Bab 21 - Tindakan Sempurna
Malam sudah jauh larut. Kamar kami hening, hanya diterangi cahaya redup yang sengaja kami biarkan menyala untuk berjaga-jaga. Aku tidur sangat pulas, lelah oleh semua emosi dan perubahan hari itu, ketika sebuah suara kecil dari baby monitor di atas nakas membangunkanku. Tangisan Kirana terdengar lemah dan mengantuk, tanda ia terbangun karena lapar.
Aku langsung membuka mata dan bergerak hendak duduk, sudah berniat turun dari ranjang dan pergi ke boks bayi. Namun sebelum kakiku menyentuh lantai, tangan besar Arkan yang hangat mendarat lembut di bahuku, menahanku dengan hati-hati.
"Jangan. Tetap di sini," katanya, suaranya masih serak oleh kantuk, tetapi tegas dan tenang. "Istirahatlah."
Aku menoleh, terkejut.
"Tapi botol susunya harus dihangatkan, dan..."
"Semuanya ada di mana?" tanyanya, sudah bangkit sambil mengenakan celana. "Beri tahu aku. Biar aku yang urus."
Aku sedikit canggung, tidak tahu harus bereaksi bagaimana. Seumur hidup, aku tidak pernah membayangkan melihat pria seperti dia, dengan wibawa sebesar itu, dengan aura seseorang yang terbiasa memerintah dan menentukan nasib orang lain, berjalan memakai piyama di dalam rumah untuk menyiapkan botol susu dan menimang seorang bayi. Rasanya begitu jauh dari dunianya sampai aku nyaris sulit percaya.
"Di laci kamar ada termos berisi air hangat, kaleng susunya ada di rak bawah lemari," jawabku, masih agak terpaku. "Botolnya sudah bersih, di sebelahnya."
Arkan mengangguk, keluar dari kamar dengan langkah pelan, lalu menutup pintu hati-hati tanpa menimbulkan suara.
Aku tetap duduk di ranjang, mata tertuju pada baby monitor, mendengarkan semua yang terjadi lewat alat itu. Mula-mula terdengar langkah ringan, lalu suara wadah-wadah disentuh sangat pelan, seolah ia mengerahkan seluruh kehati-hatian di dunia agar tidak berisik.
Beberapa menit kemudian, aku mendengarnya masuk ke kamar sebelah, tempat boks bayi berada. Tangis Kirana mendadak mereda, seakan putriku sudah menyadari ada seseorang yan…
Bos Mafia yang Mencintai Putriku
Episode 21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments