Bab 2 - Sah

"Prabu dan keluarganya sudah tau. Percayalah mereka ikhlas menerimamu. Mama berharap kamu jangan pernah mengungkit hal pahit itu lagi nantinya setelah kalian menikah," tutur Ayu seraya menggenggam erat tangan Alea.

Ayu tampak jelas memberi kekuatan serta kasih sayangnya secara penuh pada Alea.

"Kamu juga sudah mendengar cerita dan alasan kandasnya pernikahan Prabu di masa lalu. Semua manusia pasti diciptakan punya kekurangan dan kelebihan baik kamu maupun Prabu. Jangan pernah merasa rendah diri terus. Banyak berdoa saja agar kelak pernikahan kalian berdua langgeng hingga akhir hayat. Kamu dan Prabu memang terikat takdir jodoh seperti ini," sambung Ayu.

Perlu diketahui, Alea dan Prabu belum pernah bertemu secara langsung perkara membahas perjodohan antara mereka berdua.

Mayor Prabu Rasyid Wicaksono sendiri tengah sibuk dengan jabatan baru nya yakni sebagai komandan Batalyon Infanteri Mekanis 201/Jaya Yudha di Jakarta Timur.

Keluarga besar Wicaksono adalah perpaduan gambaran keluarga militer dan old money. Mendiang kakek Prabu adalah seorang pengusaha sukses di era Orde Baru. Sedangkan ayah Prabu yakni Jenderal TNI (Purn.) Dr. Mahendra Wicaksono S.I.P. memilih berkarir di militer. Jabatan terakhirnya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Ayah kandung Prabu terpaksa pensiun lebih awal dari karirnya di dunia militer. Dikarenakan setahun yang lalu ia mengalami kecelakaan mobil yang cukup parah. Sopir pribadi dan ajudannya meninggal dunia. Sedangkan Ayah Hendra mengalami koma hingga detik ini.

Perjodohan ini terjadi ketika Citraningtyas yang biasa dipanggil Bunda Citra (53 tahun) tanpa sengaja bertemu Ayu dan Alea di sebuah acara pernikahan rekan militer di Malang. Kala itu Bayu sedang ada urusan ke luar kota sehingga tak bisa hadi memenuhi undangan pernikahan dari anak rekan sejawatnya.

Bunda Citra adalah ibu sambung Prabu.

☘️☘️

Satu bulan kemudian, Malang.

"Sah!"

Satu kata terucap dari bibir para saksi menandakan kini Mayor Prabu Rasyid Wicaksono telah resmi menjadi suami dari Alea.

Papa Bayu tak kuasa menahan haru hingga kedua mata tua mereka berkaca-kaca dan menangis lirih.

"Alhamdulillah..." ucap Papa Bayu yang menitikkan air matanya karena telah menikahkan putrinya dengan Prabu.

Ia tentu berharap ke depan pernikahan antara Alea dan Prabu bisa langgeng hingga maut memisahkan.

Di sebuah kursi yang berada dekat di belakang Prabu, Bunda Citra duduk penuh rasa bahagia dan haru.

"Semoga pernikahan Prabu kali ini yang terakhir. Bahagiakan lah mereka berdua ya Tuhan. Berikan anak-menantuku keturunan yang saleh dan salehah. Aamiin..." batin Bunda Citra seraya memanjatkan doa untuk pernikahan Prabu dan Alea.

Ayah Hendra tidak hadir dalam pernikahan Prabu dan Alea karena masih terbaring koma. Namun Bunda Citra dan Prabu sudah mengatakan perihal pernikahan ini pada Ayah Hendra lewat bisikan di telinga. Mereka sangat berharap Ayah Hendra lekas bangun dari koma nya.

Di sebuah ruangan tak jauh dari tempat Prabu dan Bayu berada saat ini, Ayu begitu lega sekaligus terharu usai telinganya mendengar jelas dalam satu tarikan nafas Prabu mengucapkan ijab qobul.

"Alhamdulillah Lea-putri mama. Akhirnya kamu sekarang sudah sah jadi istri Prabu. Ingat selalu nasehat-nasehat mama ya, Sayang..." ucap Ayu di telinga Alea seraya memeluk tubuh putrinya itu.

Alea hanya mampu terdiam dengan kedua matanya yang ikut berkaca-kaca.

Bahagia

Terharu

Namun, Alea juga masih merasa takut.

Hanya Alea yang mengerti akan rasa ketakutannya sendiri tersebut.

"Selamat ya, Lea. Semoga kamu dan Prabu bahagia terus dan setelah ini segera punya banyak anak," ucap Nanda seraya bergantian memeluk tubuh adik iparnya itu.

"Makasih, Mbak."

"Kalau kamu ada yang ditanyakan urusan wanita, dapur, kasur, aku siap berbagi kok. Hehe..." celetuk Nanda sedikit bercanda agar suasana di dalam ruangan itu lebih cair alias tidak tegang.

Ketiga wanita berbeda usia itu pun saling tertawa kecil.

Walaupun hubungan di masa lalu antara Alea dengan Nanda-kakak iparnya pernah bermasalah, tetapi sekarang sudah tidak lagi. Justru keduanya semakin akrab, terutama setelah Alea keluar dari rumah sakit jiwa.

Pembawa acara segera memanggil mempelai wanita yakni Alea Widya Laksono untuk keluar dan duduk di meja akad nikah. Dikarenakan segera melakukan penandatanganan buku nikah serta sesi foto bersama.

Tap...tap...tap...

Alea hari ini tampil begitu cantik memakai gaun muslim berwarna putih dengan hijab warna yang senada. Bahan satin premium mewah dengan aksen bordiran serta brukat yang melekat pada gaun putih yang dikenakan Alea semakin membuat semua mata terpesona memandangnya, tak terkecuali Prabu.

Alea digandeng oleh Mama Ayu di sisi kanan. Sedangkan di sisi kiri Nanda menggandeng lengan adik iparnya itu. Langit bagian mendorong perlahan kursi roda sang ibu yang bersikeras ingin mengantar Alea ke meja ijab qobul.

Secara perlahan mereka berempat melangkah dan mendekat ke meja ijab qobul.

Prabu sekilas melihat Alea dari kejauhan. Tak dapat dipungkiri hati kecilnya mendadak bergemuruh aneh. Mirip hati seseorang apabila sedang merasakan jatuh cinta. Padahal Prabu tipikal pria yang cukup sulit untuk jatuh cinta pada seorang wanita.

Entah ia terpesona akan kecantikan wanita yang sudah menjadi istrinya itu atau ada hal lain yang membuat hatinya seakan tersentuh pada paras Alea. Walaupun wanita itu sejak tadi menjatuhkan pandangannya terus ke arah lantai.

Alea pun kini sudah mendaratkan b0_kong nya di sebuah kursi, tepat di samping Prabu.

"Silahkan tanda tangan, Bu," ucap petugas sambil menggeser map ke arah Alea dan menyerahkan sebuah pena.

Terdengar suara hembusan nafas Alea di telinga Prabu. Tampak jelas wanita di sampingnya ini terlihat grogi. Jari-jemari Alea yang memegang pena sedikit bergetar. Hal itu tak luput dari tatapan mata elang Prabu.

Acara tanda tangan dokumen pun telah usai. Nama keduanya kini tercetak rapi di dokumen negara.

Pernikahan kedua Prabu kali ini dihelat secara tertutup, namun tetap tergolong mewah. Lokasinya di sebuah hotel berbintang di Malang Kota. Hanya mengundang keluarga, teman dan kolega dekat saja seperti inti_mate wedding.

Pemandangan yang sangat kontras dapat terlihat jelas jika dibandingkan dengan pernikahan pertamanya dahulu bersama Kinanti Putri Salim yang dihelat begitu besar-besaran bahkan disiarkan secara live di sebuah stasiun televisi swasta ternama di Jakarta. Kinan juga menggelar pesta kedua yang mengusung tema private party beberapa hari setelah acara di Jakarta.

Tentu semua itu atas permintaan mantan istri Prabu yang biasa dipanggil Kinan. Wanita itu berprofesi sebagai model sekaligus pewaris tunggal perusahaan ternama negeri ini yakni Salim Grup.

Namun sayang, pernikahan keduanya kandas dua tahun yang lalu.

☘️☘️

Kembali ke masa sekarang.

Sebagian besar tamu sudah pulang. Alea sudah dibawa oleh Mama Ayu dan Nanda untuk kembali ke kamar pengantin.

Papa Bayu datang mendekat ke tempat Prabu berdiri. Prabu cukup terkejut, namun dengan cepat ia berhasil tenang di depan ayah mertuanya itu

"Nak," sapa Papa Bayu seraya menepuk pundak Prabu lembut namun tetap tampak penuh ketegasan.

Bibir Prabu memilih tetap diam, namun ia membalas sapaan Papa Bayu penuh hormat dari gestur dan gerak matanya.

"Papa titip Alea ke kamu. Bahagiakan dia semampumu," tutur Papa Bayu menjeda ucapannya sejenak. "Kalau putri papa melakukan kesalahan, tolong kamu bimbing dia dan maafkan. Kamu bisa beritahu papa, nanti kami yang akan menegurnya."

"Prabu juga masih banyak belajar, Pa. Prabu juga bukan manusia yang sempurna," sahut Prabu.

Papa Bayu pun menganggukkan kepalanya kecil di depan menantunya itu. Ia begitu mengerti.

"Jika suatu hari nanti kamu sudah tak sanggup hidup bersama, tolong pulangkan Alea baik-baik ke rumah kami. Papa tidak akan banyak bertanya atau menyalahkan siapapun termasuk kamu. Alea sudah pernah mengalami luka yang sangat dalam. Papa berharap kamu menyembuhkan luka itu, bukan untuk menambahkan luka baru di hatinya."

Bersambung...

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

Anonim

Anonim

Semoga tidak ada lagi luka ya Alea

2026-07-14

2

Tuti Tyastuti

Tuti Tyastuti

𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘱𝘳𝘢𝘣𝘶 𝘬𝘢𝘨𝘦𝘵 𝘱𝘢𝘴 𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘱𝘢𝘱𝘢 𝘣𝘢𝘺𝘶🤔

2026-06-25

2

dyah EkaPratiwi

dyah EkaPratiwi

Mak nyess pas papa Bayu ngomong ke prabu🥹

2026-07-01

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Perjodohan
2 Bab 2 - Sah
3 Bab 3 - Serba Canggung
4 Bab 4 - Deep Talk
5 Bab 5 - Rumah Dinas
6 Bab 6 - Perihal Bulan Madu
7 Bab 7 - Grup WA
8 Bab 8 - Fakta Tersembunyi
9 Bab 9 - Satya Nugroho
10 Bab 10 - Bisik-Bisik
11 Bab 11 - Istri Komandan
12 Bab 12 - Ma_ti Lampu
13 Bab 13 - Trauma Masa Lalu Alea
14 Bab 14 - Kepergok
15 Bab 15 - Menemui Bunda Citra
16 Bab 16 - Apa Kinan Menghubungimu ?
17 Bab 17 - Sore Itu
18 Bab 18 - Minta Hadiah
19 Bab 19 - Langkah Awal Malam Ini
20 Bab 20 - Hidup Kembali
21 Bab 21 - Kedatangan Kinan
22 Bab 22 - Kinan vs Alea
23 Bab 23 - Perkara 'Makan'
24 Bab 24 - Bik Sari Memang TOP
25 Bab 25 - Apa Boleh Malam Ini ?
26 Bab 26 - Tak Bisa Tidur Nyenyak
27 Bab 27 - Pulau Macan Eco Lodge
28 Bab 28 - Jembatan Cinta Pulau Tidung
29 Bab 29 - Ikat Rambut
30 Bab 30 - Giat Ibu-Ibu Persit
31 Bab 31 - Enak atau Capek ?
32 Bab 32 - Undangan Kawan Lama
33 Bab 33 - Jadi Konten Kreator
34 Bab 34 - Terlambat Datang
35 Bab 35 - Memberantas Mantan
36 Bab 36 - Lagi Sensi
37 Bab 37 - Menyewa Detektif
38 Bab 38 - Hasil Tes DNA
39 Bab 39 - Beri Aku Petunjuk
40 Bab 40 - Bu Ratu
41 Bab 41 - Berbohong
42 Bab 42 - Jasad Amelia ??
43 Bab 43 - Tujuh Tahun yang Lalu
44 Bab 44 - Mencari Fakta
45 Bab 45 - Perubahan Sikap Alea
46 Bab 46 - Firasat Seorang Ibu
47 Bab 47 - Sadar dari Koma
48 Bab 48 - Alea Mendengar
49 Bab 49 - Kalang Kabut
50 Bab 50 - Kabar Kehamilan
51 Bab 51 - Syarat dari Alea
52 Bab 52 - Badai Rumah Tangga
53 Bab 53 - Perhatian dari Bunda Citra
54 Bab 54 - Pulang Kampung ke Malang
55 Bab 55 - Joging Bersama Ayah Mertua
56 Bab 56 - Siapa yang Meneror?
57 Bab 57 - 100 Miliar
58 Bab 58 - Kenapa Mas Bentak Aku ?
59 Bab 59 - Prabu Pamit
60 Bab 60 - Ayah Hendra dan Bunda Citra
61 Bab 61 - Hubungan Ayah dan Anak
62 Bab 62 - Manuver Mantan Istri
63 Bab 63 - Pergi ke Klinik Hewan
64 Bab 64 - Hubungan Dokter Gunawan dan Kinan (Masa Lalu)
65 Bab 65 - Dugaan Satya
66 Bab 66 - Empat Bulanan
67 Bab 67 - Alea Bertemu Kinan
68 Bab 68 - Ancaman Kinan
69 Bab 69 - Misi Papa Bayu
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Bab 1 - Perjodohan
2
Bab 2 - Sah
3
Bab 3 - Serba Canggung
4
Bab 4 - Deep Talk
5
Bab 5 - Rumah Dinas
6
Bab 6 - Perihal Bulan Madu
7
Bab 7 - Grup WA
8
Bab 8 - Fakta Tersembunyi
9
Bab 9 - Satya Nugroho
10
Bab 10 - Bisik-Bisik
11
Bab 11 - Istri Komandan
12
Bab 12 - Ma_ti Lampu
13
Bab 13 - Trauma Masa Lalu Alea
14
Bab 14 - Kepergok
15
Bab 15 - Menemui Bunda Citra
16
Bab 16 - Apa Kinan Menghubungimu ?
17
Bab 17 - Sore Itu
18
Bab 18 - Minta Hadiah
19
Bab 19 - Langkah Awal Malam Ini
20
Bab 20 - Hidup Kembali
21
Bab 21 - Kedatangan Kinan
22
Bab 22 - Kinan vs Alea
23
Bab 23 - Perkara 'Makan'
24
Bab 24 - Bik Sari Memang TOP
25
Bab 25 - Apa Boleh Malam Ini ?
26
Bab 26 - Tak Bisa Tidur Nyenyak
27
Bab 27 - Pulau Macan Eco Lodge
28
Bab 28 - Jembatan Cinta Pulau Tidung
29
Bab 29 - Ikat Rambut
30
Bab 30 - Giat Ibu-Ibu Persit
31
Bab 31 - Enak atau Capek ?
32
Bab 32 - Undangan Kawan Lama
33
Bab 33 - Jadi Konten Kreator
34
Bab 34 - Terlambat Datang
35
Bab 35 - Memberantas Mantan
36
Bab 36 - Lagi Sensi
37
Bab 37 - Menyewa Detektif
38
Bab 38 - Hasil Tes DNA
39
Bab 39 - Beri Aku Petunjuk
40
Bab 40 - Bu Ratu
41
Bab 41 - Berbohong
42
Bab 42 - Jasad Amelia ??
43
Bab 43 - Tujuh Tahun yang Lalu
44
Bab 44 - Mencari Fakta
45
Bab 45 - Perubahan Sikap Alea
46
Bab 46 - Firasat Seorang Ibu
47
Bab 47 - Sadar dari Koma
48
Bab 48 - Alea Mendengar
49
Bab 49 - Kalang Kabut
50
Bab 50 - Kabar Kehamilan
51
Bab 51 - Syarat dari Alea
52
Bab 52 - Badai Rumah Tangga
53
Bab 53 - Perhatian dari Bunda Citra
54
Bab 54 - Pulang Kampung ke Malang
55
Bab 55 - Joging Bersama Ayah Mertua
56
Bab 56 - Siapa yang Meneror?
57
Bab 57 - 100 Miliar
58
Bab 58 - Kenapa Mas Bentak Aku ?
59
Bab 59 - Prabu Pamit
60
Bab 60 - Ayah Hendra dan Bunda Citra
61
Bab 61 - Hubungan Ayah dan Anak
62
Bab 62 - Manuver Mantan Istri
63
Bab 63 - Pergi ke Klinik Hewan
64
Bab 64 - Hubungan Dokter Gunawan dan Kinan (Masa Lalu)
65
Bab 65 - Dugaan Satya
66
Bab 66 - Empat Bulanan
67
Bab 67 - Alea Bertemu Kinan
68
Bab 68 - Ancaman Kinan
69
Bab 69 - Misi Papa Bayu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!