Gosip Pertama.

Setelah kembali ke kediamannya, Lin Xiaomi langsung menjatuhkan tubuhnya ke atas ranjang.

"Ah... nyaman sekali."

Ia memejamkan mata sambil menikmati kasur empuk yang jauh berbeda dengan tempat tidurnya di dunia modern.

"Mulai hari ini, hidupku hanya makan, tidur, dan menikmati kekayaan."

Selesai bergumam, ia melirik para pelayan yang masih berdiri di dalam kamar.

"Kalian boleh keluar."

"Baik, Nona."

Para pelayan membungkukkan badan sebelum meninggalkan kamar dan menutup pintu perlahan.

Ruangan pun kembali sunyi.

Baru saja Lin Xiaomi hendak memejamkan mata—

[Ding! Sistem Gosip mendeteksi sebuah gosip.]

Kelopak mata Lin Xiaomi yang hampir terpejam kembali terbuka.

"Apa lagi sekarang?"

[Target gosip terdeteksi.]

[Lokasi: Kediaman Perdana Menteri.]

[Host, apakah ingin mendengarkan gosip ini?]

Lin Xiaomi memeluk guling di sampingnya.

"Tidak."

[Mendengarkan gosip akan memberikan Poin Gosip.]

"Tidak."

[Poin Gosip dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah.]

"Tetap tidak."

Sistem terdiam beberapa saat.

[Host benar-benar tidak penasaran?]

Lin Xiaomi membalikkan badan membelakangi langit-langit kamar.

"Aku sedang mengantuk."

[Gosip ini berkaitan dengan salah satu tokoh penting di ibu kota.]

"Tidak tertarik."

[Hadiahnya cukup besar.]

Lin Xiaomi membuka sebelah matanya.

"Memangnya hadiahnya apa?"

Suara sistem terdengar sedikit bersemangat.

[Jika Host berhasil menyelesaikan gosip ini, Host akan memperoleh seratus Poin Gosip.]

Mata Lin Xiaomi langsung terbuka sempurna.

"...Seratus?"

Namun, beberapa saat kemudian ia kembali berbaring.

"Lupakan. Tetap saja tidur lebih penting."

Sistem kembali terdiam.

Untuk kedua kalinya hari itu, ia mulai meragukan pilihan semesta yang menjadikan Lin Xiaomi sebagai host-nya.

Saat Lin Xiaomi hampir memasuki alam mimpi, tiba-tiba tubuhnya tersentak.

"Ah!"

Ia spontan bangun sambil memegangi lengannya.

"Kenapa rasanya seperti kesetrum?!"

Lin Xiaomi menatap sekeliling dengan wajah panik.

"Apa yang barusan terjadi?"

Tak lama kemudian, suara sistem kembali terdengar di dalam kepalanya.

[Peringatan.]

[Host menolak mendengarkan gosip yang telah terdeteksi.]

[Sebagai hukuman, sistem memberikan sengatan listrik tingkat satu.]

Mata Lin Xiaomi langsung membelalak.

"Hah?!"

[Mohon Host bekerja sama dengan Sistem Gosip. Penolakan berulang akan meningkatkan tingkat hukuman.]

"Ada hukuman segala?!"

Lin Xiaomi langsung duduk tegak di atas ranjang.

"Dasar sistem tidak berperasaan!"

[Host, mohon perhatikan.]

[Sistem Gosip tidak akan memaksa Host melakukan misi berbahaya. Namun, Host wajib mendengarkan setiap gosip yang telah terdeteksi.]

Lin Xiaomi memijat pelipisnya.

"Jadi... kalau aku tetap menolak?"

[Sengatan listrik akan meningkat dari tingkat satu, tingkat dua, hingga tingkat sepuluh.]

Wajah Lin Xiaomi langsung berubah.

"...Kejam."

[Selain itu, setiap gosip memiliki batas waktu. Jika Host mengabaikannya hingga waktu habis, hukuman tetap akan diberikan.]

Lin Xiaomi menatap langit-langit kamar dengan putus asa.

"Aku kira setelah transmigrasi hidupku bakal santai."

Ia berguling ke kanan, lalu ke kiri.

"Nyatanya tetap saja harus bekerja."

[Host hanya perlu menjadi pendengar. Tidak perlu ikut campur dalam alur cerita.]

Lin Xiaomi terdiam cukup lama.

Kalimat itu terdengar jauh lebih meyakinkan dibanding misi-misi aneh di novel yang pernah dibacanya.

"Benarkah aku cuma perlu dengar gosip?"

[Benar.]

"Setelah itu dapat poin?"

[Benar.]

"Poinnya bisa ditukar hadiah?"

[Benar.]

Lin Xiaomi mengusap dagunya pelan.

"Kalau begitu... sepertinya tidak terlalu buruk."

Sistem akhirnya merasa lega.

Setidaknya, host yang sangat pemalas ini mulai menunjukkan sedikit ketertarikan.

Melihat Lin Xiaomi mulai goyah, sistem segera melanjutkan penjelasannya.

[Host, apakah ingin mulai mendengarkan gosip pertama?]

Lin Xiaomi memeluk bantal sambil menguap.

"Baiklah... asal tidak menyuruhku lari ke sana kemari."

[Tenang. Host cukup mendengarkan.]

Begitu suara sistem menghilang, sebuah layar transparan muncul di hadapan Lin Xiaomi.

Di bagian atas tertulis jelas.

『Gosip #001』

Lin Xiaomi langsung duduk tegak.

"Eh? Ada layarnya juga?"

[Silakan bersiap. Proses penyampaian gosip akan segera dimulai.]

Beberapa detik kemudian—

[Ding! Gosip pertama dimulai.]

[Target gosip: Kediaman Perdana Menteri.]

[Orang yang terlibat: Putra sulung Perdana Menteri.]

Mata Lin Xiaomi langsung berbinar.

"Sepertinya... menarik juga."

Ia segera merapikan posisi duduknya, memeluk bantal di pangkuan, lalu berkata dengan semangat,

"Cepat mulai! Aku mau makan melon!"

Sistem terdiam sesaat.

Host yang tadi mati-matian menolak, kini justru terlihat paling antusias.

[Tingkat kerahasiaan: Bintang Dua.]

Lin Xiaomi langsung mengambil posisi yang lebih nyaman di atas ranjang.

"Ayo, cepat."

[Menurut informasi yang berhasil dikumpulkan sistem, Xu Wenhao diam-diam telah bertunangan dengan putri keluarga bangsawan sejak tiga bulan lalu.]

Lin Xiaomi mengangguk pelan.

"Terus?"

[Namun, semalam ia justru terlihat bertemu secara rahasia dengan putri keluarga lain di Paviliun Yuelai.]

Mata Lin Xiaomi langsung membulat.

"Hah?"

[Keduanya menghabiskan waktu lebih dari dua jam di ruang pribadi lantai dua.]

Lin Xiaomi refleks menepuk bantal.

"Wah... baru gosip pertama saja sudah seheboh ini."

[Apakah Host ingin mengetahui kelanjutannya?]

Lin Xiaomi yang sebelumnya mengantuk kini sama sekali tidak merasa ingin tidur.

"Tentu saja!"

Ia bahkan mengambil sepiring camilan yang tersedia di meja kecil di samping ranjang.

"Cepat lanjut. Jangan dipotong di bagian serunya."

Melihat perubahan sikap host-nya, sistem akhirnya merasa sedikit lega.

Sepertinya, kelemahan Lin Xiaomi memang hanya satu.

Gosip.

Sistem kembali melanjutkan laporannya.

[Berdasarkan pengamatan sistem, Xu Wenhao tidak datang sendiri.]

[Ia ditemani seorang wanita muda yang selalu mengenakan cadar tipis untuk menutupi wajahnya.]

Lin Xiaomi memasukkan sepotong kue ke dalam mulutnya.

"Lalu? Siapa wanita itu?"

[Identitasnya sempat disembunyikan. Namun, setelah sistem melakukan pelacakan, wanita tersebut adalah Putri Kedua Keluarga Zhou.]

Lin Xiaomi langsung tersedak.

"Batuk... batuk..."

"Jadi, dia sudah bertunangan, tapi diam-diam bertemu wanita lain?"

[Benar.]

[Yang lebih mengejutkan, pertunangan Xu Wenhao dengan putri keluarga bangsawan hanyalah kedok.]

Lin Xiaomi mengerjap.

