empat

"sini di..!" tangan manager itu melambai memanggil chef itu yang masih berdiri terpaku.

"ada pelanggan yang ingin mendengar langsung makanan rekomended dari kamu!"

Diandra melangkah ragu, ia meraih toque hitam dari kepalanya. Ada debar yang berkejaran di dadanya, bukankah pria itu xavier pratama.

"ini tuan xavier dan pacarnya di, mereka pengen tahu masakan terbaikmu!"

Diandra berdiri di depan xavier yang menatapnya lekat, berulangkali ia menelan salivanya yang mendadak nyangkut rasanya di tenggorokan.

"ada spagheti alla carbonara, ada beef steak dengan selera nusantara"

Suara diandra yang mencicit pelan, membuat xavier menatapnya lekat, apalagi wanita itu tak berani menatap ke arahnya.

Xavier masih mendengarkan penjelasan chef itu yang terlihat gelisah, tiba-tiba hidungnya mengendus aroma mint.

Kening xavier mengerut, cuping hidungnya terlihat mengendus.

"kamu..!" tunjuknya pada diandra yang membeku seketika.

"kamu pakai parfum?"

Diandra kaget, semuanya kaget mendengar pertanyaan xavier yang aneh.

Diandra menatap heran, "parfum? Tidak.." gelengnya.

"maaf pak xavier, kami melarang chef kami memakai parfum ketika memasak, mungkin aroma parfum dari pengunjung lain"

Xavier tak menjawab, dia hanya mengamati diandra. Matanya tak berpaling sedikitpun dari wanita itu.

Mengapa ia merasa familiar dengan wanita ini, padahal xavier yakin ini pertemuan pertama mereka. Ia selalu ingat wajah wanita cantik yang pernah hadir dalam hidupnya, namun wajah wanita ini sepertinya belum pernah hadir. Tapi mengapa ada rasa aneh setiap ia menatap wanita ini yang entah mengapa sepertinya sangat gelisah.

Aroma mint yang samar tadi, menyadarkan xavier. Matanya mengamati diandra yang masih menjelaskan masakannya itu, tadi terasa jelas aroma itu tercium dari tubuh wanita ini.

Xavier tak lagi memperhatikan penjelasan diandra, benaknya masih mencari kemungkinan-kemungkinan aroma tadi dan hubungan aroma itu dengan chef ini.

"jadi anda pesan yang mana?" diandra menatap xavier dan geraldine bergantian, namun ia tak berani lama menatap mata pria itu.

"bagaimana menurutmu?" xavier menyerahkan pada geraldine yang mengangguk.

"aku mau spagheti alla carbonara saja"

Diandra mengangguk paham, kemudian mengalihkan pandangannya ke arah xavier yang ternyata menatapnya penuh selidik.

Diandra kembali kesusahan menelan saliva, ada rasa takut menjalari hati. Tapi sepertinya pria ini tidak mengenalinya, beberapa kali tadi pria itu hanya menatapnya dengan sorot antusias dan ingin tahu, tak terlihat sama sekali kalau xavier pratama mengenalinya.

"baiklah, saya akan buatkan!, tunggu sekitar 30 menit" ujar diandra sebelum meninggalkan xavier dan geraldine.

Mata xavier mengikuti diandra sampai hilang dari padangannya,

"siapa nama chef itu pak farid?" tanyanya masih dengan mata yang menatap ke arah dapur.

"diandra ratunisa, apakah pak xavier mengenalnya?"

xavier menoleh, kepalanya menggeleng, namun ia tak menjawab.

"tolong bawakan kami 2 gelas wine" pintanya, yang dianggukin manager tambun itu semangat.

"kamu kenal chef tadi?, sepertinya kamu penasaran padanya" tanya geraldine, setelah manager itu berlalu. Mata wanita itu menatap dengan sorot ingin tahu.

"atau kamu kagum karena chef tadi cantik?"

Xavier tak menjawab, ia hanya tersenyum tipis.

"kenapa kamu mau ikut kencan ini?" tanyanya mengalihkan perhatian wanita itu, sebenarnya xavier memang penasaran, penasaran akan sosok wanita tadi, tapi karena dia sedang duduk dengan wanita yang dijodohkan omanya ini, agak sedikit malas kalau harus membahasnya orang lain. Apalagi orang lainnya itu, wanita yang agak menganggu perasaannya sedari tadi.

Sementara di dapur, diandra menarik nafasnya lega. Sedari tadi, berdiri di depan pria itu terus terang membuatnya gugup.

Apakah pria itu tidak mengenalinya, diandra mengerutkan keningnya. Kenangan 6 tahun silam kembali berkelebat di benaknya, malam itu, malam saat ia harus kehilangan harta yang paling berharga yang dimilikinya demi segepok rupiah untuk menyelamatkan nyawa papanya di meja operasi.

Diandra menata spagheti hati-hati, walau pikirannya sama sekali tidak dapat diajak kompromi.

Pria itu ternyata tak mengenalinya sedikitpun, diandra tahu dia memang bukan gadis yang menarik. Jadi wajar saja dirinya tak layak untuk diingat oleh seseorang, tapi masa' pria itu sedikitpun tak mengingatnya.

Diandra tahu, malam itu, apa yang mereka lakukan bukan karena cinta. Namun apakah setak layak itukah dirinya untuk diingat oleh seorang laki-laki.

Diandra menekan lonceng memanggil pelayan, untuk mengantarkan hidangan yang sudah dirapikannya.

"hhhhhh, apa yang kuharapkan!" dengusnya pelan, terdengar tawa sumbang dari bibirnya.

"diandra..!"

Diandra menoleh kaget, farid managernya berdiri di ambang dapur.

"apa mas?" alis diandra naik sebelah, meletakkan apron, di atas meja. Shiftnya berakhir sudah, karena shift malam ada chef ronal menggantikannya.

"mas elang memanggilmu ke ruangannya"

Diandra mengangguk, senyumnya melebar indah. Hari ini gajian, ia memang selalu meminta pada pemilik restoran untuk memberikan gajinya cash saja.

"buruan di.."

"iya mas!" sahut diandra, "aku salin bentar, sekalian beberes pulang"

Diandra menuju ke lokernya, meletakkan toque dan apron ke dalam loker, menyambar goodybag hitamnya, dan melangkah tenang menuju ruangan sang pemilik restoran.

Tadi diandra sempat mencuri pandang ke arah xavier, pria itu menikmati hidangannya dan mengobrol santai dengan wanita cantik yang duduk di hadapannya.

"gimana mungkin dia ngenali aku, pacarnya aja secantik itu, anggun lagi" gumam diandra pelan.

Ada rasa yang aneh merayapi hatinya, melihat xavier tertawa mesra dengan wanita itu, entah mengapa ada sedikit rasa sakit.

Padahal jelas ia bukan siapa-siapa, kisahnya dengan pria itu hanya 1 malam, tanpa cinta. Hanya kebutuhan, ia membutuhkan uang, sementara pria itu membutuhkan tubuhnya.

Diandra membuka ikatan di rambut ikalnya yang indah dan mengibaskan rambutnya yang tadi terikat ketat.

Saat diandra mengibaskan rambutnya, xavier sempat melihatnya, lagi-lagi xavier merasakan hal aneh.

Rasa itu kembali datang, rasa familiar, nyaman dan juga rasa tenang. Xavier heran, ada apa sebenarnya dengan dirinya ini, mengapa aura chef bernama diandra tadi terasa hangat dan mendebarkan.

Diandra melangkah mantap, mengetuk pintu pak elang atmaja, bos utamanya.

"masuk!"

Suara pria bernama elang itu terdengar berat, diandra meraih handle pintu dan membukanya perlahan.

Pria bernama elang atmaja itu, duduk dengan wibawanya di kursi dengan komputer di depannya.

Pria tampan berkulit putih kemerahan, dengan wajah kearab-araban, tubuhnya yang atletis membuat aura pria itu terlihat sangat luar biasa.

Pria bernama elang itu, mendongak. Menatap diandra dan tersenyum manis,

"udah selesai shift kamu di?"

"sudah mas.." angguk diandra santai, dia duduk di sofa tanpa disuruh.

"kenapa sih kamu nggak mau gaji kamu di transfer?"

"ribet mas.." sahut diandra tertawa kecil.

"lagian aku nih rada jadul, suka yang cash-cash aja"

Elang terbahak, ia menghampiri diandra dengan amplop di tangannya.

"nih, gaji kamu bulan ini..." ujar pria itu meletakkan amplop di depan diandra.

"dan ini buat killian.."

"mas..!" diandra protes, sebuah amplop lagi diletakkan di atas pangkuannya.

"kumohon di, terimalah. Aku nggak maksa kamu menerima perasaanku lewat itu" tunjuk pria itu dengan dagunya ke amplop yang ada di pangkuan diandra.

"aku tahu, killian besok ulangtahun, anggap aja itu kado dari aku"

Diandra tersenyum masam, ada rasa jengah menghampirinya. Sudah 2 tahun ini elang menunjukkan perasaannya dengan jelas, namun diandra nggak berani menerima perasaan itu.

Rasa tak percaya dirinya terlalu mengakar di hati. Diandra sadar diri, dia hanya seorang wanita yatim piatu yang membesarkan seorang putra tanpa ayah. Bagaimana bisa dia merasa dirinya cukup layak untuk pria setampan dan semapan elang atmaja.

Orangtua elang, terutama ibu pria itu, jelas-jelas menunjukkan ketidak sukaannya pada diandra. Beberapa kali pernah terdengar di telinga diandra tanpa sengaja, ibunya elang mewanti-wanti pria itu untuk tidak menyukainya.

Sejak itu diandra sadar, bahwa dia bukanlah wanita yang layak untuk siapapun.

Bersambung...

Episodes
1 satu
2 dua
3 tiga
4 empat
5 lima
6 enam
7 tujuh
8 delapan
9 sembilan
10 sepuluh
11 sebelas
12 dua belas
13 tiga belas
14 empat belas
15 lima belas
16 enam belas
17 tujuh belas
18 delapan belas
19 sembilan belas
20 dua puluh
21 dua puluh satu
22 dua puluh dua
23 dua puluh tiga
24 dua puluh empat
25 dua puluh lima
26 dua puluh enam
27 dua puluh tujuh
28 dua puluh delapan.
29 dua puluh sembilan
30 tiga puluh
31 tiga puluh satu
32 tiga puluh dua
33 tiga puluh tiga
34 tiga puluh empat
35 tiga puluh lima
36 tiga puluh enam
37 tiga puluh tujuh
38 tiga puluh delapan
39 tiga puluh sembilan
40 empat puluh
41 empat puluh satu
42 empat puluh dua
43 empat puluh tiga
44 empat puluh empat
45 empat puluh lima
46 empat puluh enam
47 empat puluh tujuh
48 empat puluh delapan
49 empat puluh sembilan
50 lima puluh
51 lima puluh satu
52 lima puluh dua
53 lima puluh tiga
54 lima puluh empat.
55 lima puluh lima
56 lima puluh enam
57 lima puluh tujuh
58 lima puluh delapan
59 lima puluh sembilan
60 enam puluh
61 enam puluh satu
62 enam puluh dua
63 enam puluh tiga
64 enam puluh empat
65 enam puluh lima
66 enam puluh enam
67 enam puluh tujuh
68 enam puluh delapan
69 enam puluh sembilan
70 tujuh puluh
71 tujuh puluh satu
72 tujuh puluh dua
73 tujuh puluh tiga
74 tujuh puluh empat
75 tujuh puluh lima
76 tujuh puluh enam
77 tujuh puluh tujuh
78 tujuh puluh delapan
79 tujuh puluh sembilan
80 delapan puluh
81 delapan puluh satu
82 delapan puluh dua
83 delapan puluh tiga
84 delapan puluh empat
85 delapan puluh lima
86 delapan puluh enam
87 delapan puluh tujuh
88 delapan puluh delapan
89 delapan puluh sembilan
90 sembilan puluh
91 sembilan puluh satu
92 sembilan puluh dua
93 sembilan puluh tiga
94 sembilan puluh empat
95 sembilan puluh lima
96 sembilan puluh enam
97 sembilan puluh tujuh
98 sembilan puluh delapan
99 sembilan puluh sembilan.
100 seratus
101 seratus satu
102 seratus dua
Episodes

Updated 102 Episodes

1
satu
2
dua
3
tiga
4
empat
5
lima
6
enam
7
tujuh
8
delapan
9
sembilan
10
sepuluh
11
sebelas
12
dua belas
13
tiga belas
14
empat belas
15
lima belas
16
enam belas
17
tujuh belas
18
delapan belas
19
sembilan belas
20
dua puluh
21
dua puluh satu
22
dua puluh dua
23
dua puluh tiga
24
dua puluh empat
25
dua puluh lima
26
dua puluh enam
27
dua puluh tujuh
28
dua puluh delapan.
29
dua puluh sembilan
30
tiga puluh
31
tiga puluh satu
32
tiga puluh dua
33
tiga puluh tiga
34
tiga puluh empat
35
tiga puluh lima
36
tiga puluh enam
37
tiga puluh tujuh
38
tiga puluh delapan
39
tiga puluh sembilan
40
empat puluh
41
empat puluh satu
42
empat puluh dua
43
empat puluh tiga
44
empat puluh empat
45
empat puluh lima
46
empat puluh enam
47
empat puluh tujuh
48
empat puluh delapan
49
empat puluh sembilan
50
lima puluh
51
lima puluh satu
52
lima puluh dua
53
lima puluh tiga
54
lima puluh empat.
55
lima puluh lima
56
lima puluh enam
57
lima puluh tujuh
58
lima puluh delapan
59
lima puluh sembilan
60
enam puluh
61
enam puluh satu
62
enam puluh dua
63
enam puluh tiga
64
enam puluh empat
65
enam puluh lima
66
enam puluh enam
67
enam puluh tujuh
68
enam puluh delapan
69
enam puluh sembilan
70
tujuh puluh
71
tujuh puluh satu
72
tujuh puluh dua
73
tujuh puluh tiga
74
tujuh puluh empat
75
tujuh puluh lima
76
tujuh puluh enam
77
tujuh puluh tujuh
78
tujuh puluh delapan
79
tujuh puluh sembilan
80
delapan puluh
81
delapan puluh satu
82
delapan puluh dua
83
delapan puluh tiga
84
delapan puluh empat
85
delapan puluh lima
86
delapan puluh enam
87
delapan puluh tujuh
88
delapan puluh delapan
89
delapan puluh sembilan
90
sembilan puluh
91
sembilan puluh satu
92
sembilan puluh dua
93
sembilan puluh tiga
94
sembilan puluh empat
95
sembilan puluh lima
96
sembilan puluh enam
97
sembilan puluh tujuh
98
sembilan puluh delapan
99
sembilan puluh sembilan.
100
seratus
101
seratus satu
102
seratus dua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!