Ep. 5 JARAK YANG SEMAKIN JAUH

Nana yang baru saja tiba di rumah, setelah pertemuannya dengan para preman yang menipunya hanya bisa mendengus kesal.

Ia keluar dari dalam mobil, lalu menutup pintu mobil itu dengan keras. "Benar-benar sial! Uang belanjaku lenyap begitu saja!" teriaknya tanpa bisa menahan amarahnya. Ia menghentak-hentakkan kakinya.

Tiba-tiba saja Nana teringat dengan perkataan preman itu, bahwa dia tidak pernah menyentuh Aline. Lalu siapa yang tidur dengan kakaknya itu, apakah ada laki-laki tua lainnya yang tidak sengaja menemukan Aline. Itulah yang berada dalam pikiran Nana.

Dengan pikiran yang berkecamuk Nana langsung masuk ke dalam rumah.

Di waktu yang sama, Aline yang baru saja mengambil minum ke dapur tidak sengaja berpapasan dengan adik tirinya.

Aline mengkerutkan keningnya saat melihat wajah adik tirinya yang terlihat menahan amarah. "Dari mana dia malam-malam begini?" gumam Aline yang hanya bisa didengar olehnya.

Tanpa bertegur sapa, mereka langsung masuk ke dalam kamar masing-masing.

Namun, sebelum Nana masuk ke dalam kamar, sekali lagi ia memperhatikan punggung Aline, senyum miring muncul dibibirnya. "Preman itu mungkin gagal menyentuhnya! Tapi untung saja ada yang menggantikannya. Aku yakin dia sebentar lagi akan hamil dan diusir dari rumah ini." Nana tertawa sinis, menunggu momen itu segera tiba.

Aline yang sudah berada di dalam kamar. Ia sedikit kesulitan untuk memejamkan matanya, ia tampak gelisah dengan tangan sedikit gemetar dan wajah sendu Aline membuka laci lalu mengeluarkan sebuah album photo dari sana.

Ia membuka lembar demi lembar, menatap photo keluarganya yang masih terlihat lengkap. Ibunya memeluknya penuh kasih sayang dan di samping lain, ayahnya memandangnya dengan penuh cinta.

Setetes air mata jatuh membasi photo itu. "Ibu, aku merindukanmu! Sekarang Ayah sudah berubah, setiap apa yang aku katakan dan jelaskan tidak pernah didengarnya."

Setelah menumpahkan kesedihannya, Aline mulai tertidur dengan menyimpan photo itu dalam pelukkan nya.

Sinar matahari pagi mulai nampak dengan sangat cerah, hingga cahayanya menerobos masuk melalu celah gorden kamar Aline.

Di dalam kamar, Aline nampak sibuk dengan rutinitasnya. seperti biasa Aline masih mengurus perusahaan ayahnya meski posisinya sudah beralih pada adik tirinya. Tidak mengubah apa pun jika Aline masih harus membantu ayahnya.

Hari ini, Aline harus pergi ke kantor ayahnya. Kantor itu tepat berada di bandung yang mengharuskannya meninggalkan jakarta untuk sementara, kali ini ia akan berada di bandung beberapa minggu kedepan.

Ia mulai bersiap-siap, membawa baju seperlunya. Yang paling penting ia harus membawa sweeter hanya untuk menghalau udara dingin di sana. Karena perusahaan ayahnya berada di area dataran tinggi.

Tepat setelah ia sedang berkemas, memasukkan bajunya ke dalam tas. Pintu kamarnya itu tiba-tiba di buka dengan keras.

Seketika, Nana berdiri di ambang pintu, dengan wajah angkuh sambil bersedekap dada. "Lama banget sih! Inget ya, Kakakku tersayang! Sekarang aku ini adalah atasan kamu." Suara Nana terdengar sombong, namun tersirat nada menyindir disetiap kalimatnya.

Aline memilih diam, percuma saja berdebat dengan orang yang tidak tau diri. Hanya akan membuang tenaganya, tanpa menghiraukan kehadiran Nana. Ia kembali memasukkan perlengkapannya.

"Hei, kamu tuli ya!"

Setelah mengatakan itu, dari arah lain Nana melihat ayahnya menuju ke arah kamar kakak tirinya. Ia langsung masuk dan mendekat ke arah Aline. Dengan gerakkan tidak terduga Nana menarik tangan Aline dan saat itu juga ia terjatuh seolah Aline lah yang mendorongnya.

Aline yang tidak sempat menghindar, hanya bisa mematung di tempat apalagi saat ia melihat tatapan tajam ayahnya yang sudah berdiri di depan pintu kamarnya.

Di atas lantai, Nana menangis sambil merintih kesakitan. "Kakak, aku tidak bermaksud mengambil posisismu. Tapi Ayah yang menyerahkannya padaku, aku bisa apa."

Kalimat itu seperti ledakkan api untuk Dimas yang mendengarnya. Ia melangkah tegas masuk ke dalam kamar putrinya, aura pria paruh baya itu semakin dingin dan menyesakkan untuk Aline yang tidak pernah melihat wajah ayahnya semurka itu.

"Aline! Apa Ayah pernah mengajarkan kamu untuk bertindak seperti ini? Dia adikmu, tidak sepantasnya kamu memperlakukannya seperti itu!"

"Ayah, aku sama sekali nggak mendorongnya. Dia yang tiba-tiba menjatuhkan dirinya." bela Aline. Hatinya seperti disayat-sayat mendengar amarah ayahnya.

Namun, lagi-lagi suara Nana mengalihkan perhatian ayahnya.

"Ayah! Aku nggak mau memimpin perusahaan Ayah, itu semua hak Kak Aline." Suara Nana terdengar rapuh seolah ia memang telah tersakiti. "Aku tau, kalau aku hanya anak tiri dan bukan anak kandung Ayah."

"Diam! Kamu Nana, kenapa kamu selalu memperkeruh keadaan. Aku sama sekali nggak keberatan soal kamu memegang perusahaan Ayah, tapi tindakan kamu ini bener-bener keterlaluan. Kamu memfitnahku, Nana!"

Di sisi lain, dengan lembut Dimas membantun Nana untuk berdiri. Tatapan seketika melunak saat menatap anak sambungnya itu. "Bagi Ayah tidak ada anak tiri. Kamu sama pentingnya dengan Kakakmu, dan untuk masalah perusahaan itu! Ayah yang sudah memberikan kuasa itu sama kamu jadi tidak perlu merasa tidak enak pada Kakakmu."

Aline benar-benar merasa hubungannya dengan ayahnya semakin berjarak. Mereka tinggal disatu atap yang sama tapi seperti hidup dengan orang asing.

Suara ayahnya menggema di dalam kamarnya, seolah penjelasannya memang tidak pernah penting lagi untuk ayahnya. Rasa lelah mulai menyelimuti hati Aline dengan situasi yang tengah ia hadapi.

"Stop! Aline, Ayah tau kamu mulai cemburu dengan perlakuan Ayah yang terlihat lebih memihak adikmu. Tidak seharusnya hal itu membuat kamu bertindak seenaknya." Tatapan Dimas yang terlihat kecewa begitu ketara saat menatap putri kandungnya sendiri. Ia menghela napas lelah sejenak sebelum melanjutkan kalimatnya.

"Kemana kamu yang dulu? Yang terlihat akur dengan adikmu? Kenapa sikapmu sekarang berubah Aline?"

Cecaran itu semakin menghimpit dada Aline. Ayahnya lebih condong dengan anak tirinya dibandingkan dengannya.

"Apa Ayah ingin aku terlihat baik pada orang yang sudah menghancurkan hidupku, itu nggak akan mungkin Ayah!" jerit Aline dalam hati, bukan ia tidak ingin mengatakan pada ayahnya. Namun, semuanya akan percuma saja apalagi melihat sikap ayahnya yang jelas berbeda terhadap dirinya.

"Sebaiknya bersiap lah! Ayah tidak ingin mendengar atau melihat kamu menindas adikmu lagi."

Setelah mengatakan itu Dimas meninggalkan kamar Aline dan membawa Nana ke luar dari sana.

Diam-diam Nana memberikan senyum miring sebelum meninggalkan kamarnya. "Kamu nggak akan pernah menang Aline. Nyatanya Ayahmu lebih sayang aku dibandingkan anak kandungnya sendiri." batin Nana girang dengan drama yang telah berhasil ia buat.

Aline menatap punggung Ayahnya yang menghilang dengan mata berkaca-kaca. Ia hanya bisa tersenyum getir melihat keadaannya sekarang.

"Selamat Nana, kamu sudah berhasil menghancurkan hidupku dan sekarang kamu juga telah berhasil merebut Ayahku sepenuhnya."

Terpopuler

Comments

mawar merah

mawar merah

senjata makan tuan itu.. biar diperas terus sama preman itu,, jadi keluarga kok jahat banget

2026-06-15

0

Key

Key

Berdebat dengan orang tidak tahu diri. Bikin sakit kepala emang.

2026-06-14

0

Key

Key

sebentar lagi kamu yang bakal iri sama Aline, Na. Pak dokter loh dia

2026-06-14

0

lihat semua
Episodes
1 Ep. 1 KEHILANGAN HAL YANG PALING BERHARGA
2 Ep. 2 MENCARI TAHU
3 Ep. 3 RUMAH SAKIT
4 Ep. 4 SELALU DIBEDAKAN
5 Ep. 5 JARAK YANG SEMAKIN JAUH
6 Ep. 6 BANDUNG
7 Ep. 7 KEBUN TEH
8 Ep. 8 KE TEMPAT DI MANA ADA KAMU
9 Ep. 9 KENYATAAN
10 Ep. 10 MENGETAHUI WAJAH AYAH ANAKKU
11 Ep. 11 PUTUS HUBUNGAN
12 Ep.12 DIUSIR DAN MEMILIH HIDUP DENGAN AYAH ANAKKU
13 Ep. 13 MEMBERIKAN YANG TERBAIK
14 Ep. 14 MENIKAHLAH DENGANKU
15 Ep. 15 BERI WAKTU
16 Ep. 16 TERBAYANG
17 Ep. 17 KEBERSAMAAN
18 Ep. 18 SEMAKIN DEKAT
19 Ep. 19 KELUARGA DEWANGGA
20 Ep. 20 KEHEBOHAN
21 Ep. 21 KETEGASAN SEORANG AYAH
22 Ep. 22 MENUJU
23 Ep. 23 HARI H
24 Bab 24 MALAM YANG MANIS
25 Ep. 25 PELUKKAN HALAL YANG MENENANGKAN
26 Ep. 26 KELUCUAN PAGI HARI
27 Ep. 27 KEDATANGAN TAMU
28 Ep. 28 KEGUNDAHAAN RARA
29 Ep. 29 NGIDAM
30 Ep. 30 BERTEMU
31 Ep. 31 MERTUA IDAMAN
32 Ep. 32 KARMA ITU NYATA
33 Ep. 33 KABAR BAHAGIA
34 Ep. 34 MULAI MENUAI
35 Ep. 35 KEHILANGAN HAL YANG SAMA DENGAN CARA YANG BERBEDA 21+
36 Ep. 36 PENIPU TERTIPU
