Gadis Pemalas & Sistem Gosip
"...Ugh."
Lin Xiaomi mengerang pelan sambil memegang kepalanya yang terasa berdenyut.
Saat membuka mata, yang dilihatnya bukan lagi langit-langit kamar apartemen, melainkan ukiran kayu yang indah dengan tirai sutra menjuntai di sekeliling ranjang.
"Aku... di mana?"
Lin Xiaomi refleks duduk tegak. Tatapannya jatuh pada busana panjang berlapis yang membungkus tubuhnya. Dalam sekejap, kedua matanya membelalak dipenuhi keterkejutan.
"Ini... baju apa?"
Sebelum sempat memahami apa yang terjadi, kepalanya berdenyut hebat. Gelombang ingatan asing menyerbu pikirannya tanpa ampun.
Lin Xiaomi.
Putri bungsu Keluarga Lin, salah satu keluarga bangsawan terpandang di ibu kota. Ia memiliki seorang kakak laki-laki bernama Lin Mingyu, pewaris Keluarga Lin yang dikenal berbakat dan sangat menyayangi adik semata wayangnya.
Namun, kasih sayang keluarganya tak mampu menghentikan satu kebiasaan buruk Lin Xiaomi.
Di mata para bangsawan ibu kota, namanya lebih dikenal sebagai bahan gosip daripada putri keluarga terhormat.
Semua itu berawal dari satu orang.
Duke Jiang Xuan.
Sejak bertemu dengannya, Lin Xiaomi jatuh dalam obsesi yang begitu dalam. Ia terus mengejar, mendekati, dan mencari perhatian sang duke tanpa memedulikan tatapan sinis maupun cibiran orang-orang di sekitarnya.
"...."
Wajah Lin Xiaomi berubah pucat pasi.
"Tidak mungkin... aku benar-benar masuk ke dalam novel itu?"
Rasa panik perlahan menguasai dirinya. Ia mengenal tokoh bernama Duke Jiang Xuan dengan sangat baik.
Di dalam novel, pria itu adalah sosok yang disegani sekaligus ditakuti oleh seluruh kekaisaran. Dingin, tak tersentuh, dan selalu bertindak tanpa ragu.
Di medan perang, namanya menjadi mimpi buruk bagi musuh. Di istana, bahkan para pejabat tinggi pun berhati-hati saat berhadapan dengannya.
Namun, tubuh yang kini ditempatinya justru mati-matian mengejar pria mengerikan itu.
Tok... tok...
Ketukan pelan terdengar dari balik pintu.
"Masuk."
Tak lama kemudian, pintu terbuka. Seorang pelayan masuk dengan langkah tenang, lalu memberi hormat.
"Salam hormat, Nona. Tuan Muda telah menunggu Anda di aula."
Lin Xiaomi mengerjapkan mata, masih belum terbiasa mendengar sapaan itu.
Tuan Muda...
Beberapa detik kemudian, ingatan asing itu kembali muncul.
Lin Mingyu.
Kakak laki-lakinya dalam dunia ini. Pewaris Keluarga Lin yang selalu memanjakan adik semata wayangnya.
Lin Xiaomi mengembuskan napas pelan. Mau tak mau, ia harus mulai menghadapi orang-orang di dunia yang kini menjadi kenyataannya.
Lin Xiaomi mengangguk kecil.
"Ba... baik."
Namun, pelayan itu tetap berdiri di tempat. Kepalanya masih tertunduk rapi, seolah sedang menunggu sesuatu.
Lin Xiaomi ikut terdiam.
Eh...?
Kenapa dia belum pergi? Apa ucapanku barusan salah?
Ia mulai merasa canggung. Jangan-jangan ada aturan di dunia ini yang belum ia pahami.
Lin Xiaomi berdeham pelan, berusaha menyusun kata-kata yang terdengar lebih pantas.
"Kalau begitu... antarkan aku menemui Kakak."
"Baik, Nona."
Pelayan itu kembali membungkukkan badan sebelum berbalik dan melangkah keluar, memimpin jalan menuju aula.
Lin Xiaomi merasa sedikit lebih tenang.
"Nyaris saja..."
Ia harus lebih berhati-hati mulai sekarang.
Dunia ini bukan lagi dunia modern tempat ia bisa berbicara dan bertindak sesuka hati. Sekarang, ia hidup sebagai Lin Xiaomi, putri dari Keluarga Lin.
Jika sampai bersikap berbeda dari pemilik tubuh ini, cepat atau lambat seseorang pasti akan menyadari ada yang tidak beres.
Koridor kediaman Keluarga Lin begitu luas, dihiasi pilar-pilar kayu berukir dan lentera yang bergantung rapi di sepanjang jalan.
Baru beberapa langkah berjalan, sebuah suara datar tiba-tiba bergema di dalam kepalanya.
[Ding! Terdeteksi bahwa sang host telah sadar.]
Lin Xiaomi sontak menghentikan langkahnya.
Hah?
Ia menoleh ke kanan dan kiri, tetapi para pelayan di sekitar tetap berjalan seperti biasa, seolah tidak mendengar apa pun.
Suara itu kembali terdengar.
[Ding! Selamat datang, Host. Sistem Gosip siap melayani Anda.]
Lin Xiaomi langsung mengernyit.
Sistem?
[Benar. Mulai hari ini saya akan membantu Host menyelesaikan berbagai misi—]
Berhenti.
[...?]
"Aku menolak."
Hening.
Bahkan suara sistem seolah ikut membisu selama beberapa detik.
[Host... menolak?]
Tentu saja.
Lin Xiaomi mendecak pelan.
Aku cuma ingin hidup damai. Jangan pikir aku belum pernah baca novel transmigrasi. Awalnya bilang 'misi mudah', lama-lama disuruh menyelamatkan dunia, mengubah takdir tokoh utama, sampai mempertaruhkan nyawa.
Lin Xiaomi buru-buru menggeleng.
Terima kasih, tapi aku tidak berminat.
[Host, sistem ini sangat bermanfaat.]
Bermanfaat apanya? Identitas pemilik tubuh ini saja sudah berantakan. Seluruh ibu kota tahu Lin Xiaomi tergila-gila pada Duke Jiang Xuan. Aku sedang berusaha memperbaiki citra, bukan menambah masalah.
Sesaat kemudian, ia menambahkan dengan wajah serius,
"Mulai sekarang target hidupku sederhana. Makan, tidur, menikmati hidup, dan sebisa mungkin menjauh dari Duke Jiang Xuan."
Sistem kembali terdiam.
Untuk pertama kalinya, ia bertemu seorang host yang bahkan belum memulai perjalanan, tetapi sudah terang-terangan menolak bekerja sama.
[Host, penolakan tidak dapat diterima.]
Lin Xiaomi mengernyit.
Kenapa?
[Karena proses pengikatan telah selesai.]
...Hah?
Suara sistem tetap terdengar datar, tanpa sedikit pun emosi.
[Sejak Host membuka mata, Sistem Gosip telah menyatu dengan jiwa Host. Ikatan ini bersifat permanen dan tidak dapat dibatalkan.]
Wajah Lin Xiaomi langsung membeku.
Tunggu... maksudmu kita sudah terikat?
[Benar.]
Kalau begitu, lepaskan.
[Maaf, permintaan ditolak.]
Kenapa ditolak?!
[Karena Sistem dan Host kini berbagi ikatan jiwa. Selama Host masih hidup, Sistem akan tetap berada di dalam kesadaran Host. Kecuali salah satu lenyap, ikatan ini tidak akan pernah terpisahkan.]
Lin Xiaomi mematung.
Lalu, tanpa bisa menahan diri, ia menepuk dahinya pelan.
Jadi... aku benar-benar kurang beruntung.
Jauh di dalam hatinya, ia masih berharap semua ini hanyalah mimpi yang akan berakhir begitu ia membuka mata.
Sayangnya, kenyataan justru memberinya sebuah sistem yang sudah telanjur menjadi bagian dari jiwanya.
[Host tidak perlu khawatir.]
Suara sistem kembali terdengar dengan nada datar.
[Tugas Host sangat sederhana. Host hanya perlu mendengarkan gosip yang muncul dan menjadi penonton.]
Lin Xiaomi mengangkat sebelah alis.
Hanya itu?
[Benar. Semakin banyak gosip yang Host dengar dan semakin banyak "melon" yang Host makan, semakin banyak Poin Gosip yang akan diperoleh.]
Melon?
[Dalam sistem ini, "makan melon" berarti mengikuti dan menyaksikan jalannya sebuah gosip, bukan memakan buah melon.]
Lin Xiaomi terdiam beberapa saat.
Jadi... aku cuma jadi penonton gosip?
[Tepat sekali.]
[Setiap Poin Gosip yang terkumpul dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah di Toko Sistem, seperti pil obat, senjata, kitab bela diri, ramuan, uang, perhiasan, hingga berbagai benda langka yang tidak bisa ditemukan di dunia ini.]
Mata Lin Xiaomi langsung berbinar.
...Serius?
Mendengar penjelasan panjang lebar dari sistem, Lin Xiaomi hanya mengangguk pelan.
Oh...
Sistem mengira host-nya akhirnya tertarik.
Namun, ucapan Lin Xiaomi berikutnya membuatnya terdiam.
Maaf, aku tetap tidak berminat.
[...?]
Aku cuma ingin tidur, makan enak, menikmati hidup sebagai orang kaya, lalu menghabiskan hari-hariku dengan santai.
Ia bahkan mulai menghitung dengan jari.
Pagi bangun, sarapan. Siang tidur. Sore makan camilan. Malam tidur lagi. Bukankah hidup seperti itu jauh lebih menyenangkan?
Lin Xiaomi menggeleng pelan.
Dulu saja aku sudah capek. Jadi mahasiswa itu tidak mudah. Pagi kuliah, sore masih harus kerja. Sekarang akhirnya jadi nona bangsawan yang tidak perlu memikirkan uang. Masa aku malah sibuk mengejar misi?
Sistem terdiam cukup lama.
[......]
Untuk pertama kalinya sejak diciptakan, ia mulai mempertanyakan nasibnya sendiri.
[Kenapa... aku harus mendapatkan host seperti ini?]
[Host ini benar-benar tidak punya ambisi.]
[Pemalas sekali.]
Lin Xiaomi mendengus pelan.
Pemalas?. Aku cuma sedang menikmati hasil transmigrasi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
sasa adzka
baru mampir thor.. semoga sampai tamat ya.. 🙏🙏
semangat up nya😍😍😍
2026-06-09
0
Andira
🙂
2026-07-10
0
aku
awal baca, semoga seruuuu 🙏😁
2026-05-30
1