Bab 20
“Aya!”
Adit dan Aya pun menoleh, bahkan Aya langsung berdiri.
“Om Edward,” ujarnya tersenyum lalu menatap Adit. “Sudah cukup, aku sudah dijemput. Urusan kita sudah selesai, tidak ada yang harus dibicarakan lagi.”
Mendapati ada gelas dan makanan di meja yang sudah terhidang, Edward mendekat.
“Jarwo!” teriak Adit. Nyatanya Jarwo malah mengangkat tangan berada di tengah pintu. Setuju dengan Edward kalau yang mereka lakukan sudah masuk ranah kriminal.
“KAmu ada minum dan makan ini?” tanya Edward.
“Cahaya, usir dia!” titah Adit.
“Aku hanya minum ini,” tunjuknya ke gelas lemon tea mengabaikan teriakan Adit.
Edward menunjuk pelayan tadi yang masih berdiri kebingungan di luar ruangan, memintanya memanggil manager resto. Adit menghampiri Edward menarik kaosnya. “Pergi, bangs4t.”
“Sebaiknya kalian yang pergi. Cctv di sini bukti kalian berniat macam-macam pada Aya. Entah bubuk apa yang kalian campur.” Edward mendorong Adit.
“Mas, benar begitu?”
“Mana mungkin Cahaya, kamu itu calon istriku. Mana mungkin aku punya niat buruk,” jelas Adit, masih menyangkal mencari simpati dari Aya.
“KAlau tidak niat buruk, kenapa temanmu itu berusaha menghentikan dan menyerangku. Pakai pisau pula.” Edward menunjuk Jarwo.
Situasi semakin tidak terkendali, beberapa petugas datang karena keributan. Termasuk juga pria yang berpakaian rapi dan penampilan klimis.
“Selamat malam, ada apa ini? Kenapa ribut-ribut?”
“Anda manager di sini?” tanya Edward.
“Betul. Mohon maaf bapak-bapak, sebaiknya jangan buat keributan. Tamu lain terganggu.”
Edward menunjuk gelas Aya dan makanan serta hidangan di troli, meminta untuk diperiksa kandungannya. Ia secara langsung melihat Jarwo disaksikan pelayan memasukan sesuatu.
“Maaf saya tidak tahu itu obat apa, bapak ini bilang hanya obat penambah nafsu makan,” tutur pelayan itu.
“Siapkan juga rekaman cctvnya,”
“Si4lan. Lihat kau, aku akan balas ini,” pekik Adit lalu mendorong Edward dan ditepis. Tidak berhasil menghentikan, karena Adit malah kabur.
“Hei.”
“Om, sud…
Resep Cinta Om Dokter
20. Kita Lakukan di Kamar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments
Rohmi Yatun
aduuhh dokter satu ni.. kenapa gk di bawa ke RS ..
2026-04-23
2
dwi ka
Dok vampir sempet ga ya pake pengaman 🫣
Tar klo aya smpe hamil, romo bs murka 😬
2026-04-23
1
Shee_👚
aduh kenapa malah di bawa kerumah sih vampire, kan kamu dokter pasti tau apa yang bisa di lakukan. bukannya di kasih obat penawar, malah di bawa ke kamar, emang duda satu ini g bisa nahannn🤣🤣
2026-04-23
0