Bab 46
Pagi ini mungkin pagi yang paling berat harus Bella jalani. Bangun dengan kepala berdenyut, perut yang terasa begah, perih dan mual bahkan tubuhnya agak menggigil meski terasa suhu tubuhnya cukup hangat. Sepertinya ia akan izin setengah hari lalu bersua dengan dokter, khawatir kondisinya makin serius.
Bicara dokter, padahal ia pernah dekat dengan dokter. Pernah? Entah bagaimana hubungannya dengan Anji saat ini. Salahnya pernah menolak untuk serius, bukan menolak sebenarnya. Lebih kepada menunda. Setidaknya berikan ia waktu untuk sampaikan pada Ayah dan Bunda kalau ia sedang dekat dengan seseorang, nyatanya Anji malah mundur.
“Ya ampun dinginnya.” Tidak berani mandi meski dengan air hangat, hanya berseka saja. Blouse wrap top biru muda dengan celana panjang putih dan polesan make up tipis serta lipstick nude membuat wajahnya terlihat semakin pucat. “Ck, udah kayak vampir gue.”
Malas menata rambut, rasanya pening. Ia ikat ditambah dengan bandana agar helaian rambut tidak berantakan ke wajah. Menenteng tasnya berjalan di koridor. Ponselnya sempat bergetar, tapi diabaikan. Ojek online sepertinya pilihan yang tepat, tidak mungkin ia membawa motor dalam kondisi begini. Menuruni anak tangga, rasanya makin oleng. Menunduk dan mengeratkan pegangannya, ia rindu pada mas dokter. Rindu dengan canda dan ocehan pria itu dan segala perhatiannya.
“Bella, kita ….”
Mas Anji, batinnya dan pandangannya semakin samar.
“Eh, Bella!”
Masih terdengar teriakan Anji, lalu gelap.
***
Melihat raut wajah Bella agak berbeda, terlihat lebih pucat. Anji sigap langsung mendekat apalagi saat gadis itu mengernyitkan dahi sambil memejamkan mata seakan menahan nyeri. Benar saja, tubuhnya lunglai. Beruntung langsung didekap.
“Wah, neng Bella kenapa ini,” seru Aceng. “Sini bos, bawa ke pos.”
Penghuni kosan yang berada di luar kamar dan siap beraktivitas ikut menghampiri melihat Bella semaput.
“Pingsan? Lah, ini Bella ya.”
“Sakit, kali.”
“Panggil dokter aja, bang.”
Anji pun melakukan pemeriksaan s…
Resep Cinta Om Dokter
46. Tersangkanya ... Rama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments
Nur Wakidah
🤣🤣🤣 pe'a teriak pe'a , , , padahal Anji gak pakek Ng sama kek Bang Rama 😂😂😂
sekate kate klo ngomong kek kenalpol brong 🤣🤣🤣
tp klo gk gitu gk seru tau dok 🤭🤭🤭 mungkin masih aja ngambek2an kalean berdua 😄😄😄
2026-05-05
2
Felycia Fernandez
lah itu pacar nya dokter guys 😆😆😆😆
2026-05-05
0
Felycia Fernandez
Bener nih kata asoka kemaren,Rama tuh sering gak jelas.sama kayak kamu yang gak jelas juga 🤣🤣🤣🤣
udah la baekan lagi.ini tuh saatnya kamu pedekate ma calon mertua.orang tua Bella pasti datang buat jagain Bella sakit.semangat nyambut mertua Anji.🤣🤣🤣🤣
2026-05-05
2