Episode 2 Kesal

"Celia mereka mencari gara-gara!" Chika juga ikut-ikutan melakukan hal yang sama.

"Heh tunggu!" Celia jika tidak ingin kalah, ingin mempertahankan nama sekolahnya yang telah di injak-injak oleh SMA tersebut.

"Apa tadi Lo bilang hah!" Chika sudah mengangkat tangannya yang ingin memukul langsung ke salah satu murid yang muridnya tampak tidak terkontrol.

"Sekolah yang membutuhkan siswanya untuk membersihkan lingkungan sekolah," jawab Kania tampak sampai menjawab.

"Heh jaga itu bacot, biarin kami membersihkan lingkungan sekolah daripada kalian, uang orang tua kalian tidak mampu membersihkan mulut karena dari perkataan kotor," sahut Celia dengan sewot.

"Apa lo bilang!" wanita tersebut tampak tidak terima.

"Apa hah!"

"Apa hah!"

Terjadi perang mulut di antara mereka dan bahkan hampir ingin saling serang satu sama lain baik laki-laki dan perempuan mulutnya sama saja.

Hanya saja seorang pria yang sejak tadi diam dengan ekspresi dasar yang tak lain adalah Alfian menjadi penonton dari kekacauan.

"Celia, Chika, Chaca!" suara pak Budi terdengar kuat bagaikan geledek yang menghentikan keributan tersebut membuat ketiga gadis itu menoleh ke belakang dan sementara musuh mereka tampak mengatur nafas.

"Ayo kembali!"

"Saya menyuruh kalian untuk membersihkan selokan dan bukan tawuran seperti itu! Ayo kembali!" teriak Pak Budi.

"Awas lo semuanya!" umpat Celia.

"Apa lo hah!" sahut Kania.

Celia dan kedua temannya berlalu dari hadapan ke lima murid itu dan kembali menghadapi Pak Budi yang saat ini mereka diceramahi oleh Pak Budi.

"Sudah pak tambah saja hukumannya sekalian membersihkan akhlak pak!" teriak Yogi.

"Benar pak, cewek alay," sambung Diego.

"Dia mulut lo!" Chika tidak sabar jika tidak menyambar omongan dari dua pria yang mulutnya seperti perempuan.

"Sudah cukup!" tegas pak Budi membuat mereka bertiga tampak menunduk.

"Ayo kita pergi!" ajak Alfian membuat teman-temannya tersenyum sinis dan kemudian mereka langsung pergi.

"Bapak menyuruh kalian untuk membersihkan selokan dan buka aduh bacot seperti itu!" tegas pak Budi.

"Mereka duluan pak, mereka mengejek kita karena membersihkan sekolah, mereka mengatakan sekolah kita kekurangan biaya," sahut Celia.

"Benar pak, mulut anak-anak swasta itu memang harus diberi pelajaran," sambung Chika.

"Apapun itu, seharusnya kalian bertiga sebagai murid-murid paling terpelajar dan seharusnya kalian itu bisa menjaga emosi dan jangan terpancing oleh mereka. Ayo kalian lanjutkan pekerjaan kalian sebelum Bapak menambah hukuman untuk kalian!" tegas pak Budi.

"Ahhhhhhhhhh!" ketiganya tampak kembali lesu.

******

Celia, Chika dan Chaca berada di kantin terlihat sedang menikmati Indomie kuah.

"Anak-anak SMA Bintang memang tidak bisa membayar guru budi pekerti agar mulut mereka di bimbing," ucap Chika terlihat menikmati pedasnya Indomie kuah tersebut.

"Sok mengejek kita, mereka saja di jam pelajaran bisa keluar sekolah yang artinya sekolah mereka tidak memiliki aturan, sudah pasti mereka berlima cabut dengan nongki-nongki," sahut Chaca.

"Memang tidak ada akhlak," Celia juga ikut kesal.

"Apalagi cewek itu yang bernama Valerie, rasanya aku ingin menarik rambutnya," sahut Valery

"Valery yang mana?" tanya Celia.

"Wanita yang mukanya culas itu yang kabar-kabarnya dia adalah kekasih dari Alfian Antara, yang merupakan ketua geng dari mereka," sahut Chika.

"Aku tidak mengenal mereka," sahut Celia

"Lihat ini, akun sosial mereka dan bahkan mereka memiliki akun Instagram untuk geng mereka!" Chaca tanpa semangat menunjukkan Celia.

"Wihhhhh, banyak juga followers mereka," Celia tampak tertarik stalking orang-orang tersebut.

"Ini hanya followers di grup mereka dan lihatlah akun sosial mereka masing-masing, followernya sampai puluhan ribu," Chaca juga memperlihatkan kepada Celia.

"Mereka artis atau influencer?" tanya Celia.

"Bisa dikatakan influencer yang sering membuat konten dan lihat saja followersnya begitu banyak, belum lagi mereka adalah orang-orang yang paling disegani di sekolah itu, orang tua mereka pada kaya raya, donatur terbesar di sekolah SMA Bintang," jawab Chaca memang paling update dari berita dari sisi apapun itu.

"Alah sudah ketebak sekolah orang kaya seperti itu untuk gaya-gayaan saja biar terlihat keren, otak mereka hanya seujung kuku, bisa dilihat tadi bagaimana mereka berbicara dengan sesuka hati mereka seperti orang tidak terpelajar," sahut Celia.

"Benar Celia, mereka hanya mengandalkan duit orang tua, alah paling juga di dalam sekolahnya murid-muridnya memiliki hobi pamer satu sama lain, terus saling bully," sahut Chika tidak kalah sewot jika sudah membicarakan murid-murid SMA Bintang.

"Kecuali Rafa...." sahut Caca

"Siapa Rafa?" tanya Celia.

"Dia itu sangat terkenal sebagai murid paling pintar di SMA Bintang, selain pintar dia juga juga sopan dan memiliki akhlak dan kamu tahu tidak dia seorang pelukis yang dan terlebih lagi agamanya juga sangat kuat," ucap Chaca menceritakan begitu excited.

"Benarkah," sahut Celia.

"Yes!" jawab Chaca.

"Ohhhhhh," sahut Celia.

"Hanya oh saja," sahut Chaca.

"Sudahlah selera makan kita akan berkurang jika membicarakan orang-orang seperti mereka, kita lanjutkan saja menikmati Indomie kuah yang benar-benar lezat ini," sahut Celia.

Jika Celia dengan gengnya kembali menikmati Indomie kuah yang menjadi makanan favorit mereka, lain dengan Alfian dan juga teman-temannya tampak nongkrong dengan minuman kaleng bersoda di atas meja.

"3 Wanita dari SMA Cendrawasih itu memang selalu heboh dan membuat berisik mana-mana," sahut Yogi.

"Kamu mengenal mereka?" tanya Valery.

"Gue sering melihat mereka nongkrong di jalan jendral Sudirman dengan pakaian mereka seperti jemuran warna-warni tidak jelas dan benar-benar cegil super alay," sahut Yogi.

"Suaranya saja cempreng," tambah Diego.

"Sudahlah anak-anak SMA Cendrawasih itu hanya iri dengan sekolah kita, lihat aja mereka selalu memakai motor yang super berisik, motor tanpa rangka, dengan warna yang tidak jelas dan sementara kita ke sekolah diantara sopir pribadi, menggunakan mobil mewah, sekolah kita juga memberikan fasilitas mewah kepada kita yang tidak bisa didapatkan anak-anak Cendrawasih," sahut Alfian sembari menghembuskan asap dari rokok elektrik yang telah dia hisap.

"Benar-benar kampungan, cara berpakaian benar-benar norak dan tidak tahu stylish, apa dia pikir ini zaman tahun 90-an dengan pakaian complang seperti itu," sahut Valery.

"Oh guise jangan lupa hari minggu besok kita harus datang lebih awal ke konser Exo," sahut Kania.

"Sudah pasti. Tiket VVIP yang sudah aku pesan satu bulan sebelumnya dan menjadi pemesan pertama tanpa kita berlima," sahut Kania.

"Kita ber-5, maksud lo, kita juga akan ikut?" tanya Alfian menunjuk dirinya.

"Wes sudah pasti, thanks Kania, sebagai orang yang selalu bisa diandalkan," sahut Diego.

"Gue nggak tertarik untuk ikut, lo aja yang pergi," sahut Alfian.

"Alfian come-on, ini juga boyband favorit lo bukan, lo suka stell lagu-lagunya," sahut Valery.

"Menyukai dan bukan berarti harus ikut menonton konser, sudah pasti di sana berisik dan kebanyakan cewek-cewek, sorry gue tidak tertarik sama sekali," sahut Alfian.

"Alfian, aku sudah membeli tiket untuk kita berlima dan artinya kita berlima yang akan pergi. Kamu aneh jika sampai tidak ikut dengan kita dan padahal, kalau lo mau pergi ke manapun kita selalu ikut," sahut Kania.

"Sudah-sudah. Alfian pasti ikut, jadi sudah pasti aman," sahut Yogi yang ternyata mengambil alih untuk memastikan semuanya.

Bersambung.....

...Hay para pembaca setia, saya kembali memberikan karya terbaru saya, Besar harapan saya kalian menyukai karya saya dan karya ini bisa booming dan disukai banyak pembaca....

...Jangan lupa terus mendukung karya-karya saya, sedikit banyaknya yang kalian berikan kepada saya menambahkan motivasi saya untuk terus berkarya....

...Jangan Pernah menabung bab untuk membaca karena setiap episode akan ada hal yang menarik....

...Saya ucapkan terima kasih salam cinta dari saya Author ........

