Bab 15 - Mereka Akan Membayar Mahal
Kami tiba di lokasi serangan dalam waktu kurang dari dua puluh menit. Begitu turun dari mobil, udara sudah terasa berbeda: campuran asap, minyak terbakar, dan keheningan tegang orang-orang yang menunggu perintah. Tidak ada teriakan, tidak ada kepanikan berlebihan. Hanya pria-pria berwajah kaku, berdiri dalam formasi, tahu bahwa kesalahan sekecil apa pun sekarang akan dibayar mahal.
Aku masuk ke gudang yang berfungsi sebagai pos penjagaan sekaligus tempat penyimpanan, dan pemandangan di dalamnya sudah bicara sendiri: rak-rak roboh, kotak-kotak terbuka dan diacak-acak, kaca pecah, serta bekas tembakan di dinding beton. Kerugian itu terlihat jelas, tetapi yang paling menggangguku bukan jumlah nilai yang hilang. Yang menggangguku adalah keberanian orang-orang yang berani menyerbu sesuatu milikku.
"Tunjukkan semuanya," perintahku dengan suara berat. Aku tidak meninggikan nada, tetapi ketegasannya cukup untuk membekukan ruangan. "Aku ingin melihat apa yang diambil, apa yang tersisa, dan setiap detail dari kejadian ini."
Salah satu orang kepercayaanku mendekat dengan tablet di tangan.
"Tuan, kami berhasil memulihkan rekaman kamera keamanan. Mereka mematikan sistem alarm luar, tetapi tidak sempat menghapus gambarnya."
Aku duduk di meja darurat dan memperhatikan layar. Rekaman itu memperlihatkan sekelompok delapan pria, semuanya berpakaian hitam, memakai tudung, dan membawa senjata laras panjang. Gerakan mereka teratur. Mereka bukan amatir. Mereka tahu persis harus mencari di mana dan berapa lama waktu yang mereka punya.
Setiap detik yang kuamati membuat wajahku semakin kaku. Di duniaku, tidak ada ruang untuk kesalahan, apalagi pengampunan ketika seseorang menantang otoritas. Siapa pun yang menyerangku, menyerang struktur yang menjaga semuanya tetap berdiri. Dan itu punya harga yang belum mereka sadari harus mereka bayar.
"Perbesar gambarnya," perintahku sambil menunjuk layar. "Aku ingin melihat wajah, tato, jenis senjata yang mereka pakai…
Bos Mafia yang Mencintai Putriku
Episode 15
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments