Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Episode 1 Insiden

Di bawah langit malam terlihat sebuah rumah mewah yang berdiri tegak dan kokoh di kediaman perumahan elit yang dikenal di pusat kota Jakarta. Rumah mewah dengan bangunan klasik eropa, dengan dinding marmer berwarna cerah dan jendela jendela kaca besar yang memantulkan cahaya keemasan senja.

Halaman depan tertata rapi dengan tanaman hijau yang indah, air mancur yang memancarkan gemercik tenang, serta deretan lampu taman yang menyala hangat.

Melalui jendela besar, ruang makan tampak suasana yang begitu elegan. Sebuah meja panjang dihiasi taplak mewah berwarna putih. lilin-lilin dekoratif dan rangkaian bunga besar yang tertata sempurna menciptakan keteladanan meja makan.

Terlihat penghuni rumah dua pria tampan yang sekitar berusia 30 tahunan yang tampak menggunakan pakaian formal dan terlihat satu pria sekitar berusia 50 tahun keatas dengan wanita yang mungkin lebih mudah 2 tahun di bawahnya tampak terlihat elegan dengan penampilannya yang berwibawa.

Wajahnya tegas, meski berumur tetapi penampilannya tetap modis dan elegan. Juga terlihat seorang wanita muda sekitar berusia 20 tahunan keatas yang tidak kalah dengan penampilan elegannya.

Mereka mulai menikmati makan malam tersebut bersama yang terasa hangat namun tetap berkelas dengan lampu kristal yang berada tepat di atas meja makan. Para pelayan berkali-kali menyajikan makanan dan ada pelayan yang juga stand by duduk menunggu tuannya untuk makan.

"Saya akan segera menikah dengan Lavanya," keheningan seketika berubah menjadi suasana menegangkan dengan saraf mata tertuju pada seorang pria yang mulai berbicara.

"Maksudnya bagaimana Damian?" tanya Maria. Wanita yang mana tapi tampak serius dengan suaranya terdengar begitu dingin.

"Saya dan Lavanya sudah menjalani hubungan 2 tahun terakhir ini, kami cukup saling mengenal dan memutuskan untuk melanjutkan hubungan kami ke jenjang pernikahan," jawab Damian terdengar begitu yakin.

"Apa tidak ada wanita lain di dunia ini, kenapa juga harus menikahi gadis miskin seperti itu, cupu dan tidak modis," celetuk Clara tampak mewah dengan mulutnya yang terus semuanya.

"Papa tidak menyuruh kamu untuk berkomentar Clara!" tegur Brahmana.

Clara menghela nafas, sudah pasti pendapatnya tidak diperlukan dalam situasi apapun.

"Kamu yakin akan menikah dengan Lavanya?" tanya Brahmana memastikan.

"Benar. Pa," jawabnya dengan sungguh-sungguh dan tampak ada keraguan sama sekali.

"Damian, kamu harus memikirkan pernikahan yang kamu jalani dengan Lavanya. Lavanya hanya gadis biasa yang tidak setara sosialnya dengan kita, jangan mencari permasalahan memulai hal yang justru menjatuhkan keluarga ini. Ingat Papa kamu tahun depan akan menjadi pemimpin negara ini!" tegas Maria.

"Saya mencintai Lavanya, saya menerima apa adanya, saya pikir menikah dengan gadis setara atau gadis biasa saja tidak akan mempengaruhi apapun," jawab Damian dengan yakin atas keputusannya.

"Baiklah kalau begitu siapkan saja pernikahan kamu," sahut Brahmana ternyata setuju begitu saja.

Maria melihat ke arah suaminya dengan serius memastikan apakah dukungan itu benar-benar diberikan kepada Damian. Sementara Mike pria yang sejak tadi duduk di sebelah Damian tidak berkomentar apapun. Memilih untuk melanjutkan makannya.

****

"Papa serius akan memberi restu atas pernikahan Damian dengan gadis biasa itu?" tanya Maria saat berada di dalam kamar bersama dengan sang suami yang saat ini mengganti pakaiannya dengan pakaian santai untuk beristirahat.

"Kenapa tidak. Lavanya tidak terlalu jelek dan kita juga mengenalnya dengan baik, tidak ada masalah dalam hal itu," jawab Brahmana.

"Lalu bagaimana dengan image keluarga ini, jika salah satu anggota keluarga ini menikah dengan orang biasa yang artinya citra keluarga ini benar-benar akan buruk, Papa juga bisa mendapatkan masalah untuk mencalon sebagai pemimpin negara!" sahut Maria mengingatkan suaminya untuk berpikir lebih matang lagi.

"Kamu salah Maria, justru pernikahan yang akan dilakukan Damian, untuk bekal menambah citra kepercayaan masyarakat kepada kita," sahut Brahmana membuat Maria mengerutkan dahi.

"Maksud. Mas?" tanyanya.

"Masyarakat akan memandang kita sebagai keluarga yang sederhana, tidak memilih dalam bergaul dan tetap sama rata kepada siapapun dan artinya mereka akan mempercayakan kita sebagai pemimpin yang merakyat karena menantu dari keluarga mereka juga adalah gadis biasa tanpa melihat kesetaraan," sahut Brahmana ternyata di balik setujunya dirinya dengan cepat ada sesuatu yang menguntungkan baginya.

Maria tampak berpikir, masih ragu dan apakah keputusan suaminya benar-benar menguntungkan.

"Sudahlah Maria, biarkan saja Damian memilih untuk menikah dengan wanita yang dia cintai, tidak ada masalah yang terpenting bagaimana keluarga ini akan terus mendapatkan citra yang baik dari masyarakat, sampai akhirnya tiba pada pemilihan nanti," ucap Brahmana.

*******

Lavanya, gadis sederhana, dengan penampilan yang menggunakan kacamata dan berpakaian tampak sederhana, gadis itu tampak menulis di bawah pohon rindang yang terdapat salah satu batu besar.

Menggunakan kacamatanya yang terlihat anggun dan cantik, suasana taman di belakang yayasan panti asuhan dengan keramaian anak-anak yang sibuk dengan permainannya tidak menghilangkan konsentrasi Lavanya dalam berkarya.

"Lavanya....." seorang wanita menyapanya dan kemudian duduk di sebelahnya.

Wanita cantik tanpa menggunakan hijab, dengan penampilan yang akan dan modern, memakai dress berwarna merah semata kakinya dengan lengan panjang, rambutnya digerai dan diberi gelombang di bagian bawahnya.

"Arumi," sahut Lavanya.

"Kamu kapan kembali ke Jakarta?" tanyanya.

"Tadi sekitar jam 10.00 pesawatku baru saja tiba di Jakarta dan aku langsung ke panti untuk menemui kamu, aku merindukan panti asuhan ini dan juga kamu," ucap Arumi.

"Alhamdulillah jika kamu selamat dalam perjalanan," ucap Lavanya.

"Hmmmmm, aku dengar-dengar kamu akan menikah dengan putra pertama dari tuan Brahmana dan Nonya Maria?" tanya Arumi memastikan.

"Mas, Damian melamarku, aku sudah membicarakan dengan ibu dan juga para pengurus panti yang menyetujui hal itu," jawab Lavanya.

"Kita sama-sama beruntung Lavanya, meski dibesarkan di panti asuhan ini dan mendapatkan orang tua asuh, tapi nasib kita cukup baik, aku sekarang menjadi selebritis yang dikenal dan sementara kamu akan menikah dengan salah satu orang terkaya di negara ini," ucap Arumi.

"Jika kita terus berbuat baik, maka Allah akan mempermudah segalanya," sahut Lavanya.

"Tetapi tetap semua itu karena usaha yang kita lakukan," sahut Arumi sepertinya kurang setuju jika sang pencipta terlibat dalam keberuntungan yang mereka dapatkan saat ini.

"Ya, aku berdoa semoga saja pernikahan kamu langgeng dan kamu jangan melupakanku, meski sekarang kamu akan menjadi nyonya Brahmana, hidup dipenuhi dengan kemewahan dan sudah pasti tidak perlu bekerja seperti, ketemu pagi ketemu malam dan terus berangsur-angsur," ucap Arumi.

"Bagaimana mungkin aku melupakan sahabatku yang sejak lama kita bermain di tempat ini, tempat yang menjadi rumah untuk kita dan orang tua yang mengangkat kita adalah rumah kedua kita. Arumi kita akan terus saling bersama, saling menyayangi dan saling menghargai," ucap Lavanya.

"Benar sekali, kita akan terus menjadi sahabat selamanya," sahut Arumi dengan tersenyum.

Keduanya sama-sama menatap lurus ke depan, melihat anak-anak yang masih asik bermain, keduanya masih mengingat bagaimana perjalanan mereka di masa kecil yang sama seperti anak-anak tersebut hidup di panti asuhan dan Arumi juga mengenal keluarga Brahmana, karena mereka adalah penyalur donasi terbesar di panti asuhan itu.

Keduanya sama-sama diangkat oleh dua orang yang memiliki derajat. Arumi diangkat keluarga kaya raya sehingga hidupnya mewah dan juga karirnya berhasil.

Lavanya diangkat oleh keluarga yang sederhana, sakit tetap dia bersyukur dan menikmati kehidupannya.

Bersambung....

...Para pembaca saya kembali menyajikan karya terbaru, besar harapan saya untuk para pembaca terus mendukung karya saya, sedikit banyaknya dukungan yang kalian berikan merupakan hal terbesar bagi saya, jangan lupa untuk membaca dari bab 1 sampai bab akhir dan jangan biasakan menabung bab, like, koment, dan subscribe, vote yang banyak....

...Terima kasih para pembaca salam cinta dari saya author.........

Episodes
1 Episode 1 Insiden
2 Episode 2 Pernikahan
3 Episode 3 Belum Siap
4 Episode 4 Tetap Menghindar
5 Episode 5 1 Tahun Kemudian
6 Episode 6 Di sudutkan
7 Episode 7 Penuh Kepalsuan
8 Episode 8 Ada Sesuatu
9 Episode 9 Deg
10 Episode 10 Politik
11 Episode 11 Mencurigakan
12 Episode 12 Insiden
13 Episode 13 Kenyataan
14 Episode 14 Perselingkuhan Di Depan Mata
15 Episode 15 Harus Bangkit
16 Episode 16 Dia Yang Tiba-tiba Berubah
17 Episode 17 Lebih Berani
18 Episode 19 Penampilan Mengejutkan
19 Episode 19 Wanita Berkelas
20 Episode 20 Lebih Cardas
21 Episode 21 Harus gercep
22 Episode 22 Penegasan Mike
23 Episode 23 Istri Cerdas
24 Episode 24 Mike Sekarang Kewalahan
25 Episode 25 Usaha Lavanya
26 Episode 26 Lebih Berani
27 Episode 27 Istri Sah
28 Episode 28 Membangun Keromantisan
29 Episode 29 Apa Dia Kembali
30 Episode 30 Merasa Tidak Enak
31 Episode 31 Tertangkap
32 Episode 32 Ini Peringatan Dari Istri Sah
33 Episode 33 Hampir Saja
34 Episode 34 Ketegasan Lavanya
35 Episode 35 Pelakor Tidak Berkutik
36 Episode 36 Kantor Polisi
37 Episode 37 Membongkarnya
38 Episode 38 Siapa Yang Harus Di Percaya.
39 Episode 39 Memutuskan Arumi
40 Episode 40 Tidak Terima
41 Episode 41 Hadiah Dari Suami
42 Episode 42 Kata-kata Berkelas Istri Sah
43 Episode 43 Pelajaran
44 Episode 44 Ingin Menjebaknya
45 Episode 45 Terjebak Sendiri
46 Episode 46 Pertama Untuk Kita
47 Episode 47 Arumi Salah Lawan
48 Episode 48 Lavanya Bukan Lawan Yang Cupu
49 Episode 49 Semua Terbongkar
50 Episode 50 Maaf
51 Episode 51 Ini Bukan Ancaman
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54 Arumi Sudah Pasti Kalah
55 Episode 55 Surprise pernikahan
56 Episode 56
57 Episode 57 Lavanya Keren
58 Episode 58 Ancaman Untuknya
59 Episode 59 Malam Untuk Kita
60 Episode 60 Pasangan Romantis
61 Episode 61
62 Episode 62 Dia Kembali
63 Episode 63 Tegas
64 Episode 64 Penegasan
65 Episode 65 Rencana
66 Episode 66 Permintaan
67 Episode 67
68 Episode 69 Rencana
69 Episode 69 Pasti Ada Yang Tidak Beres
70 Episode 15 Rahasia Baru.
71 Episode 71
72 Episode 72 Mengetahui Alasannya
73 Episode 73
74 Episode 74
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Episode 1 Insiden
2
Episode 2 Pernikahan
3
Episode 3 Belum Siap
4
Episode 4 Tetap Menghindar
5
Episode 5 1 Tahun Kemudian
6
Episode 6 Di sudutkan
7
Episode 7 Penuh Kepalsuan
8
Episode 8 Ada Sesuatu
9
Episode 9 Deg
10
Episode 10 Politik
11
Episode 11 Mencurigakan
12
Episode 12 Insiden
13
Episode 13 Kenyataan
14
Episode 14 Perselingkuhan Di Depan Mata
15
Episode 15 Harus Bangkit
16
Episode 16 Dia Yang Tiba-tiba Berubah
17
Episode 17 Lebih Berani
18
Episode 19 Penampilan Mengejutkan
19
Episode 19 Wanita Berkelas
20
Episode 20 Lebih Cardas
21
Episode 21 Harus gercep
22
Episode 22 Penegasan Mike
23
Episode 23 Istri Cerdas
24
Episode 24 Mike Sekarang Kewalahan
25
Episode 25 Usaha Lavanya
26
Episode 26 Lebih Berani
27
Episode 27 Istri Sah
28
Episode 28 Membangun Keromantisan
29
Episode 29 Apa Dia Kembali
30
Episode 30 Merasa Tidak Enak
31
Episode 31 Tertangkap
32
Episode 32 Ini Peringatan Dari Istri Sah
33
Episode 33 Hampir Saja
34
Episode 34 Ketegasan Lavanya
35
Episode 35 Pelakor Tidak Berkutik
36
Episode 36 Kantor Polisi
37
Episode 37 Membongkarnya
38
Episode 38 Siapa Yang Harus Di Percaya.
39
Episode 39 Memutuskan Arumi
40
Episode 40 Tidak Terima
41
Episode 41 Hadiah Dari Suami
42
Episode 42 Kata-kata Berkelas Istri Sah
43
Episode 43 Pelajaran
44
Episode 44 Ingin Menjebaknya
45
Episode 45 Terjebak Sendiri
46
Episode 46 Pertama Untuk Kita
47
Episode 47 Arumi Salah Lawan
48
Episode 48 Lavanya Bukan Lawan Yang Cupu
49
Episode 49 Semua Terbongkar
50
Episode 50 Maaf
51
Episode 51 Ini Bukan Ancaman
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54 Arumi Sudah Pasti Kalah
55
Episode 55 Surprise pernikahan
56
Episode 56
57
Episode 57 Lavanya Keren
58
Episode 58 Ancaman Untuknya
59
Episode 59 Malam Untuk Kita
60
Episode 60 Pasangan Romantis
61
Episode 61
62
Episode 62 Dia Kembali
63
Episode 63 Tegas
64
Episode 64 Penegasan
65
Episode 65 Rencana
66
Episode 66 Permintaan
67
Episode 67
68
Episode 69 Rencana
69
Episode 69 Pasti Ada Yang Tidak Beres
70
Episode 15 Rahasia Baru.
71
Episode 71
72
Episode 72 Mengetahui Alasannya
73
Episode 73
74
Episode 74

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!