Bab 14
Kurir laboratorium ditemukan dua jam kemudian di pinggir jalan tol.
Dia hidup, tetapi terluka. Kotak sampel kedua hilang. Polisi menerima laporan, Satria bergerak dengan tim keamanan Adiwangsa, dan Raka memerintahkan semua akses keluar-masuk rumah utama diperiksa ulang.
Alya tidak terkejut ketika nama Rania muncul.
Yang mengejutkan adalah Rania juga menghilang.
"Mobilnya ditemukan di parkiran mal," kata Satria di ruang kerja. "Kosong. CCTV mati selama tujuh menit."
Raka menatap layar rekaman yang membeku. Wajahnya terlalu tenang.
Alya berdiri di sebelahnya.
"Pak Hendro mengambil alih."
"Kemungkinan besar."
"Rania tahu terlalu banyak."
"Dan terlalu mudah panik."
Alya melipat tangan. "Kita harus menemukan dia sebelum dia mati."
Raka menoleh.
"Kamu ingin menyelamatkannya?"
"Aku ingin dia bicara."
"Itu berbeda."
"Sangat."
Raka hampir tersenyum, tetapi wajahnya tiba-tiba berubah. Tangannya mencengkeram sandaran kursi roda.
Alya langsung sadar.
"Raka?"
Dia batuk.
Bukan batuk biasa.
Darah hitam keluar dari sudut bibirnya.
Satria panik. "Tuan!"
Alya bergerak cepat, menahan bahu Raka dan memeriksa nadinya. Denyutnya kacau, jauh lebih buruk dari semalam.
"Siapa yang memberi obat pagi ini?"
Satria menjawab cepat, "Obat dari dokter keluarga. Bi Sari yang mengantar. Saya cek segelnya."
"Bukan obat utama."
Alya mencium napas Raka. Ada aroma pahit yang samar.
Teh.
"Cangkirnya mana?"
Satria langsung mengambil cangkir di meja.
Alya mencelupkan jarum perak kecil ke sisa teh. Ujung jarum berubah warna.
Wajah Satria mengeras.
"Racun lagi?"
"Dosis kecil tapi memicu racun lama."
Raka mencoba bicara. "Jangan... ribut."
"Diam."
"Alya..."
"Aku bilang diam."
Satria untuk pertama kalinya melihat ada orang membentak Raka dan masih hidup.
Alya membuka kotak jarumnya. Tangannya cepat, tetapi wajahnya tenang. Jarum masuk ke beberapa titik dada, leher, dan pergelangan tangan. Raka menahan napas, rahangnya mengeras.
"Sakit?" tanya Alya.
"Tidak."
"Bohong."
"Kamu juga sering."
"Bagus. Masih bi…
Menikah Kilat dengan Bos Vegetatif Usai Keluar Penjara
Episode 14
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments
Kezia ayumi
Omegot
2026-06-24
0