Raungan itu terdengar lagi, menggema melintasi negeri yang telah runtuh. Bukan dari langit dan bukan pula dari bawah tanah. Suara tersebut seolah muncul dari setiap sudut dunia yang telah mati, mengguncang naluri purba yang tersembunyi di dalam daging para monster dan membangunkan sesuatu yang selama ini masih tertidur.
Auuuunnngghhh!
Di ruang kendali Genesis, seluruh layar bergetar akibat lonjakan data biologis yang belum pernah tercatat sebelumnya. Grafik energi melonjak liar seperti jantung yang dipaksa berdetak melampaui batasnya, sementara alarm peringatan terus meraung tanpa henti. Para operator saling berpandangan dengan wajah pucat karena bahkan sistem analisis Genesis tidak mampu mengklasifikasikan fenomena yang sedang berlangsung.
Arga berdiri membeku di depan peta Indonesia yang dipenuhi cahaya merah. Wajahnya yang biasanya tenang kini terlihat tegang, dan untuk pertama kalinya sejak bereinkarnasi, ada sesuatu yang menyerupai ketakutan di balik matanya. Ia mengenali suara itu jauh lebih baik daripada siapa pun di ruangan tersebut.
"Itu bukan panggilan Brood Mother," katanya pelan, membuat seluruh ruangan langsung terdiam. "Itu adalah sinyal kebangkitan."
Direktur segera menoleh. Kerutan di dahinya semakin dalam ketika ia melihat ekspresi Arga yang tidak biasa.
"Kebangkitan apa?"
Arga mengembuskan napas panjang sebelum menjawab. Suaranya terdengar berat, seolah setiap kata membawa kenangan buruk yang tidak ingin ia ingat kembali.
"Para pemburu."
Belum sempat seseorang meminta penjelasan lebih lanjut, laporan darurat mulai berdatangan secara beruntun dari berbagai wilayah Jawa. Layar-layar besar berganti gambar dengan cepat, menampilkan rekaman yang membuat suasana ruang kendali semakin mencekam.
Bip!
Sebuah rekaman dari Semarang muncul di layar utama. Sekelompok penyintas tampak berlari mati-matian melalui gang sempit di antara bangunan yang telah runtuh. Di atas mereka, bayangan-bayangan kurus melesat di antara atap dengan kecepatan yang hampir mustahil d…
Kebangkitan Sang Awakener Terkuat Di Akhir Zaman
Chapter 59: Malam Para Pemburu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 89 Episodes
Comments
Riyanganz
gila sih alurnya ngalir bnget
2026-08-19
1