Meeting dimulai.
Klien ini termasuk pebisnis yang tergolong masih muda. Umurnya tiga puluh lima tahun dan masih single.
Dari awal ketemu, Pak Candra suka dengan Aca. Pandangannya selalu ke Aca. Dan Saga menyadari itu.
Pak Candra kagum dengan presentasi dari Pak Harun dan Aca. Aca semakin cantik saat sedang fokus.
Saga melipat tangannya di dadanya, menahan emosi.
Saat sesi makan, Pak Candra mencuri pandangan ke Aca. Mungkin Aca juga sadar kalau dari tadi Pak Candra memandanginya.
"Aca... Masih single?" tanya Pak Candra to the point.
Aca berhenti mengunyah dan langsung menatap Saga. Saga terlihat tidak senang.
Aca menelan makanannya.
"Saya sudah punya suami, Pak," sambil menunjukkan cincin di jari manisnya.
Saga langsung mengendurkan tangannya dan langsung salah tingkah. Ehem...
"Kau sudah menikah, Ca?" tanya Pak Harun.
Aca hanya tersenyum menyenggol tangan Pak Harun.
"Iya, Pak. Memang tidak ada acara apa-apa," jawab Aca.
"Saya pikir masih single. karena belum kelihatan kalau sudah menikah," kata Pak Candra.
Aca hanya membalas senyuman.
"Pak Saga beruntung sekali punya karyawan seperti Pak Harun dan Aca," puji Candra.
"Iya, benar. Mereka termasuk aset perusahaan. Mereka karyawan berprestasi di perusahaan juga," jawab Pak Saga.
"Terima kasih, Pak," kata Pak Harun.
Akhirnya meeting berjalan dengan lancar.
Aca sedang merapikan dokumennya.
"Ca, boleh kita bertukar nomor telepon? Agar aku mudah untuk meminta data," kata Pak Candra.
"Oh, baik, Pak," Aca memberikan nomornya kepada Pak Candra.
"Terima kasih, ya, Ca."
Akhirnya Pak Candra pamit.
---
Di dalam mobil.
"Tio, tolong selidiki karyawan Saga yang bernama Aca. Aku ingin tahu tentang Aca. Apapun itu," perintah Candra kepada asistennya.
"Baik, Pak."
Sedangkan itu Aca dan Pak Harun sudah kembali ke kantor lagi. Tapi tidak dengan Saga. Saga akan melakukan antisipasi terhadap Candra.
Saga tahu karakter Candra seperti apa. Dia harus mendapatkan apa yang dia inginkan.
Dan Saga tidak mau itu terjadi.
Pukul 19.00 malam Aca baru…
Pengganti Pengantin
Bab 22
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments