3. Ancaman

Bab 3

 

“Eh ….”

Tubuhnya menabrak seseorang dan mendadak oleng. Begitulah penderita anemia, tubuhnya lemas, tersenggol saja bisa membuatnya oleng dan kali ini Aya yakin ia akan tersungkur.

“Kamu ….”

Tunggu, nyatanya ia berada dalam dekapan seseorang. Dokter yang tadi dia temui, Edward Wijaya. Kedua tangan pria itu berada di pinggang dan tangan Aya mencengkram kemeja bagian dad4 sang dokter.

“Maaf dok.” interaksi begini macam di adegan drama dan roman picisan. Jantung Aya berdetak tidak biasa, mengira ia mungkin sudah tersungkur. Mungkin juga karena dipeluk seorang pria, entahlah ia tidak bisa mendefinisikan.

“Lain kali hati-hati,” Edward melepaskan tangannya, masih menatap Aya yang menjawab dengan anggukan dan tampak mengatur nafasnya. 

Hati-hati dengan hati ya, dok, batin Aya.

“Mau ke dalam?” tanya Edward menunjuk pintu café, Aya mengangguk.

"Makasih ya dok, sekali lagi maaf." Aya gegas mendorong pintu cafe.

“Edward, my man.”

Edward berdecak menoleh ke arah suara, siapa lagi kalau bukan salah satu penghuni UGD yang mulutnya menyebalkan. Orang nomor 2 paling sengklek se SM dari sekian banyak orang yang dia kenal. Posisi pertama masih ditempati oleh Rama.

“Tadi siapa? Kok, peluk-peluk di tempat umum. Wah curiga, si duda sekalinya ada lawan malah meresahkan.”

“Hanya kebetulan, aku tolong gadis itu, dia hampir jatuh.” Edward berjalan meninggalkan café, diikuti oleh Anji yang sempat menoleh ke belakang.

“Cantik Ward. Siapa sih?”

“Heran. Sama yang cantik kok notice banget.”

Anji terkekeh lalu merangkul bahu Edward dan menepuk sambil berjalan beriringan. Edward sempat mendorongnya menjauh, tapi Anji kembali mendekat dan kembali merangkul. Interaksi mereka menjadi perhatian orang yang berpapasan dan mereka lewati.

“Minggir, orang bisa salah paham kalau interaksi kita begini.”

“Sayang kok gitu sih, ada yang cantik aja lupa sama aku.”

“Sumpah Nji, ke laut aja sana” cetus Edward mempercepat langkahnya. Anji kembali terbahak mengejar Edward.

“Mau kemana lo, buru-buru amat.”

“Pulang.”

“Yaelah, mending temenin gue di UGD. Lagian pulang mau ngapain? Nggak ada yang nungguin, nggak ada yang datengin. Paling selonjoran nonton netfl1x.”

Edward mengacuhkan Anji, kebetulan parkiran mobil tidak jauh dari UGD. Mau tidak mau mereka searah.

“Ward, salamin dari gue kalau ketemu cewek tadi dari Anji paling ganteng di UGD.” Teriakan Anji mendapat balasan jari tengah dari Edward. “Eh, nakal ya. Pelanggaran itu.”

Bip

Suara sensor kunci pintu mobil.  Edward menghidupkan mesin lalu pendingin udara. Meletakan ponsel di holder dashboard. Mulai melajukan mobilnya, mengingat ucapan Anji tadi. Memang benar adanya, tidak ada yang menunggu dia pulang atau tempat yang harus dikunjungi apalagi ada yang datang. Asisten rumah tangga akan pulang setiap sore atau setelah pekerjaannya selesai. Tidak banyak yang bisa dikerjakan di rumah. Edward tinggal sendiri, makan pun jarang di rumah. Begitupun dengan tukang yang bertugas di taman dan area luar rumah. Keamanan rumah sudah sepaket dengan manajemen perumahan tempat tinggalnya. Jadi, sore sampai malam ini ia akan sendirian dan kesepian.

Hampir empat tahun menduda, bukan karena trauma atau enggan menikah lagi. Hanya saja belum mendapatkan calon yang tepat. Mungkin saja dia terlalu pemilih atau berhati-hati. Pernikahan yang pernah ia jalani bukan gagal, tapi ia ditinggalkan selamanya oleh sang istri. Kecelakan merenggut nyawa wanita itu, di usia pernikahan belum genap satu tahun. Yang paling menyakitkan, kondisi sang istri sedang hamil dan Edward tahu saat tubuh itu sudah terbujur kaku menjadi jenazah. Mereka bertengkar, dua jam kemudian mendapatkan kabar kalau istrinya kecelakaan. Mungkin ia memang, trauma. Entahlah.

Berbelok ke minimarket, sebelum memasuki kawasan tempat tinggalnya. Sejak tadi ponsel terus bergetar, khawatir ada pesan darurat dari rumah sakit ia pun mengaktifkan layarnya.

 

...Geng Pria Terkutuk...

Anji nggak pake ng : Tes, tes, woi, ada yang lagi on nggak. Online ya, bukan s4nge

Asoka Harsa : Di UGD sepi gitu, si anji kayak nggak ada kerjaan aja ngurusin orang s4nge

dr. Rendi Oye : Oka. Nggak boleh gitu ya. Nanti mendadak UGD kebanjiran pasien. Abaikan aja si Anji, Edward bilang dia manusia nggak jelas

Anji nggak pake ng : Kebetulan guys, gue mau bahas si vampire. Paling dia masih di jalan, nyetir sambil mikir yang nggak-nggak

dr. Rendi Oye : Kenapa dia? Udah ketemu Bella Swan

Anji nggak pake ng : Bela mana nih? Bela kampung sawah lagi gue bidik. Yang lain aja, jangan si bela. Btw, tadi gue lihat Edward peluk cewek di depan café mana mesra banget

Asoka Harsa : Infonya agak meragukan 🤔

Anji nggak pake ng : Demi apa gue serius. Dia peluk cewek, mana cakep. Kalau nggak ada Bela, gue kejar dah tuh cewek

dr. Rendi Oye : Seriusan? @dokter vampir : coba anda klarifikasi

dokter vampir : Anji emang 4njimm banget. Itu pasien, dia anemia kronis. Hampir terjengkang tadi. Nggak percaya tanya Rama, adiknya Andin

Asoka Harsa : Oh, temennya Lisa juga si andin mah

Anji nggak pake ng : Masa sih, kelihatan meluknya beda. Kayak dunia besok kiamat, hampir aja nyosor. Jangan-jangan ini jodoh lo ward. Ya ampun, ternyata secepat itu 😀🤭

“Si4lan,” umpat Edward.

***

Aya menatap keluar jendela sepanjang perjalanan pulang. Menunggu Andin selesai shift, kebetulan kakaknya itu pakai mobil bertukar dengan suaminya yang memakai motor.

“Lusa mbak masih shift pagi, kamu medical check up sendiri nggak pa-pa ya? Kalau sikonnya aman, mbak nyusul. Jangan drama kayak tadi ah, kamu ini bikin heboh aja,” keluh Andin karena Aya takut jarum suntik.

“Iya.” Aya menjawab dengan malas, pandangannya masih keluar jendela.

“Aya, mbak serius loh. Jangan mangkir dari jadwal MCU kamu. Ingat aturannya. Kalau mau tinggal di Jakarta, nurut sama mbak dan mas Dani. Ikuti jadwal terapi dengan dokter Edward.

Aya menarik nafas mendengar ancaman sekaligus perintah dari Andin. “Aku bosan di rumah, mbak. Pengen kerja.”

“Kerja yang bisa dikerjakan jarak jauh. Sekarang banyak loh. Ada affiliate, content creator, penulis, editor dan … banyaklah. Lagian kamu masih bisa lanjutkan bakat kamu, mendesain.”

“Di café tadi ada pengumuman butuh tenaga freelance. Aku ambil ya mbak,” cetus Aya penuh semangat bahkan sampai menoleh menatap Andin yang fokus mengemudi.

“Jangan. Kerja di café itu capek. Kamu berdiri, mondar-mandir. Apalagi freelance, penghasilannya harian dan nggak seberapa.”

“Aku jenuh di rumah mbak. Boleh ya, kalau capek aku stop. Sambil cari kerjaan yang lebih baik. Boleh ya mbak, please!” Aya sampai memegang lengan Andin untuk meyakinkan.

Mobil berhenti karena lampu lalu lintas. Andin pun menoleh, dari pandangan mata Aya terlihat kalau gadis itu serius.

“Aku janji akan jaga kesehatan mbak. Aku mau sehat, cari pacar terus nikah kayak mbak dan Mas Dani. Cari yang udah dewasa, om-om juga nggak pa-pa yang penting mau terima aku yang begini.”

“Mulut kamu,” cetus Andin lalu menghela nafas, ia pernah dengar dari dokter Aya sebelumnya. Meski seseorang menderita suatu penyakit, bukan berarti hidupnya berakhir. ia masih bisa beraktivitas normal, setidaknya jiwa orang itu tetap sehat.

“Kalau capek harus berhenti dan pola hidup kamu harus ikut apa kata dokter.”

Aya mengangguk cepat, rasanya luar biasa bagai memenangkan undian berhadiah. Baru kali ini ia bisa melakukan sesuatu sesuai keinginannya selain lepas dari cengkraman Wira Janitra.  

Drt drt

Getaran ponsel mengalihkan perhatiannya. Wajah yang tadinya tersenyum perlahan memudar membaca pesan yang masuk.

...Romo...

Cahaya, cepat pulang atau kamu tidak akan Romo akui sebagai keturunan Janitra, seperti Andin.

Terpopuler

Comments

hiro_yoshi74

hiro_yoshi74

ih romo ma ngaceman mulu .
keluar dari kk janitra masuk ke kk dok vampire kan keren ya asal jangan di sedot darah aya aja jan dah anemia 🤭✌

2026-04-17

1

Shee_👚

Shee_👚

duh nabrak jodoh ternyata ya, semangat bang vampire bentar lagi sumpah anji g pake ng terkabul 🤭

2026-04-17

0

Shee_👚

Shee_👚

ternyata kisah vampire tragis juga, semangat bang bentar lagi jodoh otw

2026-04-17

0

lihat semua
Episodes
1 1. Siapa Pasiennya
2 2. Menunggu
3 3. Ancaman
4 4. Anji Mak Comblang
5 5. Bukan Saya, Tapi ....
6 6. Bertemu Cahaya (1)
7 7. Bertemu Cahaya (2)
8 8. Hangat Dan Manis
9 9. Resep Cinta
10 10. Hubungi Aku
11 11. Duda Meresahkan
12 12. Collapse
13 13. Nurut Dong Ay
14 14. Apa Dong?
15 15. Aku Suka Kamu
16 16. Sangkar Emas
17 17. Tidak akan mudah
18 18. Kita Bicara
19 19. Terjebak
20 20. Kita Lakukan di Kamar
21 21. Belum Ada Judul
22 22. Calon Suami
23 23. Rencana ....
24 24. Wira Murka
25 25. Wira Berulah
26 26. Rencana Edward
27 27. Tolong Aku
28 28. Rencana Edward (2)
29 29. Merindu
30 30. Karena Janji
31 31. Siapkah?
32 32. Yang Penting Halal
33 33. Nasib Oh Nasib
34 34. Sudah Siap
35 35. Sempurna ....
36 36. Senangnya Dalam Hati ....
37 37. Baju Dinas Malam
38 38. Mangap-mangap
39 39. Saat Semua Geng Berkumpul
40 40. Canggung
41 41. Belum Ada Judul
42 42. Gelisah (1)
43 43. Gelisah (2)
44 44. Lihat Saja Nanti
45 45. Bela Oh Bela
46 46. Tersangkanya ... Rama
47 47. Sakit Membawa Hikmah
48 48. Jangan Takut
49 49. Anji Gitu Loh
50 50. Mengejar Restu
51 51. Calon Istri
52 52. Sah Dulu Rame Kemudian
53 53. Tamu Tak Diundang
54 54 Yang Mesra Yang Bercinta
55 55. Otw Ketemu Camer
56 56. Lamaran (1)
57 57. Lamaran (2)
58 58. Calon Menantu (1)
59 59. Menjelang ....
60 60. Menjelang (2)
61 61. Ayo Sayang, Ayo!
62 62. Apa Mungkin ....
63 63. Rencana - Belah Duren
64 64. Sudah Aman
65 65. Hanya Tidur
66 66. Prewedding
67 67. Seneng Banget
68 68. Karena Saya Cinta
69 69. Siapa takut
70 70. Otw Belah Duren
71 71. Segudang Cinta
72 72. Persiapan ....
73 73. Ini Saatnya
74 74. Akhirnya ... Sah
75 75. Aduh, sayang!
76 76. Mantan Perjaka
77 77. Drama Bumil
78 78. Enak Dulu, Eneg Kemudian
79 79. Semua Baik-baik Saja
80 80. Semoga Kabar Baik
81 81. Anji Sachet
82 82. Ikut Pulang!
83 83. Emosi Cahaya
84 84. Kamu Kuat, Sayang
85 85. Sang Princess
86 86. Jodoh Masa Depan
87 87. Happy Ending
88 I Love You, Cinta
Episodes

Updated 88 Episodes

1
1. Siapa Pasiennya
2
2. Menunggu
3
3. Ancaman
4
4. Anji Mak Comblang
5
5. Bukan Saya, Tapi ....
6
6. Bertemu Cahaya (1)
7
7. Bertemu Cahaya (2)
8
8. Hangat Dan Manis
9
9. Resep Cinta
10
10. Hubungi Aku
11
11. Duda Meresahkan
12
12. Collapse
13
13. Nurut Dong Ay
14
14. Apa Dong?
15
15. Aku Suka Kamu
16
16. Sangkar Emas
17
17. Tidak akan mudah
18
18. Kita Bicara
19
19. Terjebak
20
20. Kita Lakukan di Kamar
21
21. Belum Ada Judul
22
22. Calon Suami
23
23. Rencana ....
24
24. Wira Murka
25
25. Wira Berulah
26
26. Rencana Edward
27
27. Tolong Aku
28
28. Rencana Edward (2)
29
29. Merindu
30
30. Karena Janji
31
31. Siapkah?
32
32. Yang Penting Halal
33
33. Nasib Oh Nasib
34
34. Sudah Siap
35
35. Sempurna ....
36
36. Senangnya Dalam Hati ....
37
37. Baju Dinas Malam
38
38. Mangap-mangap
39
39. Saat Semua Geng Berkumpul
40
40. Canggung
41
41. Belum Ada Judul
42
42. Gelisah (1)
43
43. Gelisah (2)
44
44. Lihat Saja Nanti
45
45. Bela Oh Bela
46
46. Tersangkanya ... Rama
47
47. Sakit Membawa Hikmah
48
48. Jangan Takut
49
49. Anji Gitu Loh
50
50. Mengejar Restu
51
51. Calon Istri
52
52. Sah Dulu Rame Kemudian
53
53. Tamu Tak Diundang
54
54 Yang Mesra Yang Bercinta
55
55. Otw Ketemu Camer
56
56. Lamaran (1)
57
57. Lamaran (2)
58
58. Calon Menantu (1)
59
59. Menjelang ....
60
60. Menjelang (2)
61
61. Ayo Sayang, Ayo!
62
62. Apa Mungkin ....
63
63. Rencana - Belah Duren
64
64. Sudah Aman
65
65. Hanya Tidur
66
66. Prewedding
67
67. Seneng Banget
68
68. Karena Saya Cinta
69
69. Siapa takut
70
70. Otw Belah Duren
71
71. Segudang Cinta
72
72. Persiapan ....
73
73. Ini Saatnya
74
74. Akhirnya ... Sah
75
75. Aduh, sayang!
76
76. Mantan Perjaka
77
77. Drama Bumil
78
78. Enak Dulu, Eneg Kemudian
79
79. Semua Baik-baik Saja
80
80. Semoga Kabar Baik
81
81. Anji Sachet
82
82. Ikut Pulang!
83
83. Emosi Cahaya
84
84. Kamu Kuat, Sayang
85
85. Sang Princess
86
86. Jodoh Masa Depan
87
87. Happy Ending
88
I Love You, Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!