimas mengangguk lega.

Setelah mendapat persetujuan dari Dimas dan ibu Mirna, Anisa segera berlalu dari dapur menuju kamar tamu. Masuk kedalam kamar mandi yang ada di dalam kamar tersebut untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu lalu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.

Menutup matanya perlahan sambil manghirup nafas dalam lalu kembali menghembuskannya, namun gemuruh di dalam dadanya masih saja ada di sana. Sekuat apapun dia berusaha untuk biasa-biasa saja, mengikuti arahan dari Abi Arif namun tetap saja, perasaan tidak nyaman selalu datang mengganggunya.

Abi memintanya agar segera berdamai dengan masa lalunya, dan dia sudah herusaha sekuat tenaga untuk itu semua. Terlihat baik-baik saja saat Dimas mendekati putrinya, meskipun di dalam hati kecilnya dia tidak menginginkan itu. Berusaha menahan rasa sakit yang terus saja muncul bersama dengan perasaan cinta yang masih terus bersemayam di relung hati terdalamnya saat menatap wajah mantan suaminya itu membuatnya semakin kalut.

Sungguh dia ingin mengakhiri keadaan bodoh ini dan segera kembali ketempat jauh dimana tidak ada lagi orang-ora…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Jumadin Adin

Jumadin Adin

sakitnya hati ini thoorr..melihat nereka berdua sama² tersakiti

2023-01-17

0

Bee Lin NDa

Bee Lin NDa

yaa Alloh tolong 😭

2022-01-13

0

Nina Karlina

Nina Karlina

bagus Nisa setuju....

2021-09-26

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!