Bab 101 - Malam Tayang Perdana
Malam tayang perdana sinetron Nadia membuat Dapur Sari penuh seperti hajatan kecil.
Sari memindahkan televisi ke sudut warung. Bayu memasang antena sampai naik turun kursi tiga kali. Bu Wening datang membawa kacang rebus. Lestari membawa pekerja Kirana yang selesai lembur. Bu Lilis datang lebih awal, membawa bantal untuk punggung Nadia.
"Aku bisa duduk di kursi biasa," kata Nadia.
"Ibu tahu. Ini bantal, bukan borgol."
Nadia menerima.
Raka duduk di sebelah Nadia, satu tangan siap dengan air hangat, satu tangan memegang buku catatan. Nadia menatap buku itu.
"Kamu mau mencatat kesalahan sinetron?"
"Kalau kamu marah, aku perlu tahu menit berapa."
Sari tertawa dari dapur.
Saat lagu pembuka diputar, warung langsung diam. Nama pena Nadia muncul di layar. Lestari menutup mulut. Bu Wening mengangguk seperti melihat anak sendiri wisuda.
"Namamu," bisik Raka.
"Nama pena."
"Tetap suaramu."
Nadia menatap layar. Tokoh utama muncul di dapur sempit, memegang nampan, disuruh diam oleh keluarga yang sibuk menjaga nama baik. Beberapa pelanggan warung ikut menonton sambil makan. Tidak semua tahu ini cerita Nadia. Tetapi ketika adegan tokoh utama menolak uangnya diambil, seorang ibu di meja belakang berkata, "Nah, begitu harusnya."
Nadia menunduk, tersenyum kecil.
Episode berjalan tidak sempurna. Ada dialog yang terlalu manis. Ada adegan menangis yang menurut Nadia berlebihan. Tapi inti ceritanya tidak dikhianati. Tokoh utama bekerja, menolak dipakai, dan tidak diselamatkan laki-laki dengan cara menghapus usahanya.
Setelah episode selesai, warung ramai.
"Besok lanjut?" tanya seorang pelanggan.
Sari langsung menjawab, "Lanjut, tapi makan tetap bayar."
Telepon rumah Kirana berdering hampir tanpa henti keesokan hari. Ada yang memesan baju seperti tokoh utama. Ada yang bertanya kapan episode berikutnya. Ada yang mengirim surat ke redaksi, menceritakan dirinya pernah dipaksa memberi gaji ke keluarga.
Rima datang membawa bundel surat.
"Kamu siap menjadi tempat c…
Takdir Baru di Malam Lamaran
Episode 101
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments