Takdir Semalam, Cinta Selamanya

Takdir Semalam, Cinta Selamanya

Ep. 1 KEHILANGAN HAL YANG PALING BERHARGA

Aline, malam itu ia pergi ke sebuah hotel untuk menghadiri pesta yang sedang diadakan adik tirinya.

Setibanya di sana Aline langsung di sambut hangat oleh Nana. Ia di bawa ke ballroom yang sudah di booking adik tirinya itu.

Nana menggandeng tangan Aline untuk masuk ke dalam. Saat tiba di sana Aline melihat suasana pesta itu terasa sangat ramai, sepasang kekasih saling melakukan berbagai hal yang menurut Aline tidak sepantasnya dipertontonkan di depan umum.

Walau pun itu hanya sebatas melakukan kissing. Seketika hal itu membuat Aline menjadi mual, ia menoleh ke arah adik tirinya sejenak.

"Nana apa benar pestamu sebebas ini?" tanya Aline dengan guratan wajah yang menampilkan ketidak percayaannya.

Nana mengikuti arah pandang kakak tirinya. Wajahnya tampak biasa saja seolah itu adalah hal yang wajar.

"Memangnya kenapa Kak! Plis deh Kak jangan norak? Lagian sudah biasa sepasang kekasih melakukan hal seperti itu."

Aline membuang wajahnya ke arah lain tanpa ingin melihat pemandangan itu lebih lama. Tiba-tiba Nana menarik tangannya membawa ia ke arah sekumpulan teman-temannya.

Di sana mereka tampak sedang mengobrol dengan pasangan mereka masing-masing, Aline melihat di atas meja itu beberapa botol minuman beralkohol yang sudah kosong. Ia merasa tidak nyaman saat berada di sana.

Salah satu pria di antara mereka melangkah maju menuju ke arah Aline. Dengan lancangnya pria itu menyentuh dagu Aline yang membuat wanita itu melangkah mundur.

"Jadi ini Kakak Tiri, Lo! Na." pria itu menatap Aline dengan pandangan yang tidak senonoh.

Di sisi lain, Nana tersenyum tipis sambil mengangguk dengan gerakan kepala yang seolah memberi kode ke arah pria itu.

"Na, sepertinya Kakak pulang saja." Aline hendak melangkah pergi dari sana saat merasakan suasana pesta itu yang tidak terasa nyaman baginya.

Namun, Nana menahan tangan Aline. Ia membawa wanita itu duduk dengannya di antara teman-temannya. "Eeets! Tunggu dulu, mau kemana sih, Kak Aline buru-buru banget?"

Aline bergerak gelisah, ia bangkit dari tempatnya. Namun, lagi-lagi Nana menahannya, membuatnya kembali duduk di posisinya semula.

"Tenang saja Kak, mereka nggak akan macam-macam sama Kakak." Suara Nana terdengar meyakinkan di tengah kegelisah Aline.

Nana menyodorkan segelas air mineral ke arah Aline. "Minum dulu Kak, biar lebih rileks."

Aline tanpa curiga sedikit pun menerimanya, sebelum meminumnya sejenak ia menatap adik tirinya yang sedang tersenyum padanya dan akhirnya meneguk air itu.

Untuk beberapa menit semuanya tampak normal, Aline tidak merasakan apa pun. Ia masih memperhatikan adik tirinya yang sedang menyapa teman-temannya. Hingga ia mulai merasakan pusing dan rasa panas pada tubuhnya.

Aline beranjak dari tempatnya pikirannya hanya satu yaitu menuju toilet. Ia ingin membasuh wajahnya guna mereda hawa panas yang tidak bisa ia jelaskan.

Di sisi lain, Nana yang melihat kakak tirinya pergi dari sana memberi anggukan kecil pada salah satu teman pria nya.

Aline menyusuri koridor hotel itu dengan langkah kaki yang sedikit gontai, sesekali ia mengusap lehernya dan rasanya ingin sekali membuka seluruh pakaian yang membungkus tubuhnya. Namun, pikirannya masih tersadar ia tidak bisa melakukan itu.

"Ada apa denganku?" Ia bergerak gelisah tidak karuan.

Saat tiba di depan pintu kamar mandi. Pria tadi yang sempat menggoda Aline menghampirinya dan tanpa permisi lagi dia membopong tubuh Aline menuju ke sebuah kamar yang sudah di persiapkan untuknya.

"Jangan sentuh aku." Aline masih setengah sadar dan berusaha melepaskan diri dari pria itu.

"Diamlah! Aku hanya menjalankan perintah." ucap pria itu sambil terus melangkah dan masuk ke dalam kamar.

Pria itu membaringkan Aline di atas kasur, menatap wanita itu penuh minat. "Setelah Bos puas denganmu, nanti tinggal giliranku."