"Kedok?"

[Orang yang benar-benar ia sukai sejak lama adalah Putri Kedua Keluarga Zhou. Pertunangan itu dilakukan demi kepentingan politik kedua keluarga.]

Lin Xiaomi langsung menggeleng pelan.

"Benar-benar rumit."

Ia menopang dagunya sambil terus mendengarkan.

"Ternyata kehidupan para bangsawan jauh lebih seru daripada novel yang kubaca."

Sistem menjawab datar.

[Host, ini baru gosip tingkat dua. Gosip tingkat yang lebih tinggi akan jauh lebih mengejutkan.]

Mata Lin Xiaomi kembali berbinar.

"Tunggu... masih ada yang lebih heboh dari ini?"

[Tentu saja, Host.]

Suara sistem terdengar penuh keyakinan.

[Jika Host penasaran dengan kelanjutan gosip ini, Host bisa pergi ke Paviliun Yuelai.]

Lin Xiaomi langsung mengernyit.

"Untuk apa?"

[Besok sore, Xu Wenhao dan Putri Kedua Keluarga Zhou dijadwalkan bertemu kembali di sana.]

Lin Xiaomi menatap layar sistem beberapa saat.

"Jadi... aku harus datang?"

[Host tidak perlu ikut campur.]

[Host hanya perlu menjadi penonton dan menikmati jalannya gosip. Semakin lengkap gosip yang didengar, semakin besar hadiah yang akan diperoleh.]

Lin Xiaomi memeluk bantalnya erat.

"Berarti aku cuma duduk, makan camilan, lalu menonton mereka diam-diam?"

[Kurang lebih seperti itu.]

Mata Lin Xiaomi langsung berbinar.

"Nah, kalau cuma begitu aku bisa."

Lin Xiaomi berpikir sejenak sebelum akhirnya mengangguk.

"Lagipula, aku juga ingin melihat seperti apa keadaan di luar kediaman Keluarga Lin."

Ia meregangkan tubuhnya sambil tersenyum tipis.

"Baiklah. Besok kita keluar."

Mendengar jawaban itu, sistem langsung bersuara.

[Perintah diterima.]

[Sistem akan memandu Host menuju Paviliun Yuelai besok sore.]

Lin Xiaomi mengangguk santai.

"Asal jangan ada sengatan listrik lagi."

[Selama Host bekerja sama, hukuman tidak akan diberikan.]

"Bagus. Sekarang jangan ganggu aku lagi."

Setelah memastikan sistem tidak lagi bersuara, Lin Xiaomi menarik selimut hingga sebatas bahu.

"Besok baru mulai makan melon."

Terpopuler

Comments

Wahyuningsih

Wahyuningsih

y gk apa2 lah wong yg renkarnasi dri msa dpn jdi dinikmati aja yg author kasih y gk gaes 🤣🤣🤣

2026-07-24

2

Nelli Karway

Nelli Karway

Novel kuno kosakata nya jangan ada yang moderen dong thorr
kesannya kayak aneh

2026-07-15

0

aku

aku

jgn di jitak, ntar gk bs gibah dy sm sistem 🤣🤣

2026-05-30

0

lihat semua
Episodes
1 Aku Jadi Gadis Obsesi Sang Duke.
2 Aula.
3 Gosip Pertama.
4 Gosip Mulai Menarik.
5 Bertemu Protagonis wanita.
6 Syair.
7 Syair & Perjanjian.
8 Akhirnya Terbongkar.
9 Gosip Lagi?!
10 Buronan di Jalan Utama.
11 Menyelamatkan Han Yuchen.
12 Tabib yang Terluka & Sosok Misterius.
13 Malam.
14 Perayaan.
15 Aula Istana.
16 Kaisar.
17 Gosip di tengah perjamuan.
18 Anak yang tertukar.
19 Pertunjukan Para Bangsawan Muda.
20 Menjadi Pejabat Kekaisaran.
21 Hari Pertama Menajadi Pejabat.
22 Rapat Pagi Pertama.
23 Laporan Demi Laporan.
24 Gosip.
25 Menjadi peringkat kesembilan.
26 Kementerian Personalia.
27 Ruangan Duke Jiang Xuan.
28 Pulang.
29 Mengantuk.
30 Masalah di wilayah selatan.
31 Gudang Wilayah Selatan.
32 Ordal (Orang Dalam).
33 Sosok Misterius.
34 Melanjutkan Penyelidikan.
35 Bangunan Tua.
36 Pria berjubah hitam.
37 Pemeriksaan Daerah Sekitar.
38 Buku Kas.
39 Umpan.
40 Pria Berjubah Abu-abu.
41 Surat.
42 Pintu Rahasia.
43 Dokumen Tersembunyi.
44 Surat.
45 Pertarungan.
46 Lin Xiaoimi Menjadi Target.
47 Seseorang.
48 Bertemu dengan seseorang.
49 Transmigrator?!
50 ?!!
51 Hadiah.
52 ??!!
53 ??!
54 !!?
55 ??!
56 Bab 56.
57 Bab 57.
58 Bab 58.
59 Bab 59.
60 bab 60.
61 Bab 61.
62 Bab 62.
63 Bab 63.
64 Bab 64.
65 Bab 65.
66 Bab 66.
67 Bab 67.
68 Bab 68.
69 Bab 69.
70 Bab 70.
71 Bab 71.
72 Bab 72.
73 Bab 73.
74 Bab 74.
75 Bab 75.
76 Bab 76.
77 Bab 77.
78 Bab 78.
79 Bab 79.
80 Bab 80.
81 Bab 81.
82 Bab 82.
83 Bab 83.
84 Bab 84.
85 Bab 85.
86 Paviliun Qingyuan.
87 Bab 87.
88 Bab 88.
89 Bab 89.
90 Bab 90.
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Aku Jadi Gadis Obsesi Sang Duke.
2
Aula.
3
Gosip Pertama.
4
Gosip Mulai Menarik.
5
Bertemu Protagonis wanita.
6
Syair.
7
Syair & Perjanjian.
8
Akhirnya Terbongkar.
9
Gosip Lagi?!
10
Buronan di Jalan Utama.
11
Menyelamatkan Han Yuchen.
12
Tabib yang Terluka & Sosok Misterius.
13
Malam.
14
Perayaan.
15
Aula Istana.
16
Kaisar.
17
Gosip di tengah perjamuan.
18
Anak yang tertukar.
19
Pertunjukan Para Bangsawan Muda.
20
Menjadi Pejabat Kekaisaran.
21
Hari Pertama Menajadi Pejabat.
22
Rapat Pagi Pertama.
23
Laporan Demi Laporan.
24
Gosip.
25
Menjadi peringkat kesembilan.
26
Kementerian Personalia.
27
Ruangan Duke Jiang Xuan.
28
Pulang.
29
Mengantuk.
30
Masalah di wilayah selatan.
31
Gudang Wilayah Selatan.
32
Ordal (Orang Dalam).
33
Sosok Misterius.
34
Melanjutkan Penyelidikan.
35
Bangunan Tua.
36
Pria berjubah hitam.
37
Pemeriksaan Daerah Sekitar.
38
Buku Kas.
39
Umpan.
40
Pria Berjubah Abu-abu.
41
Surat.
42
Pintu Rahasia.
43
Dokumen Tersembunyi.
44
Surat.
45
Pertarungan.
46
Lin Xiaoimi Menjadi Target.
47
Seseorang.
48
Bertemu dengan seseorang.
49
Transmigrator?!
50
?!!
51
Hadiah.
52
??!!
53
??!
54
!!?
55
??!
56
Bab 56.
57
Bab 57.
58
Bab 58.
59
Bab 59.
60
bab 60.
61
Bab 61.
62
Bab 62.
63
Bab 63.
64
Bab 64.
65
Bab 65.
66
Bab 66.
67
Bab 67.
68
Bab 68.
69
Bab 69.
70
Bab 70.
71
Bab 71.
72
Bab 72.
73
Bab 73.
74
Bab 74.
75
Bab 75.
76
Bab 76.
77
Bab 77.
78
Bab 78.
79
Bab 79.
80
Bab 80.
81
Bab 81.
82
Bab 82.
83
Bab 83.
84
Bab 84.
85
Bab 85.
86
Paviliun Qingyuan.
87
Bab 87.
88
Bab 88.
89
Bab 89.
90
Bab 90.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!