Terpopuler

Comments

Emi Sudiarni

Emi Sudiarni

mantap kak

2026-07-23

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 Saling Ejek.
2 Episode 2 Kesal
3 Episode 3 Perang Di Konser
4 Episode 4 Ribut Lagi
5 Episode 5 Perjodohan
6 Episode 6 Bertemu Dalam Kaget
7 Episode 7 Murid Baru
8 Episode 8 Musuh Bubuyutan
9 Episode 9 Di Hukum Bersama
10 Episode 10 Terus Bertengkar
11 Episode 11 Jalan Bersama
12 Episode 12 Salah Paham
13 Episode 13 Merasa Tidak Pantas
14 Episode 14 Boncengan Bersama
15 Episode 15 Ngedate
16 Episode 16 Lebih Terbuka
17 Episode 17 Cemburu Dalam Diam
18 Episode 18 Terjebak
19 Episode 19 mulai tidak percaya diri
20 Episode 20 Merasa Tertinggal
21 Episode 21 Ejekan Celia
22 Episode 22 Mulai Mengajari
23 Episode 23 Usai
24 Episode 24 Kekecewaan
25 Episode 25 Godaan Bunda
26 Episode 26 Kok Posesif
27 Episode 27 Terbongkar
28 Episode 28 Menenangkan
29 Episode 29 Penegasan
30 Episode 30 Persiapan
31 Episode 31 Study Tour
32 Episode 32 Cemburu
33 Episode 33 Kepergok
34 Episode 34 Kecewa
35 Episode 35 Romantis Tipis-tipis
36 Episode 36 Rencana Muncak
37 Episode 37 Memuncak
38 Episode 38 Terjebak
39 Episode 39 Perhatian
40 Episode 40 Pencapaian Terbayar
41 Episode 41 Sulit Mengekpresikan Perasaan
42 Episode 42 Keributan
43 Episode 43 Kembali Pulang
44 Episode 44 Pasangan Manis
45 Episode 45 Mendekati Ujian
46 Episode 46 Menghadapi Ujian
47 Episode 47 Hari Menegangkan.
48 Episode 48 Imbalan Yang Di Tagih
49 Episode 49 Di Tembak
50 Episode 50 Marah
51 Episode 51 Ini Terlalu Manis
52 Episode 52 Resmi Jadian
53 Episode 53 Salah Paham
54 Episode 54 Sedih
55 Episode 57 Di Jebak
56 Episode 56 Pria Itu
57 Episode 57 Takut
58 Episode 58 Ketakutan Celia
59 Episode 59 Mencari Bersama
60 Episode 60 Dia Dalangnya
61 Episode 61 Dia Orang Yang Sebentar
62 Episode 62 Makanan Rakyat
63 Episode 63 Makan Di Rumah Celia
64 Episode 64 Izin Liburan
65 Episode 65 Apa Yang di lakukan Alfian
66 Episode 66 Marah Besar
67 Episode 67 Penahanan
68 Episode 68 Kekecewaan Bunda
69 Episode 69 Ada Sesuatu
70 Episode 70 Apa Ini Persaingan
71 Episode 70 Alfian Punya Banyak Cara
72 Episode 72 Petualangan Baru
73 Episode 73
74 Episode 74 Anak Remaja
75 Episode 75 Berbaikan
76 Episode 76 Ribut
77 Episode 77 Tidak Ada Yang Mau Mengalah
78 Episode 78 Celia Mencoba memberi Nasihat
79 Episode 79 Berbaikan
80 Episode 80 Selesai
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Episode 1 Saling Ejek.
2
Episode 2 Kesal
3
Episode 3 Perang Di Konser
4
Episode 4 Ribut Lagi
5
Episode 5 Perjodohan
6
Episode 6 Bertemu Dalam Kaget
7
Episode 7 Murid Baru
8
Episode 8 Musuh Bubuyutan
9
Episode 9 Di Hukum Bersama
10
Episode 10 Terus Bertengkar
11
Episode 11 Jalan Bersama
12
Episode 12 Salah Paham
13
Episode 13 Merasa Tidak Pantas
14
Episode 14 Boncengan Bersama
15
Episode 15 Ngedate
16
Episode 16 Lebih Terbuka
17
Episode 17 Cemburu Dalam Diam
18
Episode 18 Terjebak
19
Episode 19 mulai tidak percaya diri
20
Episode 20 Merasa Tertinggal
21
Episode 21 Ejekan Celia
22
Episode 22 Mulai Mengajari
23
Episode 23 Usai
24
Episode 24 Kekecewaan
25
Episode 25 Godaan Bunda
26
Episode 26 Kok Posesif
27
Episode 27 Terbongkar
28
Episode 28 Menenangkan
29
Episode 29 Penegasan
30
Episode 30 Persiapan
31
Episode 31 Study Tour
32
Episode 32 Cemburu
33
Episode 33 Kepergok
34
Episode 34 Kecewa
35
Episode 35 Romantis Tipis-tipis
36
Episode 36 Rencana Muncak
37
Episode 37 Memuncak
38
Episode 38 Terjebak
39
Episode 39 Perhatian
40
Episode 40 Pencapaian Terbayar
41
Episode 41 Sulit Mengekpresikan Perasaan
42
Episode 42 Keributan
43
Episode 43 Kembali Pulang
44
Episode 44 Pasangan Manis
45
Episode 45 Mendekati Ujian
46
Episode 46 Menghadapi Ujian
47
Episode 47 Hari Menegangkan.
48
Episode 48 Imbalan Yang Di Tagih
49
Episode 49 Di Tembak
50
Episode 50 Marah
51
Episode 51 Ini Terlalu Manis
52
Episode 52 Resmi Jadian
53
Episode 53 Salah Paham
54
Episode 54 Sedih
55
Episode 57 Di Jebak
56
Episode 56 Pria Itu
57
Episode 57 Takut
58
Episode 58 Ketakutan Celia
59
Episode 59 Mencari Bersama
60
Episode 60 Dia Dalangnya
61
Episode 61 Dia Orang Yang Sebentar
62
Episode 62 Makanan Rakyat
63
Episode 63 Makan Di Rumah Celia
64
Episode 64 Izin Liburan
65
Episode 65 Apa Yang di lakukan Alfian
66
Episode 66 Marah Besar
67
Episode 67 Penahanan
68
Episode 68 Kekecewaan Bunda
69
Episode 69 Ada Sesuatu
70
Episode 70 Apa Ini Persaingan
71
Episode 70 Alfian Punya Banyak Cara
72
Episode 72 Petualangan Baru
73
Episode 73
74
Episode 74 Anak Remaja
75
Episode 75 Berbaikan
76
Episode 76 Ribut
77
Episode 77 Tidak Ada Yang Mau Mengalah
78
Episode 78 Celia Mencoba memberi Nasihat
79
Episode 79 Berbaikan
80
Episode 80 Selesai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!