Setelah mengatkan itu pria itu melangkah pergi ke luar dari kamar tersebut, menuju ke arah pesta kembali.

Di sisi lain, ada seseorang dengan tatapan tajam yang melihat semua kejadian itu dari kejauhan. Setelah kepergian pria itu dia melangkah mendekat ke arah kamar tersebut.

Tepat setelah seseorang itu berdiri di depan pintu kamar, pintu itu terbuka dengan menampilkan wajah Aline yang matanya sudah sayu dan tangan yang tidak hentinya ingin melepaskan pakaian yang ia kenakan.

"Too-long... aku, ini rasanya sangat tidak nyaman."

Aline langsung menerjang pria yang ada di depannya yang sedang menatapnya dengan wajah bingung, tangan Aline mulai menyusuri rahang tegas laki-laki itu.

Pria itu menggeram pelan saat merasakan sentuhan tangan Aline. Ia mengepalkan kedua tangannya bisa-bisanya ada seseorang yang melakukan hal kotor seperti ini. Pria itu melepaskan pelukan Aline, namun wanita itu memeluknya sangat erat.

"Hei! Nona, jangan seperti ini, bertahanlah saya akan membawakan obat pereda untukmu." Ia hendak melenggang pergi meninggalkan Aline untuk mengambil penawarnya.

"Ak-u sudah tidak kuat, tolong aku Tuan!" Aline mendorong pria itu hingga mereka terjatuh dan masuk ke kamar hotel lain yang kebetulan tidak terkunci.

Di malam itu, hal yang seharusnya tidak pernah terjadi. Justru menyatukan mereka berdua.

Pagi harinya Aline terbangun lebih dulu dari pada pria itu. Wajahnya pucat dengan rambut yang berantakan. Matanya berkaca-kaca memancarkan luka dan kekecewaan. Ia memandang punggung pria asing itu, sekelebat bayangan saat ia meminta tolong pada laki-laki itu muncul dalam benaknya.

Ia menarik selimut itu lebih dalam sambil terisak. Ingin sekali Aline menghujamkan pisau pada punggung laki-laki itu. Namun, percuma saja sebab semuanya telah terjadi dan itu bukan sepenuhnya salah laki-laki itu. Kini kehormatannya sudah hilang dan tidak akan pernah kembali lagi.

Satu-satunya yang ia inginkan saat ini adalah menjauh dari tempat itu dan berharap tidak akan pernah bertemu lagi dengan laki-laki itu.

Setelah membenahi pakaiannya, tanpan menunggu lebih lama lagi Aline segera keluar dari kamar itu dan ingin segera pulang ke rumah. Ia melangkah sedikit tertatih akibat nyeri pada area intimnya.

Setibanya di lobi hotel itu. Aline ingin memesan taksi, tapi apalah daya ia tidak memiliki uang sepeser pun dengan terpaksa ia pulang dengan berjalan kaki.

Sepanjang jalan ia terus menangis mengabaikan orang-orang yang menatapnya heran. Langkah kakinya ia paksakan untuk terus berjalan meski rasa nyeri itu semakin terasa.

Hingga saat tiba di depan pintu rumah, langkahnya terhenti seketika saat ia sayup-sayup mendengar suara adik tirinya dan ibu tirinya yang sedang bersenda gurau.

Aline melanjutkan langkahnya dengan jantung yang berdegub kencang. Ia mendorong pintu itu membuat Nana dan Sinta yang berada di ruang tamu mengalihkan pandangan mereka ke arahnya.

"Dari mana kamu Aline! Jam segini baru pulang?"

Pertayaan itu membuat tubuh Aline Membeku seketika.

Terpopuler

Comments

mawar merah

mawar merah

Cepat dibantu Aline..di bawa ke kamar mandi rendam sama air

2026-06-13

0

Key

Key

kok horor ya, apa minuman tadi bukan cuma air mineral?

2026-06-13

0

Key

Key

Tuh kan, ada obat pasti nih. Ko adeknya tega😬

2026-06-13

0

lihat semua
Episodes
1 Ep. 1 KEHILANGAN HAL YANG PALING BERHARGA
2 Ep. 2 MENCARI TAHU
3 Ep. 3 RUMAH SAKIT
4 Ep. 4 SELALU DIBEDAKAN
5 Ep. 5 JARAK YANG SEMAKIN JAUH
6 Ep. 6 BANDUNG
7 Ep. 7 KEBUN TEH
8 Ep. 8 KE TEMPAT DI MANA ADA KAMU
9 Ep. 9 KENYATAAN
10 Ep. 10 MENGETAHUI WAJAH AYAH ANAKKU
11 Ep. 11 PUTUS HUBUNGAN
12 Ep.12 DIUSIR DAN MEMILIH HIDUP DENGAN AYAH ANAKKU
13 Ep. 13 MEMBERIKAN YANG TERBAIK
14 Ep. 14 MENIKAHLAH DENGANKU
15 Ep. 15 BERI WAKTU
16 Ep. 16 TERBAYANG
17 Ep. 17 KEBERSAMAAN
18 Ep. 18 SEMAKIN DEKAT
19 Ep. 19 KELUARGA DEWANGGA
20 Ep. 20 KEHEBOHAN
21 Ep. 21 KETEGASAN SEORANG AYAH
22 Ep. 22 MENUJU
23 Ep. 23 HARI H
24 Bab 24 MALAM YANG MANIS
25 Ep. 25 PELUKKAN HALAL YANG MENENANGKAN
26 Ep. 26 KELUCUAN PAGI HARI
27 Ep. 27 KEDATANGAN TAMU
28 Ep. 28 KEGUNDAHAAN RARA
29 Ep. 29 NGIDAM
30 Ep. 30 BERTEMU
31 Ep. 31 MERTUA IDAMAN
32 Ep. 32 KARMA ITU NYATA
33 Ep. 33 KABAR BAHAGIA
34 Ep. 34 MULAI MENUAI
35 Ep. 35 KEHILANGAN HAL YANG SAMA DENGAN CARA YANG BERBEDA 21+
36 Ep. 36 PENIPU TERTIPU
37 Ep. 37 MENYESAL
38 Ep. 38 KEHANGATAN KELUARGA
39 Ep. 39 PUTUS ASA
40 Ep. 40 KEDUA WANITA HEBAT
41 41. MULAI CEMBURU
42 Ep. 42 PENYESALAN YANG TERLAMBAT
43 Ep. 43 HUKUMAN BUMIL
44 Ep. 44 MALAM PENUH WARNA DAN KEWAJIBAN SEORANG ISTRI
45 Ep. 45 HANGAT
46 Ep. 46 PANTI ASUHAN
47 Ep. 47 KETEGASAN SUAMI
48 Ep. 48 KALIMAT ELEGAN ALINE UNTUK DINA
49 Ep. 49 DENDAM KUSUMAT DINA
50 Ep. 50 MAKAN SIANG
51 Ep. 51 JAGALAH MEREKA
52 Ep. 52
53 Ep. 53
54 Ep. 54
55 Ep. 55
56 Ep. 56 KEKEJAMAN BRAM
57 Ep. 57 SADAR
58 Ep. 58 MASA SULIT ALINE
59 Ep. 59 LAPORAN YANG DIABAIKAN
60 Ep. 60 BERUSAHA
61 Ep. 61 KETIKA TAKDIR YANG BERKEHENDAK
62 Ep. 62 MERINDUKANMU DISISIKU
63 Ep. 63 WELCOME BABY TWINS
64 Ep. 64 KEGADUHAN
65 Ep. 65 KESULITAN ERLANGGA
66 Ep. 66 MELAWAN KEADAAN [Bonus Up untuk Kak Aira_kayla dan readers setia lainnya]
67 Ep. 67 DI AMBANG HIDUP DAN MATI
68 Ep. 68 BERTAHANLAH
69 Ep. 69 JANGAN PERGI
70 Ep. 70 BERDETAK
71 Ep. 71 AKU SELALU MENUNGGUMU MAS
72 Ep. 72 RARA VS SISKA
73 Ep. 73 KESETIAAN YANG DIUJI
74 Ep. 74 AKU SELALU MENEMANIMU MAS
75 Ep. 75 TANPA HARUS MENGOTORI TANGAN
76 Ep. 76 TUMBUH KEMBANG SI KEMBAR
77 Ep. 77 KEHIDUPAN BARU
78 Ep. 78 KEBERSAMAAN
79 Ep. 79 CINTA DAN BAKTI SEORANG ISTRI
80 Ep. 80 BERTEMU SESEORANG
81 Ep. 81 KEHADIRAN ORANG LAMA
82 Ep. 82 BERKUNJUNG
83 Ep. 83 AURA SEORANG ALVIAN
84 Ep. 84 PERTEMUAN
85 Ep. 85
86 Ep. 86
87 Ep. 87 RENCANA LIBURAN
88 Ep. 88 GODAAN MALAM HARI YANG GAGAL
89 Ep. 89
90 Ep. 90
91 Ep. 91 LIBURAN DAN KEDEKATAN
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Ep. 1 KEHILANGAN HAL YANG PALING BERHARGA
2
Ep. 2 MENCARI TAHU
3
Ep. 3 RUMAH SAKIT
4
Ep. 4 SELALU DIBEDAKAN
5
Ep. 5 JARAK YANG SEMAKIN JAUH
6
Ep. 6 BANDUNG
7
Ep. 7 KEBUN TEH
8
Ep. 8 KE TEMPAT DI MANA ADA KAMU
9
Ep. 9 KENYATAAN
10
Ep. 10 MENGETAHUI WAJAH AYAH ANAKKU
11
Ep. 11 PUTUS HUBUNGAN
12
Ep.12 DIUSIR DAN MEMILIH HIDUP DENGAN AYAH ANAKKU
13
Ep. 13 MEMBERIKAN YANG TERBAIK
14
Ep. 14 MENIKAHLAH DENGANKU
15
Ep. 15 BERI WAKTU
16
Ep. 16 TERBAYANG
17
Ep. 17 KEBERSAMAAN
18
Ep. 18 SEMAKIN DEKAT
19
Ep. 19 KELUARGA DEWANGGA
20
Ep. 20 KEHEBOHAN
21
Ep. 21 KETEGASAN SEORANG AYAH
22
Ep. 22 MENUJU
23
Ep. 23 HARI H
24
Bab 24 MALAM YANG MANIS
25
Ep. 25 PELUKKAN HALAL YANG MENENANGKAN
26
Ep. 26 KELUCUAN PAGI HARI
27
Ep. 27 KEDATANGAN TAMU
28
Ep. 28 KEGUNDAHAAN RARA
29
Ep. 29 NGIDAM
30
Ep. 30 BERTEMU
31
Ep. 31 MERTUA IDAMAN
32
Ep. 32 KARMA ITU NYATA
33
Ep. 33 KABAR BAHAGIA
34
Ep. 34 MULAI MENUAI
35
Ep. 35 KEHILANGAN HAL YANG SAMA DENGAN CARA YANG BERBEDA 21+
36
Ep. 36 PENIPU TERTIPU
37
Ep. 37 MENYESAL
38
Ep. 38 KEHANGATAN KELUARGA
39
Ep. 39 PUTUS ASA
40
Ep. 40 KEDUA WANITA HEBAT
41
41. MULAI CEMBURU
42
Ep. 42 PENYESALAN YANG TERLAMBAT
43
Ep. 43 HUKUMAN BUMIL
44
Ep. 44 MALAM PENUH WARNA DAN KEWAJIBAN SEORANG ISTRI
45
Ep. 45 HANGAT
46
Ep. 46 PANTI ASUHAN
47
Ep. 47 KETEGASAN SUAMI
48
Ep. 48 KALIMAT ELEGAN ALINE UNTUK DINA
49
Ep. 49 DENDAM KUSUMAT DINA
50
Ep. 50 MAKAN SIANG
51
Ep. 51 JAGALAH MEREKA
52
Ep. 52
53
Ep. 53
54
Ep. 54
55
Ep. 55
56
Ep. 56 KEKEJAMAN BRAM
57
Ep. 57 SADAR
58
Ep. 58 MASA SULIT ALINE
59
Ep. 59 LAPORAN YANG DIABAIKAN
60
Ep. 60 BERUSAHA
61
Ep. 61 KETIKA TAKDIR YANG BERKEHENDAK
62
Ep. 62 MERINDUKANMU DISISIKU
63
Ep. 63 WELCOME BABY TWINS
64
Ep. 64 KEGADUHAN
65
Ep. 65 KESULITAN ERLANGGA
66
Ep. 66 MELAWAN KEADAAN [Bonus Up untuk Kak Aira_kayla dan readers setia lainnya]
67
Ep. 67 DI AMBANG HIDUP DAN MATI
68
Ep. 68 BERTAHANLAH
69
Ep. 69 JANGAN PERGI
70
Ep. 70 BERDETAK
71
Ep. 71 AKU SELALU MENUNGGUMU MAS
72
Ep. 72 RARA VS SISKA
73
Ep. 73 KESETIAAN YANG DIUJI
74
Ep. 74 AKU SELALU MENEMANIMU MAS
75
Ep. 75 TANPA HARUS MENGOTORI TANGAN
76
Ep. 76 TUMBUH KEMBANG SI KEMBAR
77
Ep. 77 KEHIDUPAN BARU
78
Ep. 78 KEBERSAMAAN
79
Ep. 79 CINTA DAN BAKTI SEORANG ISTRI
80
Ep. 80 BERTEMU SESEORANG
81
Ep. 81 KEHADIRAN ORANG LAMA
82
Ep. 82 BERKUNJUNG
83
Ep. 83 AURA SEORANG ALVIAN
84
Ep. 84 PERTEMUAN
85
Ep. 85
86
Ep. 86
87
Ep. 87 RENCANA LIBURAN
88
Ep. 88 GODAAN MALAM HARI YANG GAGAL
89
Ep. 89
90
Ep. 90
91
Ep. 91 LIBURAN DAN KEDEKATAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!