37 Ep. 37 MENYESAL
38 Ep. 38 KEHANGATAN KELUARGA
39 Ep. 39 PUTUS ASA
40 Ep. 40 KEDUA WANITA HEBAT
41 41. MULAI CEMBURU
42 Ep. 42 PENYESALAN YANG TERLAMBAT
43 Ep. 43 HUKUMAN BUMIL
44 Ep. 44 MALAM PENUH WARNA DAN KEWAJIBAN SEORANG ISTRI
45 Ep. 45 HANGAT
46 Ep. 46 PANTI ASUHAN
47 Ep. 47 KETEGASAN SUAMI
48 Ep. 48 KALIMAT ELEGAN ALINE UNTUK DINA
49 Ep. 49 DENDAM KUSUMAT DINA
50 Ep. 50 MAKAN SIANG
51 Ep. 51 JAGALAH MEREKA
52 Ep. 52
53 Ep. 53
54 Ep. 54
55 Ep. 55
56 Ep. 56 KEKEJAMAN BRAM
57 Ep. 57 SADAR
58 Ep. 58 MASA SULIT ALINE
59 Ep. 59 LAPORAN YANG DIABAIKAN
60 Ep. 60 BERUSAHA
61 Ep. 61 KETIKA TAKDIR YANG BERKEHENDAK
62 Ep. 62 MERINDUKANMU DISISIKU
63 Ep. 63 WELCOME BABY TWINS
64 Ep. 64 KEGADUHAN
65 Ep. 65 KESULITAN ERLANGGA
66 Ep. 66 MELAWAN KEADAAN [Bonus Up untuk Kak Aira_kayla dan readers setia lainnya]
67 Ep. 67 DI AMBANG HIDUP DAN MATI
68 Ep. 68 BERTAHANLAH
69 Ep. 69 JANGAN PERGI
70 Ep. 70 BERDETAK
71 Ep. 71 AKU SELALU MENUNGGUMU MAS
72 Ep. 72 RARA VS SISKA
73 Ep. 73 KESETIAAN YANG DIUJI
74 Ep. 74 AKU SELALU MENEMANIMU MAS
75 Ep. 75 TANPA HARUS MENGOTORI TANGAN
76 Ep. 76 TUMBUH KEMBANG SI KEMBAR
77 Ep. 77 KEHIDUPAN BARU
78 Ep. 78 KEBERSAMAAN
79 Ep. 79 CINTA DAN BAKTI SEORANG ISTRI
80 Ep. 80 BERTEMU SESEORANG
81 Ep. 81 KEHADIRAN ORANG LAMA
82 Ep. 82 BERKUNJUNG
83 Ep. 83 AURA SEORANG ALVIAN
84 Ep. 84 PERTEMUAN
85 Ep. 85
86 Ep. 86
87 Ep. 87 RENCANA LIBURAN
88 Ep. 88 GODAAN MALAM HARI YANG GAGAL
89 Ep. 89
90 Ep. 90
91 Ep. 91 LIBURAN DAN KEDEKATAN
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Ep. 1 KEHILANGAN HAL YANG PALING BERHARGA
2
Ep. 2 MENCARI TAHU
3
Ep. 3 RUMAH SAKIT
4
Ep. 4 SELALU DIBEDAKAN
5
Ep. 5 JARAK YANG SEMAKIN JAUH
6
Ep. 6 BANDUNG
7
Ep. 7 KEBUN TEH
8
Ep. 8 KE TEMPAT DI MANA ADA KAMU
9
Ep. 9 KENYATAAN
10
Ep. 10 MENGETAHUI WAJAH AYAH ANAKKU
11
Ep. 11 PUTUS HUBUNGAN
12
Ep.12 DIUSIR DAN MEMILIH HIDUP DENGAN AYAH ANAKKU
13
Ep. 13 MEMBERIKAN YANG TERBAIK
14
Ep. 14 MENIKAHLAH DENGANKU
15
Ep. 15 BERI WAKTU
16
Ep. 16 TERBAYANG
17
Ep. 17 KEBERSAMAAN
18
Ep. 18 SEMAKIN DEKAT
19
Ep. 19 KELUARGA DEWANGGA
20
Ep. 20 KEHEBOHAN
21
Ep. 21 KETEGASAN SEORANG AYAH
22
Ep. 22 MENUJU
23
Ep. 23 HARI H
24
Bab 24 MALAM YANG MANIS
25
Ep. 25 PELUKKAN HALAL YANG MENENANGKAN
26
Ep. 26 KELUCUAN PAGI HARI
27
Ep. 27 KEDATANGAN TAMU
28
Ep. 28 KEGUNDAHAAN RARA
29
Ep. 29 NGIDAM
30
Ep. 30 BERTEMU
31
Ep. 31 MERTUA IDAMAN
32
Ep. 32 KARMA ITU NYATA
33
Ep. 33 KABAR BAHAGIA
34
Ep. 34 MULAI MENUAI
35
Ep. 35 KEHILANGAN HAL YANG SAMA DENGAN CARA YANG BERBEDA 21+
36
Ep. 36 PENIPU TERTIPU
37
Ep. 37 MENYESAL
38
Ep. 38 KEHANGATAN KELUARGA
39
Ep. 39 PUTUS ASA
40
Ep. 40 KEDUA WANITA HEBAT
41
41. MULAI CEMBURU
42
Ep. 42 PENYESALAN YANG TERLAMBAT
43
Ep. 43 HUKUMAN BUMIL
44
Ep. 44 MALAM PENUH WARNA DAN KEWAJIBAN SEORANG ISTRI
45
Ep. 45 HANGAT
46
Ep. 46 PANTI ASUHAN
47
Ep. 47 KETEGASAN SUAMI
48
Ep. 48 KALIMAT ELEGAN ALINE UNTUK DINA
49
Ep. 49 DENDAM KUSUMAT DINA
50
Ep. 50 MAKAN SIANG
51
Ep. 51 JAGALAH MEREKA
52
Ep. 52
53
Ep. 53
54
Ep. 54
55
Ep. 55
56
Ep. 56 KEKEJAMAN BRAM
57
Ep. 57 SADAR
58
Ep. 58 MASA SULIT ALINE
59
Ep. 59 LAPORAN YANG DIABAIKAN
60
Ep. 60 BERUSAHA
61
Ep. 61 KETIKA TAKDIR YANG BERKEHENDAK
62
Ep. 62 MERINDUKANMU DISISIKU
63
Ep. 63 WELCOME BABY TWINS
64
Ep. 64 KEGADUHAN
65
Ep. 65 KESULITAN ERLANGGA
66
Ep. 66 MELAWAN KEADAAN [Bonus Up untuk Kak Aira_kayla dan readers setia lainnya]
67
Ep. 67 DI AMBANG HIDUP DAN MATI
68
Ep. 68 BERTAHANLAH
69
Ep. 69 JANGAN PERGI
70
Ep. 70 BERDETAK
71
Ep. 71 AKU SELALU MENUNGGUMU MAS
72
Ep. 72 RARA VS SISKA
73
Ep. 73 KESETIAAN YANG DIUJI
74
Ep. 74 AKU SELALU MENEMANIMU MAS
75
Ep. 75 TANPA HARUS MENGOTORI TANGAN
76
Ep. 76 TUMBUH KEMBANG SI KEMBAR
77
Ep. 77 KEHIDUPAN BARU
78
Ep. 78 KEBERSAMAAN
79
Ep. 79 CINTA DAN BAKTI SEORANG ISTRI
80
Ep. 80 BERTEMU SESEORANG
81
Ep. 81 KEHADIRAN ORANG LAMA
82
Ep. 82 BERKUNJUNG
83
Ep. 83 AURA SEORANG ALVIAN
84
Ep. 84 PERTEMUAN
85
Ep. 85
86
Ep. 86
87
Ep. 87 RENCANA LIBURAN
88
Ep. 88 GODAAN MALAM HARI YANG GAGAL
89
Ep. 89
90
Ep. 90
91
Ep. 91 LIBURAN DAN KEDEKATAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!