Pagi yang Merenggut Harapan

Pagi merangkak datang seperti biasa, mengiringi embun yang menetes dari ujung genting dan kabut tipis yang mengepung gubuk keluarga Yoto. Udara basah itu menggigit kulit, membuat suasana terasa jauh lebih dingin dari biasanya.

Namun, di balik udara yang membekukan itu, dada penghuni rumah ini tak lagi sesesak kemarin.

Sejak insiden penyergapan Bahlil berakhir malam itu, beban tak kasatmata yang menekan pundak mereka sedikit terangkat, menyisakan ruang untuk bernapas lega—meski jejak utang yang belum terlunasi seutuhnya masih bergelayut di sudut pikiran.

Di ruang tengah, Takahiro duduk termenung di tepi kasur kapuk yang baru selesai dibuat beberapa hari lalu. Matanya nanar menatap lantai tanah.

Sisa-sisa mimpi buruk semalam masih menempel ketat, menggerayangi kewarasannya layaknya bayangan yang enggan pergi.

Jeritan melengking, bisikan kasar, dan wajah-wajah tanpa rupa yang terus menuduhnya, masih bergaung memantul-mantul dengan ritme samar di dalam batok kepalanya.

Ia menghela napas kasar, menyapu wajahnya dengan kedua telapak tangan. Dan tanpa terasa, lamunannya membawanya pada sebuah realita bahwa waktu telah merayap pergi begitu cepat. Keberadaannya di dunia asing ini ternyata sudah genap menginjak satu bulan.

Pikirannya kini beralih pada ekspektasi hari ini. Proyek uji coba tanah asam di ladang sawah milik keluarga Yoto yang dulunya selalu berujung gagal.

Tanah kemerahan di area persemaian yang telah ia manipulasi dengan cairan penetralisir itu, seharusnya kini sudah menampakkan hasil. Jika perhitungannya tak meleset, benih-benih itu pasti sudah tumbuh sempurna, siap untuk diangkat dan memasuki tahap penyapihan.

"Takahiro-kun, ini sudah waktunya," kata Yoto santai, ia sudah bersiap lebih awal untuk pergi ke ladangnya.

"Ya, kamu benar."

Takahiro bangkit dari duduknya. Ia mengusap permukaan kemeja kasar buatan Clyrie yang kini melekat pas menutupi tubuhnya.

Perban-perban putih yang selama berminggu-minggu melilit rusuk dan lengannya kini telah dilucuti sepen